//
you're reading...
Other

Tragedi Duri Ikan Nyangkut

Bingung mau nulis judulnya, nyangkut di tenggorokkan atau kerongkongan ya? harusnya sih kerongkongan karena berhubungan dengan pencernaan. Jadi, beberapa minggu ini aku memang sangat kelelahan dan banyak pikiran. Sudah beberapa hari ini merasakan tubuh mulai pegal-pegal padahal ga’ abis kerja rodi hehe. Akibat hal tersebut aku mengalami bencana yang cukup mengganggu. Ada duri ikan yang sejak sabtu sore kemarin bersarang di kerongkongan ku. hufff.

Kejadiannya berlangsung sabtu sore kemarin. Setelah ngajak Alfi jalan-jalan ke Cibinong kan laper tuh, mumpung Alfi sedang dipegang sama nenek dan mbahnya, aku segera melahap ikan mas pesmol. Sayangnya aku harus makan buru-buru karena nenek dan mbahnya Alfi mau berangkat ngaji. Pas mau memakan sesuap nasi dan ikan mas, eh ada yang beli, aku harus ngelayanin dunk. Karena harus bergegas menuju warung akhirnya ga ngecek dulu tuh ikan apa masih berduri atau tidak. Setelah tertelan baru sadar kalo durinya nyangkut. Waduh jadi panik and keringetan. Akhirnya nurutin saran ortu untuk nelan nasi bulat-bulat, minum air hangat yang banyak sampe nelan nasi sambil menarik ujung daun telinga (hasil gugling ne). Ga’ seratus persen berhasil memang tapi cukup membuat si duri anteng di kerongkongan. Huffff jadi pusing, ada-ada aja ya.

Nah, besoknya hari minggu pagi setelah bangun tidur badan tiba-tiba pegal dan mulai demam. Hampir seharian itu aku habiskan dengan bedrest di kamar. Siang hari demam mulai turun, tetapi sore hari mulai naik lagi. Sesekali si duri nyundul-nyundul pas makan. Benar-benar penderitaan. Karena duri ga hilang-hilang juga aku memutuskan untuk pergi ke dokter tht RSUD Cibinong.

image

suasana di depan poli tht

Senin pagi dengan badan yang masih sempoyongan akhirnya aku pergi ke dokter tht. Aku sudah tau kalo durinya mau diambil berarti alat-alat dokter tht bakalan masuk ke dalam mulut. Saat alat dokter masuk ke dalam mulut dan aku diharuskan membuka mulut lebar-lebar ternyata aku ga kuat karena mau muntah. Dokter melakukan hal tersebut hingga 3 kali namum aku tetap tidak kuat. Dokter bilang duri itu harus dikeluarkan, karena kalo ga bakalan busuk dan menyebabkan infeksi. Akhirnya aku disuruh untuk keluar dulu dan boleh kembali jika sudah lebih kuat.

Kurang lebih satu jam aku di luar sambil menguatkan diri. Setelah dirasa cukup kuat akhirnya aku.masuk lagi. Sambil terus berucap “lahaula wa la kuwata illabillah”. Alat-alat itu masuk ke mulut, 1 menit lamanya akhirnya dapet juga tulang ikannya.

image

tulang ikan yang ditunjuk oleh jempol

Dokter mengecek kembali apalah tulang tersebut benar-benar sudah hilang. Aku sampai menangis dan memegang tangan dokter yang sedang koas. Anehnya tulanh yang kurasa sangat panjang itu kok bentuknya cuma secuil ya. Tapi setelah dirasa memang tidak ada yang mengganjal dan menusuk-nusuk lagi.

Ga mau lagi deh ngalamin hal ini, cukup terakhir kalinya karena selain sakit juga cukup menguras kantong untuk menebus obat (rp. 200000). Sekarang sedang penyembuhan, dokter bilang kalau masih ada keluhan aku disuruh balik lagi. Doakan aku ya biar cepet sembuh dan ga balik lagi ke dokter tht. Aamiin.

About evrinasp

I am an Agricultural Extension Officer, Blogger and Hiker

Discussion

2 thoughts on “Tragedi Duri Ikan Nyangkut

  1. terimakasih informasinya,dan sharingya, informasi saja,istri saya dari kemarin juganayangkut duri ikat,tapi masih ragu mau ke dokter THT atau gimana, mau tunggu dulu.

    Posted by gunawan | May 6, 2013, 5:53 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: