//
you're reading...
Contest

Kejutan Indah di Hari Selasa: Behind The Scene, Pemikiran serta Apresiasi

Hari Selasa tanggal 11 Maret 2014 menjadi hari yang indah buat saya. Seharian itu saya senyam-senyum sendiri karena mendapatkan rejeki nomplok hehe. Engga ding ini juga dari hasil usaha sampe begadang lho ngerjainnya. Serius, begini ceritanya….

Behind The Scene Petani Unggul

Pertengahan tahun lalu saya berkesempatan untuk mengikuti Diklat (pendidikan dan pelatihan) TOT MP3 (Training of Trainer Metode Penyuluhan Pertanian Partisipatif) di Lembang Bandung, pada diklat itu kami diajarkan bagaimana melakukan metode penyuluhan secara partisipatif yang melibatkan petani. Kami dilatih untuk menemukan petani maju yang dapat menjadi contoh bagi petani-petani lainnya. Namanya TOT berarti saya harus meneruskan ilmu pengetahuan yang sudah saya dapat kepada rekan-rekan lainnya bahkan dilaksanakan pada wilayah binaan sendiri. Kemudian pada awal tahun saya juga mendapatkan kesempatan lagi untuk mengikuti Diklat Penulisan Ilmiah yang dapat memberikan saya wawasan juga pengetahuan bagaimana menulis ilmiah yang baik dan benar. Selanjutnya pada bulan lalu saya berkesempatan lagi untuk menambah wawasan mengenai kondisi perpadian di Indonesia melalui seminar yang diadakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan) Kementerian Pertanian.

Dari semua sumber pengetahuan itu memberikan saya ide untuk menulis mengenai petani unggul. Hal tersebut bertepatan sekali dengan Lomba Blog yang diadakan oleh Bapak Dino Patti Djalal. Meskipun begitu saya tetap kesulitan untuk menuliskannya, ditambah lagi waktu lomba tinggal dua hari yang membuat saya kalang kabut dibuatnya. Setelah pikiran tenang dan membuat Mind Mapping seperti yang diajakan dalam diklat akhirnya saya bisa menulis satu-persatu. Tulisan ini lahir tak lepas dari peran atasan saya Ir. Kobarsih DA dan Ibu Dewi Lestari STP karena sore itu kami bertiga berdiskusi mengenai perbedaan petani maju dan petani unggul. Rupanya petani maju yang diajarkan dalam diklat masih kalah satu tingkat dengan petani unggul. Kata kunci yang saya dapat dari diskusi kecil kami saat itu adalah bahwa petani unggul itu bukanlah petani kaya tetapi petani yang mempunyai ciri khas yang mampu membuat dirinya untuk berdaya dan maju. Jadi, kalau petani kaya yang mewariskan berhektar-hektar lahan belum tentu disebut sebagai petani unggul.

Akhirnya tulisan sayapun jadi, saya membuatnya seharian penuh tanpa memperbolehkan siapapun menggangu ketika saya menulis hehe.

Kejutan Itu

Selasa siang menjelang sore kala itu saya sedang asik mendampingi kelompok menghadapi tamu dari dua perguruan tinggi. Kami saling sharing tentang pelaksanaan program KRPL di dua tempat yang berbeda. Beberapa saat kemudian saya mengeluarkan HP untuk memoto beberapa kemajuan program. Tak disangka ternyata banyak notifikasi di sana yang salah satunya mengabarkan kabar bahagia. Teman saya Rodame mengabarkan kalau saya menjadi salah satu pemenang pada Lomba Blog Nasionalisme Unggul. Wah rasanya senang banget karena siapa sangka tulisan yang dikerjakan menjelang deadline tersebut ternyata mendapatkan apresiasi dari Dewan Juri yang terdiri dari:

IGG Maha Adi (mantan wartawan majalah TEMPO dan Ketua SIEJ)

Jarto Tarigan (Dosen Universitas Bengkulu)

Asrinaldi (Dosen Universitas Andalas Padang).

Fachruddin M. Mangunjaya (Penulis, Dosen Fakultas Biologi Universitas Nasional)

Harja Saputra (Blogger)

Sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya mendapatkan apresiasi dari kelima Dewan Juri tersebut. Awalnya saya mengikuti lomba ini karena hanya mengharapkan sertifikat atau piagam dari Bapak Dino karena menurut pengumuman semua peserta akan mendapatkan sertifikat dan buku nasionalisme Unggul bagi 500 pendaftar pertama, rupanya saya mendapatkan lebih dari yang saya inginkan. Alhamdulillah. Kemudian keesokan harinya saya pun mendapat telepon dari panitia yang mengabarkan bahwa akan ada acara penyerahan hadiah lomba bertepatan dengan acara diskusi Tokoh Muda di Galerry Taman Ismail Marzuki.

Hari yang ditunggupun tiba, Jumat tanggal 14 Maret 2014. Saya berangkat dari Bogor menuju Taman Ismail Marzuki Cikini dengan menggunakan Commuter Line. Rasanya hari itu berjalan dengan lancar meskipun agak terburu-buru karena Jumat itu kegiatan saya cukup padat. Ketika telah seperempat jalan menuju lokasi, saya mendapatkan insiden kecil yang membuat saya dan adik kaget. Karena teringat hendak menerima penghargaan lomba maka insiden tersebut tidak membuat saya bermuram durja.

Gallery Taman Ismail Marzuki

Gallery Taman Ismail Marzuki

Tiba di lokasi saya berharap-harap cemas apakah benar ini adalah lokasi yang saya tuju. Alhamdulillah ternyata saya tidak salah alamat karena di sana sudah banyak jurnalis dan beberapa tamu lainnya yang berdatangan. Setelah registrasi sayapun beristirahat sejenak sambil membaca buku Nasionalisme Unggul Bukan Hanya Slogan yang dibagikan secara gratis oleh panitia.

Buku Nasionalisme Unggul ditulis oleh Dr. Dino Patti Djalal

Buku Nasionalisme Unggul ditulis oleh Dr. Dino Patti Djalal

Ada beberapa pemikiran dari Bapak Dino Patti Djalal yang saya sukai terkait hobby ngeblog yang saya lakukan ini, yaitu:

“Ketekunan lebih penting daripada bakat”  -Dr. Dino Patti Djalal-

Itu benar sekali, banyak teman-teman yang sering mengatakan bagaimana caranya bisa menulis? Saya tidak bisa menulis? Saya tidak memiliki bakat dan lain-lain. Bakat memang ada di dalam diri beberapa orang. Saya yakin setiap orang pasti memiliki keunikannya masing-masing, hanya saja apakah dia mampu menemukan keunikan dirinya yang kemudian dapat dia tumbuh kembangkan. Bakat tidak 100% membuat sesorang berhasil, bakat tanpa ketekunan tidak akan membuahkan hasil dan orang yang tidak memiliki bakat asal kita tekun berusaha pasti bisa. Contohnya saya, saya tidak ada bakat menulis, tapi karena saya hobby untuk eksis kemudian sering berlatih menulis maka sayapun bisa menulis beberapa hal yang ternyata bermanfaat bagi orang lain. Saya yakin asalkan kita tekun tentu bisa menggapai kesuksesan.

Kemudian masih terkait kemampuan, Bapak Dino juga memberikan pemikiran seperti ini:

“Seperti halnya mata uang, skill Anda akan mengalami apresiasi dan depresiasi. Karena itu, skill Anda harus diperbaharui” –Dr. Dino Patti Djala-

Ini juga benar sekali, contoh kecil saja yaitu bahasa inggris. Berdasarkan pengalaman pribadi apabila kita sering melatih diri untuk mengasah kemampuan bahasa inggris tentu akan membuat kemampuan tersebut semakin terasah, coba saja kalau sudah lama tidak berlatih atau mempraktekannya pasti akan kesulitan untuk berbicara terutama dalam hal vocabulary. Oleh karen itu kalau kita ingin berhasil maka jangan merasa lelah untuk melatih diri, semakin kita sering berlatih maka skill kita juga semakin terasah.

Tidak terasa acara yang ditunggu-tunggu telah tiba. Bapak Dino Patti Djalal memasuki ruang diskusi beserta pembicara lainnya. Acara pertama adalah Diskusi mengenai Tokoh Muda di Pentas Politik 2014. Diskusi berlangsung seru yang ditandai dengan banyaknya pertanyaan berbobot yang dilontarkan oleh peserta diskusi. Saya hanya mendengarkan saja karena sesungguhnya saya tidak terlalu mengerti dengan politik. Baik peserta dan pembicara bagi saya sama kerennya karena mampu melontarkan pemikiran yang cemerlang mengenai kepemimpinan dan kemajuan bangsa. Sekitar dua jam lebih acara diskusi tersebut berlangsung.

14Kemudian tibalah diujung acara dimana bagian ini adalah acara yang sebenarnya paling saya tunggu, yaitu penyerahan hadiah Lomba Blog. Penyerahan hadiah diberikan secara langsung oleh Bapak Dino kepada pemenang Lomba. Pemenang lomba ini rupanya berasal dari daerah yang jauh seperti Bali, Surabaya, Kalimantan dan Semarang. Kami sangat senang sekali sore itu karena Bapak Dino ternyata juga menyukai ide yang kami kemukakan. Kami hanya berharap ide tersebut bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan bermanfaat bagi para pembaca khususnya.

Pemenang Lomba Blog Nasionalisme Unggul

Pemenang Lomba Blog Nasionalisme Unggul

Saya sangat senang karena mendapatkan teman baru yang merupakan berkah dari ngeblog yaitu Edy Mulyawan dari Bali dan M. Fathur Rosiy dari Surabaya. Mereka masih muda dan hebat. Karena sudah sangat sore saya tidak bisa berlama-lama di lokasi dan hanya sebentar saja berbincang dengan Edy dan Rosiy.

Kiri ke Kanan: Edy Mulyawan dari Bali, M. Fathur Rosiy dari Surabaya, Saya, dan Rodame dari Bogor

Kiri ke Kanan: Edy Mulyawan dari Bali, M. Fathur Rosiy dari Surabaya, Saya, dan Rodame dari Bogor

Menjelang magrib saya dan adik bergegas meninggalkan lokasi untuk kembali menggunakan Commuter Line menuju Bogor. Entah karena linglung atau apa, ternyata kereta yang kami naiki adalah kereta menuju Bekasi bukan kereta Bogor. Alhasil kamipun terdampar di Stasiun Jatinegara yang membuat kami semakin malam pulang ke rumah. Ya sudahlah tidak apa-apa, kami sangat bersyukur terhadap semua peristiwa dan keberkahan yang terjadi pada hari itu.

Terimakasih setinggi-tinggiya kami ucapkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rejeki dan peluang kepada kami untuk mengikuti kompetisi tersebut. Terakhir, kami sangat berharap apa yang telah kami tuliskan bermanfaat bagi semua orang. Aamiin.

About evrinasp

I am an Agricultural Extension Officer, Blogger and Hiker

Discussion

5 thoughts on “Kejutan Indah di Hari Selasa: Behind The Scene, Pemikiran serta Apresiasi

  1. ah seru ya, klo dah juadi tulsan malah tambah keren ceritanya *btw anakku koq namanya ga diketik ev? hehehehe “alimikal” biar ikut eksis hahahaha, btw, thanks ya ev karena kmu juga aku bnyak belajar nulis dan ngeblog muaach

    Posted by rodamemn | March 16, 2014, 5:12 am
  2. Haha=D Makasih buat kemaren di Jakartanya.
    Btw, kutipan kedua dari buku Nasionalisme Unggul-nya typo deh kak. ‘L’-nya kurang.

    Posted by Fathur Rosiy | March 16, 2014, 9:29 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: