//
you're reading...
Tips

Nasihat dan Semangat dari Teman-Teman

Menjelang pagi sambil menunggu Alfi bangun dan menyicil persiapan ke Lembang, saya ingin menuliskan beberapa Quote yang sangat inspiratif dari teman-teman. Quote ini saya dapatkan ketika hari Selasa lalu kembali mendapatkan pengalaman berharga dalam dunia pekerjaan. Jatuh bangun dalam dunia pekerjaan memang sudah biasa, kemarin adalah hari jatuhnya posisi saya ketika sudah melambung tinggi lantaran terbawa semangat yang terlalu menggebu. Saya sangat berterimakasih kepada teman-teman baik yang ada di dekat saya waktu itu serta teman-teman yang jauh dan terkoneksi melalui media sosial (medsos) karena mau berbagi saran dan semangatnya untuk saya saat itu. Juga untuk suami yang mengerti dan ikut merasakan apa yang saya rasakan saat itu.

Begini ceritanya, pagi itu seperti biasa saya sudah terbangun sejak dini hari untuk utak-atik blog mumpung ide lagi lancar. Menjelang shubuh ada pesan masuk di BBM dari Mbak Winy di Jateng (halo mbak aku wes lali panjenengan asale saking pundi hehe), dia teman diklat saya tahun kemarin. Mbak Winy mengomentari gambar saya yang bergaya bak levitasi sewaktu di Jembatan Cinta Pulau Seribu. “Evrina, sudah dong loncatnya apa ndak pegel? kasihan tuh kakinya….” komentar Mbak Wini melihat display picture BBM saya. Sayapun membalas bahwa yang saya lakukan itu tanda kebebasan sekaligus ekspresi gembira dengan memasang status “Mahameru, aamiin” (tolong aamiin kan juga ya hehe). Ternyata komentar Mbak Winy merupakan pertanda awal kejadian hari itu, bahwa saya tidak boleh lompat terlalu tinggi, nanti kalau jatuh sakit. Begitulah, hari itu saya seperti biasa berangkat kerja dengan semangat, semangat yang berlebihan lantaran mau berangkat diklat.

ini levitasi yang dikomentarin mbak wini hehe

ini levitasi yang dikomentarin mbak wini hehe

Namun, memiliki semangat yang menggebu ternyata tidak baik juga, karena saya tidak siap menghadapi permasalahan yang terjadi pagi itu. Rasanya seperti terjatuh setelah levitasi yang tinggi (maaf kalau lebay). Tapi sudahlah karena saya sangat bahagia mendapatkan suntikan semangat dan saran baik dari suami, teman-teman yang merangkul saat itu maupun teman-teman yang terkoneksi dari jejaring sosial. Semangat mereka ingin saya abadikan dalam blog ini, supaya ketika nanti saya mengalami hal ini lagi tidak akan jatuh kedua kali.

Nah, apa saja Quotenya? mari kita lihat satu persatu…..

1. “Jika kalian sedang bingung dengan apa yang dikerjakan ingatlah tujuan awal menapa melakukan itu”.

Kalimat ini dari kaka kelas ketika di kampus dulu yang bernama Kak Eka, Kak Eka bilang ini kalimat yang diajarkan oleh dosen Rancob (Rancangan Percobaan) yaitu Bapak Endang, terimakasih kak atas masukannya, nanti kalau saya bingung saya ingat-ingat pesan mamah eh pesan kak Eka hehe.

2. Produktivitas Menulis

Ini dari Mak Aida Al-Fath, beliau menganjurkan saya untuk melihat statusnya ketika saya galau kemarin, wah Mak Aida mengingatkan mendingan produkti untuk menulis buku daripada bersedih hati, wah Mak saya belum berhasil menulis buku, butuh keseriusan dan kedisiplinan dalam menulis buku, mudah-mudah someday juga bisa mengikuti jejak teman-teman ya

3. “Kegagalan sejati bukanlah saat kita terjatuh, tetapi ketika kita terjatuh dan tidak bangkit lagi”. “Tak ada yang sempurna di dunia. Tak perlu risau saat kita dibenci orang, sebab kebencian mereka tak mempengaruhi kualitas kita” 

Quote yang sangat bagus, benar-benar Mas Rudy a.k.a Belalang Cerewet sungguh pantas jadi seorang guru. Kalimat tersebut sangat cocok untuk menyemangati kembali muridnya yang sedang down agar dia bangkit lagi. Matursuwun mas, inspiratif banget quotenya😀

4. “Anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu”. 

Kalimat ini tentunya sudah tidak asing ya Nelly Sapta buat pekerja seperti kita :p, kayanya di dunia pekerjaan hampir setiap saat kita bisa mengingat itu hehe, jangan diambil hati biarkan mereka bicara yang penting kita melakukan pekerjaan dengan benar, betul begitu Nelly? semangat!!!!!

5. “Jika saya down biasanya saya keluar kantor/rumah dan bersedekah pada mereka yang kurang beruntung”

Yah, Om NhHer mengapa baru menuliskan kalimat ini ketika di siang hari, saya sudah terlanjur meluapkan emosi ketika kesal kemarin. Terimakasih sudah diingatkan ya Om, kalimat itu benar sekali, daripada kita buang-buang energi yang malah merugikan diri sendiri, lebih baik ketika down atau galau kiat bersedekah kepada orang lain, hati jadi tenang, orang lainpun bahagia. I will remember this quote. Nuhun Om.

6. “Hati yang gembira adalah obat tapi semangat yang patah keringkan tulang”

Jika kita bergembira memang segala permasalahan seolah sirna, jika semangat kita turun bahkan akan membuat badan menjadi lemas bukan hanya jiwa yang lemas. Itulah mengapa saya lebih menyukai menjadi probadi yang ceria, cuma ya itu mak Moochen Susan saya mudah terpuruk juga, tapi mau mulai belajar untuk menyeimbangi diri, terimakasih ya

7. “Merasa takut tapi terus maju, itulah keberanian sejati”

Mak Rinrin Irma, quote yang ini berasa saya sedang di kaki Semeru, mau naik ke atasnya rada-rada hahce (harap-harap cemas) gitu. Betul banget, kita harus bisa menaklukan takut yang ada dalam diri kita, sifat penakut atau rasa takut bukankah kita sendiri yang menciptakan ya? jadi kalo kita creatornya tentu bisa juga memusnahkannya. Makasih Mak Rinrin

8. “Nanti sore matahari terbenam, esok pagi terbit lagi”

Mak Arin bilang quote yang dia berikan itu garink, buat saya engga mak. Makasih banget lho, kalau saya boleh mengartikan, itu artinya setiap permasalahan pasti akan berlalu dan akan ada hari yang lebih menyenangkan. Betul begitu bukan ya? hehe

9. “Dia berkata : Apakah kebaikan terbesar di sisi Allah? Baginda Rasullullah Muhammad S.A.W menjawab : Baik budi pekerti, rendah diri dan sabar menghadapi cobaan Allah”

Terimakasih Mak Desi Namora atas informasinya, saya jadi malu deh, ternyata ilmu saya masih cetek, termasuk keimanan saya. Luapan emosi sudah mengalahkan logika. Saya masih harus banyak melakukan tafakur diri, termasuk memperbanyak ibadah dan amalan sholeh. Ini link lengkapnya untuk melihat nasihat dari Rasullullah Muhammad SAW: http://nabi-muhammad.blogspot.com/2011/04/nasehat-agung-rasulullah-saw.html

10. Mengikuti Komunitas

Ini saran dari Dendy Virsa Pribadi. Tergabung dalam komunitas tentu memberkan dampak positif, kita bisa punya banyak teman walaupun hanya berjumpa di dunia maya saja. Quote yang saya kumpulkan ini adalah pemberian dari teman-teman yang berjumpa pun belum. Makanya jangan ragu untuk berkomunitas, semakin banyak teman, pengetahuan kita juga semakin bertambah.

11. “Down hanya bagi jiwa yang edon”

Huaaa Pak Dhe, saya ndak mau down lagi deh. Tapi bolehlah sekali-kali ya Pak Dhe supaya kita bisa intropeksi diri, nanti kalau Up terus ndak mau lihat ke bawah lagi hehe. Matursuwun pak dhe.

12. “Hidup cuma sekali, jadi harus semangat”

Begitulah teman merantau dulu ketika di Pati Kudus dan Kediri berkata. Kang Ersa Pradana terimaksih sudah diingatkan ya, karena hidup cuma sekali maka jika kita tidak mengisinya dengan hal-hal yang tidak berguna tentu kita sendiri yang akan merugi.

13. “Jika hati sedang gundah gulana maka ingatlah Allah, maka hati akan tentram”

Terimakasih Teh Ani atas nasihatnya, iya benar hanya kepada Allah tempat kita mengadu, karena Allah Maha Mengetahui apa yang kita rasakan. Itulah sebabnya mengapa jiwa harus terus ditempa dengan beribadah ya, saya jadi malu sendiri. Nuhun teh.

14. “Kita pasti bisa…maju terus pantang mundur…raih point pahala Illahi”

Ketika dulu masih bekerja di Kediri, Bapak Mohamad Wahyudi alias Pak Yudi selalu mengingatkan saya agar bekerja karena Allah, jadi segala tindak tanduk dan hasil yang kita kerjakan semata-mata untuk meraih ridho Nya. Dengan begitu kita akan takut untuk berbuat hal yang tidak benar. Matursuwun pak atas pengingatnya.

15. “Setiap masalah pasti ada solusinya”

Quote ini dari Lilik Fitria, biasanya sih kalimat tersebut selalu saya lontarkan kepada rekan-rekan yang dirundung masalah. Ternyata itu balil lagi ke diri sendiri hehe Betul tidak ada masalah tanpa solusi di dunia ini.

16. “Ingatlah sesungguhnya sholatku, aktivitasku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah. Penilaian manusia hanya sementara dan bisa salah.. kita harus khawatir atas penilaian Allah kepada kita..”

Terimakasih kak Rosy Indra Saputra, sekali lagi saya diingatkan untuk tidak takut kepada penilaian manusia, karena sesungguhnya kita adalah sama, sama-sama manusia yang kelak akan dimintai pertanggung jawaban terhadap segala hal yang kita lakukan.

17. “Hadapi yang kau takuti, temukan yang belum kau ketahui,…..niscaya kau akan berhasil”

Terimakasih pak Odik Setia Sukmana, bapak selalu mengingatkan saya untuk melanjutkan pendidikan lagi. Menghadapi rasa takut yang kita ciptakan, mengeksplor apa yang belum kita ketahui adalah tantangan. Suatu hari kita pasti berhasil apabila bisa melakukan dan menghadapinya.

18. “Lihat goal anak kecil…yang tak pernah tahu bahaya tapi mampu berusaha…dia tidak melihat ada beling, paku atau lubang saat belajar berjalan..tapi bisa… Kita yg sudah besar…bisa lebih baik…sesuatu yang tidak anda ketahui takkan menyakitimu”

Benar juga apa yang dikatakan Okka Maylana Novadrianto, anak kecil ketika belajar berjalan tidak melihat ada bahaya di depannya, yang dia inginkan bagaimana caranya supaya bisa mencapai tempat yang dituju. Jika anak kecil saja sudah bisa mengapa kita yang dewasa tidak? padahal kita sudah lebih memahami akan bahaya yang dihadapi ketika berjalan ke depan. Makasih ya.

19. “Lihat langit biru, lihat pepohonan hijau, lihat matahari terbit dan terbenam. Lihat alam. Tarik napas panjang. Lepaskan diri sebentar dari pemikiran tentang manusia. Kalau lihat alam, biasanya hati jadi lebih tenang dan nyaman”

Mbak Virera Siregar menyarankan ketika kita menghadapi masalah lihatlah kepada alam, hati tentu akan tenang. Itu betul sekali, dengan duduk di atas bukit, memandang hamparan ciptaan Tuhan dapat menyadarkan diri bahwa masalah yang kita hadapi itu sangat kecil, alam semesta ini jauh lebih besar untuk dipelajari dan disyukuri. Intinya masalah kita itu belum seberapa dibandingkan dengan nikmat yang sudah Tuhan berikan. Terimakasih ya Mbak.

Masih banyak sebenarnya nasihat yang sudah diberikan oleh rekan-rekan, sahabat, para senior yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu. Terimakasih untuk Mbak Siska untuk pelukkan hangatnya, juga untuk Fuad yang sudah memberikan semangat meski nan jauh disana, untuk Kak Abu, Wiwit, Ibu Yeti, Ibu Eka, Ibu Desi, dan Gigi yang sudah memberikan pencerahan, juga untuk suami tercinta yang sudah mendengarkan keluh kesah dari dulu hingga sekarang.

Menggenggam mimpi

Menggenggam mimpi

Saat ini saya sudah semangat lagi, inshaa Allah siap berbagi ilmu yang bermanfaat dengan semuanya. Jangn lupa untuk selalu mengingatkan saya jika saya salah, karena kawan yang sejati adalah yang selalu mengingatkan temannya untuk memperbaiki diri. Semoga tulisan ini bermanfaat, maaf kalau agak sedikit curhat. Ganbate!

About evrinasp

I am an Agricultural Extension Officer, Blogger and Hiker

Discussion

4 thoughts on “Nasihat dan Semangat dari Teman-Teman

  1. SEMUA Quotenya bernas mak! Tengkiu ya. Makin semangat di Kamis yang hangat #rhyme

    Posted by bukanbocahbiasa | September 18, 2014, 1:13 am
  2. Keren2 euy quotes nya …thanks for sharing😉

    Posted by momtraveler | September 18, 2014, 7:25 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: