//
you're reading...
My Job

TOT MP3 2013

Pembukaan TOT MP3 2013

Pembukaan TOT MP3 2013

Tidak terasa sudah hampir 21 hari berada di Lembang dalam rangka melaksanakan tugas diklat pada “Training of Trainers Metodologi Penyuluhan Pertanian Partisipatif” 28 Agustus sampai dengan 18 September 2013 di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang. Tujuan dilaksanakan diklat ini adalah:

  1. Meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan sikap aparatur pertanian dalam menggali dan menganalisis potensi petani maju dan kelompok tani unggulan sebagai sumber informasi, serta mensosialisasikannya kepada PEMDA setempat
  2. Meningkatkan kapasitas aparatur pertanian dalam rangka kesiapan untuk melatih peserta Diklat MP3 bagi penyuluh pertanian
  3. Meningkatkan kemampuan dalam memotivasi penyuluh pertanian agar lebih kompeten dan mandiri dalam melaksanakan tugas, fungsi dan tanggungjawabnya

Awalnya saya sempat HHC alias harap-harap cemas lantaran diklat kali ini tergolong diklat yang berat karena dibutuhkan jam terbang yang tinggi dan pengalaman lebih dalam menyuluh. Saya khawatir tidak bisa mengikuti materi yang diberikan sehingga membuat saya harus berlari-lari untuk memahami segala materi yang diberikan. Selain itu perbedaan usia yang cukup jauh antara saya dengan senior membuat saya khawatir tidak bisa beradaptasi dengan mereka. Tetapi alhamdulillah semua kekhawatiran tersebut tidak terbukti karena baik widyaiswara maupun penyuluh senior mampu membimbing kami yang minim pengalaman untuk dapat mengikuti diklat ini dengan baik. Berikut adalah beberapa tahapan dalam diklat yang telah kami lakukan:

1. Sesi 1-Field Work 1

Jumlah hari dan total jam pelajaran pada sesi 1 dan field work 1 adalah 6 hari dan 50 jam pelajaran. Pada sesi ini kami diajarkan beberapa materi sebelum menentukan metodogi penyuluhan diantaranya adalah:

  • Mengidentifikasi masalah: masalah yang diidentifikasi adalah masalah petani dan kelompok tani. Masalah adalah kesenjangan antara harapan dengan kenyataan. Pada bagian ini kami harus bisa mengidentifikasi dan membedakan antara masalah petani dengan masalah kelompok. Masalah petani lebih mengarah kepada masalah teknis, sedangkan masalah kelompok mengarah kepada masalah sosial, ekonomi dan manajeman. Kesulitan dalam mengidentifikasi masalah adalah membedakan antara masalah dengan penyebab, kadang kami tertukar antara masalah dengan penyebab.
  • Aspek khas inovasi teknologi spesifik lokalita: Aspek khas yang harus kami gali berasal dari petani maju dan kelompok tani unggulan. Aspek khas adalah suatu kelebihan yang tidak dimiliki oleh yang lain, serta memiliki ciri khas yang membedakan dengan yang lain. Aspek khas merupakan inovasi dari pengalaman petani yang sudah teruji sebagai bahan rekomendasi untuk penyuluhan. Menetukan aspek khas ternyata tidak semudah seperti yang tercantum pada teori. Untuk menggali aspek khas dibutuhkan suatu instrument yaitu butir-butir wawancara
  • Teknik observasi lapangan dan teknik wawancara, pada bagian ini kami dilatih bagaimana cara mengobservasi suatu masalah secara tepat serta dilatih menyusun butir-butir pertanyaan untuk wawancara. Hasilnya akan digunakan dalam praktek pada field work 1
  • Penggunaan kamera dan pembuatan foto
  • Field Work 1, field work 1 dilakukan di kelompok tani yang ada di Kabupaten Subang. Kami kebagian melakukan field work di Desa Jalancagak Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang
Suasana kelas

Suasana kelas

Observasi dan wawancara FW-1

Observasi dan wawancara FW-1

Hasil dari field work 1akan digunakan sebagai bahan pembelajaran pada sesi 2 dan field work 2.

2. Sesi 2 dan Field Work 2

Jumlah hari dan total jam pelajaran pada sesi 2 dan field work 2 adalah 6 hari dan 50 jam pelajaran. Pada sesi ini kami diajarkan beberapa materi untuk menggali hasil observasi dan wawancara pada field work 1, diantaranya adalah:

  • Pengolahan dan analisis aspek khas inovasi teknologi spesifikasi lokalita, pada tahap ini kami harus memilih, menetapkan, dan menyajikan hasil dari field work 1 dalam hal penentuan aspek khas
  • Penyusunan aspek khas inovasi teknologi spesifikasi lokalita, pada tahap ini kami dilatih untuk menyusun aspek khas petani maju (PM) dan aspek khas kelompok tani unggulan (KTU), format aspek khas PM dan KTU sudah tersedia sehingga memudahkan kami untuk menyusun dan menelaah lagi informasi tentang aspek khas yang dirasa kurang, apabila ada informasi ada kekurangan informasi mengenai aspek khas maka akan dilakukan penggalian lebih lanjut pada field work 2
  • Field Work 2, sebelum melaksanakan field work 2, kami telah menentukan terlebih dahulu PM dan KTU yang akan kami gali aspek khasnya.

Hasil penggalian informasi pada field work 2 akan dijadikan sebagai bahan pada sesi 3 dan field work 3.

Observasi dan wawancara FW-2

Observasi dan wawancara FW-2

Observasi dan wawancara FW-2

Observasi dan wawancara FW-2

3. Sesi 3 dan Field Work 3

Jumlah hari dan total jam pelajaran pada sesi 3 dan field work 3 adalah 5 hari dan 42 jam pelajaran. Pada sesi ini kami diajarkan beberapa materi untuk mempersiapkan bahan penyuluhan guna melakukan praktek penyuluhan pada field work 3, diantaranya adalah:

  • Metode penyuluhan pertanian, kami dilatih untuk menyusun dan menggunakan metode yang tepat dalam melakukan penyusunan agar tepat sasaran
  • Pembuatan dan penyajian materi penyuluhan, pada bagian ini kami diajarkan dalam menggunakan beberapa soft ware seperti power point, publisher, corel draw dan adobe photoshop untuk membuat dan menyusun media penyuluhan. Bagian ini sangat menyenangkan karena memberikan pengetahuan baru dibidang informasi dan teknologi bagi para penyuluh
  • Teknik presentasi dan fasilitasi, pada bagian ini kami dilatih untuk memberikan presentasi yang baik sehingga mampu menarik audience untuk ikut serta dalam pembelajaran. Climate setting perlu dilakukan dengan baik agar audience tertarik terhadap materi yang akan kita berikan
  • Field work 3, setelah semua media dan bahan penyuluhan selesai dibuat maka kami siap untuk melakukan uji coba penyajian materi dan uji coba media penyuluhan pada field work 3, field work 3 dilaksanakan di P4S Mekarsari Desa Tambak Sari Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang
Suasana FW-3

Suasana FW-3

Suasana Climate Setting

Suasana Climate Setting

4. Sesi 4

Jumlah hari dan total jam pelajaran pada sesi 4 adalah 2 hari dan 12 jam pelajaran. Sesi ini merupakan evaluasi dan tindak lanjut dari pelaksanaan field work 3 dengan beberapa materi diantaranya:

  • Ungkapan pengalaman uji coba (try out)
  • Membuat perencaaan pelatihan

Selain beberapa materi di atas, kami juga telah dibekali beberapa pengetahuan dari materi kelompok dasar seperti kebijakan pelatihan pertanian, kebijakan penyuluhan pertanian, dan kebijakan pemberdayaan petani; serta materi kelompok penunjang seperti kelembagaan tani dan dinamika proses pembelajaran.

Tiga minggu lamanya kami dipersatukan dalam TOT MP3 ini. Kami yang berasal dari 4 provinsi yaitu Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta dan yang terjauh dari Maluku Utara telah merasakan jalinan kebersamaan dan sikap saling bahu membahu satu sama lain. Selamat jalan kawan, sukses selalu menyertai kita semua.

Salam MP3!

Peserta MP3 2013

Peserta TOT MP3 2013

Peserta TOT MP3 2013 dengan Kapusluh

Peserta TOT MP3 2013 dengan Kapusluh

About evrinasp

I am an Agricultural Extension Officer, Blogger and Hiker

Discussion

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: Kejutan Indah di Hari Selasa: Behind The Scene, Pemikiran serta Apresiasi | evRina shinOda - March 15, 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: