//
you're reading...
Other, Traveling

From Pare With Love (3)

Minggu, 19 Januari 2014

Hari ini adalah hari terakhir kami di Pare karena baik kami dan teman-teman besok harus sudah kembali beraktivitas. Rencananya hari ini kami akan berkumpul di Sribu Asri, Bendo, Pare. Tempatnya masih dekat dengan pusat Pare, tepatnya di belakang gudang pabrik rokok Gudang Garam yang merupakan perusahaan rokok terbesar di Kediri. Bicara tentang rokok, saya menemukan beberapa merk rokok unik yaitu Grendel dan Jambu Bol. Merk tersebut tidak ada di Jabar. Meskipun saya mengetahui hal tersebut tetapi saya bukan perokok lho.

image

Sribu Asri merupakan tempat makan lesehan plus pemancingan. Saya mengenal tempat ini sudah beberapa tahun yang lalu ketika perpisahan rekan kami yang bernama Budi. Tempat yang jam operasinya mulai dari jam 9 hingga jam 10 malam ini sangat ramai apabila hari libur tiba. Terlihat disana-sini banyak orang yang memancing. Kamipun tidak ketinggalan untuk memancing. Rizal dan Zezen rekan kami sangat terampil mengayunkan kail pancing hingga mendapatkan 3 buah ikan bawal segar. Ikan bawal ini yang nantinya akan menjadi santapan kami.

image

image

image

Di taman ini juga terdapat binatang-binatang lucu seperti kucing, burung kakak tua, burung hantu, biawak, bunglon dan lain-lain yang membuat pengunjung usia anak-anak senang melihatnya.

image

image

image

Karena teman-teman sudah mulai berkumpul, kamipun mulai menuju lesehan untuk menikmati hasil pancingan. Tiga buah ikan bawal bakar, satu buah gurame bakar, 2 porsi tempe terong penyet, 3 porsi cah kangkung plus minuman khas berupa beras kencur menambah kenikmatan acara kumpul hari ini. Hmmmm rasanya enak, lezat, gurih. Memang kalau makan secara bersama akan terasa nikmat. Alhamdulillah.

image

image

image

Waktu sudah nenunjukan pukul 11 siang. Kami mulai saling bersalaman dan berpamitan. Rasa senang, sedih, haru mulai mewarnai perpisahan kami hari itu. Ucapan terimakasih kami ucapkan setinggi-tingginya untuk teman-teman di Pare karena walaupun sudah tiga tahun lamanya tidak bertemu, mereka tetap tidak berubah, mereka masih sangat baik dan setia seperti dulu. Hal inilah yang membuat saya sangat merindukan Pare, tidak hanya tempat tetapi persahabatannya. Iringan doa satu dengan yang lainnya mengantarkan kepergian kami.

Alhamdulillah cuaca saat itu sangat bersahabat. Cuaca cerah mengantarkan perjalanan kami kembali ke tempat masing-masing.

Terimakasih Pare, Terimakasih teman-teman atas keceriaan dan persahabatannya. Sampai jumpa lagi dilain waktu. Semoga tali silaturahim kita terus terjaga. Aamiin.

About evrinasp

I am an Agricultural Extension Officer, Blogger and Hiker

Discussion

4 thoughts on “From Pare With Love (3)

  1. Nice story.. Tiap tahun ke kediri tapi gak sempat ke pare..😦

    Posted by budi | February 24, 2014, 12:33 pm
  2. Waktunya tante.. Tau sdiri kl lebaran kan musti dibagi2.. Padahal liburnya cuma 10 hari..
    Ntr kl ada visit vendor ke Malang aja smoga bisa mampir

    Posted by budi | February 25, 2014, 5:32 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: