//
you're reading...
Penyuluh Pertanian

(Menjadi) Penyuluh Pertanian

Setelah mendapatkan SK dari Bupati Bogor pada tanggal 27 November 2012, saya resmi untuk bekerja sebagai penyuluh pertanian yang ditempatkan di BP4K (Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan) Kabupaten Bogor per tanggal 3 Desember 2012. Selama seminggu saya dan 21 orang rekan lainnya yang termasuk CPNS tahun 2012 menjalankan orientasi di dalam ruangan untuk mengetahui seluk beluk dunia penyuluhan. Kami dibekali mengenai peraturan disiplin PNS, tugas-tugas penyuluh, dan semua seputar penyuluhan pertanian. Waktu itu saya masih belum terlalu jelas tentang penyuluhan pertanian karena hanya berdasarkan cerita saja tanpa praktik langsung. Namun, setelah hampir tiga minggu saya ditugaskan di BP3K Dramaga, sekarang saya sudah sedikit mengerti tentang penyuluhan.

Teman-teman seperjuangan

Teman-teman seperjuangan

Sejak hari senin tanggal 10 Desember 2012, saya dan teman-teman sudah ditugaskan ke masing-masing BP3K yang ada di wilayah kabupaten Bogor. Apa itu BP3K? BP3K adalah kepanjangan dari Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan yang berada di bawah BP4K kabupaten Bogor. Sepuluh orang dari rekan kami ditugaskan untuk membantu di BP4K dan duabelas lainnya termasuk saya bertugas di BP3K yang tersebar diberbagai wilayah mulai dari Dramaga, Ciawi, Parung Panjang, Leuwiliyang, Cibungbulang, Cariu dan Jonggol. Saya dan Mba Kiki termasuk beruntung karena kami ditempatkan di daerah dramaga yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumah kami dibandingkan dengan wilayah lainnya.

BP3K Dramaga, tempat saya bertugas sekarang berjarak sekitar 15 km dari rumah tempat tinggal saya, memakan waktu kurang lebih 45 menit menggunakan sepeda motor dengan kecepatan 50-60 km/jam. Wilayah binaan yang saya pegang saat ini adalah desa Cikarawang. Sebuah desa yang berada di belakang kampus IPB Dramaga. Kelompok tani yang saya pegang saat ini merupakan kelompok tani yang sudah sangat maju dengan kelas kelompok lanjut hingga pemula. Saya mendapatkan warisan kelompok tani yang sudah bagus karena penyuluh sebelumnya meninggal dunia lantaran sakit. Hal tersebut membuat saya harus ekstra kerja keras lantaran tidak ada senior yang membimbing.

Meskipun mendapatkan kelompok tani yang dinamis, hal tersebut tidak membuat saya serta merta senang, karena tentu saja memberikan tantangan yang lebih berat, yaitu:

  1. Kelompok tani di desa Cikarawang merupakan juara provinsi, maka saya minimal harus bisa membantu mereka untuk mempertahankan prestasinya
  2. Senior saya terdahulu dikenal sangat rajin melakukan penyuluhan, sehingga paling tidak saya harus sama dengan beliau agar tidak terjadi ketimpangan pada kelompok tani
  3. Petani disana umumnya sudah pintar sehingga saya harus lebih rajin dalam memberikan transfer teknologi dalam melakukan penyuluhan
Belajar melakukan penyuluhan

Belajar melakukan penyuluhan

Meskipun begitu, saya senang karena petani disana sangat ramah walaupun Dramaga dekat dengan kota yang orang-orangnya cenderung bersifat individualis. Saya hanya baru beberapa kali mengunjungi desa tersebut untuk melakukan koordinasi dan perkenalan. Kedepannya saya akan lebih sering berkunjung kesana karena masih terdapat program yang sedang berjalan.

Selama masa orientasi tiga minggu di BP3K dramaga, saya sudah lebih mengenal tentang dunia penyuluhan walapun terkadang masih suka merasakan kebingungan. Senior mengatakan bahwa menjadi penyuluh itu bagaimana kita mengaturnya, kita bisa saja santai atau bahkan sibuk karena penyuluh yang merupakan jabatan fungsional tidak terikat dengan waktu seperti jabatan struktural. Maka, jangan heran ketika melihat saya mungkin sudah sampai rumah jam 4 sore, atau bahkan melihat saya pulang malam seperti beberapa hari ini. Bahkan, dihari libur nanti tanggal 31 Desember 2012 disaat orang lain libur bersama, saya masih harus melakukan penyuluhan di Cikarawang.

Masih banyak hal yang harus saya ketahui tentang dunia penyuluhan. Segala sesuatu tidak ada yang instant, harus melalui proses pembelajaran dan pemahaman dahulu. Itulah yang saya tanamkan, cepat atau lambat suatu saat nanti saya pasti akan benar-benar mengerti mengenai tugas dan fungsi seorang penyuluh. Saya berharap semoga dapat melaksanakan amanah sebaik-baiknya dan memberikan manfaat kepada para petani binaan khususnya. Aamiin.

About these ads

Discussion

2 thoughts on “(Menjadi) Penyuluh Pertanian

  1. Ayo semangat; kaum tadi perlu didampingi … berkunjung ke blogku ya.

    Posted by dg situru' | June 11, 2013, 4:40 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,707 other followers

%d bloggers like this: