//
archives

Archive for

Terhubung Melalui Jejaring Sosial

Sejak dulu kehadiran teknologi sangat membantu manusia dalam melakukan aktivitas. Teknologi bahkan dapat membantu seseorang menyelesaikan pekerjaannya yang terbatas oleh jarak dan waktu hanya dengan menggunakan internet. Melalui internet kita bisa melakukan apapun seperti mencari informasi, berkomunikasi dengan orang lain, mengirim lamaran pekerjaan, berbelanja online bahkan menjelajah hingga ke negara yang jauh sekalipun. Saya sendiri sangat merasakan dampak akan hadirnya internet. Saya sudah mengenal internet sejak duduk dibangku SMA ketika pertama kali membuat surat elektronik yang disebut dengan email (electronic mail). Saat itu teman saya mengajarkan bahwa memiliki email dapat memudahkan kita untuk berkirim surat hingga ke ujung dunia asalkan disana juga tersedia jaringan internet. Ketika kuliah, internet juga sangat membantu saya dalam menyusun skripsi terutama ketika mencari bahan-bahan pustaka, mengirim email kepada dosen tentang hasil penelitian, bahkan mengirim lamaran setelah lulus kuliah.

Internet memudahkan manusia untuk saling berkomunikasi

Internet memudahkan manusia untuk saling berkomunikasi

Tidak hanya itu, internet juga membantu kita untuk terhubung dengan teman, saudara bahkan keluarga yang jauh disana dengan memanfaatkan jejaring sosial. Hanya dengan menggunakan smartphone, tablet atau laptop yang terhubung dengan internet saya masih tetap terhubung dengan mereka walaupun terpisah oleh jarak yang cukup jauh lantaran harus melakukan perjalanan dinas. Saya dapat terhubung dengan keluarga untuk melepas rindu, terhubung dengan teman kantor apabila ada pekerjaan mendadak yang harus segera diselesaikan atau terhubung dengan teman-teman pada komunitas yang saya ikuti. Professor J.A Barnes pada tahun 1954 adalah orang yang pertama kali mengenalkan istilah jejaring sosial. Menurutnya Jejaring sosial merupakan sebuah sistem struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individu atau organisasi. Jejaring sosial ini akan membuat mereka yang memiliki kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang telah dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga bisa saling berhubungan [1].

Saya pernah mendengar seseorang mengatakan bahwa kehadiran jejaring sosial atau social networking ini mampu mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Artinya kehadiran jejaring sosial ini dapat memberikan dampak yang negatif juga positif. Dampak negatif yang mungkin dirasakan oleh sebagian orang adalah menjauhkan yang dekat. Contohnya adalah ketika beberapa orang yang sedang berjalan atau duduk bersama tetapi mereka sama-sama diam lantaran sibuk dengan smartphonenya masing-masing, ada juga keluhan dari suatu keluarga yang merasa dekat tapi seolah terpisahkan karena masing-masing anggota keluarga sibuk dengan aktifitas pada jejaring sosialnya masing-masing. Sayapun termasuk orang yang pernah mengalami hal itu, berada dalam kumpulan orang tapi asik dengan dunia sendiri lantaran tenggelam dalam aktivitas jejaring sosial hingga ada teman yang menyadarkan saya saat itu. Agar hal tersebut tidak terjadi maka kita harus membatasi penggunaannya apalagi ketika bersama dengan keluarga atau teman-teman yang ada disekitar kita.

Sumber: WhatsApp grup PMTB39

Jangan seperti ini ya, bersama tapi masing-masing, Sumber: WhatsApp grup PMTB39

Namun kehadiran jejaring sosial juga mampu memberikan dampak positif salah satunya adalah mampu mendekatkan yang jauh. Media sosial yang paling banyak diakses orang saat ini adalah Facebook dan twitter. Facebook misalnya, (tanpa maksud untuk mempromosikan media sosial ini) menyediakan beragam aplikasi yang memudahkan kita untuk terhubung dengan orang lain. Dari pengalaman yang saya rasakan, menggunakan media sosial tersebut dapat membantu saya menemukan teman-teman yang terpisah sejak SD, SMP, SMA bahkan hingga kuliah. Teman-teman yang dulu sudah terpisah jauh kini dapat berkumpul kembali dan kami lebih intens lagi dalam berkomunikasi karena tergabung dalam suatu grup.

Selain itu media sosial juga dapat menyatukan orang yang memiliki kesamaan hobi serta tujuan. Melalui dibentuknya grup, kita dapat terhubung dan menghubungkan orang lain, saling berbagi informasi, serta saling menyemangati satu sama lain. Tak jarang kelompok yang biasa bertemu pada dunia maya akhirnya mengadakan gathering yang dikenal dengan kopdar (kopi darat) ke suatu tempat. Sayapun mengikuti beberapa grup yang memiliki hobi dan tujuan yang sama, salah satunya adalah Kumpulan Emak-Emak Blogger. Melalui komunitas ini saya dapat bertemu dengan teman baru, mendapatkan pembelajaran tentang dunia blogging, menambah pengetahuan tentang dunia maya bahkan mendapatkan kesempatan untuk berbagi dengan sesama.  Yang jelas, mengikuti komunitas dalam jejaring sosial membuat saya dapat bertemu dan mengenal adik serta kakak kelas yang bahkan sejak kuliah dulu tidak pernah bertemu. Nah, Baru-baru ini komunitas yang saya ikuti sejak tahun 2011 ini mengadakan gathering secara serentak diberbagai daerah lho. Kecanggihan teknologi memudahkan kami untuk terhubung meskipun tidak berada di suatu tempat. Saat itu saya memang berhalangan hadir karena bertepatan dengan acara kantor, tapi saya masih bisa merasakan euphoria meriahnya acara kopdar dalam rangka Halal bi Halal yang digelar secara serentak hanya dengan melalui smartphone. Saya bisa mengetahui keceriaan Emak-Emak Blogger saat melakukan kopdar dengan melihat foto-foto yang mereka share pada grup, sehingga membuat saya seolah-olah juga berada di sana.

halal bihalal KEB yang digelar seretak di 6 kota

halal bihalal KEB yang digelar seretak di 6 kota

Acara gathering ini tentunya sangat bermanfaat karena dapat meningkatkan jalinan tali silaturahim antar sesama anggota. Biasanya tempat untuk berkumpul disesuaikan dengan kesepakatan masing-masing seperti di rumah makan, tempat rekreasi atau disuatu acara. Tempat berkumpul memang sangat menentukan apalagi bagi emak-emak seperti kami. Maklum kadang kami membawa serta suami serta anak untuk ikut bersama disaat melakukan kopdar. Maka tempat yang sesuai dengan kondisi dan mendukung acara menjadi alternatif pilihan kami. Untuk menentukan, biasanya grup akan mengadakan poling terlebih dahulu guna menentukan tanggal dan tempat pelaksanaan. Cukup dengan membuat satu tread atau post maka kami dapat berkumpul disuatu tempat dihari yang ditentukan. Sangat mudah dan simple bukan?

Tempat berkumpul dengan teman atau keluarga memang menjadi salah satu hal yang diperbincangkan ketika hendak mengadakan suatu acara baik kecil maupun besar. Biasanya untuk memudahkan maka akan dipilih tempat yang memang sudah cukup dikenal oleh banyak orang. Mall adalah salah satu meeting point bagi saya dan teman-teman ketika hendak berkumpul. Seperti dalam waktu dekat ini, ketika saya dan teman-teman sekelas watku kuliah dulu ingin mengadakan reuni dibulan depan nanti. Mall menjadi salah satu destinasi tempat untuk berkumpul karena umumnya dalam mall terdapat berbagai fasilitas yang terpusat dalam satu gedung.

Tanpa kita sadari selama ini Mall menjadi salah satu tempat untuk terhubung dengan orang lain lho. Seperti yang sudah dirasakan oleh komunitas Anging Mammiri ketika tahun 2011 lalu mendapat kesempatan untuk menikmati wahana Trans Studio Theme Park di Makassar. Di Mall ini para pemenang lomba blog serta beberapa pengurus menghabiskan akhir pekan dengan mencoba berbagai wahana di Trans Studio [2]. Trans Studio Mall Makassar memang sangat cocok untuk menjadi tempat berkumpulnya keluarga atau komunitas. Mall yang didirikan pada tahun 2010 ini merupakan family mall yang berkonsep menyediakan seluruh kebutuhan keluarga dalam satu tempat. Rasanya sangat pas sekali apabila kita dapat berkumpul di mall yang menjadi pusat perbelanjaan berkelas ini karena dilengkapi dengan fasilitas yang sangat lengkap mulai dari perbelanjaan, makanan dan hiburan.

welcome to Trans Studio Mall

welcome to Trans Studio Mall

Jika kita ingin bertemu dan berkumpul dengan teman-teman di sini sambil membawa anak dan keluarga maka tidak perlu khawatir karena Trans Studio Mall Makasar memiliki taman hiburan di dalamnya. Trans Studio Theme Park Makassar merupakan pusat rekreasi indoor berkelas internasional. Taman hiburan yang dibangun di atas lahan seluas 2.7 hektar ini akan memanjakan para pengunjungnya karena menyajikan 21 wahana permainan serta berbagai atraksi pertunjukan yang terdapat dalam 4 kawasan dengan tema yang berbeda dan unik yaitu The Lost City, Cartoon City, Studio Central dan Magic Corner [3]. Kita cukup mengagendakan acara bersama teman untuk berkumpul di Trans Studio Makassar (TSM) sambil berbincang dan bermain bersama. Sepertinya akan seru sekali ya.

Tapi saya memiliki harapan tersendiri untuk TSM. Saya berharap semoga TSM dapat memberikan suatu program yang terintegrasi dengan akomodasi misalnya bekerja sama dengan salah satu maskapai penerbangan yang dapat meringankan biaya untuk ke Makassar. Maklum saja anggota yang tergabung dalam komunitas melalui jejaring sosial pasti letaknya berjauhan bahkan tersebar hampir di seluruh Indonesia sehingga untuk berkumpul bersama, faktor transportasi akan menjadi pertimbangan.

Banyak cara untuk kita dapat terhubung dengan orang lain apalagi ditengah kemajuan teknologi seperti saat ini. Hanya saja kita perlu memanage penggunaannya agar teknologi tidak hanya mendekatkan yang jauh tetapi juga tetap menghangatkan ikatan kekeluargaan dengan orang-orang di sekeliling kita.

ultah

Sumber Informasi:

[1] http://www.pengertianahli.com/2014/01/pengertian-jejaring-sosial-social.html

[2] http://angingmammiri.org/2014/09/terhubung-karena-blog/

[3] http://www.transstudioworld.com/

http://emak2blogger.web.id/halal-bihalal-keb-2014-serentak-di-6-kota/

Nasihat dan Semangat dari Teman-Teman

Menjelang pagi sambil menunggu Alfi bangun dan menyicil persiapan ke Lembang, saya ingin menuliskan beberapa Quote yang sangat inspiratif dari teman-teman. Quote ini saya dapatkan ketika hari Selasa lalu kembali mendapatkan pengalaman berharga dalam dunia pekerjaan. Jatuh bangun dalam dunia pekerjaan memang sudah biasa, kemarin adalah hari jatuhnya posisi saya ketika sudah melambung tinggi lantaran terbawa semangat yang terlalu menggebu. Saya sangat berterimakasih kepada teman-teman baik yang ada di dekat saya waktu itu serta teman-teman yang jauh dan terkoneksi melalui media sosial (medsos) karena mau berbagi saran dan semangatnya untuk saya saat itu. Juga untuk suami yang mengerti dan ikut merasakan apa yang saya rasakan saat itu.

Begini ceritanya, pagi itu seperti biasa saya sudah terbangun sejak dini hari untuk utak-atik blog mumpung ide lagi lancar. Menjelang shubuh ada pesan masuk di BBM dari Mbak Winy di Jateng (halo mbak aku wes lali panjenengan asale saking pundi hehe), dia teman diklat saya tahun kemarin. Mbak Winy mengomentari gambar saya yang bergaya bak levitasi sewaktu di Jembatan Cinta Pulau Seribu. “Evrina, sudah dong loncatnya apa ndak pegel? kasihan tuh kakinya….” komentar Mbak Wini melihat display picture BBM saya. Sayapun membalas bahwa yang saya lakukan itu tanda kebebasan sekaligus ekspresi gembira dengan memasang status “Mahameru, aamiin” (tolong aamiin kan juga ya hehe). Ternyata komentar Mbak Winy merupakan pertanda awal kejadian hari itu, bahwa saya tidak boleh lompat terlalu tinggi, nanti kalau jatuh sakit. Begitulah, hari itu saya seperti biasa berangkat kerja dengan semangat, semangat yang berlebihan lantaran mau berangkat diklat.

ini levitasi yang dikomentarin mbak wini hehe

ini levitasi yang dikomentarin mbak wini hehe

Namun, memiliki semangat yang menggebu ternyata tidak baik juga, karena saya tidak siap menghadapi permasalahan yang terjadi pagi itu. Rasanya seperti terjatuh setelah levitasi yang tinggi (maaf kalau lebay). Tapi sudahlah karena saya sangat bahagia mendapatkan suntikan semangat dan saran baik dari suami, teman-teman yang merangkul saat itu maupun teman-teman yang terkoneksi dari jejaring sosial. Semangat mereka ingin saya abadikan dalam blog ini, supaya ketika nanti saya mengalami hal ini lagi tidak akan jatuh kedua kali.

Nah, apa saja Quotenya? mari kita lihat satu persatu…..

1. “Jika kalian sedang bingung dengan apa yang dikerjakan ingatlah tujuan awal menapa melakukan itu”.

Kalimat ini dari kaka kelas ketika di kampus dulu yang bernama Kak Eka, Kak Eka bilang ini kalimat yang diajarkan oleh dosen Rancob (Rancangan Percobaan) yaitu Bapak Endang, terimakasih kak atas masukannya, nanti kalau saya bingung saya ingat-ingat pesan mamah eh pesan kak Eka hehe.

2. Produktivitas Menulis

Ini dari Mak Aida Al-Fath, beliau menganjurkan saya untuk melihat statusnya ketika saya galau kemarin, wah Mak Aida mengingatkan mendingan produkti untuk menulis buku daripada bersedih hati, wah Mak saya belum berhasil menulis buku, butuh keseriusan dan kedisiplinan dalam menulis buku, mudah-mudah someday juga bisa mengikuti jejak teman-teman ya

3. “Kegagalan sejati bukanlah saat kita terjatuh, tetapi ketika kita terjatuh dan tidak bangkit lagi”. “Tak ada yang sempurna di dunia. Tak perlu risau saat kita dibenci orang, sebab kebencian mereka tak mempengaruhi kualitas kita” 

Quote yang sangat bagus, benar-benar Mas Rudy a.k.a Belalang Cerewet sungguh pantas jadi seorang guru. Kalimat tersebut sangat cocok untuk menyemangati kembali muridnya yang sedang down agar dia bangkit lagi. Matursuwun mas, inspiratif banget quotenya 😀

4. “Anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu”. 

Kalimat ini tentunya sudah tidak asing ya Nelly Sapta buat pekerja seperti kita :p, kayanya di dunia pekerjaan hampir setiap saat kita bisa mengingat itu hehe, jangan diambil hati biarkan mereka bicara yang penting kita melakukan pekerjaan dengan benar, betul begitu Nelly? semangat!!!!!

5. “Jika saya down biasanya saya keluar kantor/rumah dan bersedekah pada mereka yang kurang beruntung”

Yah, Om NhHer mengapa baru menuliskan kalimat ini ketika di siang hari, saya sudah terlanjur meluapkan emosi ketika kesal kemarin. Terimakasih sudah diingatkan ya Om, kalimat itu benar sekali, daripada kita buang-buang energi yang malah merugikan diri sendiri, lebih baik ketika down atau galau kiat bersedekah kepada orang lain, hati jadi tenang, orang lainpun bahagia. I will remember this quote. Nuhun Om.

6. “Hati yang gembira adalah obat tapi semangat yang patah keringkan tulang”

Jika kita bergembira memang segala permasalahan seolah sirna, jika semangat kita turun bahkan akan membuat badan menjadi lemas bukan hanya jiwa yang lemas. Itulah mengapa saya lebih menyukai menjadi probadi yang ceria, cuma ya itu mak Moochen Susan saya mudah terpuruk juga, tapi mau mulai belajar untuk menyeimbangi diri, terimakasih ya

7. “Merasa takut tapi terus maju, itulah keberanian sejati”

Mak Rinrin Irma, quote yang ini berasa saya sedang di kaki Semeru, mau naik ke atasnya rada-rada hahce (harap-harap cemas) gitu. Betul banget, kita harus bisa menaklukan takut yang ada dalam diri kita, sifat penakut atau rasa takut bukankah kita sendiri yang menciptakan ya? jadi kalo kita creatornya tentu bisa juga memusnahkannya. Makasih Mak Rinrin

8. “Nanti sore matahari terbenam, esok pagi terbit lagi”

Mak Arin bilang quote yang dia berikan itu garink, buat saya engga mak. Makasih banget lho, kalau saya boleh mengartikan, itu artinya setiap permasalahan pasti akan berlalu dan akan ada hari yang lebih menyenangkan. Betul begitu bukan ya? hehe

9. “Dia berkata : Apakah kebaikan terbesar di sisi Allah? Baginda Rasullullah Muhammad S.A.W menjawab : Baik budi pekerti, rendah diri dan sabar menghadapi cobaan Allah”

Terimakasih Mak Desi Namora atas informasinya, saya jadi malu deh, ternyata ilmu saya masih cetek, termasuk keimanan saya. Luapan emosi sudah mengalahkan logika. Saya masih harus banyak melakukan tafakur diri, termasuk memperbanyak ibadah dan amalan sholeh. Ini link lengkapnya untuk melihat nasihat dari Rasullullah Muhammad SAW: http://nabi-muhammad.blogspot.com/2011/04/nasehat-agung-rasulullah-saw.html

10. Mengikuti Komunitas

Ini saran dari Dendy Virsa Pribadi. Tergabung dalam komunitas tentu memberkan dampak positif, kita bisa punya banyak teman walaupun hanya berjumpa di dunia maya saja. Quote yang saya kumpulkan ini adalah pemberian dari teman-teman yang berjumpa pun belum. Makanya jangan ragu untuk berkomunitas, semakin banyak teman, pengetahuan kita juga semakin bertambah.

11. “Down hanya bagi jiwa yang edon”

Huaaa Pak Dhe, saya ndak mau down lagi deh. Tapi bolehlah sekali-kali ya Pak Dhe supaya kita bisa intropeksi diri, nanti kalau Up terus ndak mau lihat ke bawah lagi hehe. Matursuwun pak dhe.

12. “Hidup cuma sekali, jadi harus semangat”

Begitulah teman merantau dulu ketika di Pati Kudus dan Kediri berkata. Kang Ersa Pradana terimaksih sudah diingatkan ya, karena hidup cuma sekali maka jika kita tidak mengisinya dengan hal-hal yang tidak berguna tentu kita sendiri yang akan merugi.

13. “Jika hati sedang gundah gulana maka ingatlah Allah, maka hati akan tentram”

Terimakasih Teh Ani atas nasihatnya, iya benar hanya kepada Allah tempat kita mengadu, karena Allah Maha Mengetahui apa yang kita rasakan. Itulah sebabnya mengapa jiwa harus terus ditempa dengan beribadah ya, saya jadi malu sendiri. Nuhun teh.

14. “Kita pasti bisa…maju terus pantang mundur…raih point pahala Illahi”

Ketika dulu masih bekerja di Kediri, Bapak Mohamad Wahyudi alias Pak Yudi selalu mengingatkan saya agar bekerja karena Allah, jadi segala tindak tanduk dan hasil yang kita kerjakan semata-mata untuk meraih ridho Nya. Dengan begitu kita akan takut untuk berbuat hal yang tidak benar. Matursuwun pak atas pengingatnya.

15. “Setiap masalah pasti ada solusinya”

Quote ini dari Lilik Fitria, biasanya sih kalimat tersebut selalu saya lontarkan kepada rekan-rekan yang dirundung masalah. Ternyata itu balil lagi ke diri sendiri hehe Betul tidak ada masalah tanpa solusi di dunia ini.

16. “Ingatlah sesungguhnya sholatku, aktivitasku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah. Penilaian manusia hanya sementara dan bisa salah.. kita harus khawatir atas penilaian Allah kepada kita..”

Terimakasih kak Rosy Indra Saputra, sekali lagi saya diingatkan untuk tidak takut kepada penilaian manusia, karena sesungguhnya kita adalah sama, sama-sama manusia yang kelak akan dimintai pertanggung jawaban terhadap segala hal yang kita lakukan.

17. “Hadapi yang kau takuti, temukan yang belum kau ketahui,…..niscaya kau akan berhasil”

Terimakasih pak Odik Setia Sukmana, bapak selalu mengingatkan saya untuk melanjutkan pendidikan lagi. Menghadapi rasa takut yang kita ciptakan, mengeksplor apa yang belum kita ketahui adalah tantangan. Suatu hari kita pasti berhasil apabila bisa melakukan dan menghadapinya.

18. “Lihat goal anak kecil…yang tak pernah tahu bahaya tapi mampu berusaha…dia tidak melihat ada beling, paku atau lubang saat belajar berjalan..tapi bisa… Kita yg sudah besar…bisa lebih baik…sesuatu yang tidak anda ketahui takkan menyakitimu”

Benar juga apa yang dikatakan Okka Maylana Novadrianto, anak kecil ketika belajar berjalan tidak melihat ada bahaya di depannya, yang dia inginkan bagaimana caranya supaya bisa mencapai tempat yang dituju. Jika anak kecil saja sudah bisa mengapa kita yang dewasa tidak? padahal kita sudah lebih memahami akan bahaya yang dihadapi ketika berjalan ke depan. Makasih ya.

19. “Lihat langit biru, lihat pepohonan hijau, lihat matahari terbit dan terbenam. Lihat alam. Tarik napas panjang. Lepaskan diri sebentar dari pemikiran tentang manusia. Kalau lihat alam, biasanya hati jadi lebih tenang dan nyaman”

Mbak Virera Siregar menyarankan ketika kita menghadapi masalah lihatlah kepada alam, hati tentu akan tenang. Itu betul sekali, dengan duduk di atas bukit, memandang hamparan ciptaan Tuhan dapat menyadarkan diri bahwa masalah yang kita hadapi itu sangat kecil, alam semesta ini jauh lebih besar untuk dipelajari dan disyukuri. Intinya masalah kita itu belum seberapa dibandingkan dengan nikmat yang sudah Tuhan berikan. Terimakasih ya Mbak.

Masih banyak sebenarnya nasihat yang sudah diberikan oleh rekan-rekan, sahabat, para senior yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu. Terimakasih untuk Mbak Siska untuk pelukkan hangatnya, juga untuk Fuad yang sudah memberikan semangat meski nan jauh disana, untuk Kak Abu, Wiwit, Ibu Yeti, Ibu Eka, Ibu Desi, dan Gigi yang sudah memberikan pencerahan, juga untuk suami tercinta yang sudah mendengarkan keluh kesah dari dulu hingga sekarang.

Menggenggam mimpi

Menggenggam mimpi

Saat ini saya sudah semangat lagi, inshaa Allah siap berbagi ilmu yang bermanfaat dengan semuanya. Jangn lupa untuk selalu mengingatkan saya jika saya salah, karena kawan yang sejati adalah yang selalu mengingatkan temannya untuk memperbaiki diri. Semoga tulisan ini bermanfaat, maaf kalau agak sedikit curhat. Ganbate!

Ngumpulin Kertas Kado itu #GueBangets

Buka kado bersama Alfi

Buka kado bersama Alfi

Membaca komik Mak Irits itu rasanya macam-macam. Pertama, membuat saya tertawa karena ceritanya gokil abis, ngiritsnya ‘gak ketulungan, saya sampai berpikir ada ‘gak ya Mak Irits dikehidupan nyata?. Kedua, “bener juga ya beberapa kali kalimat itu saya ucapkan karena apa yang dilakukan Mak Irits bener banget, kadang saya juga merasa melakukan itu hehe. Dan yang Ketiga itu #GueBangets, ada delapan cerita yang #GueBangets, tapi karena Mak Rahmi Aziza sang penulis Mak Irits yang ngehits mewajibkan satu saja yang paling #GueBangets akhirnya terpilihlah cerita di halaman 57 Komik Mak Irits. Sssssstttt saya hobi ngumpulin kertas kado.

komik mak irits yang ngehits

komik mak irits yang ngehits

Sejak dulu mamah saya mengajarkan untuk tidak membuang plastik, kertas, bolpoint, karet gelang, pensil atau benda-benda lain yang masih bisa terpakai. Kata mamah selain masih bisa dipakai, biar ‘gak jadi sampah dan tentunya supaya ‘gak usah beli lagi. Termasuk mengumpulkan kertas kado, mamah mengajarkan supaya membukanya pelan-pelan agar kertasnya masih bisa dipakai buat ngadoin orang lain. Ajaran mamah melekat erat sampai saya menjadi emak-emak seperti sekarang. Kertas kado yang dipakai untuk membungkus sebisa mungkin jangan cacat, jadi membukanya harus pelan-pelan menggunakan perasaan hehe.

Eh kertas kadonya ‘gak hanya dibuat untuk membungkus kado lho, masih bisa dipakai untuk membungkus kardus yang tidak terpakai biar keliatan ciamik. Yah, jadi ketahuan deh kalau saya juga suka ngumpulin kardus hehe. Iya saya juga seneng ngumpulin kardus, tapi kardusnya merupakan kardus bekas tempat kertas yang ada di tempat fotokopian itu lho. Ssssstt jangan bilang-bilang ya, kardusnya juga gratisan dari abang foto kopi hehe. Ya salah sendiri waktu mau dibayar malah disuruh bawa aja. Padahal kalau si abangnya pinter itu bisa dibisniskan lho, apalagi kalau dijual ke mahasiswa hohoho #modus. Ini lihat baguskan kardusnya kalau dibungkus dengan kertas kado? Apalagi kertas kadonya gratis. Kardus yag tadinya ‘gak keliatan bagus jadi memiliki nilai jual kan?

kardus bekas jadi unik

kardus bekas jadi unik

Balik lagi ke soal kertas kado, ada tingkat kesulitan tersendiri untuk membukanya lho. Bagaimana caranya nih supaya kertas kado tetap aman waktu dibuka. Berdasakan pengalaman membuka kado nih, kalau kertas kadonya tebal inshaa Allah aman deh, rusaknya ‘gak parah, bentuk kertasnya juga masih mulus tidak terlipat-lipat. Nah kalau ketebalannya agak tipis yang agak sensi nih, maka membukanya harus pakai perasaan, ikuti alur dari sang pemberi kado jangan main buka saja.

Biar gampang saya punya tips membuka dan mengumpulkan kertas kado ala Mak Evrina (‘gak mau kalah gitu sama Mak Irits):

  1. Kalau sudah dapat kado maka perlakukan kado itu dengan manusiawi artinya jangan sampai merusak cita rasa dan bentuk kertas kado itu sendiri
  2. Jika mendapat kado yang banyak, susun dengan rapi, yang berat dibagian bawah supaya tidak merusak kado yang lebih ringan
  3. Buka kadonya pelan-pelan, kalau punya anak kecil mending kita yang bukain deh
  4. Sewaktu membuka kado ikuti alurnya ya, jangan gegabah nanti malah jadi robek
  5. Apabila kado menggunakan selotip untuk merekatkan maka membukanya relatif aman karena selotip bisa kita lepas pelan-pelan tanpa melukai kertas (lebay), yang sulit adalah ketika kado direkatkan dengan double tip, maka kita harus membukanya pelan-pelan, kalau perlu menggunakan gunting jika sulit dilepas
  6. Nah, kalau kertas kadonya sudah terlepas dengan aman, maka segera lakukan pengecekkan ulang jangan sampai ada selotip atau double tip yang menempel supaya jika kita lipat tidak menempel dan merusak bagian lainnya
  7. Simpan kertas kado yang masih berkualitas di tempat yang aman jauh dari jangkauan anak-anak (emangnya obat) supaya ‘gak diinjek-injek, dicoret-coret atau dibuat kapal-kapalan (pengalaman niyeee)

Stok kertas kado di rumah tinggal dua nih, maklum kemarin banyak hajatan dan belum ada yang ngasih kado lagi. Ada yang mau ngasih kado ‘gak? O iya tanggal 4 Oktober 2014 nanti kan Alfi ulang tahun, pasti dapet kado banyak nih, kertas kadonya nambah lagi deh (sembari ngingetin ayahnya Alfi, Om, Tante, Mbah, dan teman-temannya Alfi yang baca tulisan ini hehe).

Girits juga Go green lho

Girits juga Go green lho

Sekian cerita Mak Evrina bersama kertas kado. Saya suka sekali dengan kata-kata Mak Irits bahwa Ngirits itu Go Green, hijau di kantong, hijau juga di bumi. Iya dong kalau kita rajin mengumpulkan kertas kado, kertas yang masih bisa terpakai, meminimalisir penggunaan tisu ‘gak hanya pengeluaran aja yang hijau, alam juga hijau dan lestari betul? Jadi, ngirits itu ada baiknya juga lho…. salam ngirits 😀

Tulisan ini diikutsertakan untuk memeriahkan GiveAway Komik mak Irits #GueBangets dan Alhamdulillah menjadi pemenang pertama

Evrinasp.com

Evventure Blog

Kumpulan Emak Blogger

kumpulan-emak-blogger

Warung Blogger

Photobucket

Blog Stats

  • 453,727 hits

Follow TWITTER

Kicauan TWITTER

Almanak

September 2014
M T W T F S S
« Aug   Oct »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
%d bloggers like this: