//
you're reading...
Traveling

Ameng Ka Garut

Tiga hari yang lalu selama dua hari, saya dan rekan-rekan kantor berkesempatan untuk berkunjung ke Garut dalam rangka Studi Banding Lumbung Pangan. Di sana kami belajar bagaimana memanage suatu lumbung padi yang bernama Lumbung Padi Mekar Mukti (LPMM) yang ada di Desa Ganda Mekar Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut. Sebagai narasumber adalah Bapak Pipik selaku ketua LPMM dari Desa Ganda Mekar. Banyak ilmu yang kami dapat tentang bagaimana memanage suatu lumbung padi sebagai lumbung pangan. Tetapi saya tidak akan membahas di sini lantaran terlalu banyak yang harus ditulis. Saya akan menulis mengenai pengalaman main ke Garut tiga hari kemarin itu.

Suasana di Tarogong Garut

Suasana di Tarogong Garut

Terakhir kali saya menginjakkan kaki di bumi Garut itu sekitar 13 tahun yang lalu ketika masih menjadi siswi SMP. Seingat saya Garut dulu sangat dingin karena terletak di dataran tinggi yang dikelilingi oleh perbukitan. Masih segar dalam ingatan ketika melihat kokohnya Gunung Papandayan yang ada di Garut, gunungnya begitu hijau dan asri. Namun, ketika kemarin saya berkesempatan ke Garut lagi saya pikir telah terjadi banyak perubahan. Cuaca yang waktu dulu saya rasakan sangat dingin ternyata tidak terlalu dingin lagi, bahkan ketika malam tiba saya tidak menggigil seperti ketika berada di Lembang. Padahal teman-teman dan juga senior saya yang berasal dari Garut mengatakan kalau Garut sama dinginnya dengan Lembang. Mungkin itu Garut bagian tertentu ya.

Hotel Danau Daliza

Hotel Danau Daliza

Selepas studi banding, kami menginap di hotel Danau Dariza yang terletak di Jalan Raya Cipanas No. 44/45 Garut. Hotel ini menyediakan fasilitas berupa permainan dan sarana outbond. Beberapa fasilitas tersebut sesuai dengan agenda kami dihari berikutnya untuk mempererat tali kebersamaan. Beberapa fasilitas diberikan gratis melalui voucher untuk tamu yang menginap di hotel, seperti kolam renang, flying fox, sepeda air, kano, dan arena outbond. Sore itu sebagian dari kami mencoba untuk memanfaatkan fasilitas yang diberikan, sebagian lagi memilih untuk istirahat.

Kolam renang hotel danau dariza

Kolam renang hotel danau dariza

Arena Out bond

Arena Out bond

Flying Fox

Flying Fox

Kano

Kano

Sepeda Air

Sepeda Air

Keesokan harinya sekitar pukul 07.00-09.00 kami isi dengan games yang sudah disiapkan oleh panitia. Saya dan tiga orang teman termasuk kedalam seksi acara yang khusus mengatur jalannya acara games. Games dimulai dengan membuat arisan tantangan, dilanjutkan dengan senam otak, pesan berantai, wajah misteri dan terakhir jogged balon. Alhamdulillah acara berjalan lancar.

games wajah misteri

games wajah misteri

Setelah permainan, sebagian dari kami berburu oleh-oleh Garut. Senior kami yang asli orang garut mengajak kami membeli oleh-oleh di Jalan Otista, Tarogong. Di sana memang banyak sekali outlet oleh-oleh khas Garut seperti Chocodot, dodol garut, wajik, kerupuk kulit dan lain-lain. Khusus untuk Chocodot ada baiknya kalau membeli di Chocodot yang diproduksi oleh PT Tama Cokelat Indonesia. Mengenai Tama cokelat ini kita bisa mengunjungi websitenya di www.tamacokelat.com

IMG_6228

Patung chocodot

IMG_6233

Kiki Gumelar

Pertama kali turun dari mobil, pemandangan pertama yang saya lihat adalah patung coklat bar besar yang membuat saya tak sabar ingin mencicipi chocodot ini, belum lagi banner berisi aneka produk yang membuat kita tergiur. Sayapun tak sabar untuk masuk ke dalam toko. Benar saja disana terdapat berbagai macam coklet dan chocodot dengan kemasan yang unik. Menurut saya harganya setiap produk terjangkau untuk design yang unik tersebut, selain itu rasa cokelatnya juga pas sekali dengan selera saya yaitu manis gurih. Cokelat yang tersedia disana bermacam-macam, mulai dari dark cokelat, milk cokelat, maupun cokelat dengan berbagai rasa buah.

Aneka jenis cokelat dan chocodot

Aneka jenis cokelat dan chocodot

harga terjangkau

harga terjangkau

Tersedia juga aneka dodol

Tersedia juga aneka dodol

Macam-macam chocodot

Macam-macam chocodot

Beragam kopi

Beragam kopi

Setelah puas berbelanja chocodot, kami bergegas ke toko oleh-oleh yang menjual dodol Garut. Dodol yang terkenal di Garut adalah dodol dengan merk Picinic. Di tempat kami berbelanja ada dodol yang dijual dengan kiloan maupun kemasan. Harganya bermacam-macam, mulai dari Rp 25.000 per kg hingga Rp. 40.000an.

Pemandangan Cipanas Garut

Pemandangan Cipanas Garut

Menjelang shalat jumat, kami semua sudah melakukan check out. Bis yang membawa rombongan juga sudah menunggu. Sekilas saya melihat gunung yang ada dihadapan kami, gunung tersebut terlihat gundul, hanya ada beberapa pepohonan yang tumbuh karena habis meletus. Itu Gunung Papandayan bukan ya? Sayangnya teman-teman yang saya Tanya tidak mengetahui. Tepat setelah shalat jumat, kamipun segera bertolak menuju Bogor, perjalan menuju Bogor Alhamdulillah berjalan lancar, kami tidak menemui kemacetan, sayapun sudah tiba di rumah sebelum magrib.

Begitulah cerita jalan-jalan singkat di Garut, ternyata Garut sangat dekat tidak seperti dalam bayangan saya. Semoga ada kesempatan lagi untuk berkunjung ke Garut karena saya belum terlalu mengeksplore daerah di sana. Terimakasih.

About evrinasp

I am an Agricultural Extension Officer, Blogger and Hiker

Discussion

One thought on “Ameng Ka Garut

  1. pernah liburan keluarga kesini …. senang liburan di garut … tempat2 wisatanya serba dekat … alam-nya indah … apalagi daerah pantai garut selatannya … keren ..
    baca2 blog tentang garut .. jadi ingin kesana lagi ..

    Posted by bersapedahan | June 6, 2015, 6:00 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: