//
you're reading...
Other

Sentuhan Ayah dan Ibu

Alhamdulillah dan Subhanallah…

Setelah janin kami berusia 20 minggu saya mulai merasakan adanya gerakan di dalam rahim. Takjub dan bahagia rasanya, kuasa Illahi yang tiada tandingannya. Awalnya saya mengira itu adalah gerakan dari usus saya yang sedang mengadakan konser alias lapar :p tetapi gerakan itu berulang keesokan harinya, baru tersadar kalau itu adalah gerakan dari bayi kami yang ada dalam rahim saya. Alhamdulillah telah ditiupkan ruh terhadap raga bayi kami.

Saya sering mengamati kapan dia bergerak seperti menendang atau hanya berputar-putar (berdasarkan apa yang saya rasakan). Beberapa kejadian yang saya ingat tentang gerakan bayi kecil kami, antara lain:

  1. Pada saat kami ingin ke dokter untuk check up setiap bulannya, karena jalanan jelek dan berlubang, perut terasa seperti dikocok-kocok, akibat kondisi tersebut bayi kami tiba-tiba menendang sebanyak tiga kali. Wah ternyata dia protes, ga mau ya diajak ke jalan jelek. Kalau ingat kejadian itu suka senyum sendiri
  2. Kalau waktu magrib telah tiba, biasanya dia bergerak-gerak ringan. cukup dengan mengelus perut dia akan tenang sendirinya, saat seperti ini bayi kami ajak shalat dan tadarusan
  3. Baru-baru ini bayi kami mulai aktif bergerak pada saat dini hari, yaitu sekitar pukul 02.00-03.00, saya berkali-kali bangun untuk mengelus dia. Sebenarnya saya sangat senang ketika dia membangunkan saya, karena sama saja dengan mengingatkan saya untuk shalat malam. Terimakasih ya sayang ^^
  4. Kalau tipe pergerakan yang satu ini mulai saya rasakan ada keterkaitannya dengan ayahnya (suami saya). Karena ada urusan, saya terpaksa berpisah dulu selama 1-2 minggu dengan suami. Waktu jauh dari ayahnya bayi kami sering bergerak, tetapi saat ayahnya ada tiba-tiba dia jadi kalem. Pada saat ayahnya pamitan untuk kembali bekerja dia mulai bergerak lagi. Saya rasa bayi kami mengerti akan kehadiran orang tuanya.

Memang saat-saat seperti ini ikatan antara ibu dan bayi perlu dijalin erat, begitu juga dengan calon ayahnya, terasa sekali saat bayi bergerak dan ayah atau ibunya menyentuh perut maka bayi akan tenang. Bayi sudah mulai merasakan sentuhan dan sudah mendengar suara-suara di luar rahim, oleh karena itu ada baiknya kita mulai mendidik bayi kita sejak dalam rahim. Senandungkan ayat-ayat suci Al-Quran, perdengarkan dia hal-hal yang baik agar kelak terbentuk jiwa yang terbaik.

Semoga kami dapat membimbing mu menjadi anak yang sholeh sholehah, karena kau adalah buah hati kami anak ku.

About evrinasp

I am an Agricultural Extension Officer, Blogger and Hiker

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: