//
archives

Recipe

This category contains 8 posts

Tumis Bunga Pepaya

bunga-pepaya

Jika ditanya apa saja sih resep andalan keluarga? Saya akan menjawab banyak, tapi bukan saya yang masak hehe. Mamah yang masak karena saya tidak bisa memasak. Nah, mamah saya ini memiliki resep-resep tradisional turun temurun yang diwariskan dari Mbah sejak dulu. Salah satu masakan mamah yang saya sukai adalah masakan dengan bahan dari tanaman pepaya.

Buah pepaya muda dapat diolah menjadi sayur bobor pepaya yang dipadu dengan sambal terasi pedas serta peyek ikan teri. Kemudian daun pepaya diolah menjadi bunti atau oseng daun papaya. Dan bunga pepaya muda yang tumbuh di ketiak cabang juga dapat dibuat tumis bunga papaya dengan campuran ikan teri. Nah ini masakan yang paling saya sukai yaitu tumis bunga papaya.

Kalau mamh sudah membuat tumis daun pepaya, saya akan mengambil jatah terlebih dahulu supaya tidak dihabiskan oleh adik *jangan ditiru hehe. Tapi tidak perlu khawatir juga sih karena kebetulan adik kurang suka lantaran rasanya yang pahit. Justru rasa yang pahit dari bunga pepaya yang dipadukan dengan ikan asin serta potongan bumbu membuat tumisan ini maknyus rasanya. Kalau saya boleh membandingkan, saya akan lebih memilih tumis  bunga pepaya dibandingkan daging sapi apabila diminta memilih menu mana yang akan diambil. Karena bagi saya tumis bunga pepaya itu masakan langka, kita harus menunggu tanaman pepaya mengeluarkan bunga baru bisa kita olah. Sedangkan daging sapi rasanya ada terus dipasaran.

Ngomong-ngomong, bagaimana sih cara membuatnya? Mudah banget kok, siapa saja bisa membuatnya. Berikut saya berikan bahan serta alat serta cara membuatnya:

Tumis Bunga Pepaya

Bahan:

  • Bunga Pepaya, dipotong-potong
  • Ikan teri
  • Cabe merah dipotong-potong
  • Cabe rawit, dipotong-potong
  • Bawang putih, dipotong-potong
  • Bawang Merah dipotong-potong
  • Garam
  • Air secukupnya
  • Minyak sayur secukupnya

Alat:

  • Penggorengan
  • Mangkuk
  • Gelas untuk air

Cara Membuat:

  1. Tuang minyak sayur secukupnya ke dalam penggorengan untuk menumis
  2. Masukkan potongan cabe dan bawang, lalu tumis hingga wangi
  3. Tambahkan air secukupnya
  4. Masukkan ikan teri lalu aduk hingga empuk
  5. Masukkan bunga pepaya, lalu aduk hingga matang

Bunga pepaya sengaja dimasukkan terakhir agar tidak terlalu layu ketika disajikan. Tumisan ini cocok banget disajikan bersama dengan nasi panas lalu dimakan di tengah sawah beramai-ramai. Pasti nambah deh porsinya hehe.

Selamat mencoba ya.

Roti Panggang Seledri (11m)

Menu sarapan Alfi pagi ini adalah roti panggang. Mamah baru mengenalkan roti ke Alfi bulan ini karena Alfi sudah lebih pandai menelan makanan yang kesat atau padat. Berikut cara penyajiannya:

Bahan:
1. Roti tawar
2. Keju cheddar diparut
3. Daun Seledri diiris tipis secukupnya
4. Unsalted butter secukupnya
5. Bawang putih parut

Cara membuat:
1. Campurkan unsalted buter, daun seledri, bawang putih dan keju parut, aduk hingga rata
2. Oleskan merata pada roti tawar
3. Panggang dalam pemanggang roti atau wajan teflon hingga matang

roti panggang seledri

alfi sedang makan roti panggang seledri

 

alfi sangat menyukainya.

Pepes Nasi Ikan Teri Bayam Merah (8m+)

Masih dengan menu pepes, karena alfi belum mahir menggunakan sendok serta ikan teri nasi yang sulit digenggam membuat saya mengolahnya menjadi menu pepesan lagi. Berikut bahan dan cara membuat pepes nasi isi ikan teri dan bayam merah:

Bahan dan Bumbu Nasi:

  1. Beras sedikit saja kira-kira seukuran 1 gelas
  2. 250 ml air (atau secukupnya)
  3. 1 butir bawang merah
  4. 1 butir bawang putih
  5. 8 butir ketumbar
  6. Keju parut sedikit saja (< dari ½ sdt)
  7. 3 cm jahe memarkan
  8. 1 lembar daun salam
  9. 1 sdm minyak untuk menumis (sebaiknya olive oil)

Bahan dan Bumbu Isi Nasi:

  1. Segenggam ikan teri nasi yang sudah dilumuri jeruk nipis selama 30 menit
  2. Beberapa lembar daun bayam merah, iris kecil
  3. 1 butir bawang merah
  4. 1 butir bawang putih
  5. 1 batang daun bawang, iris kecil
  6. Keju parut sedikit saja (< dari ½ sdt)
  7. 1 sdm minyak untuk menumis (sebaiknya olive oil)

Cara Membuat:

Nasi

Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, dan keju parut. Tumis bersama jahe dan daun salam hingga harum dan matang. Masukkan air, aduk rata, masak hingga mendidih.

Kemudian rebus beras hingga setengah matang (aron), siram dengan larutan bumbu, tutup hingga air habis terserap. Bila belum habis juga bisa dipanaskan kembali di atas api hingga air terserap

Tumisan Ikan Teri

Tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum. Masukkan ikan teri, bayam merah, keju dan daun bawang. Masak hingga matang.

Ambil selembar daun pisang, isi dengan nasi aron secukupnya. Beri tumisan ikan teri, bungkus seperti lontong. Kukus selama 50 menit. Angkat dan sajikan selagi hangat.

Pepes nasi ikan teri bayam merah

Alfi sedang makan pepes nasi

Catatan: sebagai lauk bisa diganti dengan daging ayam, jamur atau sesuai selera.

Perkedel Kentang Ati Ayam (8m+)

Agar alfi tidak bosan dengan menu yang hanya dikukus saja, maka saya mulai membuat kreasi dengan mengolah makanan menjadi bentuk yang lain. Saya membuat perkedel yang prosesnya sama seperti membuat perkedel pada umumnya. Berikut bahan dan cara membuatnya:

Bahan:

  1. 1 buah kentang kukus]
  2. ½ potong ati ayam yang telah direbus/kukus
  3. Kuning telur
  4. Bawang putih
  5. Ketumbar
  6. Tepung terigu
  7. Unsalted butter, cairkan

Cara membuat:

  1. Haluskan bawang putih dan ketumbar
  2. Haluskan kentang kukus dan ati ayam di atas bumbu yang telah dihaluskan sebelumnya
  3. Aduk rata adonan perkedel, kemudian tambahkan kuning telur
  4. Aduk lagi, tambahkan terigu hingga adonan dapat dibentuk
  5. Goreng dengan menggunakan unsalted butter
  6. Tiriskan dengan menggunakan tissu agar tidak terlalu banyak minyak yang terbawa
  7. Sajikan selagi hangat

Perkedel kentang ati ayam

Alfi sedang makan perkedel kentang ati ayam

 

Biskuit Oatmeal

Resep ini saya peroleh dari grup BLW-Indonesia di jejaring sosial Facebook. Hasilnya biskuit yang saya bikin tidak terlalu keras dan tidak terlalu empuk serta tekstur dari oatmealnya masih terlalu kasar karena kurang halus saat diblender. Saya masih harus belajar lagi, alhamdulillah alfi tetap suka.

Berikut bahan dan cara membuat biskuit oatmeal:

Bahan:

100 gram oatmeal quick cook

50 gram tepung maizena

2 potong pisang seukuran ruas jari

Unsalted butter yang sudah dicairkan secukupnya

Air secukupnya

Cara membuat:

  1. Haluskan oatmeal dengan blender, jangan diberi air
  2. Haluskan pisang yang akan dipakai
  3. Campurkan oatmeal dan pisang yang telah dihaluskan dengan tepung maizena
  4. Tambahkan unsalted butter secukupnya
  5. Tambahkan air secukupnya hingga adonan dapat dibentuk
  6. Kemudian panggang di oven dengan api kecil kira-kira 15 menit (biskuit oatmeal cepat matang)

 

Biskuit Oatmeal

Alfi sedang makan biskuit oatmeal

Catatan:

  1. Pisang dapat diganti dengan buah lainnya sesuai kreasi
  2. Bila tidak memiliki oven bisa menggunakan teflon yang ditutup

Cara Menyajikan Protein Hewani Pertama Kali Untuk Bayi Secara BLW

Sudah 2 bulan saya menerapkan metode BLW pada MPASI Alfi. Saya masih perlu belajar banyak dari rekan-rekan yang sudah mahir dalam menerapkan metode tersebut. Kini tiba saatnya mengenalkan protein hewani kepada alfi. Saya masih bingung dalam menyajikannya. Setelah konsultasi dan share dengan rekan-rekan di grup BLW Indonesia alhamdulillah alfi pun mulai dikenalkan dengan protein hewani.

Berikut cara memasak dan menyajikannya:

  1. Kuning telur. Untuk bayi <1 tahun hanya diperbolehkan mengkonsumsi kuning telurnya saja. Cara memasaknya dengan direbus dan disajikan langsung kuning telurnya saja setelah matang
  2. Ikan salmon dan Ikan Tuna. Saya baru mencoba kedua jenis ikan ini. Pada awalnya ikan dilumuri oleh jeruk nipis untuk menghilangkan manis. Diamkan beberapa menit. Kemudian rebus daging  ikan dengan ditambah rempah-rempah seperti bawang putih, daun salam, lengkoas, jahe, seledri dan daun bawang. Jangan ditambahkan gula dan garam. Masak hingga daging lunak. Air sisa rebusan dapat dipakai untuk merebus sayur-sayuran. Kemudian sajikan. Jika bayi sudah cukup mengenal daging ikan, cara memasak bisa diganti dengan mengukusnya dan ditambah parutan bawang putih dan bumbu lainnya atau bisa ditambah parutan keju dan siraman yoghurt, tetap tanpa gula dan garam
  3. Daging ayam dan hati ayam. Untuk daging ayam sepertinya tidak perlu diberi perasan jeruk nipis karena tidak terlalu amis. Untuk memasaknya sama seperti ikan dengan cara direbus. Beri rempah-rempah alami seperti bawah putih, sereh, daun salam, lengkoas dan jahe. Air sisa rebusan dapat digunakan untuk merebus sayuran. Jika bayi sudah kenal dengan daging ayam maka seperti ikan kita dapat mengkreasikannya sesuai selera
  4. Daging sapi. Untuk daging sapi perlu diberi perasan jeruk nipis karena baunya yang cukup amis. Memasaknya pun sama dengan cara direbus terlebih dahulu dengan rempah-rempah seperti daging ayam, agar wangi bisa ditambahkan dengan daun jeruk. Pilih daging sapi tanpa lemak

Ikan tuna, direbus dengan tambahan daun mint

Alfi sedang makan ikan tuna

Ada baiknya agar bayi dibiasakan dengan rasa yang hambar agar tidak terlalu terpapar dengan rasa asin yang menyebabkan bayi mengerucut hanya pada satu rasa saja.

 

Getuk Ubi

Pagi ini saya mulai berkreasi kecil-kecilan berhubung alfi sudah mulai bosan dengan menu karbo yang hanya dikukus saja khususnya ubi. Mulai mutar otak deh, inget kalau mbahnya alfi pernah bikin getuk dari ubi dan rasanya enak. Karena ini untuk alfi yang masih bayi jadi ubinya tidak usah ditambah macem-macem. Biasanya kalau untuk dikonsumsi orang dewasa ditambah gula merah dan kelapa.

Cara membuat getuk ubi:

  1. Kukus atau rebus ubi yang akan dibuat getuk, lebih enak jika yang digunakan ubi cilembu karena rasanya yang manis
  2. Kemudian tumbuk hingga halus ubi yang telah dimasak
  3. Padatkan ubi agar mudah dibentuk
  4. Bentuk menjadi kotak-kotak sesuai genggaman tangan bayi
  5. Taburi parutan keju cheddar diatasnya agar lebih gurih dan daun mint biar semriwing rasanya

Ini hasilnya dan cara alfi memakannya tetap dengan metode MPASI BLW:

 

Getuk ubi with taburan keju dan daun mint

dari kiri ke kanan: dipegang, diremes-remes sampe ancur, baru dimakan

Mamah harus mulai kreatif lagi, karena alfi juga makin kreatif pula makannya. Semangat yaaaa!

Spagetonk Pinotnaiz

Jika sedang hamil, memang keinginan itu kadang datang serba mendadak, ingin ini ingin itu banyak sekali *Doraemon*, terutama makanan (walau kadang saat trimester pertama seringnya hanya ingin, makannya ga mau).

Sore tadi tiba-tiba teringat waktu KKP (Kuliah Kerja Profesi, dulu KKN -red), seorang teman, Vina namanya, sempat masak spageti *itu lhooo yang katanya makanan khas Itali* maklum lagi di desa jadi makanan kota tersebut jadi sesuatu hal yang langka. Sampai sekarang rasanya masih kerasa, enaaak *emang si Vina ini dari jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga (GMSK) jadi cucok banget daaah.

So tadi langsung kontak si Vina lewat Facebook minta cara buatnya. Alhamdulillah dia ngasih, inilah resep Spagetonk Pinotnaiz:

Bahan:

  • 250 g Spageti
  • 1 siung bawang bombay
  • 1 botol kecil saos sambel
  • 1/4 botol saos tomat (bisa diganti dengan 2 buah tomat)
  • 1 ons daging/ ayam cincang (sesuai selera)/tuna kaleng (praktis)
  • Penyedap rasa secukupnya

Caranya:

  1. Rebus spageti tambahin minyak goreng n garam sedikit *klo pake tomat rebus brg*
  2. Jika sudah mateng tiriskan (tomatnya diiris kecil)
  3. Tumis bawang bombay (jika pakai tomat, tumis juga tomatnya kemudian masukan daging/ tuna keleng
  4. Apabila sudah mateng masukan saos sambel dann saos tomat, aduk sebentar,
  5. Matikan api, masukin spageti dan aduk sampe rata
  6. Saosnya bisa juga ditaruh di atas spagetinya.

*) Untuk 5 porsi

seLamat mencoba ^^

Evrinasp.com

Evventure Blog

Kumpulan Emak Blogger

kumpulan-emak-blogger

Warung Blogger

Photobucket

Blog Stats

  • 444,594 hits

Follow TWITTER

Kicauan TWITTER

Almanak

March 2017
M T W T F S S
« Dec    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
%d bloggers like this: