//
archives

Tips

This category contains 16 posts

Aneka Kegiatan untuk Mengisi Liburan di Rumah

liburan

Akhir pekan menjadi hari yang dinantikan oleh semua orang. Di akhir pekan umumnya orang akan memilih untuk berkumpul bersama keluarga, bermain dengan sahabat, beristirahat di rumah, mengunjungi saudara atau traveling ke suatu tempat. Saya sendiri lebih memilih menghabiskan akhir pekan bersama keluarga, mengunjungi suatu acara, atau berkumpul bersama teman. Tetapi ada kalanya saya dan keluarga memilih untuk pergi ke suatu tempat jika memang sedang ingin traveling atau tidak pergi kemanapun alias liburan di rumah saja.

Liburan di rumah saja kadang diperlukan lho, terutama pada saat kondisi seperti di bawah ini:

  1. Tanggal tua alias belum gajian

Kalau belum gajian sementara kebutuhan primer harus terpenuhi, maka kegiatan untuk liburan di luar sementara bisa kita skip dulu untuk menghindari besar pasak daripada tiang. Jangan sampai setelah liburan malah kebingungan karena kehabisan tabungan.

  1. Mengistirahatkan fisik

Bagi pekerja yang banyak menghabiskan waktu di luar rumah (terutama bagi pekerja lapangan) rasanya ingin sekali menghabiskan waktu libur di rumah saja untuk mengistirahatkan fisik. Bayangkan lima hari bekerja, tubuh ditempa terus-menerus dengan persoalan kantor, maka tidak ada salahnya jika kita menghabiskan akhir pekan di rumah saja.

  1. Kondisi di luar tidak memungkinkan untuk bepergian

Kondisi keuangan oke dan fisik mendukung namun situasi di luar sedang tidak memungkinkan bagi keluarga untuk berlibur di luar rumah, maka pilihan untuk menghabiskan waktu di rumah patut dipertimbangkan. Situasi seperti apa yang tidak memungkinkan? Misalnya terjadi bencana alam atau ada demo besar yang mengganggu lalu lintas.

Jangan salah lho, sebenarnya banyak sekali kegiatan yang dapat kita lakukan bersama keluarga untuk mengisi waktu liburan di rumah. Tinggal bagaimana nanti kita memadu padankan sehingga liburan di rumah menjadi seru dan menarik.

Baca: Liburan Murah Meriah ala Adventure Wannabe

Lalu kegiatan apa saja yang dapat kita lakukan bersama keluarga untuk mengisi liburan di rumah? Berikut adalah aneka kegiatan untuk mengisi liburan di rumah:

  1. Olahraga bersama

Pagi hari sekali ajak keluarga untuk olahraga bersama agar tubuh kembali fresh. Olahraganya bisa di sekitar rumah sambil bersepeda atau jalan santai yang penting semuanya senang. Main sepak bola atau bulu tangkis juga menyenangkan lho.

  1. Masak bersama

Setelah berolahraga, kegiatan selanjutnya yang dapat dilakukan adalah masak bersama. Libatkan anak untuk berpartisipasi, bagi tugas agar kegiatan masak menjadi menyenangkan. Lalu kita makan bersama deh.

  1. Membersihkan rumah

Adakan kerja bakti untuk membersihkan setiap sudut rumah bersama anak-anak ketika memiliki waktu liburan di rumah. Buatlah suasana kerja bakti menjadi menyenangkan dengan melakukan gotong-royong secara bersama.

  1. Berkebun

Aktivitas lain yang tidak kalah menyenangkan adalah dengan berkebun bersama. Ajak anak-anak untuk melakukan kegiatan penanaman sambil bermain. Kegiatan ini sekaligus mengajarkan kepada anak akan pentingnya penghijauan.

  1. Berpetualang di dalam rumah

Berpetualang bisa dilakukan dimanapun termasuk di dalam rumah. Jika mempunyai tenda, maka dirikan tenda di pekarangan rumah atau di dalam rumah untuk melakukan kegiatan camping bersama. Meskipun di dalam rumah, kegiatan camping tetap menyenangkan kok, tinggal bagaimana kita bisa menghidupkan suasana petualangannya.

Nanti kalau teman-teman sedang tidak bepergian kemanapun tidak usah bingung ya, liburan di rumah juga seru kok. Berlibur di rumah dapat menghemat biaya, waktu dan tenaga melalui kegiatan seru bersama keluarga.

Nasihat dan Semangat dari Teman-Teman

Menjelang pagi sambil menunggu Alfi bangun dan menyicil persiapan ke Lembang, saya ingin menuliskan beberapa Quote yang sangat inspiratif dari teman-teman. Quote ini saya dapatkan ketika hari Selasa lalu kembali mendapatkan pengalaman berharga dalam dunia pekerjaan. Jatuh bangun dalam dunia pekerjaan memang sudah biasa, kemarin adalah hari jatuhnya posisi saya ketika sudah melambung tinggi lantaran terbawa semangat yang terlalu menggebu. Saya sangat berterimakasih kepada teman-teman baik yang ada di dekat saya waktu itu serta teman-teman yang jauh dan terkoneksi melalui media sosial (medsos) karena mau berbagi saran dan semangatnya untuk saya saat itu. Juga untuk suami yang mengerti dan ikut merasakan apa yang saya rasakan saat itu.

Begini ceritanya, pagi itu seperti biasa saya sudah terbangun sejak dini hari untuk utak-atik blog mumpung ide lagi lancar. Menjelang shubuh ada pesan masuk di BBM dari Mbak Winy di Jateng (halo mbak aku wes lali panjenengan asale saking pundi hehe), dia teman diklat saya tahun kemarin. Mbak Winy mengomentari gambar saya yang bergaya bak levitasi sewaktu di Jembatan Cinta Pulau Seribu. “Evrina, sudah dong loncatnya apa ndak pegel? kasihan tuh kakinya….” komentar Mbak Wini melihat display picture BBM saya. Sayapun membalas bahwa yang saya lakukan itu tanda kebebasan sekaligus ekspresi gembira dengan memasang status “Mahameru, aamiin” (tolong aamiin kan juga ya hehe). Ternyata komentar Mbak Winy merupakan pertanda awal kejadian hari itu, bahwa saya tidak boleh lompat terlalu tinggi, nanti kalau jatuh sakit. Begitulah, hari itu saya seperti biasa berangkat kerja dengan semangat, semangat yang berlebihan lantaran mau berangkat diklat.

ini levitasi yang dikomentarin mbak wini hehe

ini levitasi yang dikomentarin mbak wini hehe

Namun, memiliki semangat yang menggebu ternyata tidak baik juga, karena saya tidak siap menghadapi permasalahan yang terjadi pagi itu. Rasanya seperti terjatuh setelah levitasi yang tinggi (maaf kalau lebay). Tapi sudahlah karena saya sangat bahagia mendapatkan suntikan semangat dan saran baik dari suami, teman-teman yang merangkul saat itu maupun teman-teman yang terkoneksi dari jejaring sosial. Semangat mereka ingin saya abadikan dalam blog ini, supaya ketika nanti saya mengalami hal ini lagi tidak akan jatuh kedua kali.

Nah, apa saja Quotenya? mari kita lihat satu persatu…..

1. “Jika kalian sedang bingung dengan apa yang dikerjakan ingatlah tujuan awal menapa melakukan itu”.

Kalimat ini dari kaka kelas ketika di kampus dulu yang bernama Kak Eka, Kak Eka bilang ini kalimat yang diajarkan oleh dosen Rancob (Rancangan Percobaan) yaitu Bapak Endang, terimakasih kak atas masukannya, nanti kalau saya bingung saya ingat-ingat pesan mamah eh pesan kak Eka hehe.

2. Produktivitas Menulis

Ini dari Mak Aida Al-Fath, beliau menganjurkan saya untuk melihat statusnya ketika saya galau kemarin, wah Mak Aida mengingatkan mendingan produkti untuk menulis buku daripada bersedih hati, wah Mak saya belum berhasil menulis buku, butuh keseriusan dan kedisiplinan dalam menulis buku, mudah-mudah someday juga bisa mengikuti jejak teman-teman ya

3. “Kegagalan sejati bukanlah saat kita terjatuh, tetapi ketika kita terjatuh dan tidak bangkit lagi”. “Tak ada yang sempurna di dunia. Tak perlu risau saat kita dibenci orang, sebab kebencian mereka tak mempengaruhi kualitas kita” 

Quote yang sangat bagus, benar-benar Mas Rudy a.k.a Belalang Cerewet sungguh pantas jadi seorang guru. Kalimat tersebut sangat cocok untuk menyemangati kembali muridnya yang sedang down agar dia bangkit lagi. Matursuwun mas, inspiratif banget quotenya 😀

4. “Anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu”. 

Kalimat ini tentunya sudah tidak asing ya Nelly Sapta buat pekerja seperti kita :p, kayanya di dunia pekerjaan hampir setiap saat kita bisa mengingat itu hehe, jangan diambil hati biarkan mereka bicara yang penting kita melakukan pekerjaan dengan benar, betul begitu Nelly? semangat!!!!!

5. “Jika saya down biasanya saya keluar kantor/rumah dan bersedekah pada mereka yang kurang beruntung”

Yah, Om NhHer mengapa baru menuliskan kalimat ini ketika di siang hari, saya sudah terlanjur meluapkan emosi ketika kesal kemarin. Terimakasih sudah diingatkan ya Om, kalimat itu benar sekali, daripada kita buang-buang energi yang malah merugikan diri sendiri, lebih baik ketika down atau galau kiat bersedekah kepada orang lain, hati jadi tenang, orang lainpun bahagia. I will remember this quote. Nuhun Om.

6. “Hati yang gembira adalah obat tapi semangat yang patah keringkan tulang”

Jika kita bergembira memang segala permasalahan seolah sirna, jika semangat kita turun bahkan akan membuat badan menjadi lemas bukan hanya jiwa yang lemas. Itulah mengapa saya lebih menyukai menjadi probadi yang ceria, cuma ya itu mak Moochen Susan saya mudah terpuruk juga, tapi mau mulai belajar untuk menyeimbangi diri, terimakasih ya

7. “Merasa takut tapi terus maju, itulah keberanian sejati”

Mak Rinrin Irma, quote yang ini berasa saya sedang di kaki Semeru, mau naik ke atasnya rada-rada hahce (harap-harap cemas) gitu. Betul banget, kita harus bisa menaklukan takut yang ada dalam diri kita, sifat penakut atau rasa takut bukankah kita sendiri yang menciptakan ya? jadi kalo kita creatornya tentu bisa juga memusnahkannya. Makasih Mak Rinrin

8. “Nanti sore matahari terbenam, esok pagi terbit lagi”

Mak Arin bilang quote yang dia berikan itu garink, buat saya engga mak. Makasih banget lho, kalau saya boleh mengartikan, itu artinya setiap permasalahan pasti akan berlalu dan akan ada hari yang lebih menyenangkan. Betul begitu bukan ya? hehe

9. “Dia berkata : Apakah kebaikan terbesar di sisi Allah? Baginda Rasullullah Muhammad S.A.W menjawab : Baik budi pekerti, rendah diri dan sabar menghadapi cobaan Allah”

Terimakasih Mak Desi Namora atas informasinya, saya jadi malu deh, ternyata ilmu saya masih cetek, termasuk keimanan saya. Luapan emosi sudah mengalahkan logika. Saya masih harus banyak melakukan tafakur diri, termasuk memperbanyak ibadah dan amalan sholeh. Ini link lengkapnya untuk melihat nasihat dari Rasullullah Muhammad SAW: http://nabi-muhammad.blogspot.com/2011/04/nasehat-agung-rasulullah-saw.html

10. Mengikuti Komunitas

Ini saran dari Dendy Virsa Pribadi. Tergabung dalam komunitas tentu memberkan dampak positif, kita bisa punya banyak teman walaupun hanya berjumpa di dunia maya saja. Quote yang saya kumpulkan ini adalah pemberian dari teman-teman yang berjumpa pun belum. Makanya jangan ragu untuk berkomunitas, semakin banyak teman, pengetahuan kita juga semakin bertambah.

11. “Down hanya bagi jiwa yang edon”

Huaaa Pak Dhe, saya ndak mau down lagi deh. Tapi bolehlah sekali-kali ya Pak Dhe supaya kita bisa intropeksi diri, nanti kalau Up terus ndak mau lihat ke bawah lagi hehe. Matursuwun pak dhe.

12. “Hidup cuma sekali, jadi harus semangat”

Begitulah teman merantau dulu ketika di Pati Kudus dan Kediri berkata. Kang Ersa Pradana terimaksih sudah diingatkan ya, karena hidup cuma sekali maka jika kita tidak mengisinya dengan hal-hal yang tidak berguna tentu kita sendiri yang akan merugi.

13. “Jika hati sedang gundah gulana maka ingatlah Allah, maka hati akan tentram”

Terimakasih Teh Ani atas nasihatnya, iya benar hanya kepada Allah tempat kita mengadu, karena Allah Maha Mengetahui apa yang kita rasakan. Itulah sebabnya mengapa jiwa harus terus ditempa dengan beribadah ya, saya jadi malu sendiri. Nuhun teh.

14. “Kita pasti bisa…maju terus pantang mundur…raih point pahala Illahi”

Ketika dulu masih bekerja di Kediri, Bapak Mohamad Wahyudi alias Pak Yudi selalu mengingatkan saya agar bekerja karena Allah, jadi segala tindak tanduk dan hasil yang kita kerjakan semata-mata untuk meraih ridho Nya. Dengan begitu kita akan takut untuk berbuat hal yang tidak benar. Matursuwun pak atas pengingatnya.

15. “Setiap masalah pasti ada solusinya”

Quote ini dari Lilik Fitria, biasanya sih kalimat tersebut selalu saya lontarkan kepada rekan-rekan yang dirundung masalah. Ternyata itu balil lagi ke diri sendiri hehe Betul tidak ada masalah tanpa solusi di dunia ini.

16. “Ingatlah sesungguhnya sholatku, aktivitasku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah. Penilaian manusia hanya sementara dan bisa salah.. kita harus khawatir atas penilaian Allah kepada kita..”

Terimakasih kak Rosy Indra Saputra, sekali lagi saya diingatkan untuk tidak takut kepada penilaian manusia, karena sesungguhnya kita adalah sama, sama-sama manusia yang kelak akan dimintai pertanggung jawaban terhadap segala hal yang kita lakukan.

17. “Hadapi yang kau takuti, temukan yang belum kau ketahui,…..niscaya kau akan berhasil”

Terimakasih pak Odik Setia Sukmana, bapak selalu mengingatkan saya untuk melanjutkan pendidikan lagi. Menghadapi rasa takut yang kita ciptakan, mengeksplor apa yang belum kita ketahui adalah tantangan. Suatu hari kita pasti berhasil apabila bisa melakukan dan menghadapinya.

18. “Lihat goal anak kecil…yang tak pernah tahu bahaya tapi mampu berusaha…dia tidak melihat ada beling, paku atau lubang saat belajar berjalan..tapi bisa… Kita yg sudah besar…bisa lebih baik…sesuatu yang tidak anda ketahui takkan menyakitimu”

Benar juga apa yang dikatakan Okka Maylana Novadrianto, anak kecil ketika belajar berjalan tidak melihat ada bahaya di depannya, yang dia inginkan bagaimana caranya supaya bisa mencapai tempat yang dituju. Jika anak kecil saja sudah bisa mengapa kita yang dewasa tidak? padahal kita sudah lebih memahami akan bahaya yang dihadapi ketika berjalan ke depan. Makasih ya.

19. “Lihat langit biru, lihat pepohonan hijau, lihat matahari terbit dan terbenam. Lihat alam. Tarik napas panjang. Lepaskan diri sebentar dari pemikiran tentang manusia. Kalau lihat alam, biasanya hati jadi lebih tenang dan nyaman”

Mbak Virera Siregar menyarankan ketika kita menghadapi masalah lihatlah kepada alam, hati tentu akan tenang. Itu betul sekali, dengan duduk di atas bukit, memandang hamparan ciptaan Tuhan dapat menyadarkan diri bahwa masalah yang kita hadapi itu sangat kecil, alam semesta ini jauh lebih besar untuk dipelajari dan disyukuri. Intinya masalah kita itu belum seberapa dibandingkan dengan nikmat yang sudah Tuhan berikan. Terimakasih ya Mbak.

Masih banyak sebenarnya nasihat yang sudah diberikan oleh rekan-rekan, sahabat, para senior yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu. Terimakasih untuk Mbak Siska untuk pelukkan hangatnya, juga untuk Fuad yang sudah memberikan semangat meski nan jauh disana, untuk Kak Abu, Wiwit, Ibu Yeti, Ibu Eka, Ibu Desi, dan Gigi yang sudah memberikan pencerahan, juga untuk suami tercinta yang sudah mendengarkan keluh kesah dari dulu hingga sekarang.

Menggenggam mimpi

Menggenggam mimpi

Saat ini saya sudah semangat lagi, inshaa Allah siap berbagi ilmu yang bermanfaat dengan semuanya. Jangn lupa untuk selalu mengingatkan saya jika saya salah, karena kawan yang sejati adalah yang selalu mengingatkan temannya untuk memperbaiki diri. Semoga tulisan ini bermanfaat, maaf kalau agak sedikit curhat. Ganbate!

Ngumpulin Kertas Kado itu #GueBangets

Buka kado bersama Alfi

Buka kado bersama Alfi

Membaca komik Mak Irits itu rasanya macam-macam. Pertama, membuat saya tertawa karena ceritanya gokil abis, ngiritsnya ‘gak ketulungan, saya sampai berpikir ada ‘gak ya Mak Irits dikehidupan nyata?. Kedua, “bener juga ya beberapa kali kalimat itu saya ucapkan karena apa yang dilakukan Mak Irits bener banget, kadang saya juga merasa melakukan itu hehe. Dan yang Ketiga itu #GueBangets, ada delapan cerita yang #GueBangets, tapi karena Mak Rahmi Aziza sang penulis Mak Irits yang ngehits mewajibkan satu saja yang paling #GueBangets akhirnya terpilihlah cerita di halaman 57 Komik Mak Irits. Sssssstttt saya hobi ngumpulin kertas kado.

komik mak irits yang ngehits

komik mak irits yang ngehits

Sejak dulu mamah saya mengajarkan untuk tidak membuang plastik, kertas, bolpoint, karet gelang, pensil atau benda-benda lain yang masih bisa terpakai. Kata mamah selain masih bisa dipakai, biar ‘gak jadi sampah dan tentunya supaya ‘gak usah beli lagi. Termasuk mengumpulkan kertas kado, mamah mengajarkan supaya membukanya pelan-pelan agar kertasnya masih bisa dipakai buat ngadoin orang lain. Ajaran mamah melekat erat sampai saya menjadi emak-emak seperti sekarang. Kertas kado yang dipakai untuk membungkus sebisa mungkin jangan cacat, jadi membukanya harus pelan-pelan menggunakan perasaan hehe.

Eh kertas kadonya ‘gak hanya dibuat untuk membungkus kado lho, masih bisa dipakai untuk membungkus kardus yang tidak terpakai biar keliatan ciamik. Yah, jadi ketahuan deh kalau saya juga suka ngumpulin kardus hehe. Iya saya juga seneng ngumpulin kardus, tapi kardusnya merupakan kardus bekas tempat kertas yang ada di tempat fotokopian itu lho. Ssssstt jangan bilang-bilang ya, kardusnya juga gratisan dari abang foto kopi hehe. Ya salah sendiri waktu mau dibayar malah disuruh bawa aja. Padahal kalau si abangnya pinter itu bisa dibisniskan lho, apalagi kalau dijual ke mahasiswa hohoho #modus. Ini lihat baguskan kardusnya kalau dibungkus dengan kertas kado? Apalagi kertas kadonya gratis. Kardus yag tadinya ‘gak keliatan bagus jadi memiliki nilai jual kan?

kardus bekas jadi unik

kardus bekas jadi unik

Balik lagi ke soal kertas kado, ada tingkat kesulitan tersendiri untuk membukanya lho. Bagaimana caranya nih supaya kertas kado tetap aman waktu dibuka. Berdasakan pengalaman membuka kado nih, kalau kertas kadonya tebal inshaa Allah aman deh, rusaknya ‘gak parah, bentuk kertasnya juga masih mulus tidak terlipat-lipat. Nah kalau ketebalannya agak tipis yang agak sensi nih, maka membukanya harus pakai perasaan, ikuti alur dari sang pemberi kado jangan main buka saja.

Biar gampang saya punya tips membuka dan mengumpulkan kertas kado ala Mak Evrina (‘gak mau kalah gitu sama Mak Irits):

  1. Kalau sudah dapat kado maka perlakukan kado itu dengan manusiawi artinya jangan sampai merusak cita rasa dan bentuk kertas kado itu sendiri
  2. Jika mendapat kado yang banyak, susun dengan rapi, yang berat dibagian bawah supaya tidak merusak kado yang lebih ringan
  3. Buka kadonya pelan-pelan, kalau punya anak kecil mending kita yang bukain deh
  4. Sewaktu membuka kado ikuti alurnya ya, jangan gegabah nanti malah jadi robek
  5. Apabila kado menggunakan selotip untuk merekatkan maka membukanya relatif aman karena selotip bisa kita lepas pelan-pelan tanpa melukai kertas (lebay), yang sulit adalah ketika kado direkatkan dengan double tip, maka kita harus membukanya pelan-pelan, kalau perlu menggunakan gunting jika sulit dilepas
  6. Nah, kalau kertas kadonya sudah terlepas dengan aman, maka segera lakukan pengecekkan ulang jangan sampai ada selotip atau double tip yang menempel supaya jika kita lipat tidak menempel dan merusak bagian lainnya
  7. Simpan kertas kado yang masih berkualitas di tempat yang aman jauh dari jangkauan anak-anak (emangnya obat) supaya ‘gak diinjek-injek, dicoret-coret atau dibuat kapal-kapalan (pengalaman niyeee)

Stok kertas kado di rumah tinggal dua nih, maklum kemarin banyak hajatan dan belum ada yang ngasih kado lagi. Ada yang mau ngasih kado ‘gak? O iya tanggal 4 Oktober 2014 nanti kan Alfi ulang tahun, pasti dapet kado banyak nih, kertas kadonya nambah lagi deh (sembari ngingetin ayahnya Alfi, Om, Tante, Mbah, dan teman-temannya Alfi yang baca tulisan ini hehe).

Girits juga Go green lho

Girits juga Go green lho

Sekian cerita Mak Evrina bersama kertas kado. Saya suka sekali dengan kata-kata Mak Irits bahwa Ngirits itu Go Green, hijau di kantong, hijau juga di bumi. Iya dong kalau kita rajin mengumpulkan kertas kado, kertas yang masih bisa terpakai, meminimalisir penggunaan tisu ‘gak hanya pengeluaran aja yang hijau, alam juga hijau dan lestari betul? Jadi, ngirits itu ada baiknya juga lho…. salam ngirits 😀

Tulisan ini diikutsertakan untuk memeriahkan GiveAway Komik mak Irits #GueBangets dan Alhamdulillah menjadi pemenang pertama

HP Ku Sayang, HP Ku Malang

Saya termasuk orang yang sangat tergantung dengan keberadaan HP. HP bagi saya seperti pasangan ketiga setelah motor. Beberapa kali saya harus putar balik ke rumah hanya untuk mengambil HP yang ketinggalan. Seharian tanpa HP rasanya garink, terasa ada yang kurang. Itulah sebabnya saya sangat menyayangi HP yang sudah menemani aktivitas saya hampir seharian penuh. Fungsi HP bagi saya sangat banyak, yaitu sebagai alat komunikasi tentunya, pengganti catatan, sebagai alarm atau untuk bermain games. Dan baru-baru ini saya baru saja melakukan dua hal keteldoran yang membuat HP saya amat malang, HP yang sangat saya sayangi itu tanpa sengaja tercuci dan yang lebih parah lagi hilang tercuri. Karena kejadian tersebut, saya mulai membuka kembali HP lama yang sudah saya museumkan untuk mengingat kembali. Masing-masing HP mempunyai cerita sendiri, berikut adalah HP yang sudah menemani saya sejak tahun 2005 hingga saat ini:

1. Siemens C45 (Tahun 2003-2005)

Siemens C45, Sumber: http://www.ngfeurope.com

Inilah HP pertama saya dulu, bentuknya mungil, lucu karena bulat dan casingnya keren warna-warni. HP ini menemani saya ketika masih menjadi mahasiswa mulai dari tingkat pertama hingga tingkat ketiga. Ringtonesnya saat itu masih monoponik. Saya inget banget ketika baru pertama kali punya HP ini, ada sms or telepon masuk rasanya seneng sampe buru-buru ngangkat gitu alias norak hehe. Saat itu harga kartu perdana mahal banget, saya harus membeli kartu perdana yang seharga Rp. 100.000,- dengan pulsa sebesar Rp. 80.000,- kalau tidak salah ingat. Dulu tidak ada harga pulsa 20.000 atau bahkan 5000 rupiah seperti saat  ini. Hingga 2005 seingat saya harga pulsa termurah masih Rp. 50.000,-. Sayang Siemens C45 dan nomor saya yang seharga 100ribu itu (lebay) hilang dicuri orang. Yang dicuri satu  tas berikut dompet, buku dan baju. Jadi saya pulang ke rumah hanya membawa badan saja. Makanya saya masih ingat sampai sekarang dengan Siemens C45 yang sekarang berubah menjadi BenQ.

2. Motorola (Tahun 2005-2006)

Karena Siemens hilang entah kemana, hampir seminggu itu saya nangis sedih karena ‘gak punya HP. Akhirnya Bapak yang ‘gak tega melihat anaknya galau membelikan saya HP baru, yaitu Motorola, tapi saya lupa yang tipe berapa. Saya inget harganya sekitar Rp. 500.000,- rupiah dan itu bukan HP baru melainkan HP second. Saya masih trauma peristiwa raibnya si Siemens jadi saya ‘gak mau beli HP baru untuk saat itu. Motorola ini ringtonesnya sudah mulai poliponik, layarnya sudah mulai berwarna dan mempunyai fasilitas recorder. Tak banyak yang saya ingat tentang Motorola, sampai sekarang saya tidak ingat dikemanakan HP itu setelah satu tahun lebih memakainya hehe.

3. Sony Ericsson K750i (Tahun 2006-2009)

Sony Ericsson K750i

Sony Ericsson K750i, masih ada sampai sekarang

Setelah lulus kuliah saya langsung bekerja pada sebuah konsultan yang bergerak di bidang pembangunan. Gaji pertama yang saya peroleh dari hasil bekerja di konsultan waktu itu langsung saya belikan HP baru Soner K750i dengan harga Rp. 1.750.000,-. Itu pertama kalinya saya membeli HP yang harganya jutaan. Waw keren banget menurut saya waktu itu, karena HP soner yang ini imut bentuknya, kualitas gambarnya bagus dengan kamera 2 MP, Poliponik pastinya dan dapat menampilkan gambar bergerak pada wallpapernya. Cukup lama saya memakai HP ini, hampir tiga tahun lamanya. HP yang ini sering menjadi pilihan teman-teman untuk memotret karena bagus katanya hasilnya. Hp ini juga yang menemani saya bekerja di Kediri. Saya sangat menyukai tipe soner yang satu ini karena multi fungsi, bisa untuk mendengarkan musik dan bisa untuk nonton film. Memory cardnya dulu masih berkisar 512 MB belum sampai yang 1 GB. Sampai sekarang HP ini masih ada walaupun sudah tergores disana-sini karena pada tahun 2009 saya hibahkan kepada adik.

4. Motorola CDMA (2008-2009)

Motorola jenis CDMA ini saya gunakan untuk kontak dengan mantan pacar yang sekarang jadi suami saya hehe. Saya lagi-lagi lupa sama tipenya, yang saya ingat layarnya biru, bentuknya hampir sama speerti Siemens, ringtonesnya masih monoponik dan keypadnya sangat keras sehingga membuat saya malas untuk mengetik sms. Saya mebeli HP ini dalam bentuk second, tapi kondisinya masih bagus, harganya juga murah, waktu itu sekitar Rp. 300.000an. Sayang, HP ini juga dicuri orang ketika sedang berlangsung prosesi lamaran di rumah saya. Kebetulan saat itu sedang banyak orang di rumah dan ternyata hal tersebut dimanfaatkan oleh seseorang yang melihat kelengahan saya dan keluarga.

5. Samsung Bxxx  (Tahun 2008-2012)

Samsung Tipe Bxxx (saya lupa tipenya)

Samsung Tipe Bxxx (saya lupa tipenya)

Samsung ini kecil, ringan, sangat asik untuk telepon dan SMSan. Saya lupa sama tipenya jadi ditulis tipe Bxxx aja ya. Hp ini saya beli seharga Rp. 200.000,- dan saya gunakan untuk nomor yang berhubungan dengan kantor. Banyak partner kerja yang memiliki nomor dari provider lain sehingga membuat saya membeli nomor baru yang sama dengan mereka supaya tidak boros pulsa. Karena bentuknya yang kecil memudahkan saya untuk memasukan kantong jadi kalau ada telepon tinggal angkat. HP ini menemani hari-hari saya selama 4 tahun lama sebelum akhirnya dia tidak bisa menyala lagi dan saya tidak tahu mengapa.

6. Sony Ericsson W960i (Tahun 2009-2012)

Sony Ericsson W960i juga masih ada sampai sekarang

Sony Ericsson W960i juga masih ada sampai sekarang

Pertama diceritain sama temen mengenai HP ini saya langsung naksir. Seri walkman dari Soner ini pasti ok punya bagi orang yang senang mendengarkan musik atau nonton video. Keunggulannya antara lain: layarnya sudah mulai menggunakan layar sentuh (touch screen), kameranya sudah 3.2 MP walaupun kualitasnya masih lebih bagus seri K, karena menurut teman saya kalau seri walkman kameranya memang kurang bagus karena tidak ditujukan untuk memfoto. Kemudian operasionalnya sudah menggunakan symbian OS, sehingga saya bisa membuka PDF, word atau excel di HP ini. Hanya saja  harganya itu sangat mahal buat saya, Rp 3.250.000,- saat itu. Saya sempet berfikir dua kali untuk membelinya, karena bisa-bisa menguras tabungan yang susah payah dikumpulin di perantauan. Akhirnya karena ‘gak tahan sama godaan si Soner, sayapun meminangnya di awal tahun 2009. Saat itu HP yang saya punya adalah HP termahal di lingkungan kantor saya (eciehhh) sebelum akhirnya si bos beli HP Blackberry yang waktu itu kelihatan wah banget. Tapi saya gak nyesel lho beli HP ini karena selain musicnya ok, bisa buat nonton film yang sudah diconvert dan ternyata si soner ini bandel banget karena sampai sekarang masih hidup setelah lima tahun digunakan. Saya ingat, hanya sekali saja saya harus mengupgrade softwarenya lantaran nge-hang ketika tahun 2011. Setelah itu sampai sekarang masih selamat sentosa. Si soner yang ini saya hibahkan ke adik (adik dapetnya yang turunan mulu ya hehe).

7. Nokia (Tahun 2012)

Nokia, saya lupa tipe berapa

Nokia, saya lupa tipe berapa

Nokia symbian yang satu ini diwariskan dari suami karena kebetulan HP saya yang Samsung kecil itu sudah out of date untuk nomor yang satu lagi. Memakai HP ini agak membuat pegal jari ketika mengetik SMS or kalau mau internetan. Maklum karena tidak memiliki jaringan 3G dan HSDPA, sebanding dengan harganya yang waktu itu dibeli sekitar Rp. 500.000-an. Hampir setahun saya memakai HP ini, meskipun begitu kualitas gambarnya cukup bagus, saya sering menggunakan kamera HP ini untuk memoto ALfian yang masih bayi. Musicnya juga lumayan untuk harga HP yang terbilang murah ini. Saya memakai HP ini setahun sebelum akhirnya saya berikan kepada Bapak saya hehe dapet turunan juga deh si Bapak hehe.

8. Samsung Galaxy Young (Tahun 2012-2014)

Samsung Galaxy Young setelah tercuci, alhamdulillah bisa hidup lagi

Samsung Galaxy Young setelah tercuci, alhamdulillah bisa hidup lagi

Nah, ini dia si Mas Samsung yang saya cuci hehe. HP ini bermakna banget buat saya, maklum saya mendapatkannya gratis dari hadiah lomba hehe. HP ini telah berjasa memperkenalkan saya dengan android, agak gaptek pertama kali menggunakannya sampai saya tanya sana-sini ke temen. Dua tahun lamanya saya menggunakan si mas Samsung untuk menemani hari-hari saya bekerja di lapangan atau di rumah. Gambarnya oke lebih bagus dari walkman atau soner seri K (ya iyalah jeng!) dan yang lebih seru lagi saya bisa whatsup-an hehe, akhirnya bisa OL deh. Makanya agak sedih pas si Mas nyemplung di mesin cuci, dasar ceroboh memang. Semua itu terjadi karena keteledoran saya. Ketika mengangkat HP yang mulai lep-lepan (baca: lampu kedip-kedip sekarat) dari timbunan pakaian plus busa deterjen yang akhirnya mati di tangan sungguh membuat saya galau seharian. Kalau diibaratkan seperti habis perang terus rekan kita tertembak kemudian rekan kita itu menghembuskan nafas terakhir dipangkuan kita. Hiks… Hiks…. So sad (lebay bingits).

Pertolongan pertama setelah tercebur,lepas semua atributnya dan keringkan

Pertolongan pertama setelah tercebur,lepas semua atributnya dan keringkan

Menghadapi mas Samsung yang mulai coma, sayapun bergegas mencopot casing dan baterai si mas sambil ngibrit setengah panik dari mesin cuci ke kamar mencari kain yang kering. Wah ternyata mas Samsung tenggelam tak berdaya, banyak air yang masuk ke organnya terutama layar LCD. Pertolongan pertama yang saya lakukan saat itu adalah menjemurnya di atas rice cooker setelah mengeringkannya terlebih dahulu dengan kain kering, soalnya rice cooker kan hangat sehingga bisa jadi alternative pengeringan ketika cuaca sedang mendung. Sambil harap-harap cemas plus mengutuk keteledoran diri sendiri saya harus rela meninggalkan si mas untuk pergi bekerja. Selama proses mati surinya itu, saya mendapat banyak masukan dari teman-teman untuk menimbunnya ke dalam beras (BERAS LHO BUKAN AIR BERAS!). Mengapa beras? Karena beras bersifat hidroskopis (bener ga nih?) yang mampu menyerap air. Beruntung Bapak saya dengan senang hati merawat si mas ketika saya bekerja, bapak menjemur si mas di atas genting. Ketika saya pulang kerja saya mendapati si mas mulai menunjukan tanda-tanda lebih baik dari keadaan sebelumnya, air yang ada pada LCD tinggal sedikit.

Jejak air pada LCD masih ada, tapi dia dapat hidup kembali

Jejak air pada LCD masih ada, tapi dia dapat hidup kembali

Saya pun segera melakukan apa yang disarankan oleh teman-teman yaitu menimbun si mas ke dalam beras. Saya membiarkan si mas di sana selama dua hari lamanya. Setelah dua hari jejak air masih terlihat pada LCD. Hingga saat itu saya masih belum berani untuk menyalakan. Oleh adik, Si mas kembali di jemur di atas TV. Setelah kurang lebih dua hari dia dijemur di sana, adik mencoba menghidupkan kembali si mas, dan Alhamdulillah ternyata si mas bisa hidup lagi meskipun jejak air masih ada di sana. Saya sudah sangat takut sekali karena beberapa teman yang pernah mengalami hal yang sama, HPnya tidak akan menyala lagi. Ini pelajaran buat saya supaya tidak teledor lagi.

9. Polytron Quadra V (Januari 2014-Maret 2014)

HP paling sebentar singgah di tangan

Polytron Quadra V, HP paling sebentar singgah di tangan karena tercuri

Nah, HP ini baru saja tiga bulan menemani hari-hari saya. Karena kejadian kemarin akhirnya mbak Poly sudah berpindah tangan ke pemilik yang lain. Lagi-lagi ini menjadi pelajaran bagi saya. Saya membeli mbak Poly dengan harga Rp. 2.350.000,- waktu itu sedang promo sehingga mendapatkan casing, simcard dan memory card gratis. Saya membeli mbak poly untuk keperluan ngeblog, karena layarnya yang besar memudahkan saya untuk mengetik tulisan ketika di perjalanan karena menggunakan HP yang lebih kecil sering sekali jarinya jadi siwer sehingga salah pencet terus. Mbak poly cukup berat dibanding HP dengan spec yang sama, jadi kalau jatuh kedengeran banget. Terus cameranya juga menurut saya bagus karena sudah ada pengaturan focus dan eksposur, teman-teman juga sering meminjam camernya mbak Poly untuk foto-foto. Pokoknya puas banget pake mbak Poly, tapi kini saya udah ikhlas semoga mbak Poly ditempat baru lebih terawatt ketimbang dengan saya.

Itulah beberapa deretan HP yang sudah menemani hari-hari saya sejak tahun 2003. Saya termasuk orang yang sangat menyayangi benda-benda yang dengan susah payah memperolehnya dan termasuk orang yang tidak tega untuk menjualnya kembali. Namun terlepas dari hal tersebut sebuah benda tetaplah benda, kita harus menjaga dan menyayanginya tetapi tidak boleh berlebihan karena ketika benda itu sudah tidak menjadi milik kita lagi tentu kita tidak akan merasa kehilangan.

Semoga postingan ini bermanfaat ya. Terimakasih.

Menulis Ilmiah Populer dan Feature

Diklat Ilmu Populer

Diklat Ilmu Populer

Sejak tanggal 26 Januari hingga 1 Februari 2014 kemarin saya mendapat kesempatan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Penulisan Ilmiah Populer Bagi Penyuluh Pertanian. Sasaran diklat ini memang ditujukan kepada penyuluh agar dapat meningkatkan pengetahuan serta mampu mengadopsi ilmu pengetahuan baru yang berguna bagi petani. Penyuluh harus mampu menyampaikan informasi maupun teknologi kepada petani melalui berbagai macam cara baik melalui kursus tani maupun melalui media penyuluhan. Oleh karena itu seorang penyuluh juga dituntut untuk dapat menulis guna menyampaikan informasi serta teknologi terbaru yang mudah dimengerti dan dapat dipahami oleh petani maupun masyarakat umum. Saya sangat antusias mengikuti diklat ini karena pasti banyak ilmu yang tentunya dapat menambah pengetahuan. Judulnya memang untuk penyuluh tetapi saya juga mau berbagi kepada teman-teman mengenai semua informasi yang saya peroleh selama diklat, karena apabila kita berbagi ilmu pengetahuan dengan orang lain, tentu ilmu yang kita dapat akan lebih bermanfaat. Berikut adalah beberapa materi yang saya dapat selama diklat. Selamat membaca 😀

1. Berpikir Kreatif

Materi pertama disampaikan oleh ibu Dea Christina JIS, STP, MAP, MSC AGR seorang widya iswara (dosen khusus yang mengajar di pemerintahan) di PPMKP Kementan. Beliau menyampaikan materi mengenai berpikir kreatif. Berpikir kreatif sangat penting dalam mendukung kemampuan menulis. Nah, terkadang hal ini yang membuat seseorang menjadi minder untuk menulis karena merasa dirinya kurang atau tidak berbakat. Padahal bakat itu baru bisa kita ketahui apabila kita telah mencobanya dan ternyata bakat itu bisa diasah lho. Kreativitas sendiri memiliki arti kemampuan menciptakan sesuatu yang baru, penyelesaian baru terhadap suatu masalah, peralatan baru atau karya artistik baru. Mengenai kreativitas ini ibu Dea bercerita mengenai pengalaman mengajar ketika Beliau melanjutkan kuliah pasca sarjana di Jepang. Sambil kuliah, Beliau juga mengajar anak-anak setingkat TK. Oleh pengajar di Jepang ibu Dea dibekali untuk tidak memplotkan sesuatu dan menyalahkan anak-anak terhadap apa yang mereka kerjakan, misalnya anak-anak diberi perintah menggambar maka guru disana membiarkan anak-anak berkreasi sesuai apa yang mereka bayangkan tanpa harus disalahkan. Ternyata hal tersebutlah yang membuat orang-orang Jepang sangat kreatif. Berbeda dengan Indonesia, dari kecil kita sudah diplotkan untuk berpikir, contohnya saja apabila kita ditugaskan menggambar pemandangan pasti yang digambar dua gunung, beserta sawah dan matahari, kemudian apabila ditugaskan menggambar daun pasti daunnya berwarna hijau. Untuk membuktikannya ibu Dea memberikan tugas menggambar pemandangan kepada masing-masing peserta dan hasilnya separuh dari peserta menuangkan gambar legendaris tersebut ke dalam kertas mereka masing-masing. Sepertinya mind set kita memang harus dirubah ya, bahwa memandang sesuatu itu tidak harus itu-itu saja tetapi banyak sisi lain yang dapat kita gambarkan.

Gambar Legendaris Pemandangan, Sumber: Kiriman What's up

Gambar Legendaris Pemandangan, Sumber: Kiriman What’s up

Kemudian agar dapat menulis, kita dituntut untuk kreatif dalam menuangkan ide melalui tulisan karena sebenarnya setiap orang mampu untuk berkreasi. Hanya saja kadang daya kreatifitas kita lemah karena beberapa hal sebagai berikut:

  1. Terbelenggu dengan pekerjaan rutin
  2. Takut berbuat salah dan ditertawakan
  3. Tidak memiliki rasa humor
  4. Terlalu menekankan pada cara berpikir konvergen (muter-muter disitu aja mikirnya)
  5. Kurang wawasan sehingga menyebabkan cara berpikir kurang lentur

Pengetahuan tanpa kreatifitas tidak akan berkembang, namun sebaliknya kreatifitas yang didukung dengan ilmu pengetahuan tentu akan membuat seseorang menjadi orang yang sukses. Oleh karena itu ayo kita asah daya berpikir dan berimajinasi kita dengan terus berlatih dan menambah ilmu pengetahuan, seperti apa yang diucapkan oleh ilmuwan cerdas yang baru menggunakan 1% fungsi otaknya yaitu Albert Einsten:

“Imagination is more important than knowledge” -Albert Einsten-

Merasa diri tidak kreatif dapat mengakibatkan seseorang benar-benar tidak kreatif, padahal setiap orang dapat kreatif asal tahu kuncinya yaitu: “Menjadi kreatif berarti melihat sesuatu yang sama seperti orang lain, tetapi memikirkan sesuatu yang berbeda”, oleh karena itu bukalah kreatifitas karena kreativitas bukan hadiah, harus diasah, ditumbuhkan dan dirawat. Ibu Dea memberikan tips dan trik agar kita menjadi kreatif melalui cara-cara berikut:

  1. Yakinlah Anda Bisa Kreatif
  2. Ekspresikan Kreatifitas Dalam Pekerjaan Dan Kehidupan
  3. Munculkan Jiwa Kekanak-kanakan
  4. Hilangkan Pikiran Logis
  5. Lakukan Sesuatu Yang Tidak Biasa
  6. “Charge” Pikiran Anda
  7. Baca Buku, Lihat Keluar
  8. Miliki Kegiatan Rutin Ketika Pikiran Sedang Buntu
  9. Tuliskan Segera Ide yang Muncul
  10. Percaya Bahwa Bisa Melakukannya

2. Menulis Itu Mulia

Bapak Basuki Setiabudi (pengajar diklat materi selanjutnya) menyampaikan bahwa menulis itu adalah tindakan yang mulia dan mudah untuk dilakukan. Menulis merupakan passive income untuk akhirat apabila tulisan yang kita hasilkan memberikan manfaat bagi orang lain meskipun kita telah meninggal dunia. Beberapa manfaat menulis lainnya diantaranya dapat menjadikan karir seseorang melejit, menambah pengalaman ilmu, sebagai praktek berkomunikasi dan sebagai sumber pemasukan. Agar kita dapat menulis, maka kita perlu menyiasatinya dengan beberapa hal berikut ini:

  1. Ciptakan wilayah menulis dalam wilayah private.Maksudnya adalah tulislah apa sesuai dengan apa yang kita pikirkan untuk diri sendiri bukan untuk orang lain sehingga kita tidak merasa takut disalahkan atau ditertawakan. Cara ini dapat meminimalisir ketidak percaya dirian dalam menulis sehingga kita terbiasa menulis.
  2. Banyak membaca. Membaca ini memiliki dua arti; yang pertama membaca dalam arti menambah ilmu pengetahuan dengan membaca sumber-sumber informasi baik dari buku, surat kabar, internet dan lain sebagainya; sedangkan yang kedua adalah membaca dalam arti menguasai detail, maksudnya adalah kita dapat bercerita ketika memperhatikan suatu objek sekecil apapun, misalnya perhatikan segelas air, apa yang dapat kita ceritakan pada objek tersebut, apakah airnya, gelasnya, atau fungsi keduanya dan lain sebagianya.
  3. Tentukan tujuan penulisan untuk apa tulisan tersebut dibuat
  4. Tentukan siapakah sasaran yang akan membaca tulisan kita untuk menyesuaikan bahasa agar pesan yang ingin disampaikan dalam tulisan dapat tercapai

3. Penulisan Ilmiah Populer, Feature, dan Ilmiah

Post Test Menulis Ilmiah Populer

Post Test Menulis Ilmiah Populer

Pada diklat penulisan ini kami diajarkan menulis non fiksi yang terbagi dalam tulisan ilmiah, tulisan populer, tulisan ilmiah populer dan feature. Semakin ilmiah suatu tulisan maka tulisan tersebut kurang populer yang berarti kurang dipahami oleh masyarakat umum, sebaliknya apabila tulisan semakin populer maka tingkat keilmiahannya semakin berkurang atau dengan kata lain tingkat subjektivitasnya semakin tinggi.

Berikut adalah penjelasan dari masing-masing jenis tulisan (dirangkum dari materi penulisan yang disampaikan oleh Bapak Basuki Setiabudi) :

a. Tulisan ilmiah

Tulisan ilmiah menyajikan fakta ilmiah. Contoh tulisan ilmiah dapat kita temukan pada hasil penelitian seperti jurnal, prosiding, karya tulis ilmiah, tesis, disertasi dan sebagainya. Tulisan ilmiah memiliki aturan baku yang membedakan dengan tulisan lainnya. Secara rinci berikut adalah ciri-ciri tulisan ilmiah:

  • Menyajikan fakta objektif secara sistematis
  • Ditulis secara cermat, tepat, benar, jujur, dan tidak bersifat terkaan
  • Dalam pengertian jujur terkandung sikap etik penulisan ilmiah, yakni penyebutan rujukan dan kutipan yang jelas
  • Disusun secara sistematis, setiap langkah direncanakan secara terkendali, konseptual, dan prosedural
  • Menyajikan rangkaian sebab-akibat dengan pemahaman dan alasan yang  mendorong pembaca untuk menarik kesimpulan
  • Mengandung pandangan yang disertai dukungan dan pembuktian berdasarkan suatu hipotesis

Contoh penulisan Ilmiah:

Biopestisida Berbahan Aktif  Mikroba KITINOLITIK untuk Mengendalikan Nematoda Parasit (Pratylenchus coffeae) pada Tanaman Kopi

Pratylenchus coffeae merupakan salah satu hama utama tanaman kopi yang dapat menyebabkan kehilangan hasil sebesar 28,7 – 78,5%. Akhir-akhir ini pengaruh negatif penggunaan pestisida kimia terhadap lingkungan menjadi masalah serius……

b. Tulisan Populer

Tulisan populer artinya tulisan yang banyak dibaca oleh khalayak umum dengan ciri sebagai berikut:

  • Dikenal dengan istilah tulisan jurnalistik dalam berbagai bentuk: artikel, berita, tajuk rencana, dan lain sebagainya yang terdapat di dalam surat kabar ataupun majalah
  • Ciri bahasa jurnalistik: sederhana, komunikatif, dan ringkas. Sederhana karena harus dipahami secara mudah; komunikatif karena jurnalistik harus menyampaikan berita yang tepat; dan ringkas karena keterbatasan ruang (dalam media cetak) dan keterbatasan waktu (dalam media elektronik)

c. Tulisan Ilmiah Populer

Tulisan yang bersifat ilmiah, disajikan dengan penuturan yang mudah dimengerti oleh masyarakat umum. Jenis tulisan ini mengandung unsur subjektifitas dan unsur kritikal yang merupakan hasil penelusuran data-data. Ciri tulisan ilmiah populer adalah:

  • Tidak harus selalu merupakan hasil penelitian ilmiah. Dapat berupa petunjuk teknis, pengalaman dan pengamatan biasa yang diuraikan dengan metode ilmiah
  • Persyaratan yang berlaku pada tulisan lmiah populer sama dengan tulisan ilmiah
  • Dapat memuat  kritik terhadap pemerintah, analisis terhadap suatu peristiwa yang sedang populer di tengah masyarakat, jalan keluar bagi persoalan yang sedang dihadapi masyarakat, atau sekadar informasi baru yang ingin disampaikan kepada masyarakat.

ContohTulisan Ilmiah Populer:

Mahasiswa IPB Daur Ulang Kulit Jagung jadi Plastik

Tempo.co (1/11)

Empat mahasiswa Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menemukan plastik yang terbuat dari daur ulang atau biodegeradable dari kulit (klobot) jagung, yang berguna untuk mengurangi penggunaan biji plastik yang selama ini sudah diurai.

Dari hasil panen buah jagung, bobot kulit jagung yang tidak digunakan antara  38,38 persen, sedangkan kulit jagung memiliki kandungan serat yang tinggi berkisar 38-50 persen dan kadar karbohidrat berkisar 38-55 persen,” kata dia. Berdasarkan penilitian kulit jagung ini bisa digunakan sebagai bahan substitusi pembuatan bioplastik….

Nah, khusus untuk penyuluh, arah penulisan untuk pemenuhan angka kredit dan juga dalam rangka menjalankan tupoksinya adalah tulisan ilmiah populer. Sedangkan dalam rangka pengembangan profesi, maka tulisan yang disajikan adalah tulisan yang dalam bentuk feature.

d. Tulisan Feature

Contoh Tulisan Feature, Sumber Majalah Detik

Contoh Tulisan Feature, Sumber Majalah Detik

Tulisan feature adalah salah satu jenis tulisan selain berita, artikel, opini, dan esai yang dipublikasikan dalam media masa. Tulisan feature disebut juga karangan khas – tulisan non fiksi kreatif (berdasarkan data dan fakta) yang terutama dirancang guna memberi informasi sambil menggugah perasaan/emosi khalayak pembaca (menghibur, merangsang empati) tentang suatu kejadian, situasi, atau aspek kehidupan seseorang.

Struktur tulisan feature terdiri dari (dirangkum dari materi yang disampaikan oleh Ibu Nani Priwanti):

a. Lead feature adalah bagian terpenting dari sebuah tulisan berfungsi untuk menarik minat pembaca sekaligus merupakan titik awal sudut pandang penulisan

b. Jembatan Merupakan bagian atas tulisan yang berfungsi sebagai penghubung antara Lead dan tubuh tulisan. Artinya tulisan pada bagian jembatan harus mampu memberikan informasi terkait Lead dengan tubuh tulisan. Dengan kata lain jembatan harus mampu berfungsi memberikan informasi identitas dari tulisan yang akan dituturkan.

c. Tubuh feature merupakan bagian dari tuturan tulisan berupa isi materi yang akan disampaikan. Isi materi pada tubuh tulisan menguraikan tentang penjelasan yang mendalam tentang apa dan bagaimananya informasi yang akan disampaikan. Pada tulisan feature isi materi yang dituturkan tidak diperkenankan sebagai tulisan pendapat sang penulis yang subyektif tetapi harus berupa tuturan tulisan yang berpandangan obyektif dari penulis.

d. Penutup feature Sajian tuturan tulisan berisikan isi pesan yang menyenangkan bagi pembacanya. Dan pada akhirnya diharapkan dapat memberikan motivasi pada pembaca untuk mau dan mampu menerapkan teknologi yang dianjurkan.

Pada kesempatan ini bapak Basuki Setiabudi memberikan beberapa tips cara menulis feature dengan baik, diantaranya:

  • Tulislah lead yang “bicara”, yang “bercakap”. Tulislah feature seperti layaknya Anda mengisahkannya secara lisan
  • Tulislah lead pendek, sekitar 30 kata, atau tiga baris ketikan
  • Bila pikiran mulai agak kacau ketika menulis lead, pilah-pilah lead Anda yang rumit itu dalam dua/tiga kalimat
  • Sebisa mungkin gunakanlah kalimat pernyataan yang sederhana. Usahakan tak lebih dari 20 kata
  • Gunakan kata-kata sederhana, bukan yang berkabut/samar
  • Hindarkan kata-kata teknis, atau istilah asing yang kurang perlu
  • Usahakan kata-kata konkret, “Jangan katakan, tapi tunjukkan”
  • Sebanyak mungkin pakai kata kerja yang aktif, yang menggambarkan tindakan, gerak. Sebisa mungkin hindari kata-kata sifat.
  • Berkisahlah untuk pembaca dan berkisahlah seperti melukis.

Bapak Ahmad Soim, pemimpin redaksi Tabloid Sinar Tani (tabloid khusus pertanian) memberikan beberapa tips mengenai berbahasa jurnalistik sebagai berikut:

a. Hemat, kalimat yang hemat maksudnya adalah kalimat yang hemat ruangan/tempat dan hemat waktu bagi yang membacanya. Contoh:

akan tetapi——–>Tapi

Kemudian———->Lalu

Adalah merupakan kenyataan, bahwa petani padi itu miskin——>bisa disingkat: Merupakan kenyataan, bahwa……..

b. Jelas, Untuk bisa membuat kalimat yang jelas, menurut Goenawam Mohammad ada dua prasyarat. Pertama, penulis harus memahami betul soal yang mau ditulisnya, bukan belum yakin benar atau bukan berpura-pura tahu.  Kedua, pilihan dan penyusunan kata – kalimat (bahasanya).

c. Kalimatnya Pendek-pendek, contohnya:

Untuk merumuskan arah kebijaksanaan dan Roadmap menuju pemberdayaan agribisnis kedelai, Perhimpunan Agronomi Indonesia (Peragi) bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang akan menyelenggarakan Lokakarya Kedelai Nasional menuju swasembada.

Setelah diperpendek kalimatnya menjadi:

Perhimpunan Agronomi Indonesia (Peragi) bekerjasama dengan Universitas Brawijaya Malang akan menyelenggarakan Lokakarya Kedelai Nasional. Lokakarya tersebut ditujukan untuk merumuskan arah kebijaksanaan dan roadmap menuju swasembada agribisnis kedelai.

d. Judul, Judul memiliki fungsi untuk mengiklankan tulisan.

  • Panjang judul, sebaiknya  tidak lebih dari satu baris. Contoh:

Baik: Bin Ladin Group Investasi Agro di Merauke

Tidak Baik: Bin Ladin Group dari Saudi Arabia Investasi Agro di  Merauke 45  Miliar Dollar AS

  • Kata dan kalimat judul harus jelas, minimal ada Subyek dan Predikat apabila kalimatnya aktif. Contoh:

Baik  : Bali Jual Beras ke Propinsi Lain

Tidak Baik  : Proaktif Menangani Avian Influenza pada Unggas (Tidak jelas siapa subyek/ pelakunya)

  • Judul juga bisa tersusun dalam kalimat sempurna berupa Subyek/Obyek dan Keterangan. Contoh:

Petani Singkong bisa Kaya (S – Keterangan)

Agro Spot di Pesantren Aa Gym (O – Keterangan )

  • Kata dan kalimat judul diusahakan tidak menimbulkan salah tafsir yang bertolak belakang. Contoh:

Mentan Senang Harga Padi Naik—–>Maksudnya bisa positif, bisa negatif

  • Judul merupakan kalimat Kalimat aktif:

Benar  : Petani Padi Merugi Miliaran Rupiah

Tidak Baik  : Petani Padi Dirugikan Miliaran Rupiah

  • Buatlah judul yang menarik dan tidak mudah basi, contoh:

“Pemerintah Subsidi Kredit untuk Petani Sapi”  

Demikianlah beberapa informasi yang dapat saya bagikan mengenai penulisan ilmiah populer dan feature, semoga rangkuman tulisan diklat ini bermanfaat dan menjadi berkah bagi para widya iswara yang telah memberikan ilmu dan pengetahuannya. Aamiin.

Sumber Tulisan:

Sumber tulisan berasal dari materi yang disampaikan pada Diklat Penulisan Ilmiah Populer Bagi Penyuluh Pertanian Angkatan I dan II, 26 Januari sampai 1 Februari 2014, diantaranya:

  1. Berpikir Kreatif oleh Ibu Dea Christina Junissa, PPMKP Ciawi, Kementan RI
  2. Menulis Itu Mulia oleh Bapak Ir. Basuki Setiabudi, PPMKP Ciawi, Kementan RI
  3. Yuk Menulis Feature oleh Bapak Ir. Basuki Setiabudi, PPMKP Ciawi, Kementan RI
  4. Teknik Penulisan Ilmiah Populer oleh Ibu Nani Priwanti S, PPMKP Ciawi, Kementan RI
  5. Menulis Ilmiah Populer Untuk Media Massa oleh Bapak Ahmad Soim, Tabloid Sinar Tani

Saya Punya Blog

“Saya punya blog bu”

Teriak ku spontan sambil mengacungkan tangan ketika Ibu Hana selaku narasumber seminar bertanya mengenai siapa diantara peserta seminar yang sebagian besar penyuluh telah memiliki blog. Teman ku yang berada di samping sampai kaget dan rasa kantuknya seketika hilang. Selintas perbuatan ku tadi seperti anak SD yang dengan bangga ingin menjawab pertanyaan yang dilontarkan sang guru. Alhasil karena aku dengan lantang menjawab pertanyan ibu Hana, aku pun mendapat hadiah kartu bergambar tanaman rempah Indonesia. Namun bukan itu yang membuat ku senang, tapi kebanggan menyebutkan bahwa aku seorang blogger, walaupun sebenarnya masih blogger amatiran hehe.

Hadiah dari Bu Hana

Hadiah dari Bu Hana

Pada hari itu tepatnya hari Kamis Tanggal 31 Oktober 2013 kami penyuluh yang berada di Bogor diundang untuk mengikuti seminar “Bimbingan Pengguna Literasi Informasi Bagi Penyuluh Pertanian” di Pustaka Balitbang Kementerian Pertanian (Kementan) di Bogor dalam rangka Hari Kunjungan Perpustakaan Tanggal 31 Oktober Hingga 2 November 2013. Pada hari itu digelar kunjungan perpustakaan yang ada di Pustaka dan juga bazar buku. Terakhir mengunjungi Pustaka ketika dulu aku kuliah, sudah lama banget ya hehe. Pustaka kini sudah sangat berbeda, lebih rapih, indah dan nyaman sekali ketika hendak mencari literatur disana. Saya melihat banyak buku-buku lama berbahasa Belanda yang tersimpan rapih dan aman.

Welcome to pustaka

Welcome to pustaka

Koleksi buku-buku lama di Pustaka

Koleksi buku-buku lama di Pustaka

Kembali ke laptop! Dalam seminar disebutkan bahwa penelitian yang dihasilkan oleh peneliti belum disebut inovasi apabila belum sampai ke lapangan. Ditingkat peneliti hal tersebut baru disebut infensi, dapat dikatakan inovasi apabila sudah sampai ke tingkat lapangan dalam hal ini petani. Disinilah letak peran penyuluh sebagai fasilitator atau jembatan antara peneliti dengan petani, penyuluh harus bisa menerjemahkan bahasa peneliti ke dalam bahasa yang mampu dipahami oleh petani.

Tetapi peran penyuluh tidak hanya sebatas fasilitator saja, penyuluh juga harus melakukan diseminasi atau penyebaran informasi teknologi. Seorang penyuluh juga dituntut untuk menulis dalam rangka penyebaran informasi, salah satunya adalah melalui penggunaan blog. Blog sendiri bagi ku sangat bermanfaat, selain dapat menambah penghasilan, menambah teman, menambah wawasan juga dapat melatih kemampuan menulis. Walaupun penyuluh, kita juga harus bisa memperoleh teknologi yang spesifik lokasi berdasarkan pengalaman membina bersama petani. Jadi, kemampuan menulis ini harus terus ditingkatkan termaksud motivasi untuk gemar membaca.

Ibu Hana menyampaikan Materi

Ibu Hana menyampaikan Materi

Terus terang saja, blog yang aku miliki memang belum sepenuhnya menulis tentang pertanian, maklum saja aku masih kesulitan untuk menulis hal-hal ilmiah. Akupun bertanya kepada narasumber bagaimana caranya untuk meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah, Ibu Hana pun memberikan tips sederhana untuk menulis, yaitu:

  1. Perjelas tujuan penelitian, mau penelitian tentang apa?
  2. Apakah pertanyaan sudah terjawab dalam tulisan?
  3. Buatlah range untuk menentukan daftar pustaka, pilih mana yang paling penting
  4. Tentukan kepada siapa tulisan ini ditentukan

Dalam lingkup Kementan sendiri akan diterbitkan NSPM (norma, standart, pedoman, manual) penulisan ilmiah bagi penulis, penerbit, dan editor yang membimbing tulisan sesuai dengan standart nasional. Akupun tidak sabar menantikan terbitnya NSPM itu, karena penting sekali bagi ku dan para penulis tentunya.

Menulis untuk para penyuluh sendiri dapat menambah credit point untuk pengisian dupak. Jadi ada baiknya apabila kita sering berlatih menulis. Blog adalah salah satu media yang dapat kita gunakan. Saat ini sudah banyak komunitas blogger yang ada di Indonesia, masing-masing telah banyak menorehkan prestasi. Dari mereka kita dapat belajar bagaimana menuangkan ide dan menulis yang baik. Apabila kita sering berlatih pasti bisa menulis dengan baik dan benar.

Jadi tunggu apalagi? katakan: saya juga punya blog!

Cara Menetukan Keaslian Nanas Madu

Seminggu yang lalu saya berkesempatan untuk mengunjungi salah satu kelompok tani di Desa Jalancagak Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang dalam rangkaian TOT MP3. Selain menambah pengalaman di daerah lain, saya juga mendapatkan ilmu baru mengenai cara menentukan nanas madu. Sebelumnya saya sudah mencicipi dulu bagaimana rasanya si nanas madu ini. Rasanya manis, segar, airnya banyak, dan dagingnya juga empuk. Kemudian saya juga mencicipi nanas yang lainnya ternyata bukan nanas madu walaupun masih dalam satu bak nanas. Nanas yang satu ini rasanya asam dan daging buahnya juga keras. Apabila kita amati, tidak ada perbedaan yang spesifik antara nanas madu dengan nanas yang biasa.

nanas madu

nanas madu

Lalu bagaimana caranya membedakan nanas madu dengan nanas biasa?

Pembimbing kami saat itu memberikan ilmunya tentang bagaimana cara membedakan nanas madu dengan nanas biasa.

Caranya adalah dengan mendengar suara jari telunjuk tangan yang dipukulkan pada nanas.

Pukulkan jari telunjuk ke daging nanas

Pukulkan jari telunjuk ke daging nanas

Apabila suaranya nyaring maka dia adalah nanas madu. Untuk mempermudah, pembimbing kami mengajarkan untuk menyentil jari telunjuk pada punggung tangan atau pada telapak tangan. Apabila suara nanas sama dengan suara sentilan jari telunjuk adi maka itu adalah nanas madu. Saya kemudian mencoba mempraktekan apa yang sudah diajarkan oleh pembimbing. Ternyata apa yang dikatakan oleh pembimbing benar adanya, suara nanas yang nyaring seperti suara sentilan jari telunjuk pada punggung tangan menunjukkan bahwa nanas tersebut adalah asli nanas madu.

Sentil jari telunjuk ke punggung tangan untuk mementukan suara nanas madu

Sentil jari telunjuk ke punggung tangan untuk mementukan suara nanas madu

Kemudian apa yang menyebabkan nanas begitu manis rasanya?  Berikut adalah beberapa factor yang menyebabkan rasa manis pada nanas:

  1. Pupuk kalium, semakin banyak jumlah pupuk kalium maka tingkat kemanisannya juga tinggi, tetapi ingat ada baiknya memakai pupuk sesuai dengan kebutuhan spesifik lokasi karena tiap lahan memiliki karakteristik yang berbeda-beda
  2. Penyinaran, semakin lama tanaman nanas diberikan penyinaran maka akan semakin manis.
  3. nanas di sepanjang jalan, ayo tebak mana yang nanas madu?

    nanas di sepanjang jalan, ayo tebak mana yang nanas madu?

    n, apabila buah nanas dipanen pada musim hujan maka rasanya akan asam, maka ada baiknya panen buah nanas saat musim kemarau

  4. Ketinggian tempat, semakin rendah suatu tempat maka rasa nanas akan semakin manis

Nah, apabila sudah memahami bagaimana caranya menetukan nanas madu atau bukan, nanti kalau datang ke Subang mau beli nanas madu jangan sampai tertukar dengan nanas yang biasa ya biar tidak salah beli dan menyesal.

Menghadapi Trend Mobile Internet Terhadap Perkembangan Anak

“B (15) remaja perempuan di Kabupaten Tangerang, diperkosa oleh laki-laki berinisial IP (26). B baru saja mengenal IP lewat situs jejaring social Facebook. Dari perkenalan ini, mereka memutuskan untuk bertemu dan IP mengajak B ke rumah kontrakannya…….” [1].

Beberapa kalimat dari sepenggal berita di atas memberikan gambaran kepada kita akan dampak negatif penggunaan internet pada anak-anak. Tanpa pengawasan yang cukup dari orang tua kepada anak maka penggunaan internet dapat membahayakan perkembangan anak, karena seorang anak khususnya ABG masih memiliki jiwa yang labil. Mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, mudah dipengaruhi dan butuh perhatian. Kita sebagai orang tua wajib memberikan perhatian agar anak dapat memanfaatkan internet sesuai dengan kebutuhan dan usianya. Meskipun begitu bukan berarti kita harus over protective terhadap anak melainkan dengan cara meningkatkan komunikasi antara orang tua dan anak.

Resiko lain yang dapat ditimbulkan apabila anak-anak mengakses internet dan telepon selullar (ponsel) adalah [2]:

  • Mengakses informasi dan gambar yang tidak sesuai dengan umurnya
  • Menjadi korban cyberbullying
  • Dapat dihubungi dan dimanipulasi oleh orang dewasa untuk tujuan sexual (grooming)
  • Berbagi informasi dan data diri dengan orang yang tidak dikenal
  • Mengirimkan dan menerima film atau gambar  porno baik dari dirinya maupun orang lain

Memang tidak dapat dipungkiri lagi bahwa internet sudah merajalela hampir diberbagai tingkatan usia. Hampir setiap orang kini dengan mudah mengakses internet terutama melalui ponsel. Penyebaran informasi melalui internet dengan memanfaatkan teknologi ponsel memang efektif untuk penyebaran informasi yang bersifat ringkas, padat dan perlu update secara real time atau cepat. Menurut pengamatan saya, anak yang menginjak usia SD sekalipun kini sudah memiliki ponsel pribadi yang dapat mengakses internet. Sebagian orang tua mengizinkan mereka memilikinya untuk digunakan sebagai sarana komunikasi sekaligus dalam rangka pengawasan.

Survey menemukan bahwa 42 persen orang tua mengontak anak-anaknya setiap hari dengan menggunakan ponsel. Hal itu membuat ponsel menjadi alat komunikasi paling popular diantara orang tua dan anak. Selain komunikasi dengan ponsel, berinternet ternyata juga sering menjadi salah satu aktivitas sosial. Sebanyak 50% pengguna internet yang hidup bersama pasangan dan satu atau lebih anak menggunakan internet beberapa kali seminggu [3]. Mendapati fakta tersebut, tentu kita sebagai orang tua harus mengawasi penggunaan internet agar si anak hanya mengakses konten-konten yang sesuai dengan usianya.

Nah, bagaimanakah peran kita sebagai orang tua dalam mengatasi trend mobile internet terhadap perkembangan anak? berikut adalah beberapa tips yang dapat saya bagikan kepada pembaca semua:

1. Membangun komunikasi baik secara konvensional maupun dengan menggunakan teknologi. Komunikasi secara konvensional maksudnya adalah face to face. Jangan sampai kesibukan orang tua dan padatnya aktivitas anak membuat komunikasi secara langsung menjadi berkurang sehingga si anak lebih banyak berkomunikasi dengan internet daripada dengan orang tuanya. Komunikasi dapat dilakukan saat berkumpul dengan keluarga misalnya pada waktu makan bersama. Komunikasi melalui teknologi misalnya dengan memanfaatkan jejaring sosial dan messenger untuk memantau aktivitas anak

2. Beri pemahaman akan manfaat internet serta nilai negatifnya. Contoh berita di atas adalah salah satu nilai negatif dari penggunaan internet, selain itu apabila sudah menggunakan internet berlebihan dikhawatirkan menjadi pribadi yang tidak acuh dengan lingkungan sekitar. Nah, kita harus bisa memberikan pemahaman bagaimana menggunakan internet yang baik dan sehat kepada anak.

3. Dampingi anak pada saat menggunakan internet. Apabila si anak sudah mengerti dan dapat dipercaya maka kita bisa melepasnya secara bertahap dengan terus memantaunya.

4. Melakukan pengecekan terhadap konten yang dibrowsing oleh anak, kita dapat mengetahuinya melalui history sambil terus menjaga komunikasi supaya tidak ada hal yang disembunyikan

5. Melakukan protect dengan memanfaatkan teknologi, misalnya dengan mendownload soft ware security family untuk mengontrol aktivitas internet anak-anak baik di PC maupun ponsel.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6. Ajaklah anak untuk memanfaatkan waktu bersama keluarga disela-sela waktu luangnya agar perhatiannya tidak tertuju pada internet saja

7. Batasi penggunaan internet untuk beberapa waktu, misalnya ketika dia harus beribadah dan belajar, maka usahakan si anak untuk tidak mengakses internet. Caranya bisa dengan mematikan ponselnya atau menyita ponselnya sementara waktu

8. Berikan reward dan punishment, berikanlah penghargaan terhadap sikap disiplin anak dalam penggunaan internet dan berikanlah hukuman apabila si anak melanggar terhadap apa yang telah disepakati dan diajarkan oleh kita, tentu dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar agar si anak mengerti

9. Ajaklah anak untuk melakukan kegiatan positif seperti mengaji, pergi ke toko buku, membantu memasak dan lain-lain

10. Bila si anak melakukan hal yang tidak benar dalam menggunakan internet jangan melarangannya tanpa memberikan alasan dan penjelasan, karena bisa jadi si anak akan penasaran mengapa hal yang dia lakukan itu tidak diperbolehkan

11. Supaya kita tidak ketinggalan trend internet maka kita juga harus mengikuti perkembangan yang ada di dunia internet, terutama terhadap konten-konten yang banyak diakses oleh anak-anak

12. Berikanlah contoh yang baik untuk anak-anak, karena anak-anak pada dasarnya pandai meniru apa yang kita lakukan. Jangan sampai kita sibuk sendiri dengan ponsel dan internet sementara anak-anak memperhatikan terhadap apa yang kita lakukan

Nah, demikian beberapa tips dari saya dalam menghadapi trend mobile internet terhadap perkembangan anak. Kebetulan anak saya yang bernama Alfi masih kecil, usianya hampir 2 tahun tetapi dia sudah mengenal ponsel meskipun dia hanya mengetahui bahwa ponsel itu digunakan untuk menelepon dan melihat video kartun kesayangannya. Bisa jadi jika dia sudah agak besar nanti sudah tahu apa itu  internet, maka saya sebagai orang tua harus selalu tanggap terhadap perkembangannya.

“Anak-anak memang tidak begitu baik dalam mendengar nasehat orang tua mereka, tapi mereka tidak pernah gagal dalam meniru mereka.” James Arthur Baldwin

LOMBA BLOG DPTALK

Tulisan ini diikut sertakan pada Lomba Blog Peran Orangtua Mengatasi Trend Mobile Internet Terhadap Perkembangan Anak Periode 5 Juli-5 Agustus 2013.

Referensi:

[1] Vemale.com. 2013. Lima Kasus pelecehan Seksual Yang Menyesakkan. Edisi Rabu, 19 Juni 2013. http://www.vemale.com/tags/kisah-nyata/23138-lima-kasus-pelecehan-seksual-yang-menyesakkan.html

[2] NSPCC. Keeping Your Child Safe Online. http://www.nspcc.org.uk/help-and-advice/for-parents/keeping-your-child-safe/using-the-internet/internet-safety_wda96763.html

[3] SR, Fahruri. 2009. Internet Berbahaya Bagi keharmonisan Keluarga?. Majalah Anggun Edisi No. 9/II/Oktober 2009.

Menghadapi Tes CPNS

Tes CPNS, Gambar Diambil Dari Sini

Hallo teman-teman,  sebentar lagi bulan September tahun ini datang. Memang ada apa sih di bulan September? Di bulan September insyaAllah akan ada tes penerimaan CPNS baik pusat maupun daerah. Kuotanya banyak lho setelah tahun lalu ada moratorium penerimaan CPNS. Daftar instansi yang akan melakukan pengrekrutan CPNS tahun 2013 bisa dilihat di www.setkab.go.id. Nah, bagi yang ingin mengikuti tes, siap-siap yuk. Saya mau share nih tentang cara menghadapi tes CPNS, siapa tau berguna buat teman-teman. Ini dia ceritanya, cekidot yuk:

Persiapan sebelum tes

Karena sudah jelas sekitar bulan September akan dilaksanakan tesnya, maka teman-teman paling tidak menyiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan tes pada saat satu bulan sebelumnya. Apa saja yang harus disiapkan yaitu:

A. Persiapan administrasi: setiap instansi pasti memiliki persyaratan yang harus dilengkapi sebelum kita menjadi peserta tes, ada yang sama, ada juga yang beda, berdasarkan pengalaman secara umum berikut adalah persyaratan administrasi yang harus dipenuhi yaitu:

  1. Kartu kuning, beberapa instansi seperti pemda meminta persyaratan ini untuk pendaftaran. Kita dapat membuatnya di dinas tenaga kerja, kalo di Kabupaten Bogor sendiri dapat membuat di Disosnakertrans yang ada di kompleks pemda cibinong
  2. SKCK, karena surat ini berlaku selama tiga bulan, maka membuatnya jangan terlalu awal sehingga tidak expired saat mendaftar. SKCK membuatnya di polres ya bukan di polsek
  3. Surat keterangan dokter pemerintah, surat ini bisa kita buat di Puskesmas atau di dokter umum rumah sakit milik pemerintah. Ini dibuatnya jika sudah ada permintaan saja ya
  4. Ijazah dan transkip legalisir, kalo persyaratan yang ini saya yakin teman-teman pasti punya
  5. Sertifikat TOEFL, persyaratan ini hanya diminta oleh instansi tertentu, jadi tidak semuanya meminta score toefl.

B. Rajin on line, nah kalo sudah mendekati waktu penerimaan tes, sebaiknya rajin-rajin on line supaya gak ketinggalan berita. Saling berbagi informasi ya dengan teman-teman lainnya

C. Latihan soal, latihan soal itu penting. Jangan sampai SKS ya supaya kita paham akan tipe-tipe soalnya. Dulu saya pernah ikut tes kemenakertrans, ketika menunggu waktu tes dilaksanakan saya dan beberapa orang masih membaca materi dan soal-soal. Kemudian ada yang nyeletuk, dia bilang begini “udah ngapain belajar, gw udah belajar eh ga lolos terus, yang paling penting itu factor lucky, rejeki mah gak kemana”. Menurut saya itu gak benar ya, karena tidak ada keberhasilan tanpa usaha. Keberuntungan akan datang jika kita mau berikhtiar. Jadi, tetap ya harus belajar biar nanti pas ngerjain soal gak kebingungan hehe. Maklum pengalaman hehe.

2013-07-25 16.09.58Bentuk soal sepertinya sama ya dari tahun ke tahun. Kalo tahun 2012 kemarin, soalnya dibuat oleh konsorsium 5 perguruan tinggi. Soal-soalnya terdiri dari:

  1. TPU (tes pengetahuan umum), kalo saya dulu mempelajari tentang UUD 45 karena ada saja soal aplikasi dari UUD 45 seperti prosuder pengangkatan dan pemberhentian presiden, tugas MA, tugas MK dll. Untuk soal TPU ini ada beberapa soal yang harus dihapalkan karena kontentnya tidak berubah dari tahun ke tahun seperti kapan pancasila dirumuskan dan siapa perumusnya, terus tentang BPUPKI, PPKI dan lain-lain. Ada juga soal tentang otonomi daerah seperti desentralisasi, sentralisasi dan lain-lain. Saran saya untuk menghadapi soal ini adalah banyak latihan dan banyak membaca, hafalkan yang memang harus dihafalkan terutama untuk materi yang tidak berubah seperti soal di atas, kemudian banyak meng-update berita ya, kadang ada pertanyaan seputar kasus atua kebijakan pemerintah yang sedang hangat dibicarakan
  2. TBS (tes bakat skolastik), seperti soal analogi, sinomin, antonym, deret hitung, soal silogisme, aritmatika dan lain-lain. Saran saya untuk menghadapi soal ini adalah banyak latihan supaya kita terlatih dan paham akan tipe soalnya.
  3. Tes kepribadian, untuk menghadapi tes ini sebenarnya mudah, pilihlah jawaban yang terbaik. Soal kepribadian tahun lalu cukup banyak lho yaitu 100 soal dan cukup menyita waktu jika kita terlalu lama mengerjakannya

Soal-soal dapat kita peroleh di toko buku, internet atau orang-orang yang berjualan ketika kita mengambil kartu atau verifikasi kartu peserta. Supaya teman-teman menikmati dalam berlatih soal maka teman harus menemukan gaya belajarnya sendiri. Gaya belajar saya adalah belajar sambil mendengarkan musik, kalo udah dengerin musik jadi fokus dan semangat. Temukan gaya belajarnya ya supaya semangat berlatih.

Persiapan Saat Mendaftar

Verifikasi Pendaftaran Tes CPNS, Gambar Diambil Dari Sini

Saya tidak tahu apakah tahun ini pelaksanaan tes CPNS dilakukan secara serantak lagi atau tidak. Kalo tahun 2012 lalu pelaksanaan tesnya dilakukan secara serentak, sehingga kita hanya bisa memilih salah satu saja untuk mengikuti tes nantinya. Berikut adalah beberapa persiapan saat mendaftar tes versi saya hehe:

  1. Jika memang pelaksanaan tes dilakukan serentak maka kita harus pintar membaca peluang tes CPNS instansi mana yang akan kita ikuti. Kalo saya dulu mengirimkan lamaran ke dua instansi, alasannya adalah jika kartu peserta dari instansi yang satu belum sampai menjelang tes, maka saya bisa mengikuti tes yang lain. Untuk instansi pusat kebanyakan pendaftaran tes dilakukan secara on line, sedangkan di beberapa daerah masih secara manual. Seperti penerimaan CPNS Kab. Bogor kemarin pendaftarannya masih melalui pengiriman berkas ke kantor pos. kartu peserta akan dikirimkan kembali ke alamat kita. Saya khawatir saat itu jika kartu peserta tidak sampai ke alamt rumah, maklum di kampong hehe
  2. Cek kembali persyaratan sebelum dikirimkan. Dulu teman saya pernah ada masalah karena ternyata surat keterangan sehatnya tidak bisa dipakai lantaran membuatnya di pustu (puskesmas pembantu) yang tidak ada nomor suratnya. Jadi, harus hati-hati ya
  3. Berdoa supaya dimudahkan dan dilancarkan, jika mendaftar selesai dan sudah mendapatkan kartu peserta maka pasti sudah tenang. Tinggal mematangkan materi saja nih.

Persiapan Saat Ujian

Teman-teman pasti sudah terbiasa menghadapi ujian ya, ujian waktu sekolah, UTS, UAS, maupun ujian sidang. Jadi, sudah ada pengalaman donk. Nah, untuk menghadapi ujian di hari H adalah:

  1. Minta doa restu kepada orang tua, suami atau istri, juga anak bagi yang sudah memiliki anak. Dijamin manjur deh, menguatkan kita banget.
  2. Datang ke tempat tes jangan mepet waktu supaya kita santai dan tenang tidak deg-degan untuk mencari tempat tes
  3. Perkirakan waktu ujian dengan jumlah soal. Pengalaman nih, dulu saya pernah mengerjakan soal tanpa memperhitungkan waktu, akhirnya setelah injury time masih banyak soal yang belum saya kerjakan. Nah, tahun lalu jumlah soal yang harus dikerjakan kalo gak salah adalah 200 soal selama 2.5 jam. Nah tinggal dihitung berarti satu soal memakan waktu 1.3 menit. Jadi jangan lama-lama dalam satu soal
  4. Kerjakan soal yang mudah dahulu jika memang terdapat soal yang belum ditemukan jawabannya
  5. Berdoa semoga usaha yang kita lakukan memberikan hasil yang terbaik

Setelah berikhtiar sungguh-sungguh, saatnya kita bertawakal atas usaha yang kita lakukan. Jika hasilnya belum sesuai dengan yang kita harapkan maka jangan berkecil hati, berpikir positif saja bahwa belum rejekinya. Saya saja baru lulus tes CPNS setelah tiga kali tes (bangga gitu hehe), dan kalau ternyata kita lulus sesuai dengan yang diharapkan, jangan lupa bersyukur ya.

Sekian share dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman semua. Semangaaaaat!

Tips: Cara Ngilangin Bau Jengkol Biar Tetep Cool

Assalamualaikum….

Hualllow Van Oyen en temen-temen blogger semua, kenalin ane evrina. Ga’ sengaja nih ane jalan-jalan di blog eh ketemu sama blog nya Van Oyen yang kocak en bikin ane ngakak soalnya lain dari pada nyang lain nih, udah gitu unik bin ajaib juga soalnya ane baru nemu di dunia yang bikin kontes tentang perjengkolan haha. Ga’ mikir panjang ane mau ikutan ah, seru nih kayanya ngomoning jengkol hehe.

Ane mo cerita nih, dulu waktu kecil ane penggemar berat nyang namanya jengkol. Itu jengkol mau disemur, direndang, ato cuma dilalap pake sambel aja ane demen banget. Eh pas ane udah gede sampe sekarang udah jarang nyang namannya makan jengkol. Jengkol ibarat kata kaya daging ayam, sedep gituh, apalagi klo udah direndang rasanya maknyus.

Nah, nyang sekarang masih demen sama jengkol laki (baca:suami) ane nih, dia mah mulai dari jengkol mentah ampe dibumbuin macem-macem pasti demen. Biar makan jengkol jadi asik, ane ada tips sedikit buat ngurangin baunya, cekidot yak:

  1. Supaya kadar amoniak nyang ngebikin bau jengkol berkurang, mendingan masak jengkolnya hingga matang kaya di rendang ato disemur. Kalo digoreng ato dilalap langsung masih bau tuh

  2. Abis makan jengkol nyang sedep itu, langsung aja ya ngunyah beras sejumput

  3. Terus makan timun, satu aje jangan banyak-banyak, baunya ntar berkurang dikit deh

  4. Terus makan permen, permen ape aje bebas deh

  5. Nyang paling terakhir biar makin pres (in inggeris tulisannya fresh) yaitu gosok gigi, selain baunye ilang juga bikin kuman kapok (kaya iklan aja)

Gampang kan? Tips ini udah dicoba sama laki ane, lumayan ga’ bau banget abis dia makan jengkol. Nah, ga cuma jengkol, kalo abis makan pete juga bisa dipraktekin tuh tips di atas. Ga percaya? Coba aja hehe.

Sekian tips cara mengurangi bau jengkol mudah-mudahan makan jengkol makin asik en tetep cool. Salam jengkol *nepuk-nepuk pom-pom*

Evrinasp.com

Evventure Blog

Kumpulan Emak Blogger

kumpulan-emak-blogger

Warung Blogger

Photobucket

Blog Stats

  • 457,720 hits

Follow TWITTER

Kicauan TWITTER

Almanak

June 2017
M T W T F S S
« Dec    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
%d bloggers like this: