//
you're reading...
Other, Traveling

Matur Suwun Jatim

Sambil menunggu jadwal keberangkatan kereta menuju Bogor, saya menghabiskan waktu untuk mengunjungi toko buku Gramedia di Plaza Madiun. Ada beberapa buku yang ingin saya berikan kepada teman-teman. Buku 5 cm. dan komik Conan. Ada beberapa buku yang juga menarik perhatian saya yaitu buku tentang fotografi. Saya memang sedang ingin belajar fotografi guna melengkapi hobi saya yang narsis dan melengkapi gambar-gambar di blog. Tidak ada darah fotografi yang mengalir di dalam tubuh tetapi tidak ada salahnya untuk mencoba, tidak ada yang tidak bisa kalau mau berusaha bukan?
image

Buku sudah dibeli, ternyata saya mendapatkan souvenir kalender dari Kompas Gramedia. Kalendernya bagus baik dari fotografi maupun pesan moral yang disampaikan.

Sambil duduk di food court yang ada di plaza Madiun, saya mulai membaca apa yang tertulis di kalender. Saya sangat tertarik dengan tulisan Ninok Leksono yang berjudul Masa Depan Milikmu di kalender ini. Dia berkata seperti ini:

“Wahai orang muda, jangan terbujuk, setialah pada hati nurani”

Sepertinya ini nasehat untuk saya pribadi supaya tidak terlalu terhanyut arus yang ada di tempat kerjaan saya. Yah, saya tidak perlu menceritakan seperti apa tepatnya. Tetapi kalau senior bilang ikuti arus saja tapi jangan sampai terhanyut hehe. Sepertinya saya memang kurang bersyukur, di tempat yang dulu suka mengeluh, sekarang juga, padahal semua itu adalah pilihan dan saya telah memilih jalan ini. Padahal saya sering bertemu dengan orang-orang yang dengan susah payah mencari nafkah seperti tukang becak, pemulung, bahkan petani yang berjibaku dengan cuaca dan serangan hama penyakit. Baiklah mulai saat ini kurangi keluh kesah dan mulailah untuk selalu bersyukur karena dengan bersyukur tentu nikmat akan semakin bertambah bukan?

Bertemu dengan teman- teman kemarin kembali membuka mata saya, bahwa masa depan adalah kita yang menentukan mau apa kita nanti. Saya senang dengan semangat teman-teman yang ingin terus menuntut ilmu. Terus terang saja saya memang belum berpikir ke arah sana karena saya juga masih bingung dengan profesi saat ini. Tetapi satu yang pasti bahwa menuntut ilmu itu tidak terbatas oleh waktu. Semoga nanti ada cahaya yang mencerahkan saya untuk menuju kesana. Aamiin.
image

image

Selesai di Plaza Madiun, saya diantar sofi mengunjungi tempat batik. Mamah saya kepengen oleh-oleh daster batik, tantenya Alfi dan si ayah juga. Saya di antar sofi ke Pusat Batik di jalan Kolonel Marhadi Madiun dekat Alun- Alun Kota Madiun. Harga batiknya sangat terjangkau dan bagus-bagus sampai saya bingung milihnya. Hampir satu jam disana akhirnya selesai juga milih batiknya.
image

image

Setelah membeli oleh-oleh batik, saya diantar sofi untuk makan Gudeg Solo di jalan Buni. Gudegnya menurut saya enak, rasanya pas dan khas Jateng. Kami tidak terlalu lama di sana karena masih ada satu destinasi lagi yaitu pusat oleh-oleh brem asli Madiun di Toko Taman Sari jalan Salak Raya Ujung Barat. Disini banyak dijual oleh-oleh seperti brem aneka rasa, sambal pecel Madiun, aneka keripik, jenang dan lain-lain. Hargany sangat terjangkau untuk setiap jenis makanan. Saya mendapat oleh-oleh khusus dari Sofi. Terimakasih ya Sofi.
image

image

Hari sudah semakin sore… kereta sebentar lagi datang. Beribu-ribu terimakasih saya ucapkan untuk teman-teman atas sambutannya selama dua hari di Jatim. Saya berharap teman-teman dapat berkunjung balik ke Bogor dan semoga tali silaturahim kita tetap terjaga. Aamiin.

About evrinasp

I am an Agricultural Extension Officer, Blogger and Hiker

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: