//
you're reading...
Contest

Remaja Cerdas Anti Miras

Mabuk miras membuat orang tidak sadar diri, gambar diambil dari sini

Mabuk adalah suatu keadaan yang tidak menyenangkan, seperti mabuk diperjalanan yang membuat perut jadi mual; mabuk harta yang membuat orang jadi penjahat demi mendapatkan harta; serta mabuk cinta yang membuat kita kadang lupa dengan logika, sehingga ada kasus penipuan, pemerkosaan serta pembunuhan yang berawal dari mabuk cinta ini. Ada satu lagi jenis mabuk yang sangat berbahaya, yaitu mabuk miras. Dalam lagunya Bang Haji Rhoma mengatakan:

“Minuman keras (miras), apa pun namamu tak akan kureguk lagi dan tak akan kuminum lagi walau setetes… gara-gara kamu orang bisa menjadi gila, gara-gara kamu orang bisa putus sekolah, gara-gara kamu orang bisa menjadi edan, gara-gara kamu orang kehilangan masa depan “

Benar kata Bang Haji, mabuk miras bisa membuat orang jadi gila, putus sekolah, dan kehilangan masa depan. Itulah yang menyebabkan mabuk miras-minol (minuman alkohol) adalah mabuk yang paling berbahaya.

Miras-minol dengan mudahnya masuk dalam kehidupan remaja karena mereka umumnya masih memiliki jiwa yang labil. Mereka mudah terhasut, terbawa arus pergaulan, serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Beberapa hal tersebut yang akhirnya membuat mereka ingin mencoba sesuatu yang dilarang. Itu dilakukan untuk menonjolkan dirinya atau sebagai rasa kesetiakawanan. Tak jarang karena kedua hal itu akhirnya mereka mencoba yang namanya miras-minol.

Miras-minol bukanlah solusi dalam menghadapi masalah, gambar diambil dari sini

Pengalaman itu pernah terjadi di lingkungan saya. Dulu terdapat kelompok remaja yang mabuk-mabukan dimalam hari. Untuk meminimalisir perbuatan tersebut, kami tidak langsung menegurnya, tetapi dengan melakukan pendekatan dilingkungan keluarga serta masyarakat. Dilingkungan keluarga pendekatan dilakukan dengan memperbesar peran orang tua sebagai pendidik pertama. Orang tua diharapkan mampu memberikan perhatian pada setiap kegiatan anak dan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi, sehingga si anak mendapatkan solusi dijalan yang benar. Sedangkan dilingkungan masyarakat, pendekatan dilakukan pada perkumpulan anak muda dengan partisipasi tokoh agama dan tokoh masyarakat. Pada waktu itu para remaja diarahkan untuk melakukan kegiatan olahraga seperti voli dan futsal, sehingga emosinya dapat tersalurkan melalui jalur yang sportif. Kini kegiatan olahraga sudah rutin dilakukan, hampir setiap sore mereka melakukan olahraga voli di lapangan yang dibangun secara swadaya sehingga kegiatan kumpul-kumpul di malam hari sudah jarang dilakukan.

Mengkonsumsi miras-minol dapat merenggut masa depan remaja karena mengkonsumsi miras dengan takaran berapapun dapat membahayakan kesehatan yang mengakibatkan kerusakan organ terutama otak dan jantung. Para ahli telah melakukan rumusan sebagai berikut [1]:

Seseorang yang memiliki berat tubuh 70 kg dengan perut kosong meminum:

1. 720 cc bir (2 botol)/45 cc whiskey (1-2 seloki); jumlah alcohol dalam darah mencapai 50 mg/dl dengan konsentrasi 0.05%. Bagian otak yang terpengaruh adalah lapisan luar yang membuat peminum menjadi gembira dan tenang

2. 6 botol bir/135 cc whiskey; jumlah alcohol dalam darah mencapai 150-300 mg/dl dengan konsenterasi 0.1% membuat peminum menjadi mabuk

3. >0.5 liter whiskey; jumlah alcohol dalam darah mencapai 400 mg/dl dengan konsenterasi 0.2% bagian yang lebih dalam dari otak akan terserang yang membuat peminum menjadi mengantuk

4. Jika konsenterasi alcohol dalam darah >0.5% maka pusat pengendalian pernapasan pada bagian terdalam otak akan dilumpuhkan sehingga peminum lambat laun akan meninggal

Bahaya mengkonsumsi minol, Gambar diambil dari sini

Guna menekan pengaruh miras-minol diharapkan peran serta dari pemerintah dengan aktif mensosialisasikan bahaya miras-minol serta aktif dalam mengawasi peredarannya. Pemerintah juga diharapkan mampu membuat regulasi sebagai payung hukum untuk menekan peredaran miras-minol. Saat ini memang undang-undang yang mengatur tentang miras di Indonesia belum ada. Regulasi saat ini yang mengatur tentang miras adalah Kepres No 3 tahun 1997 Tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol dan beberapa peraturan daerah. Itupun implementasinya masih belum ditaati oleh semua pihak. Minol yang seharusnya hanya berada di tempat tertentu, kini mudah ditemukan pada minimarket atau supermarket. Makanya tak heran jika remaja mudah memperolehnya. Selain pemerintah, peran serta dari masyarakat juga dibutuhkan dengan turut serta membantu pemerintah dalam kaitannya meminimalisir kegiatan negatif yang terkait dengan miras-minol dengan mengadakan kegiatan yang positif bagi remaja dan masyarakat sekitar.

Pengawasan pemerintah dalam peredaran miras, gambar diambil dari sini

Mengkonsumsi miras-minol adalah pilihan, tetapi adalah kewajiban kita untuk memberikan pemahaman akan bahaya miras-minol dalam rangka menyelamatkan masa depan remaja. Tentu kita tidak ingin remaja sebagai generasi penerus bangsa mengalami masa depan yang suram, sehingga diharapkan kedepannya peran serta dari keluarga, masyarakat dan pemerintah lebih meningkat lagi untuk menekan pengaruh miras-minol dilingkungan remaja, agar remaja menjadi cerdas, anti miras!

Lebih baik begini, jadi Remaja Cerdas Anti Miras, Gambar diambil dari sini

Referensi:

[1] http://www.suriansyah.com/2012/12/bahaya-minuman-beralkohol.html

About evrinasp

I am an Agricultural Extension Officer, Blogger and Hiker

Discussion

2 thoughts on “Remaja Cerdas Anti Miras

  1. Sahabat Komunitas Pejuang #AntiMiras

    Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh,

    Dalam berbagai kesempatan dialog, diskusi dan pertemuan lainnya, kita sepakat untuk menjadikan Gerakan Nasional Anti Miras adalah sebuah Gerakan Massal Masyarakat atas kesadaran terhadap bahaya latent yang diakibatkan oleh minuman beralkohol (minol) dan minuman keras (miras), khususnya bagi Anak dan Remaja di bawah 21 tahun;

    Sehubungan dengan itu, kita akan melaksanakan Traning for Trainers yg akan dipandu oleh teman2 dari @KomunitasSM dan @AntiMiras_ID , pada:

    Hari/Tgl : Sabtu-Minggu 6-7 Juli 2013
    Jam TFT : 08’00-17’00 wib
    Tempat : Rumah Damai Indonesia
    Jl H Saabun No20, Jatipadang, Margasatwa Pasar Minggu, Jakarta Selatan

    kiranya Sahabat dapat mengirimkan minimal 2 orang calon peserta, yang terlebih dahulu akan diseleksi dari data yang diisi calon peserta melalui formulir:

    http://www.mediafire.com/download/vb9pcdaiphf5p2k/FormPendaftaranTrainer.pdf

    Keikut-sertaan Sahabat dalam upaya2 Gerakan Nasional Anti Miras, InsyaALLAH akan meningkatkan kesadaran semua stake holder terhadap bahaya minol dan miras, khususnya Pemerintah dalam mengendalikan penjualannya.

    Training for Trainers Pejuang #AntiMiras – bhadiah HP Android Samsung Galaxy CHAT http://chirpstory.com/li/93088

    #BlogPost Training for Trainers Pejuang #AntiMiras

    http://antimiras.com/2013/07/training-for-trainers-pejuang-antimiras/

    Salam Sehat #AntiMiras
    @fahiraidris

    Posted by Fahira Idris | July 3, 2013, 3:44 am

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: Peserta Lomba AntiMiras (lengkap) | Eshape Blogger Jogja - June 14, 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: