//
you're reading...
Contest

Obat TB Gratis Bagi Pasien TB

Di Indonesia sektor kesehatan menempati posisi kedua setelah pendidikan dalam program aksi prioritas yang dicanangkan pemerintah. Pada sektor ini memang masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi oleh pemerintah maupun kita semua selaku masyarakat yang hidup di dalamnya. Salah satunya adalah upaya penanggulangan penyakit menular Tuberkulosis (TB) yang menjadikan Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah Cina dan India diantara 22 negara dengan masalah TB terbesar di dunia.

Mengapa hal tersebut terjadi? Karena penduduk Indonesia jumlahnya cukup banyak mencapai lebih dari 250 juta jiwa didukung dengan mudahnya cara penyebaran kuman penyebab penyakit TB. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis ini dengan mudah menyebar melalui percikan dahak penderita yang terbawa udara ketika batuk maupun bersin. Penyebaran melalui udara tersebut membuat siapapun yang menghirupnya dapat terinfeksi dengan mudah. Untuk itu upaya pengendalian dan pencegahan tidak dapat kita serahkan hanya kepada pemerintah saja. Peran serta masyarakat juga diperlukan melalui upaya pendeteksian dini terhadap infeksi TB. Bagi seseorang yang dinyatakan positif terjangkit TB tidak perlu khawatir karena TB dapat disembuhkan asalkan kita patuh untuk terus mengkonsumsi Obat Anti TB (OAT) selama minimal enam bulan lamanya.

Menghadapi kenyataan tersebut, seseorang yang dinyatakan terinfeksi TB pasti memiliki sejumlah pertanyaan yang membuatnya cukup khawatir. Paling tidak itulah yang saya alami ketika dulu memiliki seorang teman yang terinfeksi TB. Selain mendampingi dan menyemangatinya untuk sembuh, sayapun membantunya untuk mencarikan informasi seputar pengobatan TB yang akan dia laksanakan, diantaranya….

tempPasien tidak perlu mengeluarkan biaya karena obat anti TB ini diberikan secara cuma-cuma alias Gratis oleh pemerintah bagi pasien yang masuk dalam program penanggulangan TB Nasional. Hal tersebut diatur melalui KEPMENKES Nomor 1190/Menkes/SK/X/2004 tanggal 19 Oktober 2004 tentang pemberian gratis Obat Anti TB (OAT) dan Obat Anti Retro Viral (ARV) untuk HIV/AIDS.

IMG-20140419-WA0000Obat anti TB gratis tersedia pada unit kesehatan milik pemerintah terdekat yaitu di puskesmas. Pasien dapat mendatangi unit kesehatan tersebut untuk melakukan pemeriksaan dan mengikuti Program Penanggulangan TB Nasional apabila dinyatakan positif terinfeksi TB. Selain itu Rumah Sakit maupun Dokter Praktek Swasta yang sudah bekerjasama dengan Program Penganggulangan TB Nasional juga menyediakan OAT gratis apabila pasien dinyatakan masuk kedalam program tersebut .

Screenshot_2014-04-19-07-31-52Obat TB yang diberikan kepada pasien umunya dalam bentuk tablet kombinasi atau paket  fix dose combination (FDC). Tablet kombinasi ini sudah mulai diterapkan sejak tahun 2005/2006 yang berisi kombinasi obat INH, Rimfapisin, Pirazinamid, Entambutol

Untuk orang dewasa yang merupakan pasien TB baru dengan hasil pemeriksaan BTA Positif harus menjalani pengobatan melalui dua tahap, yaitu tahap intensif pada 2 bulan pertama dan tahap lanjutan pada beberapa bulan berikutnya. Pada tahap intensif, pasien diwajibkan untuk meminum obat INH, Rifampisin, Pirazinamid, dan Etambutol setiap hari. Sedangkan pada tahap lanjutan yaitu selama 4 bulan selanjutnya pasien diwajibkan minum obat INH dan Rifampisin tiga kali dalam seminggu. Lamanya pengobatan tergantung beratnya penyakit yang ditimbulkan oleh kuman TB, tetapi umumnya pengobatan dilakukan minimal enam bulan sejak dinyatakan positif TB.

tempPasien dinyatakan sembuh apabila pada pemeriksaan ulang dahak satu bulan sebelum masa akhir pengobatan dan pemeriksaan pada akhir pengobatan tidak ditemukan lagi bakteri TB. Semua itu dapat terjadi apabila penderita mematuhi anjuran untuk minum obat secara kontinyu tanpa terputus sesuai intruksi petugas kesehatan. Karena apabila obat anti TB diminum secara terputus dapat menimbulkan resiko kuman tersebut kebal terhadap OAT yang pernah diberikan.

Penyakit TB yang sudah kebal terhadap OAT disebut dengan Tuberkulosis Multi Drug Resistant (TB-MDR). Orang yang sudah terkena TB-MDR ini memerlukan obat yang lebih kuat dengan biaya yang lebih mahal, sedangkan obat untuk kuman yang sudah kebal ini tidak tersedia pada semua fasilitas kesehatan. Selain itu jangka waktu penyembuhan bagi pasien dengan TB-MDR ini memerlukan waktu yang lebih lama ketimbang TB sebelumnya karena kuman TB sudah mengalami kekebalan, dan yang lebih dikhawatirkan lagi adalah peluang menularkan kuman TB yang kebal ini lebih besar ketimbang sebelumnya.

Fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah dalam menyediakan obat anti TB Gratis ini tidak akan maksimal dalam memberantas penyakit TB apabila tidak didukung dengan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan secara teratur karena hal tersebut justru menjadi kunci utama untuk menyembuhkan penyakit TB dan menekan laju penyebaran penyakit TB. Jadi OAT gratis bagi pasien TB ditambah dengan komitmen untuk melakukan pengobatan secara teratur menjadi solusi yang harus dijalankan secara bersama dalam rangka memberantas penyakit TB secara nasional.

TB

Tulisan ini diikutsertakan pada Lomba Blog Temukan, Sembuhkan Pasien TB Serial #2: Obat TB Gratis Periode 7-19 April 2014

Sumber Informasi:

http://www.tbindonesia.or.id/

http://www.depkes.go.id/index.php?vw=2&id=2145

http://www.tanyadok.com/kesehatan/tuberkulosis-paru-harus-selalu-diwaspadai

About evrinasp

I am an Agricultural Extension Officer, Blogger and Hiker

Discussion

11 thoughts on “Obat TB Gratis Bagi Pasien TB

  1. yup bener sekali mak, TB bisa disembuhkan dan obatnya juga gratis

    Posted by Liza-fathia.com | April 19, 2014, 10:50 am
  2. Memamng untuk bisa sembuh dari TB dibutuhkan kedisiplinan dan kepatuhan ya?

    Posted by Reni Judhanto | April 19, 2014, 4:34 pm
    • Mak reni iya mak, klo ga disiplin n patuh minum obat serta cek ulang ke dokter sesuai yg dianjurkan malah susah sembuhnya. Ada penderita tb mdr karena gak menuntaskan minum obat plus gak le dokter pada waktu yg d tentukan, malah ada yg lebih parah dr tb mdr, saya lupa namanya

      Posted by evrinasp | April 19, 2014, 11:14 pm
  3. yoi,…gratissss🙂

    Posted by rodamemn | April 19, 2014, 6:38 pm
  4. Reblogged this on evRina shinOda.

    Posted by evrinasp | April 20, 2014, 3:51 am
  5. Semoga obat gratis ini bisa menyembuhkan semua penderita TB di seluruh negeri. Bahkan hingga ke pelosok-pelosok…

    Posted by niaharyanto | April 21, 2014, 12:00 am

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: Jangan Takut Karena TB Bisa Disembuhkan | evRina shinOda - April 26, 2014

  2. Pingback: Pencegahan dan Pengobatan TB Resisten | evRina shinOda - May 18, 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: