//
archives

Archive for

Berkah Manis Setiap Hari

Assalamualaikum…..

Halo teman-teman, bagaimana kabarnya? Semoga dalam keadaan sehat dan bahagia selalu ya. Aamiin. Karena masih dalam moment lebaran maka tak ada salahnya apabila saya memohon izin untuk bersilaturahim dengan teman-teman semua dan mengucapkan:

“Taqabbalallahu minna waminkum (semoga Allah menerima amalku dan amal kalian), syimana wa shiyamakum (puasaku dan puasa kalian), ja’alanallahu wa iyyakum minal aidin wal faidzin (semoga Allah menjadikan aku dan kalian sebagai orang yang kembali suci dan meraih kemenangan), aamiin”

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mohon maaf lahir dan batin

Ada kesedihan ketika Ramadhan berlalu dan juga ada kebahagiaan ketika Idul Fitri tiba. Semoga kita semua masih bisa dipertemukan dengan bulan Ramadhan berikutnya. Aamiin.

Kali ini saya ingin bercerita tentang moment Ramadhan yang telah dilalui kemarin dan juga oleh-oleh cerita mudik dihari raya. Banyak pesan dan kesan yang saya dapatkan selama Ramadhan hingga dihari nan fitri yang alhamdulillah menambah silaturahim dan menjadi pembelajaran bagi saya pribadi. Mau tau ceritanya? Yuk kita kupas satu persatu.

Manisnya Ramadhan

Umat islam diseluruh dunia pasti menyambut gembira ketika bulan Ramadhan tiba. Selama Ramadhan kita diwajibkan untuk berpuasa sebulan penuh dan disunahkan untuk melaksanakan shalat tarawih pada malam harinya. Selain melaksanakan ibadah wajib maupun sunah, kita juga dapat melaksanakan amalan-amalan baik lainnya dibulan nan suci ini. Diantaranya adalah hablum minnaan nas atau menjaga hubungan baik sesama manusia.

Salah satu hikmah puasa adalah melatih kita untuk peduli terhadap orang lain terutama terhadap kaum dhuafa atau kaum yang lemah. Rasa lapar dan dahaga selama berpuasa mengingatkan kita bagaimana sulitnya kaum dhuafa untuk memenuhi kebutuhan pangannya, dari sini kita diajarkan untuk saling berbagi terhadap orang-orang yang membutuhkan. Selain itu puasa juga melatih kita untuk bersabar menahan emosi dan menahan diri untuk tidak melakukan perbuatan yang tercela.

Puasa tidak menjadi halangan untuk terus melaksanakan tugas

Puasa tidak menjadi halangan untuk terus melaksanakan tugas

Pada bulan puasa ini kesabaran sayapun dilatih, ditengah cuaca yang terik saya harus tetap menjalankan tugas membimbing para petani. Bukan tugas yang mudah karena ada beberapa petani yang mau menerima bimbingan dan ada juga yang enggan menerimanya. Siapa sangka, ternyata datangnya Ramadhan memberikan banyak keberkahan kepada mereka, dengan ketekunan dan kesabaran akhirnya hasil panen yang diperoleh saat ini meningkat dari panen sebelumnya. Alhamdulillah merekapun tersenyum bahagia dan sayapun senang karena berhasil menjalankan tugas, paling tidak dapat membuat beberapa petani yang enggan mengikuti bimbingan dapat berpikir kembali.

Dari kejadian tersebut, ada sebuah pelajaran berharga yang dapat saya petik: apabila kita menunjukan sikap yang positif terhadap lingkungan dan masyarakat in sha Allah akan memberikan timbal balik yang positif bagi diri kita pula. Oleh karena itu bersikaplah yang manis dengan sesama karena nantinya akan memberikan keberkahan bagi kita kembali.

Tetap Manis Bersama Systema

Selama berpuasa, kita tidak hanya dituntut untuk beribadah dan mengerjakan amal shaleh saja. Memberikan perhatian terhadap tubuhpun harus dilakukan sebagai wujud rasa syukur kita. Selain menempanya dengan memberikan masukan yang positif, kita juga harus menjaga kesehatan agar ibadah puasa menjadi optimal. Seperti kejadian kemarin, saya sempat terkena sakit maag karena ketika berbuka langsung mengkonsumsi makanan yang pedas. Akibatnya saya menjadi lemas dan tidak dapat bekerja secara optimal.

Ketika berbuka, kita memang dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan atau minuman yang manis. Rasulullah bahkan mengajarkan kita untuk memakan kurma ketika berbuka. Biasanya saya sudah menyiapkan kurma beberapa buah, minimal tiga buah kurma saya makan terlebih dahulu untuk berbuka (karena disunahkan memakan kurma dengan jumlah yang ganjil). Nah, supaya tidak terkena maag lagi, makan makanan pedasnya ditunda dulu ya, kita ganti dengan yang manis-manis dahulu. Makanan yang sering ada di meja ketika berbuka diantaranya kurma, brownies cokelat, sirup atau es buah, serta kue-kue manis buatan mamah.

Berbukalah dengan yang manis

Berbukalah dengan yang manis

Berbuka dengan yang manis bukan berarti tidak ada kendala lho. Jika terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis ternyata memberikan dampak negatif terhadap tubuh, salah satunya adalah kerusakan gigi. Paling tidak itu yang pernah saya rasakan ketika gigi saya berdarah karena berlubang sehingga harus ditambal.

Hal tersebut terjadi karena makanan manis yang kita konsumsi itu ternyata sangat disukai oleh bakteri. Bakteri yang ada dalam mulut dapat memecah karbohidrat dan makanan manis menjadi asam. Itulah yang menyebabkan terjadinya kerusakan gigi serta gigi berlubang. Apabila kita tidak tuntas dalam membersihkan sisa makanan hingga ke celah-celah gigi, maka bakteri akan memakan apapun yang tersisa pada celah-celah tersebut [1]. Oleh karena itu konsumsilah makanan manis secukupnya serta rajin membersihkan gigi agar memberikan dampak positif bagi tubuh terutama kesehatan gigi.

Makan yang manis-manis terus bisa merusak gigi

Makan yang manis-manis terus bisa merusak gigi

Meskipun begitu bukan berarti saya tidak khawatir untuk mengkonsumsi makanan atau minuman yang manis-manis karena pernah memiliki riwayat gigi berlubang. Selain itu dibeberapa sela-sela gigi terdapat celah yang memungkinkan makanan dapat tersangkut disana, kalau sudah tersangkut gusi menjadi bengkak dan menimbulkan rasa nyeri. Syukurlah saya menemukan solusi ketika berjalan-jalan di sebuah supermarket. Saya menemukan pasta gigi dengan teknologi nano yang dapat memberikan perlindungan menyeluruh dan membantu menutup lubang kecil pada gigi. Pasta gigi tersebut adalah Systema Nano.

Systema Nano

Systema Nano

Systema adalah sebuah sistem perawatan mulut profesional yang dikembangkan oleh perusahaan LION Jepang untuk perlindungan mulut secara menyeluruh, cepat dan tuntas. Systema memiliki Teknologi Nano Calcium pertama di Indonesia yang mampu menutupi lubang nano super kecil sekalipun pada gigi dalam waktu 14 hari. Pasta gigi ini dirancang dengan fast action dimana pasta gigi ini akan cepat lumer dan menyebar di dalam mulut.

Systema Nano mengandung Nano Calcium untuk mencegah dan membantu memperbaiki gigi berubang (karies gigi) dalam dua minggu pemakaian, kemudian mengandung Erythritol untuk mengurangi plak pada gigi lebih cepat dibandingkan pasta gigi biasa dan Micro Foam yang merupakan busa berukuran mikro untuk mempercebat penyebaran Nano Calcium dan Erythritol hingga ke sela-sela gigi.

Keunggulan Systema Nano

Keunggulan Systema Nano

Secara keseluruhan Systema memberikan aksi perlindungan cepat dan tepat pada delapan masalah mulut yaitu:

  1. Membantu memperbaiki gigi berlubang dalam 2 minggu
  2. Membantu memperkuat gigi dan enamel gigi
  3. Membunuh bateri
  4. Membantu mengurangi plak
  5. Menjaga gusi tetap sehat
  6. Menetralisir asam di mulut
  7. mengurangi bau mulut
  8. Melindungi ggi secara menyeluruh

Systema melindungi saya ketika berbuka dengan yang manis, saya tidak takut sakit gigi lagi, tidak terkena maag lagi dan bekerjapun menjadi lancar. Apalagi ketika menghadapi lebaran, kue-kue lebaran yang kebanyakan mengandung gula kini mudah untuk dinikmati.

Manisnya Lebaran

Tahun ini adalah jadwalnya saya dan keluarga untuk mudik lebaran ke tempat kelahiran suami. Saya senang karena tempatnya sangat asri di atas bukit. Kecamatan Tanggeung di Cianjur Selatan merupakan daerah dataran tinggi yang hampir sebagian besar penduduknya mengandalkan perekonomian dari hasil pertanian. Masyarakat disana sangat kreatif dalam mengolah makanan terutama dari hasil ladang mereka. Nah, moment yang paling ditunggu oleh kami sekeluarga adalah ketika berbuka bersama, masakan khas sunda buatan Emah (panggilan sayang untuk ibu mertua) memang paling dikangeni oleh suami dan keluarga besar. Namun bagi saya pribadi ada buatan tangan Emah yang saya tunggu-tunggu apabila saya kesana yaitu kue manis yang disebut Jawaddah.

Enaknya makan Jawaddah

Enaknya makan Jawaddah

Jawaddah adalah kue manis yang terbuat dari tepung ketan, gula aren dan kelapa. Emah pasti membuatkan kue itu ketika tahu kalau saya mau kesana. Dulu ketika pertama kali saya kesana, saya hampir menghabiskan setengah toples Jawaddah buatan Emah. Dari situ sepertinya Emah tahu kalau menantunya ini suka sekali dengan Jawaddah. Sekarang kalau saya kesana atau Emah sedang berkunjung ke Bogor pasti tidak lupa untuk membuatkan dan membawakan saya Jawaddah.

Saya merasa jadi menantu paling bahagia ketika melihat ada setoples Jawaddah di meja setibanya kami di rumah Emah. Sayangnya suami maupun bibi yang asli orang sana tidak terlalu tertarik dengan kue khas sunda ini. Rasanya yang manis gurih ternyata membuat mereka tidak kuat memakannya. Memang Jawaddah ini agak kenyal, kalau kita gigit dan mengunyahnya tidak optimal bisa memberikan sisa di sela-sela gigi. Tetapi saya tidak khawatir karena selain menggunakan Systema yang melindungi gigi, sayapun memakai sikat giginya untuk memberikan perlindungan ekstra.

Pakailah rangkaian produk Systema untuk perlindungan maksimal

Pakailah rangkaian produk Systema untuk perlindungan maksimal

Saya menggunakan sikat gigi Systema karena memberikan hasil yang lebih bersih dengan jangkauan menyeluruh. Teknologi Micro Clean Bristles dengan ujung bulu sikat berdimensi 0,02 mm mampu membersihkan hingga ke celah periodental yang tidak dapat diraih oleh sikat gigi biasa. Tentunya hal ini sangat efektif dalam membersihkan plak untuk mencegah akumulasi bakteri sehingga terhindar dari penyakit gusi. Non slip handlenya juga memastikan genggaman menjadi nyaman dan anti slip, serta long slim necknya memudahkan untuk menjangkau gigi geraham paling belakang sekalipun.

Sikat Gigi Systema

Sikat Gigi Systema

Senangnya Ramadhan dan Idul Fitri kali ini, berawal dari yang manis kita bisa memberikan keberkahan bagi orang lain serta menjaga kesehatan tubuh agar dapat beribadah dan bekerja sekaligus mempererat tali kasih sayang antara menantu dengan ibu mertuanya (hehe).

Berawal dari yang manis tali silaturahimpun tetap terjaga. Tak hanya dibulan Ramadhan saja, setiap hari kitapun bisa melakukan awalan yang manis untuk mendapatkan berkah yang manis pula. Yuk kita mulai dengan yang manis…..

Saya dan Keluarga di Cianjur, Emah disebelah kiri saya

Saya dan Keluarga di Cianjur, Emah disebelah kiri saya

Sekian cerita Ramadhan dan Lebaran dari saya, semoga bermanfaat ya….

Wassalammualaikum….

Tulisan ini diikut sertakan pada Systema Blog Competition “Berawal dari yang Manis” alhamdulillah masuk dalam 10 Pemenang 

 

 

Advertisements

Ruwatan Rambut Gimbal di Tanah Persemayaman Para Dewa

Kebudayaan Indonesia sangat beraneka ragam yang berasal dari masing-masing daerah dengan ciri khas tertentu. Salah satu kebudayaan yang tetap lestari terdapat pada daerah dengan ciri khas dataran tinggi yaitu Wonosobo. Wono yang berarti hutan, dan Sobo yang berarti dikunjungi ini memiliki kaitan dengan peran tiga orang pengembara yaitu Kyai Kolodete, Kyai Karim, dan Kyai Walik. Secara berurutan mereka membuka tiga wilayah di Wonosobo yaitu Dataran Tinggi Dieng, Kalibeber, dan wilayah yang saat ini menjadi Kota Wonosobo. Diusianya yang menginjak 169 tahun tepat pada tanggal 24 Juli 2014, Wonosobo kembali menunjukkan potensi yang dimilikinya melalui Dieng Culture Festival dengan menampilkan Ruwatan Rambut Gimbal kebudayaan asli Wonosobo khususnya pada Dataran Tinggi Dieng.

Dieng Culture Festival

Dieng Culture Festival

Berawal dari mitos

Menurut informasi Dieng berasal dari bahasa kawi, dimana “Di” memiliki arti tempat atau gunung dan “hyang” yang berarti dewa, sehingga Dieng dapat diartikan sebagai tempat tinggi yang menjadi persemayaman para dewa. Ditanah ini terjadi fenomena unik yaitu munculnya rambut gimbal pada anak-anak mulai dari usia 40 hari hingga enam tahun meskipun ketika dilahirkan rambut anak-anak tersebut tidak gimbal.

Masyarakat Dieng meyakini munculnya rambut gimbal merupakan warisan leluhurnya yaitu Kyai Kolodete. Menurut cerita, demi kemakmuran desa, Kyai Kolodete bersumpah tidak akan memotong rambutnya dan tidak akan mandi sebelum desa yang dibukanya menjadi makmur, hal inilah yang menyebabkan keturunan Kyai Kolodete nantinya akan mempunyai ciri rambut yang sama seperti dirinya. Versi lain menyebutkan bahwa munculnya rambut gimbal pada anak-anak merupakan titipan Kanjeng Ratu Kidul di Pantai Selatan terutama bagi masyarakat yang masih menganut kepercayaan Kejawen. Hal ini terlihat dengan adanya partisipasi beberapa kelompok masyarakat Wonosobo dalam melakukan ritual seperti keraton Yogyakarta untuk Nyi Roro Kidul [1].

Munculnya rambut gimbal diawali dengan gejala demam selama beberapa waktu. Gejala ini tidak dapat disembuhkan dan akan sembuh dengan sendirinya. Ketika sembuh, rambut sang anak akan menempel satu sama lain hingga menjadi gimbal. Tidak hanya itu, perubahan lain yang dialami oleh anak gimbal adalah tingkah lakunya yang lebih banyak menyendiri. Pada kondisi ini masyarakat menganggap si anak sedang bermain dan berbicara dengan teman gaibnya. Anak-anak yang memiliki rambut gimbal dianggap membawa kesialan apabila rambutnya tidak diruwat dan sebaliknya akan memberikan rezeki setelah dilakukan pemangkasan.

Anak Dieng dengan rambut gimbal, sumber gambar: http://klikhotel.com

Proses ruwatan dapat dilakukan apabila sang anak telah meminta sendiri untuk dipangkas rambutnya. Apabila orang tua melanggar maka si anak akan jatuh sakit dan rambutnya menjadi gimbal kembali. Dalam upacara ruwatan nanti orang tua harus memenuhi permintaan yang diinginkan anak rambut gimbal. Permintaan mereka cukup unik ada yang meminta permen, sepeda, kambing, mainan, perhiasan, pakaian dan sebagainya sesuai keinginan mereka.

Tata cara ruwatan Rambut Gimbal

Upacara ruwatan dapat dilakukan apabila keinginan sang anak sudah dipenuhi oleh orang tuanya. Umumnya ritual ini dilakukan ketika si anak telah cukup umur sekitar 7 hingga 10 tahun sehingga tidak merasa takut untuk melaksanakan upacara. Prosesi ruwatan secara garis besar dapat digambarkan sebagai berikut (dirangkum dari berbagai sumber):

  1. Ritual doa, dimulai sehari sebelumnya dengan berdoa dibeberapa tempat agar upacara lancar. Tempat-tempat tersebut yaitu Candi Dwarawati, komplek Candi Arjuna, Sendang Maerokoco, Candi Gatot Kaca, Telaga Balai Kambang, Candi Bima, Kawah Sikidang, komplek Pertapaan Mandalasari (gua di Telaga Warna), Kali Pepek, dan tempat pemakaman Dieng.
  2. Upacara Jamasan Pusaka dimalam hari, yaitu pencucian pusaka yang dibawa saat kirab keesokan harinya.
  3. Kirab, dimulai dari rumah sesepuh pemangku adat menuju tempat pencukuran. Di rumah tersebut dipersiapkan berbagai sesaji seperti tumpeng dengan beberapa warna, jajanan pasar, bubur nasi, ayam panggang, dan juga kembang setaman. Selama berkeliling desa, anak-anak rambut gimbal mengenakan pakaian adat jawa dan memakai ikat kepala berwarna putih serta dikawal para sesepuh, para tokoh masyarakat, kelompok-kelompok paguyuban seni tradisional serta masyarakat dengan menaiki andong. Prosesi ini berakhir di Sendang Maerokoco atau Sendang Sedayu.
  4. Pemandian di sumur Sendang Sedayu atau Sendang Maerokoco. Saat memasuki sumur, anak-anak dilindungi payung Robyong dan kain panjang di sekitar Sendang Maerokoco, kemudian dikawal menuju tempat pencukuran.
  5. Prosesi pencukuran, anak berambul gimbal yang mengikuti prosesi dipanggil satu-persatu. Proses pencukuran rambut berlangsung sekitar 30 menit bertempat di depan Candi Arjuna. Rambut yang telah dicukur tersebut dibungkus dengan kain putih untuk dilarungkan kemudian.
  6. Penyerahan permintaan, upacara dilanjutkan dengan menyerahkan benda atau permintaan yang diinginkan oleh anak-anak tersebut.
  7. Pelarungan rambut, para abdi upacara bertugas menghanyutkan potongan rambut gimbal ke Telaga Warna yang mengalir ke Sungai Serayu dan berhilir ke Pantai Selatan di Samudera Hindia. Pelarungan ini memiliki arti pengembalian bala (kesialan) yang dibawa anak rambut gimbal kepada para dewa dengan harapan akan tergantikan dengan rejeki.

Berikut video prosesi ruwatan rambut gimbal yang diambil dari Youtube:

Dieng culture festival, Potensi Kearifan Lokal

Panorama Dieng yang sangat indah ditambah dengan prosesi ruwatan rambut gimbal menjadi nilai tambah tersendiri untuk mempromosikan potensi Wonosobo secara keseluruhan. Oleh karena itu pemerintah daerah memasukan prosesi ruwatan sebagai acara puncak dalam agenda tahunan pada “Dieng Culture Festival”. Banyak nilai positif yang didapatkan dalam Dieng Culture Festival ini, diantaranya:

  1. Melestarikan Kebudayaan, selain tradisi ruwatan, festival ini juga menampilkan berbagai kesenian seperti warok, lengger, tek-tek, rampakyaksa, barongsai, angklung, dan lain-lain sehingga secara tidak langsung ikut melestarikan kebudayaan.
  2. Mempromosikan potensi daerah, festival ini menjadi salah satu media promosi bagi pemerintah maupun masyarakat untuk memperkenalkan potensi daerah kepada pihak luar.
  3. Membantu masyarakat, prosesi ruwatan yang mengharuskan untuk menyediakan berbagai persyaratan serta melalui banyak tahapan tentunya membebani orang tua karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Adanya ruwatan masal dalam festival ini membuat masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya karena telah ditanggung pemerintah.
  4. Menambah pemasukan daerah dan masyarakat. Acara ini tentunya akan menarik para wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk datang ke Wonosobo. Hal ini akan menambah pemasukan daerah maupun masyarakat disekitar.
  5. Mengenalkan salah satu budaya Indonesia ke mata dunia.

Diusianya yang ke-189 tahun, Kabupaten Wonosobo telah mencapai berbagai macam keberhasilan, diharapkan pencapaian ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Kedepannya semoga Kabupaten Wonosobo menjadi salah satu destinasi wisata favorit yang menjadi ciri khas Indonesia yang mampu membawa Indonesia khususnya Kabupaten Wonosobo terkenal dimata dunia.

Yuk, datang ke Wonosobo

Yuk, datang ke Wonosobo

Dirgahayu Kabupaten Wonosobo ke-189 tahun. Sukses selalu…..”

Postingan artikel ini diikutsertakan dalam Giveaway #HariJadiWonosobo189

 

Masjid Unik Berarsitektur Khas Jawa

Masjid Agung Manunggal Kabupaten Bantul

Masjid Agung Manunggal Kabupaten Bantul

Enam tahun yang lalu tanggal 20 Juli 2008 saya berkesempatan mengunjungi Kabupaten Bantul untuk menghadiri pernikahan teman. Pada kesempatan itu saya menyempatkan diri untuk mengunjungi Masjid Agung Manunggal. Masjid ini memiliki arsitektur yang kental dengan nuansa jawa, seperti atap joglo dengan empat tiang penyangga dan memiliki pintu masuk serta pangimbaran berbentuk gunungan. Bila ramadhan tiba, masjid ini ramai dengan berbagai kegiatan seperti buka bersama, pengajian akbar dan kegiatan keagamaan lainnya. Foto ini diambil dengan menggunakan kamera HP Sony Ericsson K750i. Saya berharap semoga suatu hari nanti saya masih bisa menjejakkan kaki lagi di sana. Aamiin.

 

Menghasilkan Air Minum Layak Konsumsi dari Rumah

Gambar dimodifikasi, sumber asli disini

Gambar dimodifikasi

Salah satu kebutuhan vital yang sangat diperlukan oleh seluruh makhluk hidup adalah air. Tidak hanya untuk dikonsumsi saja, air juga diperlukan untuk aktivitas sehari-hari sekaligus penyeimbang ekosistem dunia. Dari besarnya berat badan diketahui bahwa hampir 90% tubuh manusia mengandung air, dengan rincian pada tubuh orang dewasa sekitar 55-60%, untuk anak-anak sekitar 65% dan bayi sekitar 80% [1]. Manusia membutuhkan air khususnya air bersih layak konsumsi untuk digunakan sebagai air minum, serta melakukan berbagai kegiatan sehari-hari seperti mencuci, memasak, atau membersihkan diri. Air bersih ini tentunya harus memiliki syarat tertentu sehingga dapat digunakan. Melalui Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air, kategori air yang peruntukannya sebagai air baku untuk air minum atau peruntukan lain termasuk dalam kategori 1. Hal ini menandakan bahwa air baku sebagai bahan air minum harus berkualitas dan menjadi prioritas.

Definisi air minum tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 yang menyebutkan bahwa air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Kebutuhan air minum ini tentunya berbeda antara satu orang dengan lainnya tergantung pada berat badan, metabolisme dan aktivitas yang dilakukan seseorang. Kebutuhan air minum setiap orang umumnya berkisar antara 2,1 liter hingga 2,8 liter per hari [2]. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut dapat diperoleh dari berbagai sumber, diantaranya adalah air tanah, air permukaan dan mata air.

Air tanah merupakan sumber air minum yang paling banyak digunakan khususnya pada daerah pedesaan yang tidak terlalu padat penduduknya. Mata air juga masih digunakan sebagai sumber air minum pada daerah dataran tinggi seperti daerah pegunungan, mata air ini dialirkan oleh masyarakat kerumah-rumah melalui pipa kecil atau selang untuk dimanfaatkan sebagai air bersih. Sedangkan air permukaan seperti sungai sudah jarang digunakan akibat pencemaran limbah serta material seperti lumpur ataupun sampah.

Air minum menjadi masalah krusial apabila pemenuhan kebutuhannya tidak sesuai standar baik kualitas maupun kuantitas. Hal tersebut dikarenakan mengonsumsi air minum dapat mempengaruhi kesehatan, sehingga memenuhi kebutuhan air minum secara layak harus diperhatikan. Hanya saja terdapat berbagai masalah yang ditemukan terkait pemenuhan air minum ini. Berikut ulasannya.

Masalah Air Minum

Kebutuhan akan tersedianya air minum layak konsumsi sangat tinggi, hanya saja tidak semua orang dapat memperolehnya secara alami dan harus mengeluarkan sejumlah biaya untuk mendapatkan air minum yang layak. Contohnya pada daerah Jakarta Utara yang hampir tidak bisa menggunakan air tanah lagi sebagai sumber air minum karena sebagian besar sudah terkontaminasi kadar salinitas air laut serta tercemar rembesan limbah septic tank rumah-rumah yang padat penduduknya sehingga untuk memenuhi kebutuhan air bersih harus menggunakan air PAM atau membelinya pada penjual air yang biasa berkeliling. Lain halnya pada daerah pertanian, air tanah yang dapat diakses melalui sumur-sumur warga sebagian tidak dapat digunakan karena tercemar limbah pertanian seperti pestisida, pupuk kimia maupun kapur pertanian yang terjadi pada sebagian daerah pertanaman tebu di Majalengka. Air sumur yang ada disana sebagian tidak dapat digunakan sebagai air baku untuk air minum karena mengandung kapur dan warnanya keruh.

Masalah air

Masalah air

Untuk mengatasi permasalahan tersebut sebagian masyarakat mengkonsumsi air minum isi ulang (AMIU) atau air minum dalam kemasan (AMDK) yang dapat diminum langsung. Karena kebutuhan akan air minum cukup besar hal ini tentunya akan membuat pengeluaran semakin bertambah. Sayangnya pada beberapa AMIU masih ditemukan adanya kontaminasi kuman penyakit lantaran kurang hygiene pada proses pengisian maupun kebersihan kemasan. Kemudian pada beberapa AMDK yang beredar dipasaran diketahui memiliki nilai TDS (Total Dissolved Solids atau jumlah kandungan unsur padat yang terlarut dalam air) cukup tinggi. Nilai TDS AMDK di Indonesia berkisar antara 70 ppm-100 ppm, bahkan ada yang mencapai 160 ppm. Padahal menurut World Health Organization (WHO) air layak minum kemasan memiliki nilai TDS tidak lebih dari 50 ppm, apabila lebih dari 50 ppm tubuh dianggap tidak dapat memproses secara baik dan tidak sanggup diuraikan oleh organ dengan baik. Sehingga bila lama kelamaan dikonsumsi secara terus menerus akan menyebabkan berbagai penyakit [3].

Sumber air minum yang berasal dari air tanah merupakan sumber yang lebih baik dari beberapa sumber lainnya, meskipun begitu bukan berarti air tanah tersebut murni dan baik bagi kesehatan karena air merupakan pelarut terbaik sehingga dalam air tanah pasti terdapat mineral atau zat tertentu. Meskipun bakteri dapat kita bunuh dengan hanya memasak air hingga 100 °C, namun zat berbahaya seperti logam tidak dapat dihilangkan dengan cara dimasak saja. Kebanyakan masyarakat yang menggunakan air tanah sebagai sumber air minum belum sepenuhnya paham mengenai kandungan logam atau mineral dalam air minum lantaran logam atau mineral tersebut tidak kasat mata, mereka hanya berpegangan bahwa air tersebut layak untuk diminum karena tidak berwarna, berasa atau berbau saja.

Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan regulasi atau pedoman dalam menentukan air minum yang layak untuk dikonsumsi. Berikut adalah beberapa parameter yang harus dipenuhi untuk menentukan kelayakan air minum.

Syarat Air Minum Layak Konsumsi

Pedoman yang digunakan sebagai parameter untuk menentukan air minum layak konsumsi adalah Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010. Pada Pasal 3 disebutkan bahwa Air Minum aman bagi kesehatan apabila memenuhi persyaratan Fisika, Mikrobiologis, Kimiawi dan Radioaktif yang dimuat dalam parameter wajib dan parameter tambahan. Dijelaskan lebih lanjut bahwa parameter wajib merupakan persyaratan kualitas air minum yang wajib diikuti dan ditaati oleh seluruh penyelenggara air minum. Sedangkan parameter tambahan adalah parameter yang dapat ditetapkan pemerintah daerah sesuai dengan kualitas lingkungan masing-masing yang mengacu pada parameter tambahan pada peraturan ini.

Berdasarkan Pasal 3 diatas, air minum yang layak konsumsi harus memenuhi tiga syarat parameter wajib dan dua parameter tambahan dengan rincian sebagai berikut:

Parameter kelayakan air minum

Parameter kelayakan air minum

a. Parameter Wajib

  1. Parameter Mikrobiologi: parameter ini masuk kedalam kategori berhubungan langsung dengan kesehatan dengan tidak ada tolerasi sedikitpun bagi kehadiran bakteri E.Coli dan Total Bakteri Koliform dalam 100 ml sampel karena seperti yang kita ketahui apabila terkontaminasi bakteri ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare atau disentri.
  2. Parameter Kimia: parameter ini juga berhubungan langsung dengan kesehatan dan dikelompokan menjadi kimia anorganik dimana air minum harus bebas zat kimia beracun serta parameter kimiawi yang masuk dalam kategori tidak berhubungan langsung terhadap kesehatan dimana air minum tidak diperkenankan mengandung logam berat dan memiliki kadar keasaman air (PH) antara 6,5 sampai 8,5.
  3. Parameter Fisika : parameter ini termasuk kedalam kategori tidak berhubungan langsung dengan kesehatan dimana air minum tidak boleh berbau dan tidak berasa (tidak ada toleransi sedikitpun), angka TDS maksimum 500 mg/l, tingkat berwarna maksimal 15 TCU dan suhu udara maksimal 3oC.

b. Parameter Tambahan

  1. Parameter kimiawi: yang terdiri dari ada tidaknya kandungan bahan kimia organik maupun anorganik, cemaran pestisida dan desinfektan serta hasil sampingannya yang besar toleransinya telah ditentukan dalam peraturan.
  2. Parameter Radioaktif : Air minum maksimal mengandung Gross Alpha Activity 0,1 Bq/l dan Gross Beta Activity 1 Bq/l

Masyarakat umum masih menghadapi kesulitan dalam menentukan apakah air minum yang dimiliki sudah nyaman untuk dikonsumsi ataukah belum karena beberapa parameter memerlukan pengujian laboratorium yang sulit untuk dilakukan oleh sebagian besar masyarakat. Untuk pengawasan kualitas air minum diatur pada pasal selanjutnya yaitu Pasal 4 dimana pengawasan kualitas air minum dilakukan secara eksternal maupun internal. Secara eksternal melalui dinas kesehatan setempat dan secara internal pada penyelenggara air minum.

Kita sebagai masyarakat juga dapat melakukan pengawasan internal secara mandiri untuk menentukan apakah air minum yang kita konsumsi tersebut sudah nyaman atau tidak dengan cara menghasilkan air minum berkualitas dari rumah.

Menghasilkan Air Minum Berkualitas dari Rumah

Saat ini telah dikembangkan teknologi yang ramah lingkungan untuk menghasilkan air minum berkualitas dari rumah sehingga siapapun dapat memproduksi air minumnya sendiri baik menggunakan air baku dari air tanah ataupun air PAM. Teknologi tersebut adalah water purifier yang dikemas sedemikian rupa sehingga dapat meminimalisir kontaminasi kuman penyakit dan zat berbahaya dengan harga terjangkau.

Salah satu water purifier yang sangat praktis dan nyaman untuk digunakan adalah Pure It dari Unilever. Pure It sebagai pemuri air telah memenuhi kriteria ketat internasional dari Environmental Protection Agency (EPA) Amerika Serikat, untuk menghilangkan bakteri dan virus berbahaya. Kinerja Pure It juga telah diuji oleh lembaga ilmu pengetahuan dan institusi kesehatan terkemuka di Asia, Eropa dan Amerika Serikat sehingga kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Harganya yang terjangkau menjadikan Pure It sebagai alternatif mudah dan praktis serta nyaman untuk mendapatkan air minum yang terlindung dari kuman penyakit.

Alasan menggunakan Pureit

Alasan menggunakan Pureit

Praktis, karena Pure It mudah dipakai tanpa menggunakan listrik. Jenis ini adalah Pure It Classic yang dapat membantu kita menghasilkan air minum sehat tanpa harus memasak air, mengganti galon, menghabiskan gas atau memerlukan sambungan keran. Pure It Classic sangat praktis karena mudah digunakan hanya dengan menuangkan air tanah atau air PAM kedalam Pure It.

Nyaman, karena bekerja dengan teknologi canggih 4-tahap pemurnian air “Teknologi Germkill” untuk menghasilkan air yang benar-benar aman terlindungi sepenuhnya dari bakteri dan virus, air yang dihasilkan juga jernih dan memiliki rasa yang alami. Pure It Classic juga nyaman karena portable, tidak memakan banyak space dan memiliki design yang menarik.

Teknologi Germ Kill Pure It

Teknologi Germ Kill Pure It

Unilever terus melakukan inovasi guna mengatasi perasalahan air minum, kini Pure It memperkenalkan produk terbarunya sebagai solusi pemurni air berteknologi UV pertama di Indonesia yaitu PURE IT MARVELLA. Pure It Marvella dihadirkan bagi konsumen yang mementingkan kepraktisan disela-sela kesibukannya. Pure It Marvella memiliki keunggulan dalam menghasilkan air minum berkualitas yang dapat melindungi dari kuman berbahaya karena memenuhi kriteria ketat EPA dan juga sudah teruji pada Scottish Parasite Diagnostic Laboratory Glasgow Inggris, London School of Hygiene and Tropical Medicine, dan Unilever Laboratory.

Pure It Marvella dibuat sangat nyaman karena terhubung langsung dengan pipa air dengan sistem pengisian otomatis (auto fill), hal tersebut tentunya sangat praktis karena kita tidak perlu melakukan pengisian ulang untuk mendapatkan air minum yang layak. Fitur Advance Alert System mampu memberi petunjuk 150 liter sebelum filter GKK habis (Germ Kill Kit/ Perangkat Pembunuh Kuman) dengan estimasi sekitar 15 hari untuk pemakaian 5 orang dan asumsi 2 liter/orang/hari. Kapasitas penyimpanan Pure It Marvella mencapai 4 Liter air minum tersedia dan dapat dimanfaatkan bahkan ketika tidak ada pasokan listrik. Pure It Marvella juga menyediakan fitur perlindungan fluktuasi tegangan listrik untuk mencegah kerusakan akibat perubahan tegangan yang tiba-tiba hal ini memberikan kenyamanan tersendiri bagi konsumen dalam merawat perangkat ini. Sekali lagi Pure It Marvella memang didesign sangat praktis dengan menghadirkan fitur Auto shut off yang dapat menghentikan aliran air ketika lampu UV atau komponen penting lain dalam Pure It Marvella tidak berfungsi.

Pureit Marvella

Pureit Marvella

Berikut adalah empat tahap pemurnian air yang dimiliki oleh Pure It Marvella:

Filter Sedimen: Menghilangkan kotoran yang terlihat

Filter Karbon Aktif: Menghilangkan parasit, pestisida, klorin, rasa dan bau

Filter Sedimen Plus: Menghilangkan partikel karbon dan sisa kotoran

Sinar UV Intensitas tinggi: Menghilangkan kuman, parasit, dan bakteri berbahaya

Mendapatkan air minum yang berkualitas dapat kita lakukan dengan meminimalisir kontaminasi air baku melalui pemenuhan parameter kualitas air minum. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan secara mandiri untuk menghasilkan air minum berkualitas dari rumah:

1. Mengamati lingkungan di sekitar sumber air baku

Bagi pengguna air tanah sebagai sumber air baku sebaiknya memperhatikan lingkungan sekitar apakah di daerahnya masih memberikan supply air tanah yang sehat ataukah tidak. Misalnya dengan menilai apakah air tanah di sekitar kita jauh dari area pertanian, industri maupun air laut serta padat penduduknya yang memungkinkan terjadinya kontaminasi. Begitupun ketika menggunakan AMIU, maka perhatikan apakah depot isi ulang di sekitar lingkungannya bersih ataukah tidak. Pengamatan penting dilakukan untuk mengetahui riwayat air baku yang digunakan bisa suatu hari terjadi sesuatu. Apabila tidak memungkinkan untuk menggunakan sumber air baku yang ada sebaiknya tidak menggunakannya lebih lanjut agar terhindar dari gangguan kesehatan.

2. Mengamati penampilan fisik air baku

Langkah selanjutnya adalah dengan melakukan pemeriksaan terhadap penampilan fisik air baku sebelum diolah lebih lanjut dengan melakukan peeriksaan terhadap warna, rasa maupun bau.

3. Memproses air baku menjadi air minum

  • Memasak air merupakan proses lanjut khusunya untuk memenuhi parameter mikrobiologis, dengan memasak air hingga 100 0C diharapkan bakteri maupun kuman penyakit dapat hilang meskipun masih mengandung beberapa logam terlarut.
  • Apabila menginginkan kenyamanan dan praktis dalam meghasilkan air minum maka proses lanjut pada air baku dapat kita lakukan dengan menggunakan pemurni air setelah yakin terhadap sumber air baku yang kita miliki. Selain praktis tanpa harus melakukan proses pemasakan kita dapat meminimalisir kontaminasi air minum dari kuman penyakit sekaligus mineral berbahaya sehingga parameter fisik, mikrobiologis maupun kimia dapat terpenuhi. Bila dihitung, menggunakan pemurni air dapat menghemat pengeluaran, contohnya pada Pure It Marvela saja dapat memberikan penghematan per tahun Rp 225.000,- sampai Rp 1.750.000,-
Menghasilkan air berkualitas dari rumah

Menghasilkan air berkualitas dari rumah

Edukasi mengenai pentingnya air minum layak konsumsi penting untuk terus dilakukan kepada masyarakat khususnya masyarakat menengah ke bawah yang masih banyak menggunakan air tanah, mata air atau air permukaan sebagai air baku untuk sumber air minum mereka. Beberapa hal penting yang harus diedukasikan adalah mengenai parameter kelayakan suatu air minum hingga aman untuk dikonsumsi mengingat belum semua masyarakat paham akan kandungan apa saja yang terdapat pada air minum. Blog merupakan salah satu media edukasi kepada masyarakat untuk memberikan pengetahuan akan pentingnya air minum berkualitas, mari kita bersama-sama mewujudkan masyarakat yang sehat dan mandiri dengan salah satunya mengkonsumsi air minum yang sehat dan berkualitas. Dengan mengonsumsi air minum yang berkualitas maka badanpun menjadi sehat.

Tulisan ini diikut sertakan pada Lomba Blog Pure It bekerja sama dengan Blog Detik Periode 16 Juni-16 Juli 2014.

Referensi:

[1] Denis, R. 2010. Kualitas dan Kuantitas Air Bersih untuk Pemenuhan Kebutuhan Manusia.

[3] Aryanto, V., M. Rohmad, dan E. Puspita. Sistem Pendeteksi Kelayakan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK)Sebagai Solusi Alternatif BPOM Berbasis Mikrokontroler. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya . Institut Teknologi Sepuluh Nopember

 

 

Tiga Alasan Untuk Menggunakan Lumia

Hampir semua orang pasti membutuhkan yang namanya handphone (HP). Bagi saya apabila tidak membawa HP itu rasanya seperti tidak membawa dompet, artinya HP dan dompet sama-sama pentingnya dan harus seiring sejalan. Tapi ada juga lho yang tidak membutuhkan HP, contohnya rekan kerja saya. Saya sangat kesulitan untuk menghubunginya, apalagi kalau dibutuhkan pada saat tertentu. Mamah saya juga begitu, dia ‘gak mau pakai HP. Menurutnya menggunakan HP itu ribet dan hal tersebut tentunya membuat kami was-was apabila mamah bepergian sendirian. Saya termasuk orang yang setia dengan HP, saya jarang sekali mengganti HP kalau memang tidak rusak atau tidak membutuhkan. Selama ini sebelum switch ke merk atau jenis HP lain, saya bisa menggunakan HP lama hingga tiga tahun lamanya lho (itu termasuk setia kan? Hehe).

Tetapi zaman mulai berubah, mau tidak mau saya harus mengikuti perkembangan zaman. Dulu saya menggunakan HP hanya untuk sms, teleponan, internetan atau foto-fotoan saja. Kini saya membutuhkan HP yang lebih smart untuk mendukung kebutuhan saya sesuai tuntutan profesi dan untuk mengembangkan hobi. Atas dasar itu akhirnya saya memiliki smartphone yang saat ini sedang digunakan. Sebelum membeli smartphone tersebut biasanya saya hunting informasi terlebih dahulu. Ada salah satu teman yang menjadi sumber referensi saya karena hobinya gonta-ganti smartphone (halah). Fajar namanya, dia selalu mengikuti perkembangan teknologi khususnya soal cellular. Tetapi awal tahun ini saya sudah beberapa kali melihat statusnya Fajar di jejaring sosial yang membicarakan tentang Lumia. Biasanya Fajar akan mengganti smartphone kalau ada keunikan di smartphone barunya. Sayapun penasaran dan mulai bertanya ke Fajar tentang smartphone barunya tesebut.pohonFajar menggunakan Nokia Lumia tipe 625. Awalnya dia memakai Lumia hanya karena penasaran dengan cara kerja Windows Phone (WP), apalagi WP8. Dia mengatakan kalau merk Nokia sudah gak perlu diragukan lagi kualitasnya, terlebih dengan kameranya. Nokia Lumia 625 ini ternyata sudah built in LTE alias 4G dengan harga yang terjangkau (dua jutaan katanya), kemudian aplikasi yang menurut Fajar keren adalah Here Maps yang walaupun tidak ada koneksi internet bisa dioperasikan, apalagi aplikasi City Lens yang menurut dia sangat keren sekali. Selain itu hal yang disukai Fajar adalah office program yang sudah terinstall sendiri serta media socialnya sudah terintregasi secara kompak.

Akhirnya sayapun mencari review tentang Lumia dengan standart harga yang terjangkau tapi berkualitas. Maklum saya kapok beli smartphone yang harganya cukup tinggi, karena kalau sampai jatuh ke tanah (maklum teledor) atau sampe berpindah tangan seperti smartphone yang lama bikin nyesek (hiks). Setelah membaca ternyata menarik juga ya, Lumia itu unik, beda dengan yang lain. Kalau memang ada rejeki dan ada yang berbaik hati memberikan saya smartphone lagi saya gak nolak kok dan saya akan memilih Lumia supaya berbeda, masa iya sama dengan smartphone yang dipakai sekarang hehe.

Mengapa Menggunakan Lumia? karena Lumia itu…..

Mendukung Pekerjaan Saya

Setiap orang pasti memiliki kriteria masing-masing ketika memilih smartphone sebagai perangkat komunikasinya, kalau saya pribadi selain bisa sms, teleponan dan internetan, smartphone saya ini harus mendukung pekerjaan saya terutama ketika berada di lapangan. Ketika sedang di lapangan, saya sering diminta oleh orang kantor untuk mengirimkan suatu file foto atau laporan segera mungkin. Nah dari beberapa jenis Nokia Lumia yang saya baca khususnya Lumia 625 yang harganya bersahabat ini mendukung sekali karena layarnya yang besar memudahkan saya untuk mengetik, mengedit dan kegiatan office lainnya, prosesornya yang cepat sangat efektif melancarkan pekerjaan saya, kemudian yang tidak kalah lagi adalah kualitas kameranya. Kamera bagi saya sangat penting karena saya membutuhkan foto sebagai bukti pekerjaan (maklum orang lapangan tidak terpantau dari kantor jadi harus menyertakan bukti kegiatan). Dan yang paling membantu sekali adalah aplikasi Here Mapsnya yang memudahkan saya untuk mencari suatu lokasi, kalau pulsa internet sedang habis, saya masih bisa menggunakannya.

Ada lagi nih yang bikin saya ‘kepingin’ Lumia. Saya yang sehari-hari motoran menggunakan sarung tangan sangat terbantu dengan layar sentuh yang Super Sensitive. Jadi, kalau saya menggunakan Lumia ketika berkendaraan ‘gak perlu melepas sarung tangan karena layar sentuhnya sensitive sekali. Smartphone saya yang sekarang digunakan layar sentuhnya agak sensitive tergantung ketebalan sarung tangan, kalau menggunakan bahan rajutan yang agak tipis masih berpengaruh ketika menyentuh layar, tapi jika bahannya sudah tebal sedikit saya harus melepaskan sarung tangan apabila hendak menggunakan.

MendukungHobi

Menurut fajar HP saya yang sekarang ini baterainya tidak tahan lama jika sering digunakan untuk aplikasi yang selalu terhubung dengan internet apalagi memakai banyak aplikasi. Memang benar sih, kalau saya online terus dengan internet paling tidak saya harus mencharge smartphone saya sesering mungkin. Nah kalau mau menggunakan Lumia yang tahan baterainya tapi harganya bersahabat, saya bisa memilih Lumia 625 karena baterainya lebih mantap sebesar 2000mAh. Kemudian hobi saya yang senang mendengarkan musik ketika motoran sangat didukung dengan kekuatan baterai tersebut sehingga sepanjang perjalanan pulang pergi dari rumah ke tempat pekerjaan saya dapat mendengarkan musik sepuasnya. Kualitas suara yang sudah didukung dengan Dolby Stereo dan pengaturan equalizer nampaknya bisa membuat saya berkaraoke ria sepanjang perjalanan hehe, dan lagi ada berita gembira nih, katanya kita bisa mendownload musik secara gratis dari Nokia ya? Wah asik banget tuh.

Unik, Lain daripada yang Lain

Dan inilah hal ketiga yang membuat saya menyukai Lumia, home screen yang menampilkan menu secara Live Tile membuat Lumia unik dan berbeda dengan lainnya. Kita bisa menyusun menu-menu sesuai pilihan kita, melihat update dari orang yang kita sayangi atau teman-teman di jejaring sosial dengan mudah. Tampilannya yang hidup sangat menarik bagi orang dengan tipe kinestetik seperti saya (senang dengan hal-hal yang bergerak). Saya setuju sekali dengan apa yang dikatakan oleh Murtiyarini bahwa tampilan Live Tiles itu menggambarkan pribadi pemiliknya lho, kalau saya seperti apa ya menyusunnya nanti? Hehe.

Terakhir nih, Lumia ini ternyata menyediakan shell yang bisa digonta-ganti warnanya sesuai selera. Smartphone yang sudah ibarat teman sejati ini nantinya bisa saya atur mewakili mood saya saat itu, apakah ceria, senang, atau gembira (eh sama aja bukan? Hehe).

nokia

Baiklah setelah saya memaparkan beberapa hal tentang Lumia dan mengapa saya ingin memilikinya adakah dari teman-teman yang mau berbagi dengan saya? Hehe bercanda. Karena smartphone sudah seperti teman, maka temukanlah smartphone yang sehati dengan diri kita, Nokia Lumia adalah salah satunya, rasakan dan temukan keunikannya deh, pasti tertarik. Terimakasih.

 

 

 

Evrinasp.com

Evventure Blog

Kumpulan Emak Blogger

kumpulan-emak-blogger

Warung Blogger

Photobucket

Blog Stats

  • 481,895 hits

Follow TWITTER

Kicauan TWITTER

Almanak

July 2014
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
%d bloggers like this: