//
archives

Archive for

Petani Unggul Menjawab Tantangan Swasembada Pangan

Sawah ini mulai mengalami alih fungsi lahan, sebagian terlantar karena tak terurus

Sawah ini mulai mengalami alih fungsi lahan, sebagian terlantar karena tak terurus

Miris sekali ketika mendengar lahan pertanian tiap tahun semakin berkurang, sementara dilain pihak kita dituntut untuk swasembada beras. Menjadi sebuah dilema apabila pembangunan pada sektor non pertanian yang banyak menyedot tenaga kerja terus berkembang sementara lahan pertanian yang menjadi lumbung pangan kian hari kian berkurang. Secara keseluruhan lahan pertanian di Indonesia berkurang 27 ribu hektar pertahun [1]. Dampak yang dihadapi pada berkurangnya lahan pertanian adalah sulit tercapainya swasembada beras karena jumlah penduduk Indonesia yang setiap tahunnya terus bertambah tidak diimbangi dengan peningkatan produksi. Sebenarnya produktivitas padi di Indonesia hampir sama dengan negara pengekspor beras seperti Vietnam, dimana Indonesia mampu mencapai produktivitas sebesar 5.02 ton/ha, hanya 0.3 ton/ha lebih kecil dari Vietnam [2]. Akan tetapi besarnya produktivitas tersebut tidak diimbangi dengan jumlah penduduk Indonesia yang besarnya mencapai 239 juta jiwa, sehingga hasil panen dalam negeri belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan beras nasional.

Mengapa hal tersebut terjadi?

Faktor utama yang menjadi penyebab alih fungi lahan adalah kebutuhan ekonomi selain faktor-faktor lainnya. Sektor non pertanian seperti industri dan perdagangan dinilai lebih menguntungkan serta cepat mendatangkan hasil ketimbang sektor pertanian. Hal tersebut yang pada akhirnya membuat para pemuda meletakkan cangkul mereka untuk berbondong-bondong pergi ke kota. Beberapa daerah sentra pertanian yang pernah saya datangi menunjukan minimnya para pemuda yang terjun ke sawah dan ladang. Padahal mereka berasal dari keluarga petani yang mungkin akan mewariskan usaha tani orang tuanya. Bahka ketika pemerintah menawarkan program magang bagi pemuda tani di Jepang hanya sedikit dari mereka yang tertarik untuk berangkat.

Kurangnya tenaga kerja menyebabkan pengelolaan usaha tani kurang maksimal

Kurangnya tenaga kerja menyebabkan pengelolaan usaha tani kurang maksimal

Tidak hanya pemuda, kaum ibu yang merupakan wanita tanipun kini sudah mulai beralih profesi. Mereka lebih memilih profesi sebagai buruh cuci, penjaga kantin atau tukang bersih-bersih yang menurut mereka lebih layak penghasilannya ketimbang bertani. Alhasil, tenaga kerja pada bidang pertanian yang dalam hal ini petani tanaman pangan menjadi berkurang, sehingga sangat mempengaruhi produktivitas yang dihasilkan. Beberapa petani yang saya jumpai bahkan sudah patah arang dan membiarkan sawah ladangnya terbengkalai tak terurus hingga akhirnya tergiur untuk menjual lahan mereka.

Pemerintah daerah sebenarnya sudah melakukan berbagai macam cara untuk menganggulangi hal tersebut, misalnya dengan memberikan jaminan sertifikat kepemilikan lahan secara gratis dengan syarat lahan pertanian tersebut tidak boleh dijual atau dialih fungsikan seumur hidupnya. Nyatanya fasilitas yang dianggap meringankan beban petani ini ditolak mentah-mentah oleh petani karena mereka memahami harga jual tanah tiap tahun meningkat dan akan lebih menguntungkan untuk menjual tanah mereka ketimbang bertani yang hasilnya sulit diprediksi. Kemudian bantuan subsidi pupuk yang bertujuan meringankan beban petani dalam budidaya ternyata tidak membuat beberapa petani benar-benar mengoptimalkan lahan mereka. Belum lagi bantuan alsintan (alat mesin pertanian) untuk menanggulangi permasalahan kurangnya tenaga kerja pada daerah-daerah tertentu rupanya juga belum mampu meningkatkan penghasilan petani yang lagi-lagi menggiurkan beberapa petani untuk menjual sawah ladang mereka.

Petani kecil yang tersebar pada daerah yang bukan merupakan sentra produksi umumnya merupakan petani gurem (bertani untuk mencukupi kebutuhan sendiri) yang keberadaannya memegang cukup andil bagi ketahanan pangan nasional. Bahkan di Asia Afrika ketergantungan kepada petani kecil lebih tinggi dengan perkiraan sekitar 80% konsumsi pangan dihasilkan petani kecil [3]. Oleh karena itu keberadaan mereka sebagai penyedia pangan seharusnya diprioritaskan.

Pekerjaan sebagai petani merupakan pekerjaan mulia karena belum tentu semua orang mau serta bisa melakukan profesi yang satu ini. Ada beberapa hal yang menyebabkan petani akhirnya beralih profesi atau mengalih fungsikan lahan mereka diantaranya:

1. Kondisi cuaca

Apabila dulu musim di Indonesia dapat dibagi menjadi musim kering dan musim hujan pada bulan-bulan yang sudah pasti, kini hal tersebut tidak terjadi lagi. Pergeseran iklim akibat fenomena global warming membuat petani sulit memprediksi musim tanam mereka khususnya bagi petani padi yang tergantung akan kebutuhan air. Pada beberapa daerah yang dulunya ditanami padi karena kesulitan untuk menjangkau air kini lebih banyak ditanam oleh palawija atau komoditas hortikultura. Perubahan iklim ini turut serta membuat serangan hama penyakit tanaman kian merajalela yang membuat produktivitas menurun dan merugikan petani. Maka tak jarang beberapa petani akhirnya pasrah sehingga enggan untuk menanam kembali pada musim berikutnya.

2. Lemahnya permodalan

Lemahnya permodalan juga menjadi permasalahan yang utama. Banyak dari para petani yang akhirnya terjebak pada rayuan tengkulak. Mereka tidak bisa menaikan harga jual kepada tengkulak karena si tengkulak inilah yang mengatur harga lantaran telah “berjasa” meminjamkan modal kepada petani. Meskipun pemerintah sudah membantu melalui subsidi pupuk ternyata hal tersebut tidak cukup meringankan beban petani.

3. Kurangnya tenaga kerja

Faktor kurangnya tenaga kerja sebenarnya sudah diantisipasi dengan pemberian alsintan. Hanya saja bantuan alsintan ini lebih banyak tertuju pada daerah yang kawasannya cukup luas (misalnya dalam satu hamparan seluas 25 ha) sementara petani kecil yang memiliki luas lahan sempit belum terjamah oleh bantuan tersebut. Langkah pemberian alsintan juga sebenarnya belum banyak membantu karena alsintan yang ada cenderung lebih banyak diperuntukan pada persiapan budidaya seperti traktor untuk pengolahan tanah, sementara tenaga kerja untuk pemeliharaan serta panen masih kurang.

4. Adopsi dan penerapan teknologi

Tingkat adopsi teknologi petani kita memang masih rendah ketimbang petani di negara lain. Hanya sedikit petani yang dapat mengakses informasi. Hal tersebut bukan karena informasi sulit diakses tetapi karena memang fasilitas seperti internet baik melalui mobile atau pc yang tidak ada di pedesaan. Walaupun fasilitas tersebut ada belum tentu mereka dapat mengoperasikannya. Hal itu sebenarnya juga sudah diantisipasi dengan pendampingan penyuluh yang setiap saat menjadi perantara masuknya teknologi kepada petani. Tetapi jumlah penyuluh dengan area yang dibinanya sangat jauh berbeda sehingga belum semua petani tercover oleh penyuluh.

Video Conference Para Pelaku Pertanian, Sumber: Materi TOT MP3, BBPP Lembang

Video Conference Para Pelaku Pertanian, Sumber: Materi TOT MP3, BBPP Lembang

Beberapa negara yang bergerak di bidang pertanian sudah menerapkan teknologi dalam usah tani sehingga memungkinkan petani dapat memperoleh informasi dengan cepat. Contohnya seperti India yang sudah menerapkan metode penyuluhan secara langsung dimana petani dengan penyuluh dapat berkomunikasi secara langsung melalui video call sehingga kapanpun petani membutuhkan konsultasi maka si penyuluh dapat menjawabnya dengan cepat. Kemudian seperti Jepang yang kita semua tahu bahwa Jepang merupakan negara yang sangat maju teknologinya. Pertanian di Jepang sangat didukung oleh teknologi canggih dan tidak hanya terbatas pada lahan sawah. Mereka menggunakan green house yang di set sedemikian rupa sehingga dapat mengatur sirkulasi udara, karbondioksida bahkan sinar matahari yang masuk. Belum lagi kebijakan pemerintah Jepang yang mengumpulkan petani kecil pada suaru hamparan untuk kemudian diberikan infrastruktur pendukung usaha tani seperti irigasi dan jalan secara terpusat yang mendukung dan memudahkan petani melakukan usaha budidayanya [4]. Itulah yang menyebabkan mengapa petani di luar negeri sangat mencintai profesinya ketimbang di Indonesia yang dianggap sebagai profesi kurang menguntungkan.

Apa solusi yang bisa ditawarkan?

Kita tentu tidak bisa berpangku tangan saja melihat kondisi di atas. Banyak hal yang sebenarnya dapat kita dan pemerintah lakukan untuk melindungi petani dan meminimalisir alih fungsi lahan untuk swasembada pangan tersebut. Solusi yang bisa ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut diantaranya:

Pertama, memberikan subsidi output harga jual bagi petani.

Dimana pemerintah memberikan subsidi harga bagi hasil produk pertanian. Pemerintah membeli produk petani dengan harga mahal tetapi melepasnya dengan harga yang lebih murah dari harga beli di petani kepada pasar. Akan tetapi kebijakan tersebut memerlukan budget lebih untuk subsidi. Beberapa pakar pada bidang pertanian memandang kebijakan tersebut lebih melindungi serta dapat mendorong petani untuk terus bercocok tanam ketimbang memberikan subsidi pupuk, namun hal tersebut perlu dilakukan kaji ulang terkait kesiapan anggran yang belum tentu dimiliki pemerintah.

Kedua, peningkatan kualitas SDM dengan membentuk petani unggul.

Apabila beberapa solusi di atas sulit untuk terpenuhi sementara laju pengurangan lahan juga sulit untuk dihentikan maka solusi yang dapat dilakukan selanjutnya adalah meningkatkan kualitas SDM. Peningkatan kualitas SDM diarahkan pada peningkatan pengetahuan sikap dan perilaku untuk memaksimalkan potensi lahan yang ada dengan menerapkan teknologi yang mengarah pada pembentukan petani unggul.

Petani unggul bukanlah petani kaya yang memiliki berhektar-hektar lahan tetapi petani unggul adalah petani yang memiliki karakteristik khas dalam usaha tani dibanding petani lainnya serta berhasil dalam bidangnya. Petani unggul diharapkan menjadi agen perubahan serta pelopor bagi petani lain di sekitarnya dalam pembaharuan teknologi, kultur teknis, serta perubahan sosio kultur.

Karakteristik petani unggul diantaranya:

1. Selalu mengupdate informasi, baik mengenai perkembangan pasar maupun kebijakan di bidang pertanian

2. Mampu menghidupkan diri sendiri, dalam hal ini petani tersebut mampu melakukan usaha taninya tanpa bantuan pihak lain

3. Memiliki manajemen usaha tani yang berorientasi pasar, artinya apa yang petani tanam saat ini memang diperutukan bagi permintaan pasar yang terjadi saat dia panen nanti

4. Mampu memanfaatkan lahan yang ada untuk menghasilkan tanaman yang berkualitas dan bernilai ekonomis. Petani unggul tidak harus memiliki lahan yang berhektar-hektar tetapi petani unggul memiliki visi untuk mengoptimalkan segala sumber daya yang ada misalnya bertanam secara vertikultur atau hidroponik pada lahan yang sempit, kemudian untuk meningkatkan kualitas dan harga jual maka komoditas yang ditanam mengarah pada pertanian organik

5. Menerapkan inovasi teknologi dalam budidayanya dan dapat diterapkan oleh petani lain secara berkesinambungan. Petani unggul adalah petani yang telah mengadopsi teknologi atau menciptakan inovasi sendiri untuk meningkatkan hasil. Inovasi ini dapat diterapkan secara berkesinambungan serta mampu diterapkan oleh petani lain disekitarnya.

Dengan mengacu pada karakteristik tersebut kita dapat menentukan seorang petani untuk menjadi petani unggul yang dapat menjadi pelopor serta agen perubahan bagi petani di sekitarnya. Tujuannya adalah agar petani yang lain juga dapat meningkatkan penghasilannya melalui aspek khas yang dimiliki oleh masing-masing daerah. Calon petani unggul yang telah ditentukan kemudian diberikan pendidikan serta pelatihan untuk meningkatkan kemampuannya sesuai aspek khas yang dia kuasai. Pendidikan serta pelatihan ini diharapkan mampu menjadikan dirinya sebagai petani unggul dalam kelompoknya sehingga ia mampu menjadi agen perubahan bagi pengetahuan, sikap dan perilaku petani lainnya.

Bapak Agus mampu memproduksi pupuk kompos dan bokashi dari pertanian terpadu

Bapak Agus mampu memproduksi pupuk kompos dan bokashi dari pertanian terpadu

Contoh petani unggul yang pernah saya temui misalnya Bapak H. Moh Agus Asmara di Cimande Kabupaten Bogor yang menjadi pelopor pertanian terpadu dimana dia mampu meningkatkan produksi dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada sehingga dapat meminimalisir bahan yang terbuang (zero waste). Bapak Agus memadukan antara pertanian, peternakan dan perikanan dimana peternakan menjadi kunci utama dalam usaha taninya. Kotoran dari ternak kambing yang Ia kelola digunakan sebagai pupuk organik serta bahan pembuatan bokashi yang dipadukan dengan jerami padi. Sekam padi diolahnya menjadi arang sekam sebagai bahan untuk media tanam yang tentunya dapat dikomersilkan. Sayuran yang Ia tanam pada ladang menghasilkan sampah dedaunan yang dapat dimanfaatkan untuk pakan ikan. Begitu seterusnya hingga sedikit sekali bahan yang terbuang dari pertanian terpadu yang Ia terapkan. Karena usahanya tersebut Bapak Agus mendapatkan pelatihan dan pendidikan mengenai pertanian terpadu yang membuat dirinya mampu mengelola pusat pelatihan pertanian terpadu swadaya. Berkat pengetahuan yang dimiliki, kini Ia sering sekali menjadi instruktur di berbagai daerah untuk mengajarkan pertanian terpadu. Apa yang sudah dilakukan oleh Bapak Agus ternyata mampu diadopsi dan diterapkan oleh petani lain yang ada di sekitarnya secara berkesinambungan.

Melihat apa yang telah dilakukan oleh Bapak Agus di atas memberikan cerminan bahwa petani unggul dapat dibentuk dengan melakukan pembinaan dan peningkatan pengetahuan terhadap aspek khas yang dimiliki oleh seorang petani. Membentuk dan membina petani unggul tidak hanya bergantung pada pemerintah saja, kalangan akademisi dan LSM maupun pihak yang terkait dapat ikut serta membantu membentuk serta membina petani unggul sesuai dengan kearifan lokal yang dimiliki. Keberadaan petani unggul diharapkan dapat menularkan pengetahuan serta teknologi yang Ia miliki kepada petani lainnya sehingga mereka dapat berdaya dan mampu meningkatkan produktivitasnya sendiri. Dari sini ketika produktivitas meningkat sehingga ketahanan pangan ditingkat petani terpenuhi maka ketahanan pangan nasional juga dapat terpenuhi yang dapat membawa kita menuju swasembada pangan.

Tulisan ini diikutsertakan pada Kompetisi Blog Piala Bapak Dino Patti Djalal Periode 13 Desember 2013-28 februari 2014 Kategori 1 (Mahasiswa dan Umum) dan alhamdulillah mendapatkan Juara 2.

Sumber Informasi:

[1] http://www.setneg.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=4617

[2] Zaini, Z. 2014. Perpadian di Asia Tenggara. Materi Seminar. Disampaikan Pada Seminar Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan 20 Februari 2014.

[3] Materi Pelatihan Untuk Perempuan Pelatih Program Agri-Fin Mobile. Mercy Corps Indonesia. 2014

[4] http://www.bimbingan.org/peralatan-dan-cara-pertanian-petani-jepang-modern.htm

Advertisements

Nasionalisme Unggul, Semangat 45 Prestasi Abad 21

Dr Dino Patti Djalal, Sumber: http://relawandino.com/

Siapa yang tidak mengenal sosok cerdas yang memiliki segudang prestasi ini?. Bapak Dino Patti Djalal, seorang diplomat yang memiliki segudang prestasi kini menapakkan jejaknya sebagai salah satu peserta konvensi calon presiden (capres) Partai Demokrat dengan mengusung slogan nasionalisme unggul. Nasionalisme unggul menurutnya bukan hanya slogan saja karena memang sudah sejak lama beliau mengimplementasikannya dalam segala kegiatan. Misalnya dengan melakukan kongres Diaspora Indonesia yang mampu mengumpulkan warga Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Melalui kongres ini Bapak Dino membuktikan bahwa meskipun warga Indonesia jauh berada dari tanah air bukan berarti melupakan siapa jati dirinya. Mereka mampu bersaing dengan warga negara lainnya untuk penghidupan yang lebih baik serta mampu menorehkan segudang prestasi. Melalui diaspora, Bapak Dino mengingatkan betapa pentingnya menjaga asset bangsa di luar negeri yang selama ini kurang diperhatikan karena nyatanya mereka juga turut memberikan sumbangsih bagi negara meskipun tidak berkarya di Indonesia.

Bapak Dino menyebutkan bahwa tantangan generasi saat ini adalah bagaimana mewujudkan nilai-nilai juang 45 dengan realitas abad ke-21 [1]. Nasionalisme unggul mengingatkan kita akan pentingnya kecintaan terhadap bangsa yang dulu tercermin pada semangat juang 45. Akan tetapi berjiwa nasionalisme saja tidak akan cukup apabila tidak memiliki keunggulan mengingat kondisi Indonesia yang dulu dengan saat ini jauh berbeda. Negara Indonesia yang dulu adalah negara yang berjuang untuk menggapai kemerdekaannya serta menyamakan kedudukan dengan bangsa yang lain, sedangkan Indonesia yang sekarang adalah negara yang harus siap menghadapi era globalisadi baik dari luar maupun dalam. Oleh karena itu pembentukan pribadi yang unggul sangatlah penting agar bangsa ini mampu bertahan untuk mengikuti segala tantangan globalisasi.

Lebih lanjut beliau memaparkan agar nasionalisme unggul dapat tercapai maka diperlukan suatu sistem yang dapat mengatur setiap individu dalam bersaing menuju keberhasilannya. Sistem itu disebut Meritokrasi yang merupakan salah satu kunci Nasionalisme Unggul. Meritokrasi adalah sistem dimana semua insan mempunyai hak dan peluang yang sama untuk bersaing dan untuk maju sesuai kemampuannya masing-masing, terlepas dari status kesukuan, agama, ras, umur, gender dan kelas ekonominya [2]. Meritokrasi dapat terpenuhi apabila setiap individu mampu bersaing secara sportif serta bersikap adil.

Bapak Dino memang menerapkan nasionalisme unggul bukan sebagai slogan semata, karena sudah sejak dulu beliau berjuang untuk menjadi pribadi yang unggul dengan tetap menanamkan jiwa nasionalismenya dimanapun berada. Dino muda telah menempa dirinya untuk siap bersaing dan menjadi unggulan dimasa depan. Saat usianya masih muda, Beliau pernah menjalani profesi sebagai tukang cuci piring, Kemudian ketika Beliau menginjakkan kaki di Amerika mengikuti jejak ayahnya yang menjadi wakil duta besar, tidak membuatnya sungkan untuk kmebali mengambil pekerjaan sambilan. Ia selalu mengingat pesan sang ayah yang mengatakan bahwa pengalaman kerja yang ia lakukan saat itu akan mengubahnya menjadi orang besar. Ternyata semua yang disampaikan sang ayah benar adanya karena pengalaman kerja itu mampu membentuk sosok Dino yang bertanggung jawab, menghargai aturan, disiplin, dan kalkulatif. Sifat yang tertanam dalam dirinya itu kemudian mengantarkannya menjadi seorang duta besar Republik Indonesia di negeri Paman Sam itu [3].

Selama beliau menjabat sebagai duta besar dengan segala kesibukannya, ternyata beliau mampu menorehkan prestasi diantaranya (dirangkum dari berbagai sumber):

  1. Memecahkan Rekor Dunia Guinness bermain Angklung di lapangan National Mall di Washington yang diikuti lebih dari 5 ribu orang
  2. Menyelenggarakan lomba desain batik untuk para desainer Amerika
  3. Menghadirkan tokoh-tokoh RI-AS dari berbagai agama untuk mendorong perdamaian Timur Tengah dengan berkunjung ke Palestina dan Israel
  4. Membentuk Kaukus Indonesia di Kongres AS
  5. Menggagas penyelenggaraan Kongres Diaspora Indonesia dari seluruh dunia yang pertama kali dilakukan 6-8 Juli 2012 di Los Angeles yang membuatnya memperoleh Penghargaan sebagai Marketeer of The Year 2012 sebagai bentuk apresiasi dari Markplus Inc. atas peran beliau dalam me-marketing-kan Indonesia di luar melalui Kongres Diaspora Indonesia
  6. Penghargaan Global Innovation Award dari Universitas Emory, Georgia, Amerika Serikat berkat gagasan-gagasan inovatif di berbagai bidang dan mampu mengubah profil diplomasi negara emerging economy seperti Indonesia

Dubes Indonesia untuk AS Dino Pati Djalal terpilih sebagai Marketer of The Year 2012, Sumber: http://sosok.kompasiana.com/2014/02/18/-dino-patti-djalal-nasionalisme-unggul-bukan-hanya-slogan-636149.html

Masih banyak lagi segudang prestasi yang telah ditorehkan oleh suami dari Ibu Rosa Djalal dan ayah tiga anak ini. Semua prestasi yang telah Ia peroleh itu tidak membuatnya tinggi hati apalagi digunakan sebagai alat untuk menaikan elektabilitas ditengah-tengah persaingan konvensi calon presiden. Jika Ia mau bisa saja Bapak Dino menjadikan gerakan diaspora yang begitu sukses sebagai motor untuk menggerakan tujuannya dalam berpolitik. Bagi Beliau memenangkan konvensi bukan merupakan tujuan utama, beliau hanya ingin memberikan pendidikan politik yang jujur dan adil karena selama ini tidak semua politik berada di jalur yang benar. Oleh karena itu Beliau dengan tegas melepas jabatan sebagai dubes dan PNS ketika terlibat dalam dunia politik. Beliau ingin mencontohkan bagaiman politik yang jujur dan adil, karena hal tersebut mampu membawa bangsa ini menjadi bangsa yang unggul dikancah dunia sehingga kelak Indonesia bisa menjadi raksasa Asia.

Sosok unggul Dino Patti Djalal memberikan contoh kepada kita bahwa melalui kerja keras dan bertanggung jawab akan membawa kita menjadi pribadi yang unggul dengan segudang prestasi. Nasionalisme dengan semangat juang 45 harus didukung dengan keunggulan pribadi guna menghadapi persaingan di abad 21 yang semakin canggih. Akankah kita menjadi pribadi unggul yang berjiwa nasionalis?

“Shine through your achievement. Anda boleh saja merasa diri unik, nyentrik, dan hebat, namun tanpa suatu prestasi Anda tidak akan dianggap orang,” Dino patti Djalal.

Tulisan ini diikut sertakan pada Kompetisi Blog Piala Bapak Dino Patti Djala Periode 13 Desember 2013-28 Februari 2014, Kategori I : Mahasiswa dan umum

Sumber Informasi:

[1] http://www.lensaindonesia.com/2014/02/04/inilah-gagasan-nasionalisme-unggul-ala-dino-patti-djalal.html

[2] http://www.unhas.ac.id/content/nasionalisme-unggul-ala-dino-patti

[3] http://news.detik.com/read/2012/07/19/105224/1969282/10/kisah-dino-patti-djalal-dari-pencuci-piring-hingga-dubes-ri

Sumber utama: http://www.dinopattidjalal.com

Marina Natural: Sahabat Untuk Beraktivitas

catsBagaikan bola bekel…..

Itulah perumpamaan yang diberikan orang tua kepada ku ketika aku masih kecil. Tau kan bola bekel itu apa? Itu lho bola karet yang kalau kita lempar akan mental sana-sini karena bola yang terbuat dari karet ini memberikan efek membal apabila terbentur suatu benda. Sejak kecil aku tuh ‘gak bisa diam kaya bola bekel, maunya jalan-jalan terus, dan aku yang sekarang masih seperti dulu kecuali kalau ada setumpuk komik atau novel di kamar, dijamin anteng 100%.

Aku sangat menyukai yang namanya jalan-jalan. Dulu aku sering touring bersama teman-teman untuk megunjungi tempat-tempat yang berbau alam. Tempat favorit yang sering kami kunjungi adalah daerah dataran tinggi seperti bukit dan gunung. Gunung selalu menjadi pilihan ketimbang lokasi lainnya karena melaluinya aku bisa mengagumi betapa besar ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Cita-citaku yang belum terwujud sampai saat ini adalah mendaki Mahameru, minimal sampai Ranu Kumbolonya deh. Sampai saat ini aku belum memiliki waktu yang tepat untuk mengunjunginya, tetapi aku terus berdoa semoga suatu hari nanti aku bisa mencapai puncak Semeru. Aamiin.

Sepertinya aku memang ditakdirkan untuk berkarya di luar ruangan. Sifat ku yang ibarat bola bekel tadi ternyata sejalan dengan profesi yang sedang aku jalani saat ini. Hampir setiap hari aku pergi ke desa-desa untuk membina masyarakat atau mengikuti kegiatan kantor yang kebanyakan dilakukan di luar. Hanya menjelang weekend saja aku stay di kantor untuk mengerjakan laporan.

Banyak suka dan duka ketika aku bekerja di luar. Sukanya adalah bertambah pengalaman karena sering bertemu dengan orang yang berbeda-beda, lebih dikenal masyarakat, dan memunculkan potensi diri yang lain. Sedangkan dukanya adalah aku harus akrab dengan yang namanya cuaca panas, hujan, debu serta polusi. Meskipun begitu aku tetap enjoy untuk berkarya di luar. Seperti itulah kegiatan ku sehari-hari, lebih banyak beraktivitas di luar, melebur dengan masyarakat dan menyatu dengan alam.

Aktivitas ku yang banyak di lapangan menuntut ku untuk menjaga kesehatan baik luar maupun dalam. Aku membiasakan diri untuk mengkonsumsi madu dan buah-buahan, makan secara teratur serta memperbanyak minum air putih untuk menutrisi tubuh dari dalam. Semuanya harus serba alami, karena yang alami itu tidak memberikan efek samping bagi tubuh. Selain menjaga kesehatan tubuh dari dalam, perawatan luar tubuh juga perlu dilakukan supaya penampilan kita tetap ok. Perawatan luar tubuh yang terpenting adalah menjaga kesehatan kulit.

Mengapa kulit?

Kulit adalah bagian tubuh yang pertama kali bersentuhan dengan lingkungan, menjaganya dari cekaman lingkungan adalah sebuah keharusan apabila kita menginginkan kulit yang sehat. Ada beberapa faktor lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan kulit, diantaranya:

1. Debu dan polusi. Partikel kecil ini selain mempengaruhi pernapasan juga membuat kulit kita menjadi kusam. Coba saja teman-teman usapkan kulit dengan tisu maka akan terlihat bekas noda akibat debu yang menempel pada kulit. Apabila tidak sering dibersihkan tentu akan menyumbat pori-pori dan menyebabkan gatal-gatal.

2. Paparan sinar matahari. Waktu yang baik untuk menyerap sinar matahari adalah pagi hari hingga pukul 09.00 karena pada saat itu radiasi sinar ultra violet (UV) B yang berperan untuk mengubah kolesterol menjadi vitamin D pada kulit tidak sebesar ketika siang hari. Sinar UV B yang berlebihan akan menyebabkan kulit menjadi terbakar, oleh karena itu hindarilah kontak langsung dengan sinar matahari ketika tengah hari (pukul 12:00) karena radiasi terpanjang terjadi pada saat itu. Selain sinar UV B, masih ada lagi sinar UV A yang dapat menyebabkan penuaan dini. Radiasi sinar UV A dapat merusak serat-serat kolagen yang ada di dalam kulit sehingga kulit menjadi berkerut. Kemudian yang tak kalah bahayanya adalah radiasi yang merusak dari sinar UV C, tetapi sebagian dari sinar ini dipantulkan kembali oleh atmosfer bumi, hanya sedikit yang dipancarkan ke bumi.

3. Suhu dingin dan humid dalam ruangan. Faktor ini juga berpengaruh terhadap kelembaban kulit yang membuat kulit menjadi kering. Itulah sebabnya mengapa orang yang bekerja di ruangan ber-AC harus minum lebih banyak air mengingat tubuh kita terdiri dari 70% air, karena kalau kekurangan akan terjadi dehidrasi, kelembaban alami kulit hilang dan kulit menjadi kering. Jumlah dan asupan cairan yang cukup akan membuat kulit tetap lembab.

Untuk mendapatkan kulit yang sehat maka kita harus mengurangi pengaruh lingkungan tersebut dengan berbagai cara. Misalnya memakai perlindungan seperti payung, topi, sarung tangan dan lainnya untuk melindungi kulit dari sinar UV serta memakai body lotion untuk beraktivitas di dalam maupun di luar ruangan. Melindunginya saja tidak cukup lho, kulit harus diberikan nutrisi agar tetap sehat. Gunakan body lotion untuk melindungi dan menutrisi kulit selama beraktivitas sehari-hari. Body lotion Marina Natural 24h Protects and Cares menjadi pilihanku untuk menghadapi tantangan untuk kulit cantik 24 jam. Mengapa Marina? Berikut ulasannya.

Marina Natural 24h Protects & Cares adalah pilihan ku

Marina Natural 24h Protects & Cares adalah pilihan ku

Marina Natural 24h Protects and Cares

Marina Natural Hand and Body Lotion memiliki kandungan yang diformulasikan khusus dari  bahan alami untuk kulit cantik 24 jam. Aku dapat menghadapi tantangan kulit cantik 24 jam karena Marina Natural mampu menjaga kelembaban kulit, membuat kulit terasa halus, wangi serta terlindung dari pengaruh buruk lingkungan. Terdapat empat varian yang disediakan oleh Marina Natural sesuai dengan kebutuhan kulit untuk kulit cantik 24 jam serta perlindungan 24h moisturizing alias melembabkan kulit seharian. Teman-teman dapat memilih varian sesuai dengan kebutuhan kulitnya masing-masing.

Kalau pilihan ku jatuh kepada Marina Natural 24h Protects and Cares Body Lotion yang diformulasikan sedemikian rupa sehingga dapat meresap kedalam lapisan kulit. Marina Natural 24h Protects and Cares cocok untuk menemaniku dalam menghadapi tantangan kulit cantik 24 jam selama beraktivitas di luar.  Berikut adalah perlindungan lengkap yang diberikan oleh varian Marina Natural yang memiliki botol warna merah ini:

Pertama, Natural Protection Complex dari buah Apel sebagai sumber antioksidan melindungi kulit ku dari pengaruh buruk lingkungan. Buah apel mengandung fitokimia yang merupakan antioksidan untuk melawan radikal bebas dari polusi atau lingkungan sekitar, serta Quercetin untuk meningkatkan kadar antioksidan yang menyehatkan tubuh serta mencegah kulit dari serangan penyakit. Buah apel juga sangat kaya akan kandungan vitamin seperti Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B3, Vitamin B5, Vitamin B6, Vitamin B9, dan Vitamin C. Vitamin A pada apel mampu meremajakan kulit luar ku, sedangkan kandungan vitamin C nya berperan sebagai antioksidan untuk melawan proses penuaan dini. Vitamin B3 yang terkandung pada apel dapat mengatasi masalah pigmentasi, mencerahkan kulit dan meratakan warna rona kulit. Apel sangat tepat apabila menjadi sumber pelindung alami mengingat besarnya peranan apel terhadap kesehatan kulit dan tubuh.

Sunscreen melindungi kulit ku

Sunscreen melindungi kulit ku

Kedua, dilengkapi Sunscreen yang melindungi kulit dari paparan sinar UV. Kita tidak hanya terkena radiasi sinar UV saat di luar ruangan saja lho, nyatanya radiasi sinar UV juga masuk ke dalam ruangan melalui pintu, jendela atau celah-celah ruangan. Tetapi Aku tidak perlu takut karena Marina Natural 24h Protects and Cares dilengkapi oleh Titanium Dioxside yang berfungsi sebagai sunscreen untuk melindungi kulit dari serangan UV A dan UV B. Zat tersebut merupakan Physical Filters yang sudah mendapatkan izin dari FDA (Food and Drugs Administration) untuk digunakan sebagai pelindung kulit dari sinar matahari.

Dengan Marina Natural 24h Protects and Cares aku tak perlu terlalu ribet memakai pelindung apabila hendak beraktivitas di luar. Selain varian tersebut, masih ada tiga varian Marina Natural yang dapat menemani teman-teman untuk beraktivitas. Berikut adalah ketiga varian Marina Natural lainnya:

1. Marina Natural 24h Rich Moisturizing

Marina Natural Natural 24h Moisturizing, Sumber: http://www.sahabatmarina.com/

Terbuat dari kandungan avocado/alpukat yang dipadukan dengan olive oil/minyak jaitun yang berfungsi mengembalikan kelembaban kulit dan membuatnya menjadi lembut serta sehat. Natural Moisturizer Complex dari Avocado dan Olive oil diformulasikan agar mudah meresap sampai ke lapisan dalam kulit. Alpukat mengandung gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan diantaranya adalah kalori, protein, kabohidrat, kalsium, fosfor,dan lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan tubuh. Alpukat tidak hanya dapat dikonsumsi sebagai buah-buahan saja, buah yang dalam bahasa latin bernama Persea Americana ini juga dapat digunakan untuk menutrisi dan menjaga kelembaban kulit. Vitamin E dan Vitamin C yang terkandung di dalamnya berfungsi sebagai antioksidan yang meminimalisir penyakit kanker, sedangkan kandungan senyawa kolagen yang ada di dalamnya mampu mencegah kulit mengalami penuaan dini.

Manfaat alpukat bagi kulit akan lebih optimal apabila dipadukan dengan minyak zaitun. Minyak zaitun sendiri dapat memberikan kelembaban alami yang melembabkan kulit hingga lapisan terdalam karena terdapat zat squalane. Buah zaitun memiliki kandungan minyak dan asam lemak yang cukup serta diperkaya dengan vitamin A, E, B1, B2, C, D, dan zat besi yang dapat melembabkan kulit. Jadi, kalau teman-teman menginginkan kulit yang sehat dan terjaga kelembabannya serta menjaga kulit dari penuaan dini maka teman-teman dapat menggunakan Marina Natural 24h Rich Moisturizing.

2. Marina Natural 24h Nourished & Healthy

Marina Natural Nourished & Healthy, Sumber: http://www.sahabatmarina.com/

Panasnya matahari, debu dan polusi membuat kulit jadi tampak kusam. Tetapi teman-teman tidak perlu khawatir karena ada Marina Natural 24h Nourished & Healthy yang dapat menutrisi kulit kusam agar sehat kembali. Marina Natural ini mengandung Natural Nutrients Complex dari Almond yang diperkaya dengan Vitamin E untuk menutrisi kulit.

Almond atau Prunus Dulcis dalam bahasa latin pasti sudah tidak asing bagi kaum wanita. Aku sering menemukannya pada cokelat atau es krim. Almond yang memiliki rasa gurih ini ternyata sangat bermanfaat bagi kulit karena kaya akan kandungan minyak dan lemak tak jenuh yang baik untuk tubuh. Karbohidrat, Vitamin E, Vitamin C, Vitamin B, kalsium, zat besi, fosfor, dan magnesium adalah beberapa kandungan gizi lainnya yang terdapat pada Almond. Ternyata almond mampu memperbaiki sel-sel kulit yang rusak berkat kandungan Vitamin A dan vitamin B nya. Minyak almond dapat membuat kulit kering dan pecah-pecah dapat kembali halus karena teksturnya yang mudah sekali diserap kulit.

Khasiat Almond akan semakin lengkap apabila dipadukan dengan Vitamin E yang sudah sejak lama dikenal sebagai sumber antioksidan dan nutrisi bagi kelembaban alami kulit. Vitamin E mampu menjaga kadar air dalam kulit, sehingga kulit tidak kering dan terasa lembut. Kandungan kolagen dan elastinnya juga mampu mencegah timbulnya kerutan pada kulit. Manfaat almond ditambah vitamin E sangat cocok bagi teman-teman yang ingin meremajakan kulitnya. Cobain deh.

3. Marina Natural 24h Smooth & Glow

Marina Natural Smooth & Glow, Sumber: http://www.sahabatmarina.com/

Khasiat madu tidak perlu diragukan lagi, sudah sejak dulu madu banyak dikonsumsi orang karena kaya akan manfaat. Aku termasuk orang yang rajin mengkonsumsi madu setiap hari untuk menjaga stamina serta memulihkan tubuh selepas sakit. Madu sangat bermanfaat lho bagi kecantikan kulit, karena madu mampu melembabkan dan melembutkan kulit. Kandungannya yang kaya akan vitamin, mineral, antioksidan dan potasium dapat digunakan untuk merawat kecantikan. Sama seperti yang lain, antioksidan yang terkandung pada madu berkhasiat untuk mencegah penuaan dini.

Madu murni yang dipadukan dengan Vitamin C bermanfaat dalam memperbaiki tekstur dan tampilan kulit. Perpaduan antara madu dan vitamin C yang diperkaya dengan Pearlescent Essence akan membuat kulit bercahaya, lembut dan halus sehingga kulit selalu tampak segar. Semua itu dapat kita temukan pada Marina Natural 24h Smooth & Glow.

Nah, teman-teman Marina Natural apa yang cocok untuk kulit cantik mu?

Siap Menghadapi Tantangan dengan Marina Natural

Okay sebelum mulai beraktivitas aku harus memastikan bahwa semua kebutuhan untuk beraktivitas sudah terpenuhi termasuk kesehatan tubuh dan kulit. Tubuh harus dalam kondisi prima apabila kita mau berlama-lama di luar. Jangan lupa untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi, banyak minum air putih, serta mengkonsumsi madu dan buah-buahan. Khusus untuk kebutuhan kulit, Marina Natural 24h Protects and Natural siap untuk menutrisi dan mengcovernya dari pengaruh buruk lingkungan. Cukup oleskan Marina Natural secara merata sehabis mandi. Mengapa sehabis mandi? karena sabun yang kita gunakan kebanyakan mengandung desinfektan yang berguna untuk membunuh kuman. Itulah sebabnya mengapa setelah mandi kulit kita cenderung kering karena kembaban alami kulit terkikis oleh kandungan desinfektan yang ada pada sabun. Oleh karena itu oleskan Marina Natural secara merata pada kulit tubuh untuk mengembalikan kelembaban kulit dan menutrisinya hingga lapisan kulit terdalam. Kulit akan terasa lembab, halus dan tidak kaku lagi.

Marina Natural 24h Protects and Cares membuat ku tidak perlu terus-menerus memakai pelindung ketika harus berada di bawah sinar matahari. Aku tidak mungkin memakai payung atau sarung tangan sepanjang hari untuk melindungi tubuh, apalagi ketika sedang berinteraksi dengan masyarakat atau membawakan suatu acara di luar. Hanya topi saja yang pernah aku pakai, tetapi aku sungkan karena masyarakat saja bisa berpanas-panasan masa’ pembinanya tidak bisa. Hehe.

Marina Natural 24h, Melindungi kulit hingga 24 jam

Marina Natural 24h, Melindungi kulit hingga 24 jam

Agar kulit selalu terlindungi, aku selalu membawa dan menggunakan Marina Natural kapanpun dibutuhkan. Rasakan deh sensasinya. Kulit akan terasa lembut dan segar. Bukan ngegombal nih, tapi aku merasakan sendiri lho kalau kulit masih terasa lembut dan halus pada hari berikutnya yang artinya Marina Natural 24h Protects and Cares ini benar-benar memberikan perlindungan dan menutrisi kulit seharian. Hanya wanginya saja yang sudah berkurang.

Senangnya ketika dapat beraktivitas di luar dengan tenang, aku tidak perlu khawatir kulit menjadi kering dan terbakar, dan tidak perlu lagi ribet memakai pelindung di siang hari karena Marina Natural 24h Protects and Cares membuat ku bersahabat dengan sinar matahari. Aku telah menjawab Marina 24h Beauty Challenge, dengan Marina Natural24h Protects and Cares aku siap menghadapi tantangan untuk kulit cantik 24 jam. Kalau mau berlama-lama berada di luar it’s okay!. Mau naik gunung lagi juga oke, apalagi ke Semeru mauuuu banget.

Terimakasih Marina……

Tulisan ini diikut sertakan pada Marina Natural Beauty Blogger Competition dengan tema “Marina 24h Beauty Challenge, bagaimana Marina Natural membuatmu siap menghadapi tantangan untuk kulit cantik 24 jam” Februari 2014.

Sumber Informasi:

http://www.sahabatmarina.com/

http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/101-manfaat-buah-apel.html

http://kumpulan.info/cantik/artikel-kecantikan/243-lindungi-kulit-anda-dari-matahari.html

http://www.skincancer.org/prevention/uva-and-uvb/understanding-uva-and-uvb

Temu Penyuluh Priyangan Barat (Ngebolang di Sukabumi)

Pagiiiii…. apakabar dunia? tetep asikkkk #halah

Teman-teman, alhamdulillah pada awal minggu ini kami penyuluh Bogor mendapat kesempatan untuk mengikuti Jambore Penyuluh di Salabintana Sukabumi pada hari senin tanggal 24 Februari 2014. Penyuluh wilayah priangan barat berkumpul untuk bersama-sama bersilaturahim dengan teman sesama penyuluh dan gubernur Jawa Barat. Nah, awalnya kami yang dari Bogor berangkat bersama-sama menggunakan bis, tapi setelah menghitung dan menimbang akhirnya saya dengan delapan orang lainnya berangkat ke Sukabumi dengan menggunakan kereta.

Kami menggunakan kereta untuk menghindari macet, jalur sukabumi-bogor pada jam sibuk kini sudah macet karena di sukabumi sudah mulai banyak industri. Kereta yang kami pakai adalah Kereta Pangrango yang merupakan kereta jarak jauh kelas ekonomi dan eksekutif. Terus terang saya belum pernah ke sukabumi menggunakan kereta, jadi agak bingung ketika mencari stasiun khusus yang membawa kami ke sukabumi.

image

Stasiun Paledang Bogor

Ternyata stasiun yang menjadi tempat singgah kereta pangrango dari bogor adalah stasiun paledang. Seumur hidup saya baru menginjakan kaki dan baru tau kalau ada stasiun di belakang matahari taman topi bogor. Yak, kalau mau ke stasiun paledang, teman-teman harus turun di matahari taman topi bogor, kemudian masuk ke jalan polisi 1 yang terletak di samping matahari dan dekat dengan kantor polisi bogor. Masuk aja ke jalan itu, terus kalo ketemu pertigaan belok ke kanan, kemudian nyebrang rel terus belok kiri ada tulisan stasiun paledang.

image

Loket pelayanan

Stasiun paledang melayani pembeliaan tiket kereta dari jam 08.00-11.30 dan jam 13.00-16.30, sedangkan jam bukanya dari jam 06.00-18.00 (kalau ga salah hehe). Kereta pangrango tujuan sukabumi menyediakan dua tiket yaitu tiket kelas ekonomi sebesar rp. 20.000 dan eksekutif sebesar rp. 50.000. Saat itu kami mencoba naik kereta pangrango ekonomi. Menurut saya untuk kelas ekonomi sudah sangat nyaman karena tersedia fasilitas seperti AC, colokan listrik untuk ngecas hp dan toilet yang bersih. Bangku penumpang tersusun untuk tiga orang dan dua orang penumpang dengan kursi yang empuk. Sepanjang perjalanan kita akan disuguhkan oleh pemandanganbyang indah seperti hamparan sawah, kebun maupun hutan bambu. Secara keseluruhan kereta ini sangat nyaman untuk digunakan menuju sukabumi daripada harus bermacet ria melewati ciawi-sukabumi.

image

Kereta Pangrango datang di stasiun Paledang

image

Suasana dalam kereta pangrango kelas ekonomi

image

Ada AC nya nyaman deh

image

Mau ngecas hp juga bisa

image

Pemandangan sepanjang perjalanan

Back to laptop. Kami tiba di stasiun sukabumi sekitar pukul 09:00. Di stasiun banyak sekali petugas gabungan dari TNI maupun polri yang sedang mengadakan gladi untuk kunjungan bapak presiden sby keesokan harinya. Pantas saja di setiap stasiun kecil yang kami lewati banyak anak sekolah dan warga yang seolah menyambut kedatangan kami, kami pikir ada pejabat yang bareng dengan kami naik kereta pangrango hehe ge er deh.

image

Di depan mobil gegana yang sedang melakukan gladi

Tempat pertemuan kami ada di hotel Salabintana. Tempatnya sejuk seperti Lembang kalau di bandung dan puncak kalau di bogor. Setibanya kami disana sudah banyak rekan penyuluh dari kota kabupaten yang telah tiba lebih dulu. Ramai sekali, saya sampai pusing melihat begitu banyak orang. Nah sekitar jam 10an Bpk. Gubernur Jabar tiba di lokasi disambut tarian adat sunda. Acara temu penyuluh pertanian perikanan dan kehutanan wilayah priyangan barat pun dimulai. Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk mensinergikan penyuluh agar mampu  meningkatkan produksi serta  menanggulangi kerusakan lingkungan. Bapak gubernur mengajak kami untuk bersama-sama membina masyarakat agar tidak menjual lahannya sehingga dapat memininalisir alih fungsi lahan serta mampu memanajemen sumber daya alam yang ada. Acara temu penyuluh ini selesai sekitar pukul 12 siang lebih.

image

Tempat pertemuan di selabintana

image

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan

Saya senang sekali dapat menghadiri acara ini karena acara ini juga sebagai ajang silaturahim yang mempertemukan penyuluh antar wilayah. Alhamdulillah saya bertemu rekan perjuangan dulu ketika diklat HACCP dan rekan sekamar serta seperjuangan selama 3 minggu lamanya pada diklat TOT MP3 di BBPP Lembang Bandung. Setelah selesai semua, kamipun beranjak menuju destinasi kami ke tempat pembuatan mochi di Sukabumi yaitu Mochi Lampion.

image

Ketemu Emi penyuluh di Ciwidey, teman diklat haccp

image

Ketemu bu haji n bu jati dari cianjur teman diklat mp3

Mochi Lampion merupakan oleh-oleh khas Sukabumi. Pertama kali merasakan mochi ini saya langsung jatuh cinta. Mochinya manis, empuk dan gurih. Tersedia berbagai macam rasa mulai dari buah-buahan, keju dan coklat. Harganya juga murah, Rp. 30000 untuk kemasan yang terbuat dari bambu dan Rp. 25000 untuk mochi dalam kemasan. Jika hendak pergi ke Sukabumi teman-teman dapat berkunjung ke Mochi Lampion yang ada di jalan Bhayangkara Gang Kaswari Kota Sukabumi.

image

Mochi Lampion

image

Aneka rasa mochi lampion

Waktu sudah menunjukan pukul 14:00 lebih dan kereta Pangrango kami sudah tiba di stasiun Sukabumi itu artinya kami harus kembali ke Bogor. Terimakasih Sukabumi.

image

Kereta Pangrango

Generasi Sehat dan Cerdas Berkat Sarapan Sehat

Gambar 1. Piramida Gizi Seimbang

Gambar 1. Piramida Gizi Seimbang

Memiliki anak yang sehat dan cerdas adalah dambaan setiap orang tua. Untuk membentuk anak yang sehat dan cerdas tentu kita harus memperhatikan beberapa faktor yang mempengaruhinya. Faktor yang mempengaruhi perkembangan anak terdiri dari faktor internal yaitu genetik dan faktor eksternal seperti lingkungan dan asupan makanan. Sumber pangan yang sehat dan bergizi tentu sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan karena setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh akan terserap oleh tubuh, terbawa aliran darah untuk menutrisi semua anggota tubuh termasuk otak. Oleh karena itu kita tidak boleh sembarangan dalam memenuhi kebutuhan pangan terutama untuk anak-anak.

Saat ini pemerintah sedang menggalakan pemenuhan gizi yang lengkap dan seimbang melalui menu makanan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) bagi keluarga terutama anak-anak. Menu B2SA adalah aneka ragam bahan pangan (sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral) yang dikonsumsi dalam jumlah seimbang untuk memenuhi kecukupan gizi yang dianjurkan serta tidak tercemar bahan berbahaya. Jadi dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari baik sarapan, makan siang dan makan malam harus terkandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan umur dan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman, aktivitas fisik, kebersihan dan berat badan yang ideal.

Permasalahannya adalah belum semua anak terbiasa untuk sarapan atau apabila mereka sarapan maka menunya belum termasuk sarapan sehat yang sesuai dengan prinsip B2SA. Menurut data, hampir 60% anak Indonesia belum memiliki kebiasaan sarapan, penyebabnya adalah 59% sulit membangunkan anak dari tidurnya untuk sarapan, 19% sulit mengajak anak untuk sarapan, sulit meminta anak menghabiskan sarapan dan 6% khawatir anak terlambat sekolah karena sarapan [1]. Hasil penelitian menunjukan hampir separuh (44.6%) anak usia sekolah sarapan dengan kualitas gizi rendah, sekitar 44.6% energi, 35.4% protein, 67.8% vitamin A, 85.0% zat besi, 89.4% kalsium, dan 90.3% serat. Anak hanya memperoleh gizi <15% AKG dari sarapan. Padahal sarapan yang sehat diharapkan mampu memenuhi sekitar 15—30% AKG [2].

Sarapan sehat memberikan banyak manfaat bagi anak-anak diantaranya:

  1. Memberikan energi untuk memulai aktivitas setelah enam hingga delapan jam tubuh tidak mendapatkan asupan makanan setelah tertidur. Oleh karena itu, apabila anak tidak sarapan akan membuatnya menjadi lemah karena kekurangan energi
  2. Meningkatkan kecerdasan, seorang anak menjadi mudah untuk konsentrasi, aktif dan bersemangat untuk mengikuti pelajaran ketimbang anak yang tidak sarapan
  3. Menghindarkan anak mengkonsumsi makanan yang kurang menyehatkan yang banyak ditemui di luar
  4. Menghindarkan resiko berat badan berlebih, karena apabila tidak sarapan akan mendorong anak lebih banyak makan disiang hari lantaran terlalu lapar
  5. Memenuhi pemenuhan gizi seimbang sehingga mengoptimalkan masa pertumbuhannya
Gambar 2. Persentase Porsi Makan Berdasarkan Waktu makan, Sumber Gambar: MWA Consulting and Training

Gambar 2. Persentase Porsi Makan Berdasarkan Waktu makan, Sumber Gambar: MWA Consulting and Training

Gambar 2 di atas menunjukan bahwa sarapan menyumbang porsi 20% terhadap pemenuhan kebutuhan pangan setiap harinya. Oleh karena itu sarapan tidak boleh dianggap sepele mengingat porsinya hampir sama dengan makan siang serta makan malam karena baik kelebihan maupun kekurangan gizi akan sangat berdampak pada tumbuh kembang anak. Seorang anak dengan usia 7-12 tahun membutuhkan 1800 hingga 2050 kilo kalori (kkal), dan kebutuhan protein 45 sampai 50 gram untuk memenuhi kebutuhan gizi setiap hari. Besarnya porsi bagi pemenuhan gizi setiap harinya untuk anak usia 7-12 tahun berturut-turut, makanan pokok 4-5 porsi, lauk hewani 2-3 porsi, lauk nabati 3 porsi, sayuran 3 porsi, buah 3-4 porsi, susu 1 porsi (bisa diganti dengan lauk hewani), gula 2.5-3 porsi, minyak 4 porsi dan air 1.6-1.9 liter . Kebutuhan gizi tersebut harus terpenuhi dalam masa tumbuh kembang seorang anak.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan agar anak termotivasi untuk sarapan:

  1. Ajari anak untuk bangun lebih awal agar dia lebih siap memulai aktivitasnya dan menyempatkan waktu untuk sarapan
  2. Memberikan contoh kepada anak untuk sarapan sehat
  3. Sarapan dilakukan bersama dengan seluruh anggota keluarga sehingga anak lebih bersemangat. Sarapan bersama juga dapat menjadi media untuk mendekatkan anak dengan orang tua disela-sela aktivitas dan kesibukan masing-masing
  4. Menyajikan menu sarapan sehat yang variatif dan menarik agar anak tertarik mengkonsumsinya. Sarapan sehat adalah sarapan yang menyehatkan dan mampu memberikan asupan gizi lengkap serta seimbang bagi tubuh. Sarapan sehat harus mengandung cukup karbohidrat, protein, serat, vitamin, mineral serta rendah lemak. Berbagai sumber pangan sarapan sehat dapat dipadu padankan satu dengan lain sehingga membentuk perpaduan warna yang menarik.

Di bawah ini adalah beberapa contoh sarapan sehat yang dapat disajikan untuk anak-anak:

Nugget Tahu Sayuran, dalam menu ini terdapat sumber karbohidrat (terigu), protein (telur, tahu), Vitamin  dan Serat (sayuran), dan Lemak (minyak).

Gambar 3. Nugget Tahu Sayuran

Gambar 3. Nugget Tahu Sayuran

Nasi dan Lauk yang Dibentuk Menarik, nasi beserta lauk dan sayuran dibentuk semenarik mungkin agar anak termotivasi untuk sarapan. Sajikan dengan beragam sumber gizi dan warna yang berbeda.

Gambar 4. Nasi dan Lauk dibentuk menarik

Gambar 4. Nasi dan Lauk dibentuk menarik

Roti Panggang Seledri, disajikan bersama susu dan buah agar sarapan menjadi lengkap dan seimbang.

Gambar 5. Roti Panggang Seledri

Gambar 5. Roti Panggang Seledri

Oatmeal, tambahkan buah sebagai toping, misalnya buah pisang sebagai sumber serat. Oat kaya akan kalsium, zat besi, riboflavin dan vitamin A yang mampu memberikan energi lengkap bagi anak.

Gambar 6. Oatmeal dengan Toping Buah

Gambar 6. Oatmeal dengan Toping Buah

5. Apabila anak enggan melakukan sarapan maka ada baiknya membekali anak dengan makanan dari rumah untuk menghindari jajanan berbahaya di luar.

Gambar 7. Buatkan Bekal Apabila Anak Belum Mau Sarapan

Gambar 7. Buatkan Bekal Apabila Anak Belum Mau Sarapan

Sarapan sehat jelas sangat berperan dalam pemenuhan gizi lengkap dan seimbang. Manfaatnya sangat besar bagi perkembangan anak dalam rangka pembentukan generasi yang sehat dan cerdas. Oleh karena itu sarapan sehat tidak boleh dihiraukan. Biasakan anak untuk sarapan sejak kecil agar Ia tumbuh menjadi generasi yang sehat dan cerdas.

Tulisan ini diikutsertakan pada LOMBA MENULIS SARAPAN SEHAT BAGI BLOGGER DAN MAHASISWA Periode 17 Desember 2013 hingga 17 Februari 2014.

Sumber Informasi:

[1] Suara Pembaruan. 2013. Hampir 60% Anak Indonesai Tak Punya Kebiasaan Sarapan. Edisi Selasa, 26 Maret 201. http://www.suarapembaruan.com/gayahidup/hampir-60-anak-indonesia-tak-punya-kebiasaan-sarapan/32850. Diunduh pada tanggal 16 Februari 2013.

[2] Hardinsyah dan M. Aries. 2012. Jenis Pangan Sarapan dan Perannya dalam Asupan Gizi Harian Anak Usia 6-12 Tahun di Indonesia. Volume 7 Nomor 2 Tahun 2012. http://journal.ipb.ac.id/index.php/jgizipangan/article/view/7158. Diunduh pada tanggal 16 Februari 2013.

Sumber Gambar berasal dari dokumentasi pribadi dan materi training dari MWA Training&Consulting

Sensasi Bebek Perawan di Bebek Judes

Bebek Judes, pertama kali mendengarnya saya merasa aneh karena bebek kok dibilang judes. Setelah ditelusuri ternyata Judes itu kependekan dari Juara Pedas. Ide yang sangat kreatif dan membuat penasaran. Saya kurang menyukai masakan bebek karena terakhir kali saya makan masakan bebek sekitar empat tahun yang lalu, daging bebek yang saya makan keras dan agak amis. Itulah sebàbnya saya malas untuk mengkonsumsinya lagi. Menurut informasi, masakan bebek di Restoran Bebek Judes (Juara Pedas) besutan Bapak Adhi Widianto ini lain daripada yang lain karena mampu menyajikan masakan bebek dengan daging yang empuk, tidak amis dan tidak berbulu. Saya mau melepas rasa penasaran terhadap Bebek Judes ini dengan mengunjungi restorannya. Berikut ulasannya.

Konsep Restoran Untuk Semua

Siang itu saya bersama teman mengunjungi Restoran Bebek Judes Cabang Kota Bogor di Jalan Sancang Nomor 7D Bogor. Saya beruntung karena saat itu bertemu langsung dengan Ibu Hania Rahma yang merupakan Owner Cabang Bogor Restoran Bebek Judes.

Bersama Ibu Hania Rahma, Owner Restoran Bebek Judes Cabang Kota Bogor

Bersama Ibu Hania Rahma, Owner Restoran Bebek Judes Cabang Kota Bogor

Pertama kali masuk ke dalam restoran yang menggunakan konsep modern minimalis ini rasanya segar dan nyaman. Perpaduan warna merah dan kuningnya menambah kesan ceria restoran ini. Hal tersebut bertujuan agar anak muda tidak canggung untuk berkunjung ke Bebek Judes karena biasanya restoran itu kan terkesan elit. Restoran ini menyediakan lesehan pada lantai dua, jadi kalau ada pertemuan bisa datang ke restoran Bebek Judes. Fasilitas lain yang disediakan oleh restoran yaitu free wifi, jadi sambil makan kita bisa internetan gratis disini. Semua masakan sudah dijamin halal. Sekarang saatnya memesan menu yang disediakan oleh Bebek Judes.

This slideshow requires JavaScript.

Bebek Perawan yang Lezat dan Menggugah Selera

Hal pertama yang saya tanyakan ketika melihat daftar menu adalah Bebek Perawan itu menu yang seperti apa? Ibu Hania dengan ramah menjelaskan bahwa bebek perawan adalah menu spesial berasal dari bebek muda berusia 2.5 hingga 3 bulan. Kebanyakan tempat lain menggunakan bebek afkir atau bebek petelur yang sudah tua untuk diolah menjadi menu masakan bebek, makanya tak jarang daging bebek yang disajikan terasa keras. Untuk mengatasinya biasanya daging tersebut akan diolah lebih lanjut dengan difresto supaya empuk.

Beragam Menu di Bebek Judes, Ayo mau pesen apa?

Beragam Menu di Bebek Judes, Ayo mau pesen apa?

Makan tak lengkap tanpa minuman

Makan tak lengkap tanpa minuman

Bebek Judes menggunakan bebek muda untuk mendapatkan daging empuk, kaya gizi dengan sedikit kandungan lemak. Daging diolah sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan bau amis. Bebek muda yang digunakan bukan bebek betina, melainkan bebek jantan. “Harusnya bebek perjaka ya namanya” lanjut Ibu Hania. Pemberian nama perawan dimaksudkan untuk menggambarkan bebek muda yang masih memiliki kualitas baik untuk diolah. Ibu Hania bercerita sejak restoran ini dibuka satu tahun yang lalu ada beberapa peternak bebek yang datang menawarkan kerjasama, tetapi restoran tetap berkomitmen hanya menerima daging bebek dari pusat agar memiliki standar dan kualitas yang sama.

Menu pesanan kami sudah datang, yaitu Bebek Perawan Gejrot dan Bebek Perawan Sambal Ijo.

Kiri: Bebek Perawan Sambal Ijo, Kanan: Bebek Perawan Gejrot

Kiri: Bebek Perawan Sambal Ijo, Kanan: Bebek Perawan Gejrot

Inilah sensasi yang saya rasakan ketika makan Bebek Judes dengan menu bebek perawan:

1. Daging bebeknya benar-benar empuk, saya tidak perlu bersusah payah menarik daging, cukup dengan dua jari saja daging sudah tercuil dengan mudah.

Dagingnya empuk mudah dicuil

Dagingnya empuk mudah dicuil

2. Bumbunya lezat dan gurih, sangat pas tidak kurang tidak lebih

3. Sambal gejrotnya mantab abis; Potongan buah, jeruk nipis dan pedasnya cabe bersatu padu menghasilkan rasa pedas yang tidak monoton dimana pedas, asam, gurih, dan segar menyatu membuat makan menjadi nikmat. Sambal hijaunya juga tak kalah gurih dan lezat pula

Sambal Gejrot, I Like It

Sambal Gejrot, I Like It

Keberhasilan Bebek Judes memberikan kelezatan rasa melalui proses pemasakan dengan cara diungkep dalam waktu yang cukup lama tanpa difresto. Proses ungkep membuat bumbu meresap sempurna hingga ke tulang. Andalan Bebek Judes tidak hanya pada menu perawannya, tetapi juga terdapat pada empat macam sambalnya yaitu sambal judes, mangga, terasi, dan rawit merah. Bagi yang ingin mencoba tidak usah khawatir soal harga, karena harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp. 19500 untuk bebek biasa dan Rp. 24000 untuk bebek perawan. Apabila tidak menginginkan menu bebek, restoran ini juga menyediakan menu lainnya seperti ayam goreng/bakar, Kungco, Tori dan lainnya. Kalau saya sih merekomendasikan bebek perawan gejrot, rasakan deh sensasinya.

Bebek Perawan Gejrot

Bebek Perawan Gejrot

Penasaran?

Makanya langsung saja datang ke Restoran Bebek Judes terdekat. Restoran Bebek Judes memiliki kantor pusat di Kota Bekasi dan cabang yang tersebar diberbagai kota seperti Kabupaten Bekasi, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Tanggerang, Kota Bogor, Kota Semarang dan Kota Depok. Selamat mencoba.

Yuk ke Bebek Judes

Yuk ke Bebek Judes

“Tulisan Ini Diikutsertakan Pada Giveaway Sensasi Makan Bebek Pedas”

Sumber Informasi:

1. Informasi tidak langsung dari http://www.bebekjudes.com

2. Informasi langsung dari Ibu Hania Rahma, Owner Restoran Bebek Judes Cabang Bogor

Gunung Kelud: Larung Sesaji, Anak Kelud dan Erupsi

1932355_10202661581437230_908248111_nMendengar serta melihat berita bencana gunung kelud di Jawa Timur sungguh membuat saya sedih. Rasanya Ingin sekali pergi ke sana untuk membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. Saya yakin teman-teman juga merasakan hal yang sama seperti apa yang saya rasakan. Kediri, khususnya Pare adalah tempat saya bekerja dan belajar selama 3.5 tahun lamanya. Banyak hal yang saya peroleh baik pengalaman, pendidikan dan persahabatan yang membuat saya selalu merindukan kota tersebut. Kelud adalah salah satu destinasi wisata saya bersama teman-teman ketika dulu masih tinggal di Pare. Kelud memiliki keindahan yang membuat kami ingin  kembali mengunjunginya. Berikut adalah rekam jejak kami di Gunung Kelud yang dimulai dari upacara larung sesaji hingga terbentuknya Anak Gunung Kelud. Foto dan informasi mengenai letusan Gunung Kelud saya peroleh langsung dari rekan-rekan yang saat ini berada di Pare Kediri.

2007: Larung Sesaji dan Pembentukan Anak Gunung Kelud

Kelud adalah gunung yang berdiri di tiga wilayah yaitu  Kediri, Blitar dan Malang. Kelud sudah beberapa kali mengalami erupsi. Hasil erupsi terakhir sebelum meletus pada bulan September 2007 membentuk kawah hijau yang sangat cantik. Menurut informasi kawah hijau ini terbentuk dari air hujan yang bercampur dengan belerang. Bau belerang sangat pekat apabila kita mendekat kearah kawah. Saya sangat beruntung ketika 9 September 2007 lalu masih sempat menyaksikan upacara tahunan larung sesaji umat hindu di kawah Gunung Kelud.

Saya dan teman-teman ketika itu berangkat dari Desa Sumber Agung menuju Kelud melalui daerah Wates. Dari sana kami melewati kebun kakao, kemudian melalui jalan-jalan desa yang sarat dengan tanah lempung berpasir, hingga akhirnya tiba di daerah Ngancar menuju Kelud. Siang itu sangat terik, ditandai dengan langit biru dengan sedikit awan comulus. Tiba di area parkir kami langsung mengambil tempat untuk melihat iring-iringan larung sesaji. Rupanya disana sangat ramai, banyak masyarakat dan tokoh terkemuka yang hadir merayakan upacara ini. Kami beserta rombongan segera menuju kawah melalui lorong panjang tanpa cahaya (hanya terlihat cahaya di ujung lorong) di bawah bukit yang menghubungkan area parkir dengan tangga menuju kawah. Tangganya cukup banyak sehingga membuat kami kelelahan.

This slideshow requires JavaScript.

Larung sesaji terdiri dari tumpeng, hasil bumi, buah-buahan dan lainnya tetap setia dipanggul bersama meskipun medannya berat. Tiba di pelataran sekitar kawah, masyarakat mulai melakukan upacara larung sesaji yang dimulai dengan doa bersama. Saya sangat antusias ketika menyaksikan acara tersebut karena budaya dan adat istiadat masih sangat kental serta terpelihara di era globalisasi ini. Kami sempat mendekati kawah, kala itu saya melihat air kawah seperti mendidih. Airnya terasa hangat ketika menyentuh kulit serta sangat kental dengan aroma belerang. Meskipun sekitar kawah terasa hangat, Gunung Kelud yang sangat asri ini tetap memberikan udara yang sangat sejuk di sekitarnya.

Dan tibalah saatnya sesaji di larungkan (dihanyutkan) ke dalam kawah. Semua orang ingin melihat dan ikut melarungkan sesaji yang disediakan. Satu per satu sesaji di larungkan dengan iringan doa dari masyarakat seraya berharap agar Tuhan selalu melindungi dan berkenan melimpahkan rizkinya kepada masyarakat. Lewat tengah hari acara larung sesaji pun selesai, kami bersama masyarakat bersama-sama kembali ke daerah masing-masing. Saat itu adalah pertama dan terakhir kalinya saya melihat kawah Gunung Kelud karena beberapa minggu setelah upacara tersebut Gunung Kelud mengalami erupsi yang membentuk Anak Gunung Kelud.

2009-2010: Anak Gunung Kelud

Saya mulai menginjakkan kaki lagi ke Gunung Kelud setelah dua tahun lamanya. Saat itu kawah yang dulu ada di tengah-tengah gunung menjadi hilang tergantikan oleh Anak Gulung Kelud. Disebut Anak Gunung Kelud karena material erupsi ini membentuk gunung kecil yang tepat berada di tengah-tengah Gunung Kelud ini. Saya ingat ketika Kelud meletus kecil pada 2007 lalu. Abu vulkaniknya sampai ke daerah Pare tempat saya tinggal, namun tebalnya hanya mencapai kurang dari 1 cm. Meskipun begitu masyarakat yang dekat dengan Kelud, seperti di Desa Ngancar saat itu diwajibkan mengungsi ke daerah yang lebih aman hingga 10 km dari Gunung Kelud. Lahar dingin saat itu mengalir ke sungai-sungai termasuk sungai Brantas. Sebagian jalan tertutup material pasir dan batu kerikir yang terbawa aliran lahar dingin. Ada beberapa lahan pertanian dipinggir sungai ikut tergerus aliran lahar dingin ini. Namun bencana letusan kecil Kelud saat itu tidak berlangsung lama sehingga masyarakat yang tinggal di pengungsian bisa segera kembali ke rumah masing-masing.

This slideshow requires JavaScript.

Ketika saya berkunjung kembali kesana, saya melihat Anak Gunung Kelud telah berdiri dengan kokohnya. Materialnya masih baru terlihat dari warna dan asap belerang yang keluar dari permukaan. Di sekitarnya diberi pagar kawat dengan papan peringatan agar pengunjung tidak melewati batas pagar. Saya melihat satu dua orang pedagang menjajakan bongkahan belerang di sekitar pagar pengaman. Ketika saya benar-benar memperhatikan anak kelud seketika saya merinding membayangkan bagaimana proses terbentuknya Anak Kelud tersebut seraya mengagumi betapa Maha Besar Tuhan sang pencipta. Anak kelud ini kembali membuka mata dan mengingatkan saya betapa agungnya Allah SWT. Dinding Kelud yang berdiri kokokh mengelilingi anak kelud menambah kekaguman saya akan ciptaan Illahi.

Saya berpikir akankah Kelud meletus kembali karena asap belerang sepertinya tidak henti-hentinya keluar dari Anak Kelud ketika satu tahun kemudian saya kembali lagi mengunjungi Kelud. 28 Mei 2010, saya kembali mengunjungi Kelud. Kali ini saya melihat ada perbedaan pada Anak Kelud, ada beberapa kawah hijau kecil yang terbentuk di sekitarnya. Saya yakin airnya pasti panas disertai dengan bau belerang yang menyengat. Permukaan anak kelud tidak sehitam tahun lalu. Saat itu permukaannya agak berwarna hijau kehitaman. Anak kelud akan terlihat indah apabila kita memandangnya dari gardu pandang dengan menaiki tangga yang disediakan. Sekali lagi saya sangat mengagumi ciptaan yang Maha Kuasa karena tebing yang saya kagumi masih berdiri kokoh mengalahkan kekhawatiran saya akan aktivitas Anak Gunung Kelud yang seolah diam saat itu. Kini entah apa yang terjadi dengan Anak Kelud, nampaknya batu-batu beserta material yang membentuk anak Kelud tidak mampu lagi membendung magma yang ingin keluar dari perutnya. Kamis, 13 Februari 2014 sekitar pukul 22.00 lebih Gunung Kelud memuntahkan materialnya.

2014: Gunung Kelud Meletus

Saya memang tidak berada di sana saat Kelud meletus, tetapi saya ikut merasakan bagaimana khawatirnya ketika Gunung Kelud meletus. Melalui salah satu social messenger, teman-teman yang tergabung dalam grup QC Umum memberikan kabar mengenai kondisi mereka saat dan setelah Kelud meletus.

Pukul 21:57 saya mendapatkan kabar dari teman-teman di Pare bahwa gunung kelud telah ditingkatkan statusnya menjadi awas (level IV) dari status siaga (level III). Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan selalu mengikuti arahan evakuator. Daerah pada jarak 10 km dari Kelud sudah harus disterilkan. Sekitar pukul 23:10 seorang teman kembali memberi kabar bahwa Kelud sudah meletus memuntahkan segala material yang dikandungnya, suaranya kencang menggelegar dan menggemuruh di langit malam kala itu. Foto yang saya peroleh dari teman saya di grup menggambarkan dasyatnya letusan Kelud. Asap beserta material vulkanik terlihat membumbung tinggi disertai kilatan cahaya. Pada saat itu juga daerah Pare mengalami hujan kerikil, bunyinya keras gemerutuk di atap genting warga.

This slideshow requires JavaScript.

Warga yang berjarak 10 Km dari puncak Kelud sudah terlebih dahulu mengungsi ke pengungsian terdekat. Salah satu tempat pengungsian ketika Kelud meletus adalah perusahaan benih yang ada di Tulung Rejo Pare. Malam itu suasananya menghawatirkan karena abu dan kerikil terus menerus turun ditambah dengan gelapnya suasana sekitar lantaran listrik padam. Warga saling bahu-membahu menolong dan mengingatkan satu sama lain demi keselamatan mereka.

Pagi hari teman-teman kembali memberi kabar bahwa hujan kerikil sudah berhenti. Hanya saja debu vulkanik yang terdiri dari abu beserta pasir menutupi permukaan yang dilaluinya hingga mencapai ketebalan 15 cm. Pohon-pohon disekitarnnya sebagian terlihat layu, debu bertebaran menutupi jalan yang membuat pengendara motor berjalan pelan agar tidak terpeleset. Abu vulkanik ini tidak hanya menyelimuti daerah perbatasan gunung kelud saja, nyatanya abu vulkanik kelud bertebaran ke daerah lain seperti Madiun, Jogjakarta bahkan hingga Garut.

Malam ini teman saya kembali mengabarkan bahwa kondisi sudah lebih kondusif, listrik sudah kembali menyala. Mereka semua kelelahan karena harus membersihkan tebalnya abu dan pasir Kelud yang menyelimuti lingkungan mereka.

Mari kita bantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana, minimal dengan mendoakan mereka agar tabah dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Karena saya yakin, walaupun jauh disana, yang namanya persaudaraan akan selalu dekat di hati.

#PrayForKelud

Tepat Sasaran Membangun Mall

Saya termasuk salah satu orang yang senang pergi ke mall. Biasanya saya beserta keluarga pergi ke mall ketika hendak berbelanja kebutuhan. Saat ini ada satu mall di daerah saya yang sedang menjadi pusat tujuan berbelanja kebanyakan orang yaitu Cibinong City Mall. Mall ini sangat megah dengan segala fasilitasnya. Tetapi menurut saya masih ada satu fasilitas yang kurang, yaitu belum tersedianya toko buku.

Cibinong City Mall

Cibinong City Mall

Hadirnya mall baru ini cukup menyedot perhatian warga. Akibatnya beberapa mall lain yang sudah lebih dulu berdiri kehilangan sejumlah pengunjung. Hal tersebut terjadi karena mall yang ada saat ini jumlahnya sudah cukup banyak. Letaknya yang berdekatan satu sama lain turut menjadi penyebab kurang efektifnya mall dalam penyerapan pasar. Selain itu bangunan mall kebanyakan kurang dilengkapi dengan ruang terbuka hijau yang membuatnya tampak gersang sehingga kurang menarik untuk dikunjungi.

Seperti halnya mall di Jakarta yang kini jumlahnya juga terbilang cukup banyak. Saya pernah berkunjung ke salah satu mall di Jakarta di daerah Permata Hijau. Mall tersebut termasuk megah dengan konsep eropanya. Hanya saja kemegahan bangunannya tidak diimbangi dengan jumlah pengunjung mall, saat itu mall terlihat sepi lantaran sepi pengunjung.

Agar mall bermanfaat dan tepat sasaran, alangkah baiknya apabila mall dibangun dengan beberapa perencanaan sebagai berikut:

  1. Tidak menyingkirkan keberadaan pasar tradisional
  2. Merangkul UKM dan produk lokal
  3. Dapat terjangkau oleh semua kalangan
  4. Letaknya strategis dan tidak berdekatan antara satu dengan lainnya
  5. Ramah lingkungan seperti hemat energi, bebas banjir dengan membangun sumur resapan, terdapat area terbuka hijau di sekitar mall
  6. Tata ruang tidak menyebabkan kemacetan

Untuk mewujudkan hal tersebut sangat diperlukan dukungan dari pemerintah. Namun, pemerintah sebaiknya lebih selektif dalam memberikan izin pembangunan mall dengan memperhatikan beberapa aspek di atas sehingga tidak mematikan usaha lain yang bergerak pada bidang yang sama.

Tulisan ini diikutsertakan dalam My 1# GiveAway Rodamemn

Protect Paradise, Save Our Life!

Hutan Konservasi, salah satu fungsi hutan untuk pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya, Pasal 1 UU No. 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan

Hutan Konservasi, salah satu fungsi hutan untuk pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya, Pasal 1 UU No. 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan

Rasanya tepat apabila Greenpeace Indonesia menyebut hutan sebagai Paradise dunia, sebab hutan menyimpan banyak manfaat bagi keberlangsungan ekosistem. Terkait fungsinya sebagai penyeimbang ekosistem, hutan mampu menghasilkan oksigen dan mereduksi karbondioksida yang merupakan penyumbang terbesar gas rumah kaca. Luas Hutan tropis yang dimiliki Indonesia menempati urutan ketiga terluas di dunia. Ironisnya pada peringkat yang sama Indonesia juga menjadi negara yang menyumbangkan polusi ketiga terbesar di dunia setelah Amerika dan Cina akibat deforestasi (penggundulan atau perusakan hutan) [1]. Sebagai hulu dari suatu sistem, rusaknya hutan tentu akan merusak ekosistem di bawahnya. Bencana seperti banjir, tanah longsor, kekeringan, gagal panen, kelaparan dan wabah penyakit menjadi ancaman apabila deforestasi tidak dihentikan.

Deforestasi hampir terjadi pada seluruh pulau di Indonesia dengan jumlah terbanyak pada Pulau Sumatera. Data yang dihimpun oleh Greenpeace Indonesia menunjukan luas hutan yang hilang pada Pulau Sumatera hingga tahun 2009 sebesar 2.241.968 hektar dengan laju deforestasi sebesar 224.197 hektar per tahun [2]. Secara keseluruhan deforestasi di Indonesia sudah sangat menghawatirkan. Hal tersebut terlihat dari data Kementerian Kehutanan yang menunjukan kerusakan hutan hingga tahun 2009 mencapai lebih dari 1.08 juta hektar per tahun. Kawasan hutan negara seluas 120.35 juta hektar atau 62.6 % dari luas daratan Indonesia kini telah mengalami kerusakan yang serius. Bahkan hingga tahun 2008 luas hutan yang terdegradasi telah mencapai 59.2 juta hektar [3].

Penyebab rusaknya hutan tak lepas dari campur tangan beberapa pihak yang sarat akan kepentingan. Berikut adalah beberapa penyebab deforestasi yang dihimpun dari Greenpeace Indonesia:

  1. Rusaknya hutan di Indonesia terutama hutan rawa gambut akibat pembalakan, pengeringan dan pembakaran untuk ekspansi kelapa sawit
  2. Lemahnya penegakan skema perlindungan hutan di Indonesia meskipun regulasi yang ada sudah sangat jelas mengatur pengelolaan hutan
  3. Kurangnya data terkini dan transparansi menciptakan kebingungan mengenai jumlah hutan yang terlindungi
  4. Kebijakan yang lebih mengedepankan pertimbangan politis ketimbang fungsi ekologis hutan semakin menghambat upaya pelestarian hutan
  5. Kurang tegasnya pemerintah untuk meminta tanggung jawab pelaku pengrusakan atau penguasaan kawasan hutan

Beberapa penyebab di atas merupakan segelintir dari berbagai permasalahan yang harus kita hadapi dalam mengatasi deforestasi dan degradasi lahan. Apabila masalah ini tidak cepat ditanggulangi maka tidak hanya mengancam kehidupan manusia saja, berbagai macam satwa dan sumber daya hutan yang ada didalamnya juga ikut terancam punah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, para stakeholders baik pemerintah, kalangan LSM dan pemerhati lingkungan sudah melakukan berbagai macam cara melalui gerakan atau penegakkan peraturan. Hanya saja permasalahan hutan tidak dapat diselesaikan oleh para pemangku kepentingan saja, dukungan dari masyarakat terutama masyarakat sekitar hutan turut membantu mengurangi laju deforestasi.

This slideshow requires JavaScript.

Dalam hal memerangi deforestasi, Greenpeace Indonesia mengajak kita untuk Protect Paradise. Protect Paradise adalah kampanye untuk melindungi hutan Indonesia yang merupakan rumah binatang langka seperti Harimau Sumatera, Orangutan, Gajah Pygmy dan lainnya. Protect Paradise turut serta menyelamatkan peradaban kelompok masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada hasil hutan. Mengambil bagian dalam Protect Paradise sama dengan ikut berperan serta dalam menghentikan perusakan habitat harimau. Kampanye ini juga mengajak kita untuk kritis terhadap penggunaan produk, terutama produk yang berasal dari hutan sehingga dapat meminimalisir kerusakan hutan.


Pengelolaan hutan dalam upaya mengembalikan fungsinya tidak akan berjalan lancar apabila tidak melibatkan masyarakat. Pengalaman menunjukan bahwa hal tersebut justru akan menimbulkan kerusakan. Menyertakan masyarakat dalam pengelolaan hutan berdasarkan kearifan lokal tidak hanya membuat hutan lestari, tetapi turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

Hal ini dapat kita lihat pada perkebunan sawit yang berintregasi dengan kelestarian lingkungan. Integrasi ini dilakukan oleh warga Desa Dosan, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Mereka menerapkan perkebunan sawit yang mengutamakan peningkatan produktivitas lahan daripada melakukan ekspansi ke kawasan hutan. Masyarakat Dosan telah berkomitmen untuk tidak menebang sisa hutan di desanya. Masyarakat juga menjaga kearifan lokal dengan menjaga Danau Nagasakti yang dianggap suci. Danau di kawasan gambut ini tidak hanya menjadi rumah bagi satwa seperti Harimau Sumatera, tetapi juga merupakan penyokong kehidupan bagi sejumlah keragaman hayati [4].

Greenpeace telah memulai kampanye perlindungan hutan di Indonesia sejak tahun 2003. Sepuluh tahun sejak Greenpeace melakukan usaha pencegahan deforestasi hutan tercinta, akankah kita turut serta ambil bagian?

Protect Paradise, save our Life!

rina

Tulisan ini diikut sertakan pada Kompetisi Blog Greenpeace Periode 20 Januari-15 Februari 2014, dan dalam rangka menudukung kelestarian hutan Indonesia.

Sumber Informasi:

[1] http://www.greenpeace.org/seasia/id/campaigns/melindungi-hutan-alam-terakhir/hutan-dan-perubahan-iklim/

[2] http://www.greenpeace.org/seasia/id/campaigns/melindungi-hutan-alam-terakhir/Hasil-Temuan-Perjalanan-Tim-Mata-Harimau/

[3] Tim Penulis. 2008. Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Capaian dan Perubahan. Fakultas Kehutanan UGM dan Departemen Kehutanan. 290hal.

[4] http://www.greenpeace.org/seasia/id/Global/seasia/Indonesia/Forest_Solutions/goodoil.html

(Sedang) Belajar Fotografi

Sebelum membaca, saya peringatkan bahwa ini postingan engga penting, jadi daripada nanti kecewa lebih baik gak’ usah dibaca deh hehe. Saat ini saya sedang belajar moto-moto nih, maklum hobby narsis dari dulu susah hilangnya. Daripada narsis sendiri mending moto objek lain aja deh. Kebetulan si ayah beberapa minggu ini merelakan kameranya berada ditangan saya, maka gak’ usah tunggu lama, hayuuu kita jeprat-jepret aja siapa tahu ada hasil yang bagus sambil belajar fotografi. Harap maklum kalo fotonya biasa aja karena ini jepretan pertama saya yang bener-bener pake feeling (pake feeling aja masih biasa tuh gambarnya hehe). Ini dia foto-fotonya:

1.Belajar Memfokuskan Objek

Foto ini objeknya si ayah, tujuan utamanya sih cover lensa Nikon karena saya kepengen bisa mengambil gambar objek secara fokus. Hasilnya ya begitu, tahap selanjutnya pengen sampe detail banget. Masih harus diasah lagi nih.

ayah

Kalau yang ini ceritanya mau ambil objek yang fokus banget, tapi saya baru mampu sedekat itu hasilnya…. ayo belajar lagi

faster

2. Menangkap Moment

Waktu itu saya melihat temannya Maya (my sista) yang lagi ngambil gambar berulang-ulang sampai keringetnya bercucuran. Dia pindah dari satu tempat ke tempat lain untuk mengambil objek yang sama, ternyata dia sedang belajar mengambil moment mana yang menurutnya pas untuk dijadikan gambar. Saya juga mau coba ah moto-moto Alfian yang gak bisa diem, ini nih hasilnya (biasa aja sih):

alfianalfian dan ayahFoto yang ini diberi efek soft, jadinya gimana yah, saya juga bingung (lho)…..

alfian2

3. Objek Malam

Saya kepengen banget bisa menangkap objek di malam hari. Nah, kebetulan habis pulang diklat saya menyempatkan diri untuk mengambil beberapa foto objek malam hari. Dari beberapa jepretan, akhirnya tersortir foto yang menurut saya lumayan untuk ditampilkan hahaha (aslinya sih memang objeknya yang bagus).

Daerah Nanggewer menuju Cibinong Kabupaten Bogor, pukul 21.00 lebihnanggewer Cibinong City Mall, pukul 21:30 lebih, waktu moto objek ini saya diliatin muda-mudi yang pada nongkrong di belakang (cuek aja ah)

CCMCCm2Yak, baru segitu aja hasil jepretannya, impian saya mau moto pegunungan lagi, tapi kapan ya bisa naik gunung lagi, gak mungkin kan ngajak Alfian karena pasti dia belum kuat mendaki. Ya semoga nanti ada jalannya. Aamiin.

Masih ada foto-foto selanjutnya dalam rangka pembelajaran, sekali lagi harap dimaklum terhadap hasil jepretan amatiran hehe.

Evrinasp.com

Evventure Blog

Kumpulan Emak Blogger

kumpulan-emak-blogger

Warung Blogger

Photobucket

Blog Stats

  • 473,802 hits

Follow TWITTER

Kicauan TWITTER

Almanak

February 2014
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
2425262728  
%d bloggers like this: