Yuk, Kita Panen Padi

Setelah melewati berbagai tahapan budidaya padi, tibalah saatnya waktu panen. Waktu panen ini bisa menjadi hal yang menggembirakan atau malah mengecewakan untuk petani. Menggembirakan jika hasilnya sesuai target dan mengecewakan jika hasilnya sangat sedikit atau jauh dari target. Nah, Bu Encas minggu lalu baru saja panen padi Ciherang. Bu Encas khawatir terhadap hasil panennya, dia memperkirakan hasilnya jauh dari standar. Daripada bingung, mending kita ukur saja produktivitasnya dengan teknik ubinan. Ayo Bu Encas kita ngubin, begini lho caranya:

Melakukan ubinan
Melakukan ubinan

Tentukan petakan yang akan diukur produktivitasnya (jangan subjektif ya), kemudian buatlah petakan bujur sangkar dengan ukuran 2.5 m x 2.5 m. Nah, kita buatnya bareng-bareng Bu, biar saya ga subjektif. Kalo sudah terbentuk petakan ubinannya, potong padinya, rontokan gabahnya, terakhir di timbang. Terus dikonversikan ke dalam luasan lahan padi yang dipanen. Alhamdulillah meski belum mencapai target, ternyata panen padinya Bu Encas masih memberikan keuntungan. Jangan pesimis dulu ya Bu, daripada mengira-ngira hasil, mending lakukan pengukuran dengan teknik ubinan saja. Ok.

Foto ini diambil oleh Raga anaknya Bu Encas ketika kami panen padi bersama. Foto diambil 2 minggu yang lalu dengan menggunakan kamera digital BenQ. Teknik ubinan sangat diperlukan untuk memperkirakan produktivitas padi sehingga dapat mengurangi kehilangan hasil saat pasca panen. Semoga Bu Encas ga’ pesimis lagi kalo mau panen padi. Harus optimis! Betul?!!

Advertisements

6 thoughts on “Yuk, Kita Panen Padi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s