A Self Reflection: Menulis Populer

Hallo teman-teman Bloggers, jumpa lagi dalam tulisan yang kali ini saya setting ringan supaya teman-teman gak’ kabur waktu membacanya. Kalau teman-teman yang sering berkunjung ke blog ini pasti bosan ya lantaran tulisan saya seringnya serius walau sebenarnya kepingin sersan satu alias serius santai satu tujuan. Nah, saya bukannya gak’ sadar sama kebiasaan serius dalam menulis, hanya saja belum terlalu ahli dalam menulis renyah yang biasa disebut dengan tulisan populer.

Kebetulan sekali nih, teman Blogger saya yang bernama Om Nhher sedang mengadakan Give Away (GA) dengan tajuk Self Reflection. Om Nhher mengajak para Bloggers untuk menengok tulisan-tulisan yang dihasilkan dalam satu tahun ini. Dari situ kita diharuskan menganalisa satu buah tulisan yang paling berkesan. Setelah melakukan penelusuran kembali sambil bernostalgia dengan tulisan-tulisan sebelumnya, akhirnya terpilihlah satu tulisan yang berkesan menurut saya. Judul tulisannya adalah:

Ngumpulin Kertas Kado itu #GueBangets

Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti GA yang diadakan oleh Mak Irits. Saya memberikan tropi tulisan paling berkesan karena ini satu-satunya tulisan renyah yang saya hasilkan selama satu tahun ini. Kalau teman-teman gak percaya coba deh ubek-ubek tulisan saya beberapa bulan sebelumnya, kebanyakan agak berat dan panjang-panjang.

Sewaktu menulis dengan judul tersebut saya tidak merasakan kesulitan, lancar begitu saja. Saya membutuhkan waktu dua jam untuk menyelesaikan tulisannya. Waktu itu saya mulai menulis jam 3 pagi dan selesai sekitar waktu shubuh datang. Hal tersebut dikarenakan tema yang saya angkat adalah hal yang biasa saya lakukan yaitu mengumpulkan kertas kado. Dari situ saya hanya mengembangkan apa saja yang sudah saya lakukan agar mengumpulkan kertas kado itu lebih bermakna.

Karena temanya tentang komik maka saya juga punya ide untuk membuat komik sendiri. Gambarnya seperti ini:

Bikin komik sederhana

Untuk membuat komik seperti itu juga tidak membutuhkan waktu lama karena bentuknya hanya kotak-kotak biasa yang disambungkan menjadi satu dan diberi callout shapes. Masih biasa banget kan? Maklumlah kemampuan ngorel dan Photoshop saya masih kurang jadi ya seadanya.

Jika ditanya apa kelemahan tulisan tersebut saya agak bingung nih. Waktu itu saya kebingungan menyambungkan tema mengumpulkan kado dengan sesuatu yang bermakna. Kemudian saya mengambil ending kalau mengumpulkan kertas kado itu juga merupakan gerakan Go Green. Nah, itulah saya, kadang sudah cerita ngalor-ngidul tapi kesulitan saat membuat kesimpulan. Saya masih harus belajar banyak kepada para senior yang sudah ahli dalam menulis untuk mengembangkan suatu tema supaya tidak keluar jalur dan berhasil dengan eksekusi yang manis.

Kemudian perbaikan yang ingin saya lakukan adalah, saya ingin lebih kreatif lagi dalam membuat ilustrasi. Sebagian ilustrasi yang saya buat menggunakan software online sehingga mungkin ciri dari ilustrasi yang dihasilkan akan sama dengan orang lain, padahal saya ingin menampilkan kreatifitas ala saya. Makanya harus lebih giat lagi mempraktekan corel dan Photoshop.

Rasanya cukup sekian tulisan kali ini karena si Om membatasi hanya 500 kata saja. Terima kasih buat Om Nhher atas ide brilliant-nya yang membuat saya menengok kembali tulisan-tulisan sebelumnya serta untuk teman yang sudah mampir ke rumah dumay saya. Jika ada masukan mohon kasih tau saya ya. Terima kasih….

“Postingan ini diikut sertakan dalam lomba tengok-tengok blog sendiri berhadiah, yang diselenggarakan oleh blog The Ordinary Trainer”

Advertisements

26 thoughts on “A Self Reflection: Menulis Populer

    1. ahhhh dikau inih merendah dek sofi, dirimu lebih keren lagi, klo udah soal travelling saya angkat tangan klo sofi udah ikutan, saya lho mau mencontoh dirimu kali2 gitu menang jalan2 ke LN. aamiin

  1. Salam kenal Teh. Saya juga awalnya berfikir nulis itu hrs pake bahasa baku. Ternyata, setelah lebih satu bulan ini rajin ke lapaknya temen2, jdi pengen nyoba2 jga pake bahasa populer dan gaul. Kaku jga awalnya, tpi rasanya kok tulisan jd rasa hidup dan tidak terkesan dingin lagi ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s