//
you're reading...
Other

Cerita Prajab (Minggu Ketiga)

Foto bersama dengan WI

Foto bersama dengan WI

Hallo man-teman, mau cerita tentang prajab lagi nih, mumpung muatan otak masih free 1 GB dan belum terkontam apa-apa, jadi sebaiknya ditulis sekarang juga ceritanya mumpung masih ingat walopun prjabnya telah berakhir. Minggu ketiga ini perasaan kami berwarna-warni, antara senang, sedih, dan deg-degan. Senang karena masa prajab tinggal menghitung hari saja, sedih karena artinya kebersamaan bersama teman-teman juga tinggal menghitung hari, dan deg-degan karena hari rabu kami harus ujian. Begini ceritanya:

Menghadapi Ujian

Tugas membaca setiap pukul 19.15-21.30 digunakan untuk me-review kembali materi-materi yang sudah diajarkan oleh WI, menurut saya waktu tersebut kurang optimal, karena belajar harus di kelas sementara kalo sudah ketemu teman pasti pengennya ngobrol dan bercanda. Maklum pengalaman pribadi hehe. O iya diminggu ini kami dituntut untuk memperlihatkan kepemimpinan kami, mulai dari memimpin jalannya senam pagi, menjadi pembina, menjadi danton (komandan pleton), piket kompi dan lain sebagainya. Kalo menjadi danton dan piket kompi sebenarnya dari minggu kedua sudah mulai dijalankan bergantian sesuai dengan piket setiap harinya. Prinsipnya semua harus merasakan menjadi danton, piket kompi, dan lain sebagainya. Supaya yang bisa nantinya seluruh kelas.

belajar PBB, danton harus didepan sebelah kanan dan sigap ya

belajar PBB, danton harus didepan sebelah kanan dan sigap ya

Menjelang ujian kami sudah diwanti-wanti untuk selalu belajar dan mempersiapkan diri sebaik mungkin supaya nilainya bagus. Angkatan pertama diharapkan menjadi contoh untuk angkatan selanjutnya. Agak bangga juga karena kami dianggap sebagai kakak angkatan untuk adik-adik kami diangkatan selanjutnya, tetapi hahace (harap-harap cemas) juga kalo ternyata kami tidak bisa memberikan contoh yang tidak baik. Ini dia kegiatan kami di minggu ketiga:

Materi yang sudah kami terima diminggu ketiga:

  1. Manajemen kepegawaian negara
  2. Ceramah kepegawaian
  3. Ceramah keagamaan
  4. Ceramah perencanaan daerah
  5. Ceramah pengawasan
  6. Motivasi berprestasi

Selain menghadapi ujian tulis, ternyata kami harus ujian PBB juga lho, ujian PBB nya berupa gerakan dasar PBB seperti hadap kanan, hadap kiri, balik kanan, hormat, istirahat di tempat, sikap siap sempurna, jalan di tempat, langkah tegap dan langkah biasa. Kemudian ujian TUS (tata upacara sipil) yang sebelumnya sudah diajarkan di minggu kedua. Alhamdulillah sepertinya tidak ada kesalahan dari semua peserta, karena hampir setiap hari kami melaksanakan PBB ketika masuk kelas, apel hingga waktu makan. Selain ujian PBB, malamnya kamipun diuji tentang pengucapan panca prasetya kopri, jadi semuanya harus sudah hapal panca prasetya kopri ya.

Ujian PBB

Ujian PBB

Masih ujian PBB

Masih ujian PBB

foto bersama

foto bersama

Nah, ada cerita lucu menjelang ujian pada hari rabu tanggal 29 Mei 2013 lalu. Pembina dan panitian mewanti-wanti sejak awal agar memberikan contoh yang baik bagi adik-adik angkatan selanjutnya. Pada hari rabu itu adik-adik angkatan kedua mulai berdatangan, otomatis kami akan menjadi perhatian mereka, entah karena nervous atau gimana (kalo saya pribadi sih nervous hehe) yang biasanya sudah jarang terjadi kesalahan ternyata saat itu kami membuat kesalahan ketika hendak makan pagi. Alhasil setelah makan pagi kami jalan jongkok menuju tempat apel dan disaksikan oleh adik-adik. Tetapi hal tersebut tidak membuat kami galau lho, justru kami malah senang dan ketawa bersama saat jalan jongkok itu, yang penting kebersamaannya bukan hukumannya. Panitia dan pembina sampai geleng-geleng melihat tingkah kami. Bakalan jadi kisah klasik untuk masa depan nih.

Out Bond

Yeayyyy, ujian udah selesai, waktunya kami bersenang-senang melalui out bond. Tidak ada yang gak semangat hari itu, semuanya semangat. Bagaikan burung yang lepas dari sangkar akhirnya kami dengan riang gembira dan gegap gempita mengikuti kegiatan outbond. Rute outbond tidaklah jauh, hanya saja medannya yang cukup berat membuat kami cukup kelelahan tetapi tetap menyenangkan. Awalnya kami menyusuri jalan kampung yang menurun, benar-benar menurun sampai harus beberapa kali mengerem meskipun jalan kaki, terus kami harus melewati sungai yang deras. Saya benar-benar terharu saat sesi ini, karena untuk melewati sungai yang deras ini kami tidak menggunakan tambang atau tali, kawan-kawan kami yang laki-laki menjadikan dirinya sebagai tambang untuk menyebrang, tangan mereka saling mengkait satu persatu membentuk ikatan panjang sepanjang lebar sungai. Kami yang perempuan berhasil melewati sungai berkat kerjaama yang apik dari teman-teman semua. Keren banget saat itu.

Persiapan Outbond, pengarahan dari pembina

Persiapan Outbond, pengarahan dari pembina

Jalan menanjak kami tak gentar

Jalan menanjak kami tak gentar

tetap ceria

tetap ceria

Setelah melewati area sungai, kamipun kembali menanjak, lumayan pegal-pegal dan cape banget. Wilayah yang harus kami masuki selanjutnya adalah area persawahan. Wuihhhh seru banget nih. Disini ada permainan mengambil papan nama yang diceburkan ke dalam sawah. Kami diharuskan masuk ke dalam sawah dengan berjalan, merangkak dan merayap serta berguling-guling menuju tempat papan nama ada. Seru banget saat itu, semuanya merasa senang, gak ada yang takut kotor. Inti permainan ini adalah kerjasama dan saling peduli (menurut saya sih). Panitia dan pembina tak luput dari sasaran kami untuk ikut nyebur ke sawah. Mari kita berlumpur-lumpur ria.

senyum-senyum penuh lumpur

senyum-senyum penuh lumpur

Peserta, panitia dan pembina bersatu

Puas bermain dengan lumpur di sawah, kamipun menuju sungai untuk membersihkan diri dari lumpur. Sambil bernyanyi, bercanda dan tertawa hari itu sangat menyenangkan dan tak terlupakan. Tepat sekitar waktu ashar tiba, kami sudah sampai di hotel tempat diklat kami. Sepanjang jalan kami bernyanyi “abang tukang bakso mari-mari sini…..”, kami semua kepingin makan bakso, maklum kedinginan. Semua tertawa bahagia, baik peserta, panitian dan pembina.

Bersihkan diri di sungai

Bersihkan diri di sungai

yang bersih ya

yang bersih ya

Hari itu benar-benar istimewa, minggu terakhir diklat prajab kami akhiri dengan canda dan tawa, meskipun terselip rasa sedih karena harus berpisah dengan teman-teman seperjuangan. Kami yakin persaudaraan ini akan terus berlanjut tidak terbatas saat prajab saja. Salam sukses, mari kita menuju masa depan gemilang!

cerita
Genggaman tangan itu memberikan kekuatan

About evrinasp

I am an Agricultural Extension Officer, Blogger and Hiker

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: