//
archives

Archive for

Pengalaman Membangun Masa Depan Bersama BNI

bni

Waktu tak terasa cepat sekali berlalu. Alfi yang dulu masih dalam gendongan, sekarang sudah beranjak lebih besar. Sebentar lagi dia akan masuk sekolah di Taman Kanak-Kanak (TK). Seharusnya, Alfi sudah mulai bersekolah di bulan Juni ini, tetapi pihak sekolah mengatakan untuk mengundur waktu belajar di sekolah selama sebulan dan baru mulai aktif setelah Hari Raya Idul Fitri nanti. Saya menyambut baik usul tersebut agar Alfi dapat mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan untuk sekolah perdananya. Selama masa menunggu ini, saya sering memberitau Alfi mengenai apa itu sekolah dan apa saja yang bisa Ia dapatkan ketika bersekolah nanti. Dia terlihat excited sekali dan tak sabar ingin segera bertemu dengan teman barunya di sekolah.

Akhirnya saya dapat merasakan masa ini juga, masa dimana anak-anak mulai bersekolah. Biasanya saya hanya mendengarkan saja ketika teman-teman kantor mulai bercerita mengenai anaknya yang sudah sekolah terlebih dahulu. O iya saya jadi ingat, beberapa waktu yang lalu teman kerja saya bercerita kalau dia mengalami kesulitan finansial untuk menyekolahkan anaknya ke TK, padahal dia sudah menunda setahun untuk menyekolahkan anaknya. Kalau dibandingkan, biaya sekolah sang anak memang dua kali lebih besar daripada biaya di tempat Alfi bersekolah. Perbedaan ini terjadi karena lokasi sekolah yang menjadi tujuan teman saya tersebut letaknya di kota sedangkan saya masih di kabupaten yang memang biayanya masih lebih murah. Waktu itu, saya memberikan solusi untuk mencari alternatif TK lain yang biayanya lebih murah namun terjangkau dengan lokasi rumah agar tidak memberatkan dia sebagai orang tua dan agar anaknya dapat tetap bersekolah.

Saya dan suami bersyukur, biaya sekolah Alfi sudah berhasil kami lunasi sejak bulan April lalu. Nanti, kalau Alfi sudah mulai sekolah, kami cukup membayar uang SPP bulanannya saja. Sebenarnya biaya persiapan sekolah Alfi ini kami peroleh dari tabungan yang dibuat kurang dari satu tahun yang lalu. Dapat dikatakan bahwa kami memang telat untuk memplotkan tabungan khusus bagi pendidikan Alfi, meskipun sebenarnya kami telah melakukan investasi khusus dalam bentuk lain. Tetapi lebih baik telat daripada tidak sama sekali bukan?. Akhirnya sejak bulan Juli tahun 2015 lalu kami membuat tabungan khusus bagi Alfi melalui BNI Taplus Anak.

bni

BNI Taplus Anak milik Alfi dan BNI Taplus milik saya

Jadi, setelah kami sadar bahwa harus segera membuat tabungan khusus bagi kebutuhan Alfi, kami segera saja membuka BNI Taplus Anak. Mengapa Bank BNI menjadi pilihan kami? Jawabannya simple, saya dan suami sudah menjadi nasabah BNI sejak 14 tahun yang lalu (suami lebih lama 1 tahun ding), untuk memudahkan transaksi, maka saya memilih Bank BNI sebagai bank yang menghimpun dana bagi masa depan Alfi. Lagipula saya tertarik dengan fitur yang ditawarkan oleh BNI Taplus Anak yaitu jika nanti Alfi sudah besar dan sudah dapat menggunakan tabungannya sendiri, saya dan suami masih tetap dapat mengawasi penggunaannya. Jika Alfi menggunakan rekeningnya untuk melakukan transaksi di ATM, BNI Banking, belanja dan di teller sekalipun, maka saya akan mendapatkan notifikasinya melalui SMS yang dikirimkan ke nomor ponsel yang saya daftarkan. Semua dapat terawasi, sehingga diharapkan Alfi akan lebih bijak ketika menggunakan tabungannya nanti.

Akhirnya kami berangkat ke Bank BNI yang pada tahun 2015 lalu tetap buka di cabang-cabang tertentu meskipun masih dalam cuti bersama Hari Raya Idul Fitri. Saya memberitaukan kepada Alfi agar angpao lebaran miliknya ditabungkan supaya tidak habis begitu saja. Alfipun setuju dan senang sekali ketika saya beserta suami mengajaknya untuk membuka rekening. Saat itu, kami membuka rekening di Bank BNI Cabang Kota Bogor yang membuka pelayanan nasabah baik di bagian Customer Service maupun Teller untuk bertransaksi walaupun masih dalam suasana cuti bersama. Prosesnya cukup mudah, saya hanya membawa Akta Kelahiran Asli, Kartu Keluarga Asli, KTP orang tua dan Buku Tabungan BNI milik orang tua dengan saldo awal yang disetorkan sebesar Rp. 100.000,- saja.

bni

Suasana di Bank BNI Cabang Bogor Tanggal 21 Juli 2015 lalu

Saat ini, saya masih menjadi pemegang buku tabungan milik Alfi karena dia belum bisa menggunakannya. Saya sering mengajak Alfi ketika ingin menabung di Bank BNI agar tertanam kebiasaan menabung sejak dini. Kelak jika dia sudah lebih besar dan sudah paham penggunaan tabungan, maka saya akan menyerahkan BNI Taplus Anak miliknya agar dia dapat belajar mengelola tabungannya sendiri. Kini, jumlah dana di tabungan Alfi sudah lebih meningkat dibandingkan sebelumnya. Saya dan suami sering mentransfer langsung dari rekening BNI Taplus milik kami agar dana yang tersimpan semakin banyak.

Saat ini memenuhi kebutuhan pendidikan Alfi di level TK memang sudah terpenuhi. Akan tetapi perjalanan masih sangat panjang mengingat masih ada beberapa jenjang pendidikan lain yang harus kami berikan demi masa depannya. Alfi beberapa kali mengatakan kepada kami bahwa Ia ingin menjadi insinyur. Itu artinya, minimal dia harus menempuh pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Agar impiannya tersebut dapat tercapai, maka kami harus menyiapkan dana pendidikan sedini mungkin. Setelah berdiskusi dengan suami, kami berencana untuk membuka jenis tabungan lain di BNI.

Setelah mencoba menu rekomendasi tabungan yang ada di website BNI, ada tiga jenis tabungan yang cocok dengan kondisi finansial kami saat ini yaitu BNI Taplus, BNI Tapenas dan BNI Simponi. Kami sudah memiliki rekening BNI Taplus, dan setelah mempelajari kedua jenis tabungan lainnya, kami memutuskan untuk membuka BNI Tapenas tahun ini.

bni

Kita bisa mendapatkan rekomendasi produk dengan mengisi simulasi ini

bni

Rekomendasi produk yang dihasilkan setelah saya mengikuti simulasi

BNI Tapenas cocok bagi kami yang ingin merencanakan tabungan masa depan untuk pendidikan Alfi. Melalui tabungan ini, kita dapat menetapkan lamanya jangka waktu untuk menghimpun dana. Jadi, kalau nanti saya membuat BNI Tapenas untuk biaya sekolah SD Alfi, maka jangka waktu yang dibutuhkan adalah dua tahun, sedangkan untuk SMP berarti tiga tahun, begitu seterusnya. Yang menarik adalah kita dapat membuat lebih dari satu rekening BNI Tapenas bagi calon penerima manfaat lainnya. Jadi, nanti saya bisa membuat rekening BNI Tapenas lainnya untuk adiknya Alfi walaupun sebelumnya saya sudah pernah membuat BNI Tapenas terlebih dahulu. Selain itu, sistem autodebet yang ada di BNI Tapenas membuat kami lebih disiplin lagi dalam mengalokasikan dana. Bahkan kita juga dapat melakukan top up walaupun sudah melakukan penyetoran rutin melalui auto debet.

Baiklah jangan sampai terlambat lagi, mumpung saat ini sedang ada kemudahan rezeki lebih baik kami segera memplotkan dana bagi masa depan Alfi. Dan untuk masa depan Alfi, kami membangunnya bersama BNI.

Advertisements

Sekotak Penuh Kesan dalam Perjalanan Penuh Makna

blue-birdBulan Oktober tahun 2015 lalu menjadi bulan yang berkesan bagi saya. Saat itu untuk kedua kalinya, saya mendapatkan kesempatan berharga untuk menginjakkan kaki di daratan Sumatera. Kesempatan itu tidak datang begitu saja lho. Berkat hobi menulis di blog, saya kemudian dikenal oleh beberapa orang termasuk dari salah satu lembaga pemerintah. Jadi ceritanya, Bu Nunik dari Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) Kementerian Pertanian RI mengajak saya untuk membantu meliput kegiatan HPS Tahun 2015. HPS adalah kepanjangan dari Hari Pangan Sedunia. Bu Nunik meminta saya meliput semua kegiatan selama HPS berlangsung di Palembang. Beliau mengenal saya berkat aktivitas blogging yang saya lakukan selain berprofesi sebagai penyuluh. Tanpa berpikir panjang, saya langsung menerima tawaran yang diberikan oleh Ibu Nunik karena kapan lagi dapat meliput kegiatan HPS tingkat nasional. Biasanya saya hanya mentok di kegiatan Kabupaten saja.

Akhirnya berangkatlah kami menuju Palembang pada tanggal 16 Oktober 2015. Karena peringatan HPS tingkat nasional berlangsung keesokan harinya hingga tanggal 20 Oktober 2015. Setibanya di Palembang, kami langsung menuju Stadion Jakabaring dengan menggunakan mobil jemputan. Di sana, saya diminta untuk berkeliling melihat spot-spot yang akan diliput. Setelah pekerjaan selesai, saya dan Bu Nunik langsung pulang ke penginapan untuk memulihkan tenaga karena besoknya kami harus bekerja lebih keras lagi. Nah, keesokan harinya kami bergegas berangkat ke Stadion Jakabaring tepat pukul 06:30 WIB dari penginapan. Waktu itu kami menggunakan taksi Blue Bird yang dipesan langsung melalui bantuan penginapan. Kami harus tiba di stadion sebelum pukul 08.00 WIB karena area di sekitar stadion harus disterilkan. Rencananya Bapak Wakil Presiden RI akan membuka peringatan HPS Tahun 2015, jadi di setiap sisi stadion harus steril serta terjaga.

blue-bird

Terjebak macet ketika menuju stadion Jakabaring

Sayang sekali, kami terjebak macet di jalan menuju stadion. Saya memanfaatkan waktu tersebut untuk mengambil gambar di sekitar. Tetapi setelah selesai mengambil gambar, rupanya taksi yang saya tumpangi masih belum bergerak juga. Akhirnya untuk mengisi waktu, saya mulai iseng mengajak Pak sopir Blue Bird yang bernama A. Roni ini untuk ngobrol. “Pak Roni, asli Palembang?” saya bertanya setelah mengetahui namanya. “Iya saya asli Palembang mbak”, jawab Pak Roni dengan tetap menghadap ke depan. Pak Roni, kalau saya mau ke jembatan Ampera caranya bagaimana ya?” saya serius bertanya karena malamnya ingin ke sana. “Supaya Mbak tidak pusing, minta antar taksi saja biar langsung diantar ke lokasi, itu ada nomornya di pintu mbak” Pak Roni menjawab sambil menggerakan taksi yang mulai berjalan karena sudah mulai terurai macetnya.

blue-bird

Terlihat identitas Pak Roni yang terekam kamera saya

Kami terjebak kemacetan lagi di Jembatan Ampera tetapi masih bisa berjalan meskipun lamban dibandingkan dengan yang tadi. Saya mulai iseng bertanya lagi ke Pak Roni, kali ini pertanyaan saya mengenai bencana asap yang terjadi di Palembang. Masih ingat kan kalau daratan Sumatera sedang terkena bencana asap bulan Oktober tahun 2015 lalu?. “Pak Roni, ini kabut asap sudah lama ya pak?, ini benar karena pembakaran kebun sawit?” tanya saya dengan wajah serius. “Hari ini sih mending mbak daripada minggu lalu, jarak pandang pendek banget, kalau pembakaran kebun sawit susah sih Mbak soalnya menyangkut tradisi” jawab Pak Roni sambil menjalankan mobil menyesuaikan arus saat itu.

blue-bird

Ada baiknya juga terkena macet, saya bisa mengabadikan Jembatan Ampera

Bu Nunik juga ikut bertanya karena penasaran mengapa membakar kebun sawit dikaitkan dengan tradisi. “Dari dulu memang diajarkan untuk membuka tanah baru hasil penanaman sebelumnya, cara paling mudah ya membakar Mbak. Masalahnya dulu kan tidak seperti sekarang yang cuacanya sudah bergeser. Sekarang kita membakar kebun tapi tidak ada hujan jadi ya bara hasil pembakaran di lahan gambut tidak padam, dan kalaupun disiram air akan menimbulkan asap seperti sekarang ini” jawab Pak Roni dengan ekspresi serius. “Susah dipadami ya pak lahan gambut itu?” saya bertanya lagi karena memang tidak paham tentang karakteristik lahan gambut. “Iya mbak, lahan gambut itu seperti sekam yang dibakar, di atas memang sudah terlihat padam apinya, tapi kalau kita lihat di dalam itu masih ada bara panas, jadi kalau ada ranting sedikit bisa kebakaran lagi” Jawab Pak Roni berapi-api.

Oh pantas saja kalau bencana asap susah ditangani, jika mau serius maka harus membasmi sampai akar-akarnya. Dari penuturan Pak Roni, saya mengetahui kalau pemerintah sudah menindak tegas beberapa perusahaan serta oknum yang memang lalai dalam pengelolaan lahan sawit ini sehingga menyebabkan kebakaran. Dia juga berharap semoga bencana ini cepat usai karena sudah sangat mengganggu lingkungan bahkan kesehatan. Saya sendiri merasakan sesak ketika tiba di Palembang, belum lagi suhu lingkungan sangat panas meskipun saat itu langit terlihat mendung akibat kabut asap. Tak terasa kami sudah cerita terlalu panjang hingga tiba di tempat yang dituju yaitu Stadion Jakabaring. Pak Roni kembali mengingatkan agar kami mencatat nomor telepon kantor taksi Blue Bird untuk memudahkan pemesanan. Saya langsung menyimpan nomor tersebut supaya nanti tidak repot jika ingin pergi ke sana-sini selama di Palembang.

blue-bird

Sampai juga di Stadion Jakabaring untuk meliput HPS Tahun 2015

blue-bird

Saya langsung mencatat nomor telepon kantor Blue Bird Palembang dan mengabadikannya dalam kamera

Tugas meliput selama HPS berjalan lancar jaya. Setelah menyelesaikan tugas, saya dan Bu Nunik mulai berkeliling di Palembang. Salah satu tempat yang kami kunjungi adalah Jembatan Ampera yang terkenal itu. Kemudian mencoba kuliner kebanggaan masyarakat Palembang yaitu Empek-empek Palembang. Ini yang namanya kerja sesuai passion, kerjaannya beres, jalan-jalannya juga beres hehe. Namun, waktu terasa cepat berlalu, saya dan Bu Nunik harus segera kembali ke Jakarta untuk bertugas kembali di unit masing-masing. Lagi-lagi kami diantar oleh Taksi Blue Bird saat menuju bandara. Untuk kali ini saya tidak terlalu banyak bertanya kepada Pak Supir karena sibuk mengabadikan setiap detik  moment melalui video. Terimakasih Palembang atas keramahannya dan juga Pak Roni yang sudah memberitau saya mengenai karakteristik tanah gambut. Jujur deh, sebagai penyuluh saya belum tau tanah gambut itu seperti apa, justru taunya dari Pak Roni yang berprofesi sebagai driver. Hal ini berkesan bagi saya karena walaupun bukan ahli di bidangnya, namun tetap aware terhadap hal-hal yang bersifat alamiah.

blue-bird

Mengunjungi Jembatan Ampera malam hari

blue-bird

Pemandangan cantik di sekitar Sungai Musi

blue-bird

Kembali pulang menuju Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II

Sampai sekarang, nomor kantor taksi Blue Bird masih tersimpan di buku kontak smartphone milik saya. Walaupun smartphone yang dibawa ke Palembang sudah hilang, namun kontak itu tetap ada. Bersyukur sekali masih menyimpannya, siapa tau suatu hari nanti saya kembali lagi ke Palembang hehe. Tetapi sebenarnya saya tidak perlu khawatir kalau suatu saat membutuhkan jasa Blue Bird lagi untuk mengantar ke suatu destinasi. Itu karena sudah tersedia aplikasi My Blue Bird yang dapat didownload melalui Playstore, App World dan iOS. Melalui aplikasi ini, kita dapat membooking langsung taksi Blue Bird untuk mengantarkan kita ke suatu tempat. Caranya mudah, setelah mendownload aplikasinya, lalu buatlah akun baru dengan mengisi data, lalu akan ada kode verifikasi dan email aktivasi yang harus dimasukan pada kolom yang disediakan.

my-blue-bird

Setelah memasukkan kode dan mengaktivasi link yang diberikan, maka kita dapat langsung menggunakan aplikasi My Blue Bird. Jika ingin menggunakan jasanya, cukup dengan memilih menu Book New Taxi. Kemudian akan muncul kolom yang harus kita isi untuk lokasi penjemputan, lokasi yang dituju, waktu penjemputan serta pembayaran. Aplikasi ini memang dilengkapi beberapa fitur canggih seperti panduan alamat, peta lokasi, nama pengemudi dan nomor lambung taksi yang akan menjemput. Saya perlu mencobanya nanti ketika ingin bepergian ke suatu tempat disaat tidak ada orang rumah yang bisa mengantar. Tentunya saya tidak perlu repot harus mencari nomor telepon kantor pusat kemudian menelponnya untuk memesan taksi Blue Bird, hemat pulsa telepon dan memudahkan pemesanan. Itu sebabnya, daripada nanti kesulitan jika ingin bepergian dan demi untuk kenyamanan, lebih baik kita install aplikasi My Blue Bird saja yang dapat dipakai kapanpun dan dimanapun.

Oh iya, saya jadi ingat nih, mungkin karena kebiasaan juga. Bulan lalu saya menggunakan jasa Blue Bird lagi untuk mengantar ke daerah Sudirman Jakarta. Saat itu jalanan lancar jaya namun entah mengapa saya kembali mewawancarai driver Blue Bird lagi yang bernama Bapak Siswad. Tidak terlalu banyak sih obrolan kami, tapi ada satu yang berkesan bagi saya. Bahwa apapun yang terjadi kita tetap harus optimis dalam berusaha. Saya dapat menyimpulkan itu setelah mendengar cerita Bapak Siswad tentang fenomena kemunculan ojeg online hingga pemesanan mobil diluar jasa taksi secara online. Beliau tidak terlalu memusingkan meskipun awalnya agak khawatir. Namun Bapak Siswad percaya bahwa setiap rezeki sudah ada jatahnya masing-masing, tinggal bagaimana kita mau mengambil rezeki yang sudah berjalan ke arah kita.

blue-bird

Kartu pengenal Pak Siswad, foto dan nomor identitas saya tutup ya

Saya langsung terharu meskipun tidak saya sampaikan saat itu. Ucapan Bapak Siswad menyadarkan kepada saya bahwa di luar sana masih banyak sekali orang yang harus bekerja keras untuk mencari rezeki. Tetapi mengapa saya masih saja berkeluh kesah dengan keadaan yang mungkin lebih baik daripada yang dialami oleh Bapak Siswad. Saya langsung mengucapkan terimakasih kepada Bapak Siswad atas sharing yang membekas sekali untuk saya. Setelah turun dari taksi yang dikendarai oleh Beliau, saya mulai berjanji kepada diri sendiri agar selalu bersyukur terhadap segala hal yang didapat hari ini, kemarin serta kemudian hari. Semua itu saya dapatkan dari sebuah perjalanan singkat namun membawa manfaat cukup lama. Sebuah perjalanan yang saya sebut sebagai sekotak penuh kesan dalam perjalanan penuh makna.

Ulang Tahun Istimewa dari Kediri hingga Rinjani

ulang-tahun

Pada suatu malam, tiba-tiba saja saya merindukan teman lama yang ada di tempat saya bekerja dulu. Tanpa pikir panjang, saya langsung menghubunginya melalui messenger. Saya senang sekali karena dia ternyata belum tidur dan kami dapat berbincang mengenai kabar masing-masing. Teman saya tersebut kemudian mengirimkan beberapa foto terbaru kondisi di sana sekaligus keadaan teman-teman lainnya. Semua berubah, dari yang dulu kurus menjadi gemuk dan yang dulunya single sekarang sudah double bahkan triple. Hanya satu yang tidak pernah berubah yaitu tali persahabatan. Itu sebabnya hingga saat ini, saya belum bisa melupakan teman-teman seperjuangan di tanah rantau meskipun kami sudah dipisahkan oleh dua provinsi.

Kediri, Jawa Timur menjadi tempat perantauan saya setelah lulus kuliah. Meskipun saya jauh dari rumah, saya tidak pernah merasa sendiri berkat kehadiran teman-teman yang selalu mendukung setiap saat. Ada satu moment yang tak terlupakan bagi saya hingga saat ini yaitu moment perayaan ulang tahun saya yang ke 25 pada tahun 2010. Saat itu teman-teman membuat surprise di tengah malam menjelang tanggal 29 April yang merupakan tanggal hari jadi saya dan sukses membuat saya menangis terharu sehingga tidak bisa melupakan sampai saat ini.

Flashback 28 April 2010

ulang-tahun

Sebelumnya saya sudah tau pasti teman-teman akan membuat pesta kejutan untuk saya karena memang saya adalah orang yang memulai perbuatan tersebut bagi teman-teman lainnya. Hanya saja, saya akui planning mereka benar-benar rapih yang membuat saya kagum sejadi-jadinya.

Awalnya saya dan sebagian teman-teman dari departemen lain berkumpul di sebuah tempat karaoke. Ceritanya kami bernyanyi bersama sambil merayakan ulang tahun saya saat itu. Saya dan teman-teman sejawat memang sering karaoke untuk melepas penat. Tempat karokenya juga dekat dengan kantor sehingga memudahkan kami untuk wara-wiri.

Menjelang tengah malam sekitar pukul 11 malam, saya diminta untuk datang ke kantor karena ada kasus penting. Padahal saya tau, mungkin saja ini rencana anak-anak untuk memberikan surprise, tapi saya tetap datang karena beberapa waktu sebelumnya saya juga sering lembur hingga tengah malam demi menjaga kualitas. Etos kerja saya saat itu memang sangat tinggi, ditambah jarak kosan juga dekat dengan kantor sehingga saya mudah sekali untuk bolak-balik jika dibutuhkan.

Ketika memasuki laboratorium (waktu itu saya bekerja di lab), terlihat suasana cukup gelap. Saya membuka pintu dan melihat lilin putih yang tersusun rapih menerangi setiap sudut ruangan. Kemudian terdengar suara rekaman teman-teman dari radio yang di pasang dalam lab. Semua kata-kata itu terucap, kata-kata doa, pengharapan dan kasih sayang dari teman-teman. Saya langsung tidak kuat sampai meneteskan air mata sejadi-jadinya.

Saya mencari mereka ke dalam ruangan incubator. Ternyata mereka semua ada di sana menyiapkan sebuah kue ulang tahun lengkap dengan cahaya lilin untuk ditiup. Benar-benar saat itu merupakan hadiah ulang tahun paling membahagiakan dari teman-teman. Mereka sukses membuat saya menagis dan tidak bisa melupakan sampai saat ini.

Ingin tau bagaimana suasananya? Berikut adalah detik-detik surprise yang dibuat oleh teman-teman saya di Kediri Jawa Timur.

ulang-tahun

Ulang tahun saya di tahun 2010 menjadi kado terindah dari teman-teman yang saya bawa hingga saat ini. Semua kebahagiaan selama merantau saya simpan dengan rapih baik secara fisik maupun memory karena sejak pertengahan tahun 2010 saya harus resign untuk melaksanakan kewajiban sebagai istri.

Namun, tali silaturahim tetap terjaga hingga saat ini, saya beberapa kali mengunjungi teman-teman di Kediri untuk melepas kangen sekaligus sebagai bentuk napak tilas masa-masa perantauan saya dulu. Saya banyak belajar di sana termasuk dalam hal kemandirian dan kematangan jiwa. Dan insyaa Allah saya akan kesana lagi untuk berjumpa dengan rekan-rekan tercinta yang telah menjadi saudara secara batin.

Alhamdulillah, Allah memang Maha Baik. Ada saja moment istimewa disaat pertambahan usia. Saya dipertemukan dengan teman hidup yang memiliki tanggal lahir yang sama yaitu 29 April. Kami memutuskan untuk menikah beberapa hari setelah tanggal ulang tahun kami pada tanggal 2 Mei. Cara ini kami lakukan agar kami dapat memperingatinya secara bersamaan. Pertambahan usia dan peringatan tali pernikahan semakin istimewa ketika saya dan suami memperingatinya di puncak impian yaitu puncak Gunung Semeru. Kami secara bersama saling menyemangati agar bersama-sama sampai di puncak.

Tahun 2016 ini, saya dan suami kembali merayakan pertambahan usia sekaligus ulang tahun perkawinan dengan cara mendaki gunung. Cara ini kami lakukan karena ketika di gunung, kami secara bersama saling bahu-membahu satu sama lain. Menurut salah satu teman saya, ini adalah salah satu sisi romantisme para pendaki yang terkenal cuek dan liar. Kami secara bersama alhamdulillah dapat menapaki setapak demi setapak jalanan medan Gunung Rinjani hingga ke puncak.

ulang-tahun

Tetapi ada yang lebih membahagiakan lagi, ternyata teman seperjuangan kami sesama pendaki yang tergabung di Tim Elang juga merayakan hari jadinya di Puncak Rinjani. Teman kami tersebut adalah Kamil yang lahir pada tanggal 4 Mei dan Wahyu tanggal 5 Mei. Nah, ternyata juga, pendakian kami yang berlangsung sejak 30 April 2016 lalu menjadi peringatan tersendiri juga bagi satu tahun terbentuknya Tim Elang. Tim Elang dulu dipertemukan di Gunung Semeru pada tanggal 30 April 2015. Jadi, sekalian saja dalam satu pendakian kami memperingati hari jadi secara bersamaan.

Selamat hari lahir, semoga kita semua mendapatkan keberkahan umur baik di dunia maupun akhirat. Aamiin.

ulang-tahun

ulang-tahun

ulang-tahun

Bulan Mei memang menjadi bulan yang istimewa tidak hanya bagi saya, teman-teman serta Tim Elang. Ternyata ada juga yang sedang berbahagia karena pada tanggal 25 Mei 2016 nanti akan ada yang menginjak usia ke-lima tahun yaitu komunitas blogger yang tergabung dalam Warung Blogger.

Nah, demi Warung Blogger tercinta, saya juga ingin mempersembahkan indahnya langit Rinjani. Ini persembahan dari saya untuk Warung Blogger yang merayakan hari jadi ke-lima pada tanggal 25 Mei 2016.

Selamat Ulang Tahun ke-5 Warung Blogger.

Salam sukses serta kebersamaan untuk semua blogger di Indonesia.

ulang-tahun

Mengutip dari bijakkata.com bahwa merayakan ulang tahun bukan karena bertambah tua, tetapi karena pengalaman indah yang telah kita alami bertambah banyak. Hal inilah yang saya rasakan ketika mendapatkan kejutan indah tak terlupakan dari teman-teman di Kediri, atau pada saat mendaki gunung bersama rekan-rekan tercinta ketika bertambah usia. Bertambah usia artinya bertambah juga kebahagiaan. Semoga moment ulang tahun ini menjadikan kita semua lebih baik lagi dalam menghadapi hidup terutama untuk 365 hari ke depan hingga bertemu dengan ulang tahun berikutnya.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog ulang tahun ke lima Warung Blogger

Evrinasp.com

Evventure Blog

Kumpulan Emak Blogger

kumpulan-emak-blogger

Warung Blogger

Photobucket

Blog Stats

  • 473,801 hits

Follow TWITTER

Kicauan TWITTER

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Almanak

May 2016
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
%d bloggers like this: