//
you're reading...
Other

Pasar Kaget

Pasar Kaget

Pasar Kaget

Pasar kaget, begitulah orang-orang dilingkungan kami memanggilnya. Kok disebut pasar  kaget sih? Emangnya suka ngagetin ya? Disebut pasar kaget karena adanya pasarnya tidak tiap hari, hanya hari minggu saja, apalagi sekarang lokasinya suka pindah-pindah karena tidak diizinkan oleh pemerintah sekitar. Pasti ada alasan mengapa pasar kaget ini belum diizinkan untuk menggelar lapaknya setiap hari minggu di sekitar lingkungan pemda cibinong, yang pasti pasar kaget ini adalah salah satu hiburan murah meriah untuk warga di sekitar baik di cibinong maupun bojonggede.

Dulu awalnya pasar kaget ini berada disepanjang jalan tegar beriman pemda cibinong, mulai dari peermpatan lampu merah pemda hingga gapura pemda. Kemudian karena satu dan lain hal yang sampai saat ini saya tidak tau (mungkin para pedagang tau ya) akhirnya pasar kaget pindah ke jalan di dalam lingkungan pemda. Seiring waktu ternyata keberadaan mereka disana juga tidak diizinkan dan akhirnya pindah di jalan baru pemda yang menuju arah bambu kuning. Disini pun kadang mereka tidak menggelar lapaknya karena tidak memperoleh izin, sesekali mereka pindah ke gang kancil di cibinong sana. Tetapi sekarang pasar kaget ada lagi, khususnya menjelang lebaran. Kabarnya akan digelar hingga malam takbir lho, makanya yuk yang rumahnya dekat dengan jalan baru cibinong mampir kesini.

Memangnya apa saja yang dijual di pasar kaget?

Banyak lho, ada pakaian dari kecil hingga dewasa baik laki-laki maupun perempuan, aneka kerudung, sepatu dan sandal, mainan anak-anak, buku bekas, peralatan rumah tangga, sayuran dan buah-buahan dan makanan serta jajanan.

Suasana pasar

Suasana pasar

Saya dan adik sering berburu kerudung beserta dalemannya, maklum murmer hehe. Selain itu ada jajanan tempoe doeloe yang sangat saya suka yaitu cilok alias aci dicolok, jarang-jarang lho ditemukan di tempat lain. Selain cilok, ada dagangan yang saya suka yaitu buku bekas, sudah CS-an lho sama bapak yang menjual, saya bisanya hunting komik bekas, lumayan dengan Rp. 10000,- kita sudah bisa mendapatkan 4 buah komik. Nah, kalo sudah cape dan lapar karena belum sarapan bisa mampir ke stand-stand makanan, stand makanan favorit saya adalah soto sokaraja atau bubur ayam. O iya disini juga ada andong yang disewakan, setiap andong memungut biaya Rp. 20000 untuk satu putaran, biar murah mending ajak orang lain untuk naik bersama, ceritanya patungan gitu.

Cilok, yummy

Cilok, yummy

Pedagang Komik langganan

Pedagang Komik langganan

kalo ini langganan si Alfi

kalo ini langganan si Alfi

Pasar kaget ini digelar dari pagi hari hingga menjelang tengah hari, biasanya ba’da jhuhur sudah pada bubar karena memang panas sekali, maklum pasar kagetnya ada di aspal sepanjang jalan baru pemda. Biasanya saya mengajak Alfi dan ayahnya kesana sambil olahraga di pagi hari dan cuci mata setelahnya.

Harapan saya, pasar kaget ini mudah-mudahan bisa bertahan karena ini merupakan hiburan gratis untuk warga disekitar, banyak pula warga yang mengais rejeki disana, tetapi juga diharapkan para pedagang maupun pengunjung dapat menjaga kebersihan di sekitar pula agar aparat setempat mengizinkan pasar kaget ini berlangsung. Apapun kedepannya nanti diharapkan membawakan kebaikan untuk semua. Aamiin.

About evrinasp

I am an Agricultural Extension Officer, Blogger and Hiker

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: