//
you're reading...
My Job, Traveling

Temu Penyuluh Priyangan Barat (Ngebolang di Sukabumi)

Pagiiiii…. apakabar dunia? tetep asikkkk #halah

Teman-teman, alhamdulillah pada awal minggu ini kami penyuluh Bogor mendapat kesempatan untuk mengikuti Jambore Penyuluh di Salabintana Sukabumi pada hari senin tanggal 24 Februari 2014. Penyuluh wilayah priangan barat berkumpul untuk bersama-sama bersilaturahim dengan teman sesama penyuluh dan gubernur Jawa Barat. Nah, awalnya kami yang dari Bogor berangkat bersama-sama menggunakan bis, tapi setelah menghitung dan menimbang akhirnya saya dengan delapan orang lainnya berangkat ke Sukabumi dengan menggunakan kereta.

Kami menggunakan kereta untuk menghindari macet, jalur sukabumi-bogor pada jam sibuk kini sudah macet karena di sukabumi sudah mulai banyak industri. Kereta yang kami pakai adalah Kereta Pangrango yang merupakan kereta jarak jauh kelas ekonomi dan eksekutif. Terus terang saya belum pernah ke sukabumi menggunakan kereta, jadi agak bingung ketika mencari stasiun khusus yang membawa kami ke sukabumi.

image

Stasiun Paledang Bogor

Ternyata stasiun yang menjadi tempat singgah kereta pangrango dari bogor adalah stasiun paledang. Seumur hidup saya baru menginjakan kaki dan baru tau kalau ada stasiun di belakang matahari taman topi bogor. Yak, kalau mau ke stasiun paledang, teman-teman harus turun di matahari taman topi bogor, kemudian masuk ke jalan polisi 1 yang terletak di samping matahari dan dekat dengan kantor polisi bogor. Masuk aja ke jalan itu, terus kalo ketemu pertigaan belok ke kanan, kemudian nyebrang rel terus belok kiri ada tulisan stasiun paledang.

image

Loket pelayanan

Stasiun paledang melayani pembeliaan tiket kereta dari jam 08.00-11.30 dan jam 13.00-16.30, sedangkan jam bukanya dari jam 06.00-18.00 (kalau ga salah hehe). Kereta pangrango tujuan sukabumi menyediakan dua tiket yaitu tiket kelas ekonomi sebesar rp. 20.000 dan eksekutif sebesar rp. 50.000. Saat itu kami mencoba naik kereta pangrango ekonomi. Menurut saya untuk kelas ekonomi sudah sangat nyaman karena tersedia fasilitas seperti AC, colokan listrik untuk ngecas hp dan toilet yang bersih. Bangku penumpang tersusun untuk tiga orang dan dua orang penumpang dengan kursi yang empuk. Sepanjang perjalanan kita akan disuguhkan oleh pemandanganbyang indah seperti hamparan sawah, kebun maupun hutan bambu. Secara keseluruhan kereta ini sangat nyaman untuk digunakan menuju sukabumi daripada harus bermacet ria melewati ciawi-sukabumi.

image

Kereta Pangrango datang di stasiun Paledang

image

Suasana dalam kereta pangrango kelas ekonomi

image

Ada AC nya nyaman deh

image

Mau ngecas hp juga bisa

image

Pemandangan sepanjang perjalanan

Back to laptop. Kami tiba di stasiun sukabumi sekitar pukul 09:00. Di stasiun banyak sekali petugas gabungan dari TNI maupun polri yang sedang mengadakan gladi untuk kunjungan bapak presiden sby keesokan harinya. Pantas saja di setiap stasiun kecil yang kami lewati banyak anak sekolah dan warga yang seolah menyambut kedatangan kami, kami pikir ada pejabat yang bareng dengan kami naik kereta pangrango hehe ge er deh.

image

Di depan mobil gegana yang sedang melakukan gladi

Tempat pertemuan kami ada di hotel Salabintana. Tempatnya sejuk seperti Lembang kalau di bandung dan puncak kalau di bogor. Setibanya kami disana sudah banyak rekan penyuluh dari kota kabupaten yang telah tiba lebih dulu. Ramai sekali, saya sampai pusing melihat begitu banyak orang. Nah sekitar jam 10an Bpk. Gubernur Jabar tiba di lokasi disambut tarian adat sunda. Acara temu penyuluh pertanian perikanan dan kehutanan wilayah priyangan barat pun dimulai. Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk mensinergikan penyuluh agar mampu  meningkatkan produksi serta  menanggulangi kerusakan lingkungan. Bapak gubernur mengajak kami untuk bersama-sama membina masyarakat agar tidak menjual lahannya sehingga dapat memininalisir alih fungsi lahan serta mampu memanajemen sumber daya alam yang ada. Acara temu penyuluh ini selesai sekitar pukul 12 siang lebih.

image

Tempat pertemuan di selabintana

image

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan

Saya senang sekali dapat menghadiri acara ini karena acara ini juga sebagai ajang silaturahim yang mempertemukan penyuluh antar wilayah. Alhamdulillah saya bertemu rekan perjuangan dulu ketika diklat HACCP dan rekan sekamar serta seperjuangan selama 3 minggu lamanya pada diklat TOT MP3 di BBPP Lembang Bandung. Setelah selesai semua, kamipun beranjak menuju destinasi kami ke tempat pembuatan mochi di Sukabumi yaitu Mochi Lampion.

image

Ketemu Emi penyuluh di Ciwidey, teman diklat haccp

image

Ketemu bu haji n bu jati dari cianjur teman diklat mp3

Mochi Lampion merupakan oleh-oleh khas Sukabumi. Pertama kali merasakan mochi ini saya langsung jatuh cinta. Mochinya manis, empuk dan gurih. Tersedia berbagai macam rasa mulai dari buah-buahan, keju dan coklat. Harganya juga murah, Rp. 30000 untuk kemasan yang terbuat dari bambu dan Rp. 25000 untuk mochi dalam kemasan. Jika hendak pergi ke Sukabumi teman-teman dapat berkunjung ke Mochi Lampion yang ada di jalan Bhayangkara Gang Kaswari Kota Sukabumi.

image

Mochi Lampion

image

Aneka rasa mochi lampion

Waktu sudah menunjukan pukul 14:00 lebih dan kereta Pangrango kami sudah tiba di stasiun Sukabumi itu artinya kami harus kembali ke Bogor. Terimakasih Sukabumi.

image

Kereta Pangrango

About evrinasp

I am an Agricultural Extension Officer, Blogger and Hiker

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: