//
you're reading...
My Job

Pelatihan Peningkatan Kemampuan Akses Penyuluh ke Sumber-Sumber Informasi

Pelatihan Akses Penyuluh Ke Sumber Informasi Pertanian

Pelatihan Akses Penyuluh Ke Sumber Informasi Pertanian

Sekitar dua minggu yang lalu, sekitar 30 orang penyuluh pertanian dari BKP5K (Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan) Kabupaten Bogor telah mengikuti pelatihan Peningkatan Kemampuan Akses Penyuluh Pertanian  ke Sumber-Sumber Informasi. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari yaitu hari kamis tanggal 27 Maret 2013 dan jumat tanggal 28 Maret 2013 bertempat di Hotel Green Gadog Ciawi Kabupaten Bogor.

Banyak sekali informasi penting yang kami dapatkan selama pelatihan. Terutama mengenai sumber pustaka pertanian yang selama ini hanya banyak mengakses melalui alamat website atau lembaga tertentu saja. Padahal terdapat sumber pustaka pertanian yang terpusat di PUSTAKA dan dapat diakses oleh khalayak umum dengan ketentuan tertentu. Saya sendiri baru tahu kalau PUSTAKA yang terletak di Jalan. Ir. H. Juanda No. 20 Bogor ini merupakan bagian dari Badan Litbang Pertanian, Kementan, karena selama ini saya menganggap bahwa PUSTAKA merupakan sebuah perpustakaan milik Pemkot Bogor. Melalui pelatihan ini, saya mengerti bahwa untuk mendapatkan sumber informasi pertanian tertentu tidak harus datang ke suatu lembaga (dibawah lingkup Kementan) yang dimaksud tetapi kita bisa mengaksesnya ke PUSTAKA ini.

Sebagian materi saya rangkum berdasarkan handout yang didapat selama pelatihan, untuk lebih lengkapnya dapat diunduh pada alamat situs www.pustaka-deptan.go.id/penyuluh2013

Materi hari pertama: Rabu, 27 Maret 2013

I. TUGAS DAN PERAN PENYULUH, SERTA DUKUNGAN AKSES INFORMASI DALAM MENDUKUNG PROGRAM STRATEGIS PEMBANGUNAN PERTANIAN

Empat Target Sukses Pembangunan Pertanian adalah:

  1. Pencapaian swasembada dan swasembada berkelanjutan
  2. Peningkatan Diversifikasi Pangan
  3. Peningkatan Nilai Tambah, daya saing dan ekspor
  4. Peningkatan Kesejahteraan Petani

Tugas Utama Badan Litbang Pertanian dalam rangka mencapai keempat target tersebut adalah:

  1. Penciptaan Varietas Unggul Baru (VUB) pangan, horti, perkebunan dan peternakan
  2. Penciptaan inovasi teknologi
  3. Diseminasi inovasi teknologi

Tugas dan Peran penyuluh sangat diperlukan dalam rangka pencapaian target pembangunan pertanian. Penyuluh berperan dalam transfer informasi, teknologi serta inovasi yang telah diciptakan oleh Badan litbang pertanian kepada petani agar petani dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Apalagi mulai tahun ini pendampingan oleh badan litbang pertanian secara bertahap digantikan oleh BPSDMP.

II. MANAJEMEN INFORMASI BAGI PENYULUH

Kegiatan

Program Penerapan Teknologi Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, meliputi kegiatan :

  • Pembuatan Media Penyuluhan Cetak dan Elektronik);
  • Penyebarluasan Informasi Penyuluhan dan Promosi Produk ;

IMG_3221Dalam proses komunikasi posisi penyuluh berada di tengah-tengah antara peneliti dengan petani. Penyuluh merupakan penghubung dalam penyampaian inovasi dari peneliti kepada petani. Dalam rangka penyampaian informasi dan inovasi teknologi, penyuluh membutuhkan suatu pustaka untuk mendukung pengetahuannya. Di eraglobalisasi ini kebanyakan orang sudah mulai mencari informasi melalui internet. Informasi melalui internet diperoleh secara online dan cepat sehingga pilihan ini banyak disukai oleh para pengguna termasuk penyuluh.

Pemanfaatan sumber informasi digital sejak tahun 2007 hingga tahun 2010 mengalami peningkatan yang cukup tajam bila dibandingkan dengan penelusuran secara manual. Hal tersebut dilakukan karena penelusuran secara digital lebih mudah didapat, lebih cepat, menghemat waktu, serta tidak perlu pergi ke tempat yang lebih jauh untuk mendapatkan informasi dan dapat diakses kapan saja. Hal tersebutlah yang menyebabkan banyak jarang untuk datang ke perpustakaan.

Perpustakaan mempunyai fungsi:

  • DEPOSIT
  • PENELITIAN
  • INFORMASI
  • REKREASI

III. Sumber-Sumber Informasi Pertanian

Media Penyebaran informnasi terdiri dari

Beberapa SITUS INTERNET PENYEDIA INFORMASI PERTANIAN:

Media Penyebaran Informasi terdiri dari:

  • Offline (tanpa akses internet):
    – penyebaran dengan menggunakan media penyimpanan tertentu, misalnya CD, DVD, Harddisk External maupun FlashDisk
    – Efektif untuk penyebaran informasi yang tidak perlu update secara real time/cepat, misalnya aplikasi teknologi tepat guna, digitasi publikasi, dll
    – Media menjalankan tergantung format informasi: komputer, VCD/DVD Player+ televisi, dll
  • Online (dengan akses internet):

– Media penyebaran dengan mengunakan media internet

– Efektif untuk penyebaran informasi yang perlu update secara real time/cepat dan atau interaktif antara pengelola dengan pengguna, misalnya berita, harga pasar, konsultasi, transaksi, dll

– Perlu adanya komputer, koneksi internet dan software browser (internet explorer, Mozilla Firefox, dll)

  • Mobile:

– Penyebaran dengan memanfaatkan teknologi telepon selular/HP

– Efektif untuk penyebaran informasi yang bersifat ringkas dan padat dan perlu update secara real time/cepat, misalnya berita, harga pasar, dll.

Materi Hari Kedua: Kamis, 28 Maret 2013

I. Strategi Penelusuran Informasi

DSC00870Search engine yang banyak digunakan oleh kebanyakan orang umumnya adalah google. Dibalik google terdapat data base yang dikerjakan oleh seorang pustakawan. Untuk dapat terambil oleh mesin pencari suatu data base harus bagus. Agar pencarian kita efektif pada mesin pencari dapat digunakan BOOLEAN.

Boolean adalah pencarian dengan menggunakan istilah matematika untuk mempersempit pencarian. Contohnya adalah penggunaan OR, AND, +, – , NOT, dan lain-lain.

AND: digunakan untuk mempersempit pencarian. Fungsinya semua kata ada dalam satu artikel, contohnya mencari padi hibrida, maka dapat kita tulis: padi AND hibrida, maka yang muncul pada hasil dari mesin pencari adalah kata yang mengandung padi hibrida

OR: digunakan untuk memperluas, lebih kepada pilihan. Misalnya mencari padi saja atau hibrida saja pada hasil pencarian maka dapat ditulis: padi OR hibrida

NOT: digunakan untuk membatasi, hasilnya adalah bukan kata yang dicari pada mesin pencari. Misalnya padi NOT hibrida maka hasilnya adalah bukan padi hibrida, melainkan padi jenis lain misalnya

Near: Mirip dengan AND, tetapi berfungsi mencari kata yang berdekatan dalam jarak sepuluh huruf antara dua kata, misalnya padi NEAR hibrida maka hasilnya adalah kata padi yang diselingi jarak sepuluh huruf dari kata hibrida, contoh hasil: Padi varietas hibrida

Untuk mencari artikel ilmiah yang bersifat edukasi dan akademis dapat menggunakan google cendekia melalui situs www.scholar.google.com

Contoh strategi dalam mencari artikel di mesin pencari google: artikel yang dicari mengenai jagung manis tetapi bukan hibrida dengan format PDF berbahasa inggris di situs pendidikan. Maka langkah-langkah yang harus ditempuh adalah:

  • Rumuskan kata kunci: JAGUNG MANIS, HIBRIDA, FORMAT PDF, BERBAHASA INGGRIS, SITUS PENDIDIKAN
  • Buka situs mesin pencari misalnya google
  • Karena yang diminta dalam bahasa inggris maka semua kata kunci kita ubah kedalam bahasa inggris

Jagung manis    = sweet corn, zea mays

Hibrida               = hybrid

Format PDF      = file type: pdf

Berbahasa inggris   = En

Situs pendidikan      = site: edu AND ac

  • Kemudian kita tulis dalam mesin pencari:
  • Agar kata sweet corn tidak terpisah maka digunakan tanda petik, karena bila tidak menggunakan tanda petik maka yang keluar adalah artikel dengan kata sweet saja atau corn saja.
  • Karena yang dicari bukan hibrida maka ditambahkan tanda – (minus) atau kata NOT

Penulisannya: “sweet corn” AND zea mays –hybrid filetype: pdf (en) site: edu

  • Jika kita mengetik file typenya dengan .pdf maka hasilnya adalah semua artikel yang mengandung kata pdf, bukan artikel yang berbentuk pdf
  • Jika kita hendak mencari judulnya maka hanya ditambahkan kata intitle: “sweet corn” AND zea mays –hybrid file type: pdf (en) site: edu
  • Jika hendak mencari gambarnya saja maka hanya mengganti file typenya menjadi format png, jpeg dan lain-lain. Contoh: “sweet corn” file type: png

II. Peran Jejaring Sosial Dalam Pengembangan Strategi Penyuluhan

Jejaring sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang dijalin dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll. (wikipedia). Melalui jejaring sosial mengubah pola penyebaran informasi dari yang sebelumnya bersifat broadcast media monologue (satu ke banyak audiens) ke social media dialogue. Jenis-jenis jejaring social: facebook, twitter, friendster, linked in, flickr dan lain-lain

Blog berperan juga dalam media penyebaran informasi, terutama mengenai pertanian. Blog merupakan singkatan dari web log. Penyedia blog diantaranya blogger, wordpress, multiply, webs dan lain-lain.

Yang harus diperhatikan dalam membuat blog adalah:

  • Tema
  • Kontinuitas updating
  • Rangking web melalui pertukaran link dengan blog lainnya

Sumber: materi pelatihan peningkatan kemampuan akses penyuluh ke sumber-sumber infomasi pertanian yang diselenggarakan oleh Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian.

Kunjungi:

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Jalan. Ir. H. Juanda No. 20 Bogor

Homepage: http://www.pustaka.deptan.go.id

About evrinasp

I am an Agricultural Extension Officer, Blogger and Hiker

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: