//
archives

Archive for

Menyicil Keperluan Baby

Hari ini kami mulai menyicil keperluan untuk bayi kami, karena usia kehamilan sudah memasuki usia ke 28 minggu maka sudah waktunya untuk mulai mempersiapkan kedatangan bayi kami tercinta. Apalagi bulan depan sudah memasuki bulan Ramadhan dan perut semakin berat sehingga tidak memungkinkan untuk pergi-pergi terlalu sering.

Kami pergi ditemani oleh ibu kami yang tentunya sudah pengalaman dalam mempersiapkan keperluan bayi. Yang perlu diperhatikan adalah belilah barang-barang yang memang dibutuhkan, karena ukuran bayi cepat berubah. Jangan tergoda oleh bentuknya yang lucu-lucu dan unik, selalu utamakan apa yang dibutuhkan. Ingat, kita harus menabung untuk keperluan bayi berikutnya.

Barang-barang yang sudah dibeli hari ini dan memang diperlukan antara lain:

  • Selimut bayi, untuk bedong atau untuk selimut biasa
  • Popok bayi
  • Popok gurita bayi
  • Pakaian bayi
  • Sarung tangan dan kaki bayi
  • Topi bayi
  • Lap bayi sesudah mandi
  • Gurita untuk ibu nya
  • Alas tidur bayi
  • Kelambu bayi

Masih banyak lagi yang harus dibeli, siapkan sedini mungkin agar tenang menghadapi persalinan. Ingat, belilah sesuai kebutuhan.

Advertisements

Berkah Ramadhan Saat Hamil, Don’t miss it!

Kurang dari seminggu lagi umat islam di seluruh dunia akan menghadapi Ramadhan, bulan penuh berkah dan selalu dinanti oleh setiap umat islam di dunia. Kita perlu bersiap diri menyambut dengan suka cita kedatangan bulan penuh berkah.

Saat ini usia kandungan saya sudah mencapai 28 minggu, berat badan (BB) pun bertambah, saya merasakan pembengkakan dibagian kaki, tangan, dan pipi. Semakin bertambahnya BB menyebabkan semakin mudah lelah nya saya ketika beraktifitas, ditambah dengan badan yang terasa pegal-pegal bila merasa lelah dan tidak mudah hilang dalam sekejap. Tetapi bertambahnya BB menunjukan perkembangan yang baik bagi bayi dan ibu seperti apa yang dijelaskan oleh http://www.infobunda.com bahwa peningkatan berat badan ini tidak akan membuat seorang ibu terlihat menggendut karena kenaikan berat badan ini di distribusikan antara lain untuk bayi bunda, plasenta, cairan ketuban, serta payudara sang ibu.

Menghadapi bulan ramadhan ini, bumil boleh berpuasa atau tidak berpuasa jika tidak mampu dengan menggantinya dikemudian hari atau membayar fidyah. Akan tetapi saya ingin tetap berpuasa karena ingin mengajarkan sejak dini kepada bayi saya tentang ibadah puasa dan tidak ingin melewatkan berkahnya. Tentu saja tidak akan memaksa jika pada saat menjalani ternyata tidak mampu.

Hal-hal yang perlu diperhatikan jika bumil ingin berpuasa seperti yang saya kutip dari http://www.infobunda.com antara lain:

  • Berkonsultasi sebelumnya dengan dokter apakah kondisi kehamilan sekarang memungkinkan Bunda menjalankan ibadah puasa
  • Mengonsumsi menu 4 sehat 5 sempurna saat berbuka dan sahur
  • Minum vitamin untuk mencukupi kebutuhan nutrisi saat berpuasa
  • Utamakan kebutuhan kalori kurang lebih 200 kalori (setara dengan 1buah sandwich keju), asam folat & zat besi (banyak terdapat di kacang-kacangan, sayuran hijau, wortel, dll), protein (ikan, telur, tahu, tempe, dll) dan kalsium (susu)
  • Tidak disarankan berpuasa bagi Bunda hamil yang memiliki diabetes (kencing manis) dan hipertensi atau memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga
  • Hentikan puasa bila muncul gejala ; sakit kepala, keringat berlebih, panas di sekitar perut, dan rasa mau pingsan

Selamat menyambut bulan suci Ramadhan. Semoga ibadah kita di bulan Ramadhan ini berkah dan di ridhoi oleh Allah SWT dan dapat dipertemukan dengan Ramadahn berikutnya. Amin

Si Mungil pun Sudah Bisa Mengingatkan Ibu nya

Minggu ke-26 usia kandungan saya kini. Bayi kami pun sudah semakin aktif dan memberikan sinyal-sinyal tertentu sesuai kondisi bundanya. Dini hari tadi ada hal yang membuat saya tersenyum bangga, tepat pukul 03.00 WIB alarm saya berbunyi sebagai tanda untuk bangun shalat lail, akan tetapi saya yang masih malas bangun akhirnya terlelap lagi. Alhamdulillah 30 menit kemudian saya terbangun karena tendangan bayi saya, dia menendang-nendang rahim saya terus, sampai akhirnya saya bangun untuk ambil air wudhu, baru kemudian dia tenang. Subhanallah senangnya saya diingatkan oleh si mungil yang masih ada di rahim. Terimakasih sayang.

Menurut info yang saya dapat dari: http://www.infobunda.com bahwa bayi sudah bisa mengedipkan matanya di minggu ke 26 ini selain itu retina matanya telah mulai terbentuk. Aktifitas otaknya yang berkaitan dengan pendengarannya dan pengelihatannya sudah berfungsi, mungkin kita dapat memulai memperdengarkan lagu yang ringan dan mencoba untuk memberi cahaya lebih disekitar perut, mungkin kita akan merasakan anggukan kepala si kecil.

Berdasarkan informasi tersebut maka sebelum saya tidur saya selalu mendengarkan nasyid dan alunan ayat suci alquran hingga saya tertidur. Karena kalau mendengar suara lain selain musik biasanya saya akan terbangun dan susah untuk tidur kembali lantaran pendengaran yang sangat peka.

Sungguh masa kehamilan dan menjadi seorang ibu adalah masa yang indah dan tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata.

Buah Kesabaran Menunggu dr. Kandungan

Tanggal 1 juli 2011 saya mendapatkan kabar bahwa suami saya harus mutasi dinas dari Cirebon ke Subang, kabar yang sangat mengejutkan dan serba mendadak. Kepindahan dinas suami pun mempengaruhi saya karena saya harus ikut pindah juga. Yang membuat bingung adalah saya harus mengurus kepindahan rumah dan juga mencari dr. kandungan baru. Padahal saya sudah sangat enjoy dengan dr. kandungan yang selama ini jadi tempat untuk mengecek kandungan saya.

Akhirnya hari senin tanggal 4 Juli 2011 saya pergi ke cirebon untuk melakukan cek kandungan sekaligus pamitan ke dokter tsb. Akan tetapi setelah sampai di klinik pukul 18.30 ternyata dokter tidak praktek lantaran banyak pasien di klinik bersalin tempat dia praktek sebelumnya yang jumlahnya overload. Akhirnya kami mencoba untuk telepon ke klinik bersalin untuk menanyakan apakah masih bisa menerima pasien lagi, ternyata kami pun ditolak lantaran sudah overload.

Kami pun tidak putus asa, lantaran besok kami sudah harus berangkat ke bogor dan tidak dapat bertemu dokter tsb lagi, maka kami nekat pergi ke klinik bersalin tempat dokter berada. Kami tiba pukul 19.30 dan segera mendatangi resepsionis. Kami pun tetap ditolak karena alasan overload, akan tetapi saya tetap nekat dengan memberi alasan bahwa sudah tidak ada waktu lagi, saya memberikan buku konsul dan mengatakan akan tetap menunggu menjadi pasien terakhir. Jika dokter tetap menolak pun tidak apa-apa yang penting sudah usaha.

Tepat pukul 20.30 dimana kondisi saya sudah lelah dan mengantuk, juga suami yang keadaannya sedang tidak enak badan, akhirnya dokter mempersilahkan kami masuk. Dia terheran-heran mengapa kami begitu ngotot dan mengatakan bahwa kami bisa kembali keesokan harinya. Akhirnya setelah dijelaskan dokter pun memaklumi.

Buah dari kesabaran pun terpetik juga, akhirnya dokter memeriksa kondisi janin kami dengan hasil:

Berat janin mencapai 736 gram, kondisi normal dan baik. Berat badan saya pun sudah bertambah 5 Kg walaupun tekanan darah naik 9 angka tetapi masih dalam kondisi normal

Selain itu kami pun mendapatkan rekomendasi serta nasehat banyak seputar kehamilan dari dokter tsb. Alhamdulillah tidak sia-sia kami menunggu walaupun sangat lelah dan mengantuk, kami lebih punya banyak waktu untuk sharing dengan dokter tsb.

Terimakasih dr. H atas nasehatnya. InsyaAllah rekomendasi dan nasehatnya akan kami jalankan.

 

Rekomendasi dr. Kandungan yang Baik

Bulan juli ini adalah bulan terakhir saya cek kandungan di dr. kandungan saya di kota cirebon. Karena suami harus pindah dinas ke Subang maka mau tak mau saya pun harus ikut pindah juga. Saya harus mencari lagi dr. kandungan yang bisa cocok dan nyaman, karena saya sudah merasa nyaman dengan dr. kandungan di kota Cirebon tempat saya biasa cek.

Sebelum berpamitan untuk terakhir kalinya saya meminta rekomendasi beliau kira-kira dokter mana yang bagus untuk tempat saya melakukan cek di kota yang nantinya akan saya tinggali. Dokter memang tidak secara spesifik menyarankan harus ke dokter A atau B, tetapi beliau memberikan rekomendasi cara memilih dr. kandungan yang nyaman. Berikut adalah rekomendasi beliau:

  1. Jangan lihat dari ramai atau tidaknya jumlah pasien yang cek di salah satu dokter kandungan, karena kalau ramai pasien bisa jadi pemeriksaannya tergesa-gesa karena mengejar waktu, dan bukan berarti jumlah pasien yang sedikit mengindikasikan bahwa dokter tersebut tidak bagus
  2. Pilihlah dokter yang dapat berkomunikasi. Maksudnya adalah bahwa dokter tsb mampu menerjemahkan bahasa kedokteran kedalam bahasa yang dapat dimengerti oleh pasien. Sebagai contoh ada dokter yang bila pasien tidak menanyakan pembacaan hasil USG maka dokter tersebut akan diam saja dan hanya dimengerti oleh dirinya sendiri. Dokter yang baik adalah dokter yang aktif menjelaskan apa yang tidak dimengerti oleh pasien karena terkadang pasien sendiri pun lupa untuk bertanya terhadap hal-hal yang tidak dimengerti
  3. Lihat dari metode pemeriksaannya. Pada umumnya pemeriksaan seharusnya sama, akan tetapi ada dokter yang beda dalam melakukannya. Ada dokter yang tidak melakukan pemeriksaan terhadap berat dan panjang janin, baru pada usia kandungan tertentu dia baru melakukan pemeriksaan tsb. Padahal kita perlu untuk mengetahui perkembangan janin.
  4. Pilihlah dokter yang dalam melakukan pemeriksaan tidak dibatasi oleh waktu tetapi disesuaikan dengan kondisi pasien. Maksudnya adalah dokter tersebut tidak membatasi waktu pemeriksaan per-pasien, misalnya satu pasien harus selesai dalam waktu 10 menit. Dokter yang baik tidak membatasi waktu pemeriksaan, akan tetapi disesuaikan dengan kondisi pasien, hingga pasien tersebut mengerti benar terhadap apa yang dilakukan dokter.

Beberapa point di atas adalah rekomendasi dari dr. kandungan yang biasa saya datangi untuk mengecek kandungan saya. Mungkin ada beberapa hal yang berbeda dan tidak sependapat atau mungkin bisa menjadi masukan. Dokter menganjurkan agar saya melakukan survey kira-kira dokter mana yang dapat menjadi acuan setelah dua minggu kepindahan saya. Semoga bermanfaat.

Keluhan Kehamilan Trimester II

Alhamdulillah, kehamilan saya sekarang sudah menginjak trimester II tepatnya di usia kandungan 26 minggu. Setelah disemester pertama saya terkena maag dan susah makan, sekarang keluhan kehamilan disemester ini pun bertambah. Tetapi, apapun keluhannya jangan sampai dianggap berat, karena inilah indahnya menjadi bumil. Alhamdulillah. Berikut keluhan-keluhan yang saya alami selama ditrimesterII (sekali lagi jangan dianggap sebagai keluhan, dibuat enjoy aja bunda) dan cara mengatasinya:

1. Sering pipis

Kondisi ini sudah mulai dialami sejak semester I. kondisi ini akan semakin sering dialami pada semester III nanti. Karena bumil perlu banyak minum air putih minimal 8 gelas sehari untuk menjaga cairan tubuh karena semakin meningkatnya metabolisme. Jalani dengan sabar karena buang air kecil memang harus dilakukan, jangan ditahan atau mengurangi konsumsi air minum, karena justru bumil harus banyak minum air putih.

2. Kaki dan tangan sakit saat bangun tidur atau saat dikepalkan.

Saya sudah konsul ke dokter kandungan saya bahwa kondisi tersebut lumrah untuk bumil, dan akan hilang setelah melahirkan. Cukup banyak istirahat saja dan olahraga ringan agar otot tidak kaku.

3. Kegerahan

Saya mulai merasa kegerahan dan sering berkeringat sejak trimester II. Biasanya selepas pukul 12.00 hingga pukul 24.00 saya masih merasa kegerahan. Hal ini terjadi karena semakin tinggi metabolisme yang terjadi sehingga kalori atau energi yang dilepaskan semakin meningkat pula. Cara mengatasinya adalah dengan memakai pakaian yang dapat menyerap keringat, menjaga sirkulasi udara dengan baik, dan perbanyak minum air putih.

4. Sulit tidur

Keluhan yang mulai saat ini juga sering terjadi pada saya. Hal ini terjadi karena kondisi tubuh yang kegerahan, juga karena semakin besar perut sehingga tidak sembarang posisi tidur dapat memberikan kenyamanan saat kita tidur. Hal ini dapat diatasi dengan tidur posisi miring kekiri dengan kaki dan perut diganjal dengan bantal. Selain itu juga ganjal bagian belakang tubuh dengan bantal agar posisi tubuh tetap miring. Jangan tidur terlentang karena akan membuat sesak dan menghambat aliran darah ke janin.

Masih banyak keluhan lainnya yang mungkin bumil lain rasakan. Hanya saja pesan saya jangan dianggap sebagai beban, tetaplah dibuat enjoy karena segala perjuangan kita saat hamil akan memberikan hasil yang indah nantinya dengan kehadiran buah hati kita. Tetap semangat!!!!

 

 

Evrinasp.com

Evventure Blog

Kumpulan Emak Blogger

kumpulan-emak-blogger

Warung Blogger

Photobucket

Blog Stats

  • 481,895 hits

Follow TWITTER

Kicauan TWITTER

Almanak

July 2011
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
%d bloggers like this: