//
you're reading...
Contest

Komunitas Ideal, Komunitas Partisipatif

Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedelapan.

Alhamdulillah 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri sudah memasuki minggu kedelapan. Itu artinya kita sudah berada dipenghujung acara, bertepatan pula dengan berakhirnya masa diklat yang kemarin harus saya lakukan. Kini saya dan teman-teman sudah berada ditengah-tengah keluarga kembali sehingga bisa menekuni kegiatan ngeblog dengan lebih santai tanpa harus mencuri-curi waktu lagi. Saya senang karena 8 minggu ngeblog yang diadakan Anging Mammiri ini menuntut sikap konsisten dari para peserta untuk ngeblog secara berturut-turut tiap minggunya. Secara tidak langsung hal tersebut mengajarkan kita untuk bersikap konsisten, menjaga komitmen dan bertanggung jawab. Terimakasih Anging Mammiri. Baiklah, kita mulai saja yuk ngeblognya, tema kali ini adalah tentang komunitas ideal, wah agak gampang-gampang susah nih, tapi mari kita coba.

Kita awali dengan pengertian komunitas ideal. Menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) komunitas adalah kelompok organisme (orang dsb) yang hidup dan saling berinteraksi di daerah tertentu, sedangkan ideal memiliki arti sangat sesuai dengan yang dicita-citakan atau diangan-angankan atau dikehendaki. Jika kita gabungkan maka komunitas ideal dapat kita definisikan sebagai sekumpulan orang yang saling berinteraksi satu sama lain yang memiliki kesamaan cita-cita sesuai dalam komunitas tersebut. Umumnya cita-cita dituangkan dalam visi komunitas tersebut. Visi adalah arah dan tujuan yang hendak dicapai dalam komunitas. Agar visi dapat tercapai maka suatu komunitas harus memiliki misi sesuai dengan cita-cita yang hendak dicapai.

Nah, bagaimanakah komunitas yang ideal itu? Menurut saya komunitas ideal adalah komunitas partisipatif yang mengedepankan partisipasi anggota melalui kerjasama dan gotong royong dalam mengambil keputusan. Karakter yang dimiliki oleh komunitas partisipasif antara lain:

  1. Setiap anggota memiliki visi dan misi yang sama dengan komunitas tempat mereka bernaung, karena tanpa visi dan misi yang sama maka akan terjadi perpecahan pada suatu komunitas
  2. Mengambil keputusan selalu dengan musyawarah dan anggota berperan aktif dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi suatu komunitas
  3. Komunitas adalah sebuah tim, karena dalam tim terdapat keterikatan dalam kumpulan orang tersebut, baik keterikatan secara emosional maupun secara fisik. Komunitas ideal sebaiknya bukan hanya sebatas kelompok saja, karena kelompok hanyalah kumpulan orang-orang tanpa adanya keterikatan, untuk lebih jelasnya mari kita bandingkan antara suporter sepak bola dengan pemain bola, supporter adalah kelompok sedangkan pemain sepak bola adalah tim, tim sepakbola memiliki keterikatan satu sama lain karena memiliki satu tujuan yaitu menjadi juara, sedangkan supporter tidak memiliki keterikatan
  4. Komunitas bersifat dinamis, artinya semua anggota berperan serta baik dalam kegiatan maupun pemikiran dan menyadari kekurangan dan kelebihannya agar bisa saling menutupi
  5. Komunitas menyadari konflik sebagai hal yang wajar terjadi, karena konflik merupakan sarana mengembangkan ide dan kreatifitas sehingga mampu menyelesaikannya secara kekeluargaan
  6. Para anggota mampu menambah keterampilan dan mampu menerapkannya dalam komunitas. Mereka mendapatkan dukungan penuh dari komunitas serta mampu menularkan keterampilan yang dimiliki kepada anggota lainnya
  7. Anggota memiliki kontribusi terhadap keberhasilan komunitas
  8. Dalam komunitas anggota dan pemimpin memiliki komitmen untuk saling mendukung satu sama lain agar berhasil mencapai tujuan
  9. Anggota dapat saling membantu satu sama lain

Tentu masih ada beberapa karakteristik komunitas partisipatif lainnya. Komunitas partisipatif banyak kita temukan dalam kehidupan sehari-hari contohnya adalah panguyuban dalam masyarakat, himpunan mahasiswa, lembaga swadaya, organisasi pemerintah, swasta dan lainnya yang tentunya didalamnya melibatkan peran serta anggota dalam setiap pengambilan keputusan maupun pelaksanaan kegiatan.

Suatu komunitas dapat terbentuk karena kesamaan hobi, kesamaan tujuan, dan lainnya, seperti komunitas pencinta kebun yang memiliki hobi berkebun sekaligus bertujuan untuk melestarikan alam, komunitas pecinta kelinci yang dapat menyalurkan hobi beternak sekaligus berbisnis serta jenis komunitas lainnya. Apapun jenis komunitasnya, tentu saja suatu komunitas harus memiliki tujuan yang baik dan mampu mensejahterakan anggotanya. Suatu komunitas juga sepatutnya dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar agar menjadi panutan dan tak hanya sekedar tempat kumpul saja. Ketika kita berada dalam suatu komunitas dan merasakan manfaat yang didapat tentu kitapun akan loyal terhadap komunitas tersebut. Tidak ada ruginya kita berkomunitas, karena selain menambah teman, menambah wawasan serta melatih kepemimpinan, berkomunitas juga sebagai wadah siaturahim antar anggota dan diluar anggota yang dapat memberikan banyak manfaat.

Ayo berkomunitas dan bersosialisasi sekarang juga, karena dengan berkomunitas kita dapat menambah teman, menambah wawasan, dan memberikan manfaat bagi orang lain.

Referensi:

Pranoto, J. dan Wahyu,S. 2009. Membangun Kerjasama Tim (Team Building). Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 48hal.

About evrinasp

I am an Agricultural Extension Officer, Blogger and Hiker

Discussion

4 thoughts on “Komunitas Ideal, Komunitas Partisipatif

  1. Benar Mbak. Komunitas ideal itu harus partisipatif. Dimana seluruh anggotanya harus aktif dan saling mempengaruhi satu sama lain. Hehhe

    Posted by Shaela Mayasari | June 2, 2013, 12:26 pm
  2. Mantap analisannya..,
    Yuk tetap berkomunitas…
    salam komunitas..

    Posted by Haerul | June 4, 2013, 1:47 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: